NovelToon NovelToon
Kisah Perjalanan Hidup Aira

Kisah Perjalanan Hidup Aira

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:37
Nilai: 5
Nama Author: pena merpati

seorang anak yang harus menjadi korban perceraian orang tua nya,hidup dengan nenek dan kakek dengan begitu banyak cemoohan dari orang orang maupun teman-teman nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pena merpati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 12

Aira memang lah masih duduk di kelas 6 sekolah dasar,tetapi ia sudah mengerti apa yang menimpa orang tua nya dan juga ibunya yang menikah kembali.

Tetapi Aira memilih untuk tidak ikut campur dalam permasalahan orang tua,karena ia pun merasa tidak perlu ikut campur dan ia masih terlalu kecil mungkin pikirnya.

Sehingga apapun yang Aira rasakan ia memilih untuk memendam dan merasakan nya sendiri dari pada harus mengutarakan dan berbagi kepada ibu atau nenek nya.

Karena ia berfikir jika ia melakukan nya ,itu hanya akan menambah beban ibu atau nenek nya ia tak ingin merepotkan ibu nya , jadilah ia selalu memendam semua sendiri meskipun terkadang jika di rumah tidak ada orang ia selalu menangis.

Sedangkan di lain tempat di gelar nya acara pernikahan Eka dengan Arif pun berjalan dengan lancar hingga selesai,dan para tamu pun berpamitan untuk pulang.

Setelah acara selesai pun orang tua Eka pamit untuk pulang ,dan mungkin untuk saat ini Eka akan menginap di rumah Arif dan besok Eka serta Arif akan pulang ke rumah Eka.

Karena memang sudah menjadi kesepakatan Eka dan Arif bahwa setelah menikah mereka akan tinggal di rumah Eka,karena Eka tidak tega jika harus berjauhan dengan sang ibu yang sudah tua apalagi ibu nya itu mengidap sakit diabetes yang sudah lama menggerogoti tubuh ibu nya.

Saat orang tua Eka sampai dirumah ternyata Aira pun sedang duduk di meja makan .

"Assalamualaikum"ucap nenek dan kakeknya Aira

"Waalaikumasalam,nenek kakek"

"Kau sudah pulang nak,maaf ya nenek baru pulang jadi kau di rumah sendiri tadi"

"Tidak apa nek"

"Apa acaranya berjalan lancar nek"

"Iya Aira,acaranya berjalan lancar"

"Tetapi kenapa Aira tidak boleh ikut,padahal Aira ingin melihat ibu"

"Aira kan harus sekolah nak"

"Tapi Aira kan bisa meminta izin nek"

"Sudahlah Aira semua juga sudah terjadi,jika kau ikut kau mau apa bukannya setiap hari kau juga bertemu ibu mu "ucap kakek Aira

"Tapi kek..."

"Sudah-sudah,Aira sudah makan"

"Sudah nek baru saja Aira selesai makan".

"Oh ya di mana ibu,apa ibu tidak ikut pulang bersama nenek dan kakek"tanya Aira

"Tidak nak,mungkin untuk hari ini ibu mu akan menginap di rumah ayah Arif jadi Aira di rumah bersama nenek dan kakek ya"

"Baiklah,tapi ibu akan pulang kesini kan nek"

"Iya Aira,mungkin besok atau lusa ibu ku sudah pulang kesini"

"Baiklah nek,Aira mau kerumah Santi dulu ya "

"Iya Aira,oh ya ini berikan pada ibu nya Santi ya"nenek Aira pun memberikan satu kantong kresek kepada Aira yang isi nya adalah kue

"Pak ,sepertinya Aira memang ingin ikut menghadiri acara nya Eka tapi kenapa bapak tidak mengijinkan Aira ikut"

"Sudahlah Bu,Aira itu sudah besar jangan terlalu memanjakan nya jika dia ikut memang nya dia mau apa di acara tersebut"

"Sudahlah jangan membahas ini,bapak lelah mau istirahat dulu"

Pak Aryo(ayah Eka) pun memasuki kamar nya dan beristirahat,sementara Bu siti hanya bisa menghela nafas nya dan menyusul suami nya .

Sementara Aira sudah sampai di rumah Santi ia pun menghampiri ibu Santi dan memberikan satu kantong kresek yang tadi di titipkan oleh nenek nya.

"Tante ini dari nenek"

"Apa ini Aira"

"Oh itu kue tadi nenek habis dari  acara nya ibu jadi ya nenek memberikan kue ini untuk Tante"

"Baiklah, terimakasih Aira"

"Sama-sama Tante"

"Memangnya kau tadi tidak ikut Aira"

"Tidak tante,kan Aira harus bersekolah oh ya di mana Santi Tante"

"Santi ada di kamar nya kau kesana saja ya"

"Baiklah tante"

Ibu nya Santi pun hanya bisa melihat punggung Aira yang menjauh dari tempat nya berdiri,ia pun menatap iba dengan hidup Aira.

Aira pun mengetuk pintu kamar santi dan saat sudah mendapat jawaban dari dalam Aira pun masuk ke dalam kamar santi.

Tok tok tok

"Santi ini aku "

"Ya masuklah Aira,pintunya tidak di kunci"

"Hai kau sedang apa Santi terlihat sibuk sekali,aku rasa kita tidak ada PR"

"Ya memang kita tidak ada PR tapi aku banyak sekali tidak memiliki catatan buku jadi aku sedang menyalin catatan"

"Hmm apa aku mengganggu mu"

"Ah tidak ,jadi sekarang kita mau apa".

"Apa ya aku pun juga bingung,tapi tak apa kau lanjutkan saja menyalin catatan mu aku akan menunggu mu"

"Tidak perlu,aku lelah menulis dari tadi jadi sebaiknya sekarang kita keluar untuk main bagaimana kalau kita kerumah ana saja"

"Baiklah ayo".

"Sebentar aku ke kamar mandi dulu"

"Baiklah aku akan menunggu di depan saja"

Setelah selesai mereka pun pergi ke rumah ana ,namun sayang karena ana tidak berada di rumah dan kata Kakak nya ana sedang keluar bersama dengan ibu nya.

Mereka pun akhirnya memutuskan untuk pulang,saat sampai di rumah Santi Aira pun berkata jika ia akan pulang ke rumah saja.

"Santi aku pulang dulu ya"

"Kenapa ,apa tidak jadi bermain"

"Bukan,aku merasa bahwa aku mengantuk jadi aku akan tidur siang saja "

"Ya sudah aku pulang dulu ya santi,daa"

"Baiklah Aira".

Saat Aira sampai di rumah ia bertemu dengan nenek nya yang sedang duduk di depan rumah seorang diri.

"Loh tumben sudah pulang,tidak jadi main nya"

"Tidak nek,Aira mau tidur siang saja Aira ngantuk"..

"Baiklah sana segera tidur"

Aira pun masuk kedalam kamar nya dan langsung merebahkan tubuhnya ke kasur ,ia pun memeluk guling kesayangan nya dan tak berapa lama ia pun memejamkan mata nya.

Beberapa saat kemudian nenek Aira pun masuk kedalam kamar Aira,ia membuka pintu kamar Aira dan melihat bahwa ia sudah tertidur sambil memeluk guling nya.

Nenek nya pun menghampiri Aira dan mencium kening Aira dengan sayang .

"Tidurlah nak,kau harus jadi gadis yang kuat ya dunia sangat kejam nenek selalu berdoa agar kelak kau mendapatkan kebahagiaan mu ,nenek menyayangimu "

Nek Siti pun melangkahkan kakinya keluar dan meninggalkan Aira yang tertidur,tidak lupa ia menutup kembali pintu nya.

Sore pun tiba kini Aira baru saja terbangun dari tidurnya dan ia pun melihat jam dan ternyata sudah jam 4 lewat,ia segera bangun dan mandi karena ia ingin membantu sang nenek menyiapkan makanan.

Setelah selesai mandi Aira pun keluar dari kamar nya dan menghampiri nenek nya yang sedang berada di dapur.

"Nenek nanti mau memasak apa biar Aira bantu"

"Tidak perlu Aira,tadi sebelum pulang nenek membawa beberapa makanan jadi hari ini kita tidak perlu memasak".

"Baiklah nek"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!