NovelToon NovelToon
Gadis Hina

Gadis Hina

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:537
Nilai: 5
Nama Author: KheyraPutri

Reina Wulandari,seorang gadis yang terpaksa harus menjual dirinya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan sang nenek. Dia anak yang pintar namun sayang kepintarannya tidak dia manfaatkan dengan baik dan justru harus terjerumus ke dalam hal yang tidak seharusnya dia lakukan. Bagaimana kisahnya mari ikuti ceritanya.
( Hanya cerita fiktif belaka jadi tolong jangan hina karyaku ya 🙏 tolong komentar dengan bijak dan ambil hal yang baik saja ).

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KheyraPutri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketemuan

Reina pun berangkat,namun sebelum berangkat dia berpamitan dulu ke neneknya.

" Nek Reina keluar dulu ya ada janji sama temanku" Ucap Reina sambil menyalami tangan nenek Sri.

" Iya hati-hati nduk nanti pulangnya jangan malam-malam ya nenek tunggu makan malam,nenek nggak mau makan sendirian" Ucap nenek Sri berpesan sebelum Reina berangkat.

" Iya nek,aku usahakan sebelum Maghrib sudah di rumah kok,ya sudah aku berangkat dulu ya keburu sore" Pamit Reina berlalu pergi.

Reina pergi menuju ke tempat dimana dia janjian dengan Ryan kemarin. Kalau dia tidak datang takut Ryan bakalan marah. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit Reina sampai di depan pintu gerbang pantai.

Reina mencoba melihat ponselnya apakah sudah ada pesan dari Ryan dan ternyata Ryan sudah sampai dan menunggunya di homestay.

Reina menghidupkan motornya kembali dan menuju di homestay di mana Ryan berada, homestay di dekat pantai itu milik ayahnya Ryan jadi bisa bebas membawa perempuan siapapun.

Sampai di tempat Ryan berada Reina agak ragu mau masuk karena banyak orang di sekitarnya. Reina pun berusaha biasa saja lalu melangkahkan kakinya menuju homestay itu.

Tok

Tok

Tok

" Masuk aja" Sahut Ryan dari dalam.

Reina membuka pintu perlahan lalu masuk ke dalam dengan ragu-ragu dan takut. Setiap kali dia ingin melakukan hal zina itu sebenarnya hati Reina menolak agar tidak melanjutkannya lagi,namun fikirannya terus mendorong agar melakukannya untuk membiayai kehidupannya.

" Lama banget,aku udah nungguin setengah jam lebih. Sini duduk dekat denganku"Ryan menepuk space di sebelahnya.

Reina hanya menurut,dia duduk di dekat Ryan agak malu dan canggung. " Tadi kak Lucinta marah-marah kak karena tau kita mau ketemuan" Ucap Reina agak takut Ryan akan marah.

" Biarin aja, pura-pura nggak terjadi lagi. Dan satu lagi jangan membahas hal lain karena aku tidak suka" Ucap Ryan dingin lalu menarik Reina agar mendekat dan memeluknya dari belakang.

Tangan Ryan mulai menggerayangi tubuh Reina. Tangan Ryan menelusup masuk ke bagian depan Reina dan meremas kedua squisy Reina sambil mencium ceruk leher Reina dan suara nafas Ryan yang sudah sangat berat.

" Aku rindu kamu Re,kapan kamu bisa jadi milikku ?" Tanya Ryan Lirih di balik telinga Reina penuh harap.

Ada gelayar yang mulai menjalar ke seluruh tubuh Reina karena hembusan nafas Ryan. Ryan pun membalikkan tubuh Reina dan membuka baju Reina setelah itu membuka pengait bra. Terpampang lah kedua bukit kembar yang sintal,Ryan pun langsung mendorong Reina agar tertidur di sofa.

" Aaaaa"pekik Reina kaget dengan perbuatan Ryan yang mendadak menggigit biji kecil Reina. " mmmmm kak" Reina tidak bisa membendung suaranya agar tidak mend*sah.

" Aku akan bilang mama dan papa agar kita bisa menikah dan merahasiakannya kalau kamu malu nikah muda." Ucap Ryan lagi.

Reina mendorong Ryan. Dia belum memikirkan sampai sejauh itu karena memiliki kekasih saja di dalam otaknya tidak pernah terlintas.

" Maaf kak untuk itu aku beneran nggak bisa. Aku bukan wanita yang pantas untuk kakak. Aku wanita hina kak." Ucap Reina menunduk menitikkan airmatanya.

Ryan yang melihat Reina menangis pun tidak tega. Sebenarnya dia hanya ingin bertemu Reina melepaskan rindunya karena saat berada di sekolah mereka seperti tidak saling kenal.

Padahal perkenalan mereka juga tidak di sengaja saat sedang penerimaan siswa baru di mana Reina yang pernah tanpa sengaja menabrak Ryan hingga ponsel Ryan jatuh pecah dan rusak jadi Reina harus membayar ganti rugi ponsel Ryan padahal Ryan tidak meminta.

Alhasil beginilah cerita mereka sekarang yang mana Reina membayar hutang dengan menemani Ryan padahal Ryan yang selama ini sangat ingin menjadi kekasih Reina.

" Aku nggak suka kamu menangis." Ryan langsung mencium bibir Reina dengan lembut menenangkan.

Ryan yang ingin mengalihkan kesedihan dan fikiran Reina dia pun mulai melakukan hubungan terlarang dengan Reina.

" Makasih ya" ucap Ryan setelah dia dan Reina selesai melakukan hubungan terlarang itu,lalu beranjak mengambil dompetnya di atas meja dan menaruh uangnya di meja. " Kamu boleh kok istirahat dulu kalau capek" ucap Ryan beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

Sebenarnya Ryan orang yang baik,dia sebenarnya menyukai Reina dan ingin membantu Reina dengan sukarela.

Reina pun memilih untuk memunguti bajunya lalu beranjak ke kamar mandi setelah Ryan keluar dari kamar mandi.

" Mau mandi,biar aku suruh orang buat belikan baju ganti." Ucap Ryan sebelum Reina menghilang di balik pintu dari kamar mandi.

" Nggak usah kak nanti nenek bisa curiga" Ucap Reina lalu menutup pintu kamar mandi.

Ryan memilih duduk di sofa kembali lalu menelpon pegawai yang mengurus homestay.

" Bawa makanan kemari" ucap Ryan lalu mematikan panggilannya.

15 menit makanan pun datang lalu menatanya di meja. Dan pegawai itu pun keluar dari kamar Ryan. Tidak lama Reina keluar dari kamar mandi dan sudah memakai pakaian lengkap.

" Makan dulu Re" ucap Ryan dengan lembut.

" Tapi aku udah janji sama nenek mau makan malam bareng kak" ucap Reina hati-hati menolak takut Ryan akan marah.

" Makan dikit aja,kamu pasti lelah" ucap Ryan memaksa.

Ayu pun memilih menurut dan memakan puding mangga tidak memakan nasi. Setelah menghabiskan pudingnya dan meminum jus alpukat Reina membereskan tasnya.

" Aku balik dulu ya kak,makasih" ucap Reina tersenyum lalu menunduk dan keluar dari kamar.

Ryan hanya memperhatikan Reina yang sudah hilang di balik pintu. " andai kamu mau jadi pacarku Re,mungkin kamu nggak akan ngelakuin hal kayak gini" ucap Ryan sedih dengan kisah dirinya dan Reina.

***

Reina pun sampai di rumahnya pukul 5 sore,dia pun memarkirkan motornya di teras rumah dan melihat neneknya yang duduk di teras.

" Nenek nungguin aku ?" Tanya Reina menyalami tangan neneknya.

" Iya nduk,nenek khawatir kamu nggak bawa jas hujan tadi karena mau hujan" Ucap Nenek Sri yang lalu berdiri. " ayo masuk,kamu bersihkan diri dulu sana" ajak nenek Sri lalu menyuruh Reina agar segera mandi.

" Iya ayo nek" Ucap Reina menggandeng tangan neneknya untuk masuk ke dalam rumah.

" Aku ke kamar dulu ya nek" ucap Reina lalu masuk ke dalam kamarnya.

Reina pun duduk di pinggir ranjang lalu kembali menangis lagi. Ya setiap habis melakukan perbuatannya yang zina Reina selalu menangis. Sepertinya dia harus berhenti dari pekerjaannya dari pada dia terus di hantui rasa bersalah.

--->>>

1
hanawati sumaharjana
bafhs utk mengusi wkt
hanawati sumaharjana
menarik utk trs diikuti smp tamat nih
Dewi KheyraPutri: terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!