NovelToon NovelToon
Tiba-tiba Jadi Istri Petani Tampan

Tiba-tiba Jadi Istri Petani Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Fantasi Wanita / Penyeberangan Dunia Lain
Popularitas:12.1k
Nilai: 5
Nama Author: Aida

Luna, seorang mahasiswi jurusan teknologi informasi semester akhir selalu begadang mengerjakan tugas-tugasnya yang menumpuk. Suatu malam ia tertidur di meja belajar bersama tumpukan kertas-kertas nya lalu tiba-tiba ia merasa seperti jatuh dari kursi. Tapi saat ia membuka matanya rupanya ia berada di dalam tubuh seseorang yang mirip dengannya. Ia yakin itu bukan dirinya yang sebelumnya. Tempat itu juga sangat asing baginya. Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah seorang pria tampan berparas lembut berbicara padanya. "Annette, kau sudah lebih baik ? Bangunlah, aku membuatkan mu sarapan,"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Leon

Annette membuka lemari kayu di kamarnya. Ia ingin memilih pakaian yang bagus untuk dipakai di acara pernikahan teman Leon di kota. Menurutnya pakaian Annette ini lumayan bagus tapi hanya cocok dikenakan sehari-hari. Bukan menghadiri pesta.

"Kau mencari sesuatu ?" tanya Leon yang datang dengan membawa satu buah lampu minyak lagi.

"Aku harus memakai apa untuk ke pernikahan temanmu ?" tanya Annette lemah.

"Pakai apa saja. Nanti kita bisa membeli pakaian bagus untukmu disana ?" kata Leon santai. Annette terdiam menatap Leon. Seharian ini suaminya entah sudah berapa kali ingin membelikan barang untuknya di kota.

"Leon, berapa lama perjalanan ke kota ?" tanya Annette.

"Hanya tiga jam kalau kita naik kereta kuda. Apa kau lupa ?" tanya Leon.

Annette tidak menjawab lagi. Ia hanya mengangguk. Saat ini dibenaknya sedang berputar ingatan tentang sebuah rumah megah yang melambangkan kekayaan si empunya.

"Apa kita akan melewati rumah Ayah ?" tanya Annette. Kali ini ia benar-benar tidak tau tentang rumah besarnya.

"Iya. Kita melewati rumah mu," jawab Leon. Tangannya sibuk melipat pakaian yang Annette keluarkan dari lemari.

"Baiklah kalau begitu ayo kita berangkat. Aku ingin mengambil semua barang-barang ku," katanya bersemangat.

Annette meninggalkan Leon yang masih sibuk merapikan lemari. Leon hanya menggelengkan kepalanya. Lagi-lagi ia menyukai keceriaan yang Annette tampakkan. Bukan raut murung yang menghiasi wajahnya.

Pukul sebelas malam mereka meninggalkan desa menuju kota. Biasanya Leon akan pergi ke rumah nya yang ada di kota lebih dulu sebelum melakukan kesibukan nya.

Dan yang tidak Annette ketahui adalah, Leon sebenarnya memiliki rumah di kota walaupun tidak semewah dan sebesar rumah Tuan Wiles.

Annette merasa takut berjalan diatas kereta melewati kegelapan. Tidak ada lampu disepanjang jalan. Hanya cahaya rembulan dan penerangan sederhana bila melewati rumah penduduk.

"Kau tidak takut jika pergi ke kota sendirian tengah malam begini ?" tanya Annette penasaran.

"Tidak. Apa yang ku takutkan ?" jawab Leon yang lebih mirip sebuah pernyataan bahwa ia adalah seorang pemberani.

Annette hanya tertawa kecil. Lalu ia terdiam membayangkan bagaimana waktu itu Annette yang sebenarnya berjalan kaki dari rumah keluarganya menuju rumah perkebunan tempat Leon berada.

Apa ketika itu tidak ada ketakutan dalam hatinya ?

"Annette, kau tidur lah. Sepertinya kau mengantuk," kata Leon.

"Apa tidak apa-apa ?" tanya Annette sambil menguap. Matanya memang terasa berat.

"Tidak apa-apa. Tidurlah, aku akan menjagamu," kata Leon tersenyum.

Annette mengangguk, ia menata tempatnya kemudian tidur dalam posisi meringkuk. Tidak apa-apa baginya yang penting ia bisa tidur.

Leon meneruskan perjalanan dengan ditemani suara binatang malam. Tangannya fokus memegangi tali pengendali kuda. Dua ekor kuda berjalan sedikit kencang menimbulkan suara yang keras saat kaki mereka menapaki jalan bebatuan.

Wajah Annette terlihat sangat nyaman di bawah sinar lentera. Annette adalah istrinya, keinginannya adalah membahagiakan bukan mengajak dalam kesusahan.

Leon tau apa yang diinginkan hatinya. Bersama dengan wanita asing selama dua bulan tidak mungkin tidak terjadi apa-apa di dalam hatinya.

Walau ia masih bingung mengapa Annette nampak dingin padanya padahal sebelum menikah ia mengatakan benar-benar mencintai Leon dan hanya ingin menjadi istrinya.

Semua yang terjadi kemarin tidak terlalu dipikirkan oleh Leon. Yang ada dibenaknya sekarang adalah Annette sudah menerimanya kembali dan ia akan menunjukkan cinta yang sama pada Annette.

Mengenai perasaannya pada Emilie, sejak awal Leon menyadari jika ia tidak bisa meraihnya. Maka akan ia tinggalkan mimpi sepihak itu dan akan belajar mencintai Annette saja.

Setelah dua jam mereka tiba di sebuah rumah di pinggiran kota. Tidak jauh dari rumah keluarga Annette.

Leon turun membuka gerbangnya kemudian memasukkan kereta kudanya.

Rumah tersebut adalah milik orang tua Leon. Ia tidak pernah bercerita jika memilikinya sebab menurutnya Annette juga tidak peduli.

Ia melihat jam mekanik miliknya. Rupanya sudah pukul dua dinihari. Ingin membangunkan Annette pun ia tidak tega. Maka ia putuskan menggendong Annette setelah menyiapkan tempat tidur dan menyalakan lampunya.

Leon kemudian keluar memberi makan kudanya dengan rumput yang ia bawa dari perkebunan. Lalu ia masuk kembali dan mengistirahatkan tubuhnya yang lelah.

...

Annette bangun saat merasa matanya terkena sorot cahaya. Ia membuka matanya, ruangan ini sungguh asing baginya. Ia ingat kamar tidur di rumah Leon tidak mewah seperti ini.

Gegas ia duduk dan mengamati lebih jelas lagi. Apa jangan-jangan ia berpindah ke dimensi lain ?

Pintu kayu yang tinggi di depannya kemudian terbuka dari luar dan muncullah Leon dengan membawakan nampan berisi makanan dan segelas susu.

"Selamat pagi..." kata Leon. Dengan manisnya.

Annette tidak menjawab, ia hanya mengangguk tapi tatapannya terkunci pada wajah Leon. Pandangannya mengikuti setiap gerak Leon.

"Leon.." katanya pelan.

"Ada apa ?" tanya Leon setelah ia meletakkan nampan makanan di meja sisi ranjang.

"Kenapa ketampanan mu semakin bertambah ?" tanya Annette dengan mengucek matanya. Leon tertawa. Sungguh pertanyaan Annette menggelitik hatinya. Apa istrinya itu sedang memujinya atau apa ?

"Kenapa tertawa ? Tidak percaya ?" tanya Annette lagi.

"Tidak apa-apa. Aku percaya padamu. Tapi apa kau tidak tau sesuatu ?" tanya Leon. Kemudian dengan wajah serius. Ia pun duduk mendekat pada Annette seolah apa yang akan disampaikannya itu adalah hal penting dan rahasia.

"Apaa ?" tanya Annette penuh minat.

"Sebenarnya, aku sudah tampan sejak dulu. Sejak aku kecil. Bahkan saat dilahirkan pun aku dalam keadaan tampan," kata Leon penuh percaya diri.

Mendengar itu Annette hanya bisa tertawa kecut. Rupanya Leon juga bisa memuji dirinya sendiri. Ia pikir Leon adalah pria pendiam dan tidak banyak bicara.

"Kau mau pergi sekarang ?" tanya Annette lagi. Pasalnya Leon mengenakan pakaian yang bagus. Tidak seperti saat ada di rumah di perkebunan.

"Oh iya ini dimana ?" tanya Annette saat baru menyadari tempat yang mereka singgahi ini.

"Ini dirumahku. Sangat dekat dengan rumahmu," jawab Leon.

Annette mencerna sejenak ucapan Leon. Jadi benar dugaannya jika rumah kayu di perkebunan itu hanya rumah yang digunakan saat bekerja. Bukan rumah utama.

"Makanlah makananmu. Aku punya hadiah untukmu," kata Leon menyerahkan nampan makanan yang dibawanya tadi lalu keluar kamar meninggalkan Annette.

Annette memakan sarapannya tanpa menyentuh air lebih dulu. Sangat nikmat sekali menjadi Annette, bangun tidur sudah disiapkan makan. Jika dulunya ia di dunia modern bangun tidur sudah banyak pekerjaan yang menantinya. Jadi ia biasa sarapan ketika hari menjelang siang.

"Beruntung sekali kau Annette, memiliki suami yang perhatian. Tidak seperti aku yang sendirian," katanya membandingkan nasib.

Annette sudah menyelesaikan makannya dan berniat meletakkan nampan bekas makanan nya. Ia keluar dari kamar dan begitu tercengang mendapati kemewahan berada di depan matanya.

...

Maaf baru bisa up. Banyak sekali kegiatan 🙏

1
Dew666
🌹🌹🌹🌹🌹
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Pasti diracun
Susi Akbarini
apa rahasia yg akan anette temukan di kamaar ibunyaaa..

😍😍💪❤❤
Susi Akbarini
waaahhh..
paati meninggalnya diracun ama vivian..
❤😍😍💪💪💪❤❤❤
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Siap2 annette bakal dijebak lagi
Susi Akbarini
akankah vivian kerahuan sama suaminya😍😍💪💪
Susi Akbarini
lnjutttt😍❤❤💪
Susi Akbarini
so Sweet...
❤❤❤💪💪💪
Susi Akbarini
mudah2an bapak anette nemu dakangnya dan ngehukum vivian dan emely..
🤣😄😄❤💪💪
Susi Akbarini
soga anettw selamat❤😍😍💪💪11
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Nah loh kerjaan siapa tuh
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Moga aja bpk na cepet sadar
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Waah bikin esmosi aja nih duo racun 😤😤
aku
sisilia klo bs jgn pggil anet dg KAU. kurang sopan bacanya 🙏
Aida: Oke kak, othor perbaiki 🙏😄
total 1 replies
Susi Akbarini
lanjutttttt
😍❤❤❤💪💪💪💪
Dew666
😍😍😍😍😍
Susi Akbarini
sekamat gatal2 ya emely...
🤣😄❤❤💪
Susi Akbarini
apalagi yg akan vivian lakukan...
❤❤😍😍💪
Dwi Agustina
Semangat up trs othor 💪💪💪🫰
Dew666
🥰🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!