NovelToon NovelToon
Jeff Posesif Mafia

Jeff Posesif Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: DeviPuspitaSari

WARNING ⚠️⚠️⚠️⚠️


BIJAKLAH DALAM MEMBACA!!

"Jika kau membuat kesalahan maka aku akan menghukum mu dengan membuatmu berteriak memanggil namaku saat berada di bawahku. Mengerti, Sayang?"

"Tidak ada yang boleh menyakiti Sabrina-ku, bahkan hanya seujung kuku!"

"Aku akan menembak tanganmu hingga hancur jika kau berani menyentuh gadisku!"

"Aku bisa mengukir namaku sendiri di tubuhmu agar kau tahu jika kau adalah milikku."

Jeff Maverick, di kenal sebagai mafia dingin dan kejam yang di takuti oleh musuhnya. Hidupnya selalu tentang bagaimana dia bisa hidup tanpa kata 'kekalahan.' Namun tanpa sengaja dia jatuh cinta pada seorang gadis yang pernah menolongnya. Berbagai cara Jeff lakukan agar bisa mendekati gadis itu yang sudah membuatnya tergila-gila.

Bahkan obsesinya di luar dugaannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

tujuh belas

..."Jika saja aku memilikinya di rumahku, sepertinya bisa membantuku menghilangkan rasa lelahku...

...." Sabrina memejamkan matanya. Hingga dia mendengar suara dengan Xander....

...Sejak di perjalanan tadi, Sabrina terus menanyakan apakah Xander selalu bermain-main dengan melukai Jeff atau tidak....

...Dia hanya takut jika Xander akan melukai dirinya juga....

...Jeff membawa Sabrina ke sebuah taman yang ternyata berada di area Mansion Jeff....

...Bahkan Sabrina tidak menyangka jika di Mansion Jeff begitu luas....

..."Kamu yakin dia tidak akan menyakitiku'kan?" Sudah sepuluh kali Sabrina menanyakan hal yang sama....

...Jeff tersenyum dan menoleh ke arah Sabrina di sampingnya. "Aku akan menjamin keselamatanmu. Kau tunggu di sini dan aku akan membawa Xander ke sini."...

...Jeff mendudukkan Sabrina di sebuah bangku....

...Sabrina hanya mengangguk patuh. Jeff pun mulai melangkah untuk menuju kandang Xander yang tidak jauh dari sana....

..."Rumah ini bisa di jadikan lapangan bola juga?"...

...Sabrina melihat sekelilingnya. Halaman itu begitu luas, bahkan Sabrina bisa berlarian dan bermain sepeda di sana....

...Sabrina mengalihkan pandangannya pada sebuah pohon besar yang di sekitarnya di kelilingi oleh bunga....

...Sabrina merasa tertarik melihatnya. Dia pun memilih melangkah ke sana untuk melihat-lihat karena Jeff juga belum kembali....

...Sabrina berhenti tepat di salah satu tanaman yang merupakan bunga mawar putih....

...Dia mendekatkan wajahnya dan menghirup aroma semerbak wangi mawar itu.seperti geraman harimau....

...Sabrina membuka matanya karena merasakan ada sesuatu yang mengawasinya. Dia segera menoleh ke samping namun tidak ada apapun di sana....

...Sabrina menarik dirinya dan memilih untuk kembali ke tempat Jeff menyuruhnya tadi....

...Namun setelah dia membalikkan tubuhnya, jantungnya seakan berhenti berdetak. Tubuh Sabrina membeku saat melihat apa yang ada di depannya....

...Sabrina dengan jelas melihat seekor harimau berukuran sedang sedang menatap ke arahnya. Harimau itu menatap Sabrina seperti dia sedang menatap mangsanya....

...Sabrina tak bisa melakukan apapun. Keringat dingin mulai membahasi pelipisnya, dan perlahan dia memundurkan langkahnya....

..."Jangan bergerak!" suara bariton itu membuat Sabrina seketika menoleh dan dia melihat Jeff menggandeng sebuah tali yang mengikat seekor serigala di sebelahnya....

...Sabrina menatap Jeff dengan penuh harap. Dia sudah berpikir jika hidupnya akan berakhir di terkam binatang buas....

..."Dexter, mundurlah dan menjauhlah darinya." Yang Jeff maksud adalah harimau jantan itu yang di beri nama Dexter....

...Jeff merutuki dirinya yang lupa jika Dexter memang di biarkan berkeliaran di daerah sana....

...Harimau itu menatap Jeff sekilas lalu kembali menatap Sabrina....

...Bahkan sekarang dia malah mulai melangkah mendekati Sabrina. Sabrina pun semakin mundur dengan rasa ketakutan yang luar biasa....

..."Dexter! Apa kau dengar aku? Aku bilang menjauh darinya!" Jeff tidak tinggal diam, dia mengajak Xander untuk menghampiri Sabrina secara perlahan....

...Karena dia tahu tabiat Dexter. Harimau itu bisa saja menyerang Sabrina jika merasa terancam....

..."Sabrina, kau tenanglah. Jika kau panik maka Dexter akan menganggap mu sebagai mangsanya. Tetaplah diam di tempat sampai aku bisa menjauhkan Dexter darimu."...

...Jeff juga masih mencoba menghampiri Sabrina....

..."Jeff, kamu menyuruhku diam saat seekor harimau buas berada di depanku? Apa kamu bercanda?" Sabrina tak habis pikir....

...Jeff terdiam. Hingga dia memiliki ide agar Sabrina bisa tenang dan tidak sampai berlari atau Dexter akan mengejarnya dan menganggap Sabrina mangsanya....

..."Dexter tidak akan menyakitimu. Dia hanya menyukai wanita cantik sepertimu. Kau tenanglah."...

..."Harimau mana yang mengerti wanita cantik?"...

...Sabrina tampak geram. Bukannya Jeff menolongnya, tapi pria itu malah bicara omong kosong....

...Jeff ingin tertawa tapi dia tahu keadaan. Sabrina pasti sangat ketakutan sekarang....

..."Baiklah, tenanglah. Aku sudah bilang jika aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitimu."...

...Sabrina menatap Jeff dengan mata yang berkaca-kaca....

...Dia kesal sekaligus takut. "Jeff, jika dia sampai menyerangku maka aku akan memukulmu nanti!"...

...Jeff menarik sudut bibirnya. Kini dirinya sudah semakin dekat dengan Sabrina. Jeff melepaskan tali pengikat Xander dan membiarkan serigala itu bebas....

..."Xander, ajak Dexter bermain."...

...Dexter menatap Jeff yang berdiri di hadapannya....

...Kemudian dia mundur satu langkah saat Xander yang berdiri di hadapan Jeff....

...Sabrina terdiam melihatnya, ini sangat unik baginya. Apalagi saat Xander mulai mengaum dan Dexter perlahan mundur....

...Harimau itu seakan paham jika Xander menyuruhnya untuk menjauh....

..."Kerja bagus, Xander. Ajak dia menjauh dari sini."...

...Xander menatap Jeff dan Sabrina sekilas sebelum akhirnya berlari dari sana....

...Dan yang membuat Sabrina hampir tak percaya adalah ketika Dexter mengikuti Xander dan benar-benar pergi dari sana....

...Sabrina seakan tak percaya dengan apa yang dia lihat....

...Apakah itu nyata? Mengapa bisa?...

..."Kau tidak apa-apa?" Jeff memegang ke dua lengan Sabrina....

...Sabrina mengangguk perlahan. Kemudian dia tersadar dan langsung meninju perut Jeff....

..."Kau membuatku hampir mati! Sudah aku bilang jika aku tidak ingin ikut karena takut, dan sekarang kau masih bertanya?"...

...Jeff memegangi perutnya. Pukulan Sabrina hanya main-main saja. "Kenapa kau memukulku? Aku sudah membantumu."...

..."Ini semua juga karena salahmu." Sabrina bersedekap dada....

..."Baiklah, kalau begitu aku panggil saja mereka lagi."...

..."Jeff!" Sabrina semakin kesal....

...Jeff tertawa. "Baik, maafkan aku. Aku teledor karena lupa memberi tahumu jika Dexter memang ku biarkan berkeliaran di sini."...

...Sabrina terduduk di tanah. "Astaga, Jeff. Kamu gila?...

...Kamu membiarkan seekor harimau berkeliaran di sekitar rumahmu? Bagaimana jika dia menyakiti orang lain?"...

...Jeff tersenyum kecil. "Dia tidak akan menyakiti siapapun jika tidak merasa terancam. Karena itulah aku menyuruhmu agar kau tenang."...

..."Tapi dia-"...

..."Sebentar, aku angkat telepon dulu."...

...Sabrina tidak bisa melanjutkan perkataannya karena tiba-tiba Jeff mendapatkan telepon....

...Jeff segera mengangkat panggilan yang berasal dari anak buahnya itu. Dia sedikit menjauh dari Sabrina karena takut jika Sabrina mendengar percakapan mereka....

..."Tuan, pria yang kamu tahan kemarin itu terus saja melawan. Kami sudah memberinya sedikit pelajaran."...

...Jeff mengangguk. "Pastikan mereka tidak mati lebih dulu sebelum aku sampai. Aku akan datang satu jam lagi." setelah itu Jeff segera memutuskan panggilannya....

...Dia memasukkan ponselnya ke dalam sakunya dan kembalikan menghampiri Sabrina yang masih melihat sekitar dengan cemas....

...Tentu saja dia takut jika tiba-tiba ke dua binatang tadi datang kembali....

..."Apa kau masih ingin di sini?"...

...Sabrina menatap Jeff....

..."Jeff, antarkan aku pulang saja. Aku benar-benar takut berada di sini."Jeff menghela nafasnya....

...Dia mengerti bahwa Sabrina pasti akan trauma datang kembali ke sana. Tetapi walaupun begitu, Jeff akan berusaha agar Sabrina tidak takut lagi jika dia mengajaknya ke sana....

..."Baiklah. Aku benar-benar minta maaf atas kejadian tadi. Kalau begitu aku akan mengantarmu pulang."...

...Sebenarnya Jeff juga harus menyelesaikan urusan dengan dua pria semalam. Jadi terpaksa dia harus mengantarkan Sabrina pulang....

...Sabrina mengangguk. "Tidak masalah."...

1
Alex
lnjut Thor
aku suka
aku suka🥰
vii: iya maksih jangn lupa mampir karyaku yang lain 😍
total 1 replies
vii
hai gaiss jangn lupa like Ama komentar yaa😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!