NovelToon NovelToon
Kisah Aisha

Kisah Aisha

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:512
Nilai: 5
Nama Author: Mia Putry

Kisah seorang anak gadis yang melarikan diri ke negri Jiran Malaysia untuk jadi TKW,
perjalanan panjang dan penuh perjuangan, hingga bertemu dengan seorang pria
penasaran kan yuk simak kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ais dilapor kan

Setelah hari itu Juwita dan juga Dela ibunya, tidak lagi muncul di depan mereka.

Padahal rumah Ais dan Juwita hanya berjarak beberapa rumah saja.

"""""..

Hari yang di tunggu akhirnya tiba.

Ais dan Alex telah bersiap sejak subuh.

Ais di make up oleh pihak Mua yang terkenal di kecamatan itu.

Jam sepuluh lagi semua sudah siap.

Dekorasi yang mewah untuk ukuran orang orang di kampung Ais.

Gaun pengantin yang di pakai Ais , gaun berwarna gold dan di padukan dengan nuansa pelaminan yang senada.

Menambah kesan elegan dan mewah.

Sedangkan Alex begitu tampan dengan tuksedo berwarna silver,,

Dengan tema modern.

Maka Ais dan Alex hanya berdua di pelaminan tanpa pendamping.

Mereka melakukan itu karena Alex tidak memiliki siapapun untuk mendampingi nya di  pelaminan maka timbulnya ide baru untuk pertama kalinya tema itu di adakan di kabupaten Muna

Semua tamu undangan melihat itu begitu terpesona dengan ketampanan Alex dan juga kecantikan Ais.  Pasangan yang sangat cocok.

Semua tamu undangan kini mulai berdatangan.

Mereka semua sangat terpukau dengan pemandangan yang tersaji di depan mereka.

Di saat sedang berjalan nya acara..

Tiba tiba keributan terjadi di depan pintu masuk.

Ais yang mendengar itu berbisik pada Alex

," ada apa ini Lex. ?" Tanyanya.

" saya pun tidak tau ada apa." Ucap Alex dengan dahi berkerut.

" ummmm semoga tidak ada masalah yang terjadi. " ucap Ais sambil terus berusaha tersenyum.

Para tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut juga mulai berbisik-bisik.

" ko tau itu yang ribut diluar??" Tanya tamu satu.

" tidak tahu juga apa ," jawab yang satu. Sambil mencicipi makanan yang tersaji. .

Keributan semakin jelas terdengar ditelinga Ais dan orang yang ada di dalam.

Pak Ramli mendekati Ais dan Alex yang sedang menyalami beberapa tamu.

Melihat itu Ais bertanya.

" ayah ada apa? Kenapa ayah begitu gelisah?" Tanya Ais heran.

" Ais lanjut kan saja acaranya. Nanti ayah jelaskan nanti " ucap pak Ramli dengan sesekali melihat ke depan.

Ais yang melihat itu seketika menjadi heran.

" katakan saja ayah .. Ais baik baik saja. Apa ini berkaitan dengan Juwita?" Tanya Ais to the point

" Nanti ayah jelaskan. Kalau sudah selesai acaranya. " ucap pak Ramli Tegas.

" baiklah, ayah kesana dulu menyapa para tamu. " Pak Ramli sengaja menghindari Ais .

Alex dan Ais Saling pandang..

Ais dan Alex pun memikirkan ha yang sama .

Acara berjalan dengan baik tanpa halangan.

Satu persatu para tamu undangan naik ke pelaminan untuk berpamitan dengan Ais dan juga Alex.

" selamat yah Ais. Akhirnya kamu nikah juga. Bikin keponakan yang Banyak. " kelakar nya.

" terimakasih atas doanya.. nanti saya akan buat kesebelasan nanti. ";ucap Alex menanggapi candaan tamu itu.

Mendengar kata anak Ais jadi tersipu malu.

Oh membayangkan saja sudah bikin merinding.

Alex melihat itu jadi gemas Sendiri.

' ahk istri ku ternyata pemalu.. hmmmmm tapi bar bar ' guman Alex dalam hati sambil senyum senyum sendiri.

" kenapa senyum senyum sendiri begitu Lex ?" Tanya Ais dengan penuh selidik.

" heheheheehhe tidak ada. Hanya membayangkan bagaimana kalau kita memiliki banyak anak. " ucap Alex sambil mengedipkan mata menggoda Ais istri nya.

" ahkk kamu ini. Ini masih banyak tamu. Jangan pikir aneh-aneh. " ucap Ais lalu membuang muka karena malu, pipi Ais jadi memerah seperti kepiting rebus. Andai tidak ada make up yang menutupi nya mungkin akan sangat kontras sekali.

""""

Kini para tamu sudah mulai pulang satu persatu.

Ais dan Alex segera duduk untuk beristirahat sejenak.

Ais sesekali meringis menahan pegal di kaki dan juga punggung nya.

" sini saya pijat kaki mu. Biar rileks. " ucap Alex lalu dia membuka high heels yang di pake oleh Ais.

Lalu perlahan Alex mulai memijit kaki Ais dengan lembut..

Ais memejamkan mata menikmati pijatan Alex.

Ketika Ais dan Alex sedang asyik menikmati kebersamaan mereka.

Dari arah luar terdengar suara keributan yang semakin jelas.

Ais dan Alex sontak berdiri, bahkan Ais tidak sempat memakai sepatunya

Ais mendekat ke arah orang orang itu dengan bertelanjang kaki, terlihat sedang terlibat adu mulut .

Disitu ada Alya Adiba dan suami mereka.

Lalu di depan pintu ada Husna Raditya,

Serta Fuad dan suami Husna. Seakan akan menghadang mereka untuk masuk.

Ais heran melihat itu, Ais mendekati mereka

Karena penasaran Ais pun bertanya

" ada apa ini,,? " tanyanya lalu melihat sekeliling.

" itu dia pak. Itu orangnya yang telah memukul saya waktu itu." Terdengar suara luar

Ais menyipitkan matanya untuk melihat orang itu dengan jelas.

" apa maksud mu Juwita,?" Tanya Ais to the point.

" Jangan banyak drama Juwita,,, maksud kamu apa melaporkan Ais di kantor polisi?" Kini Husna yang bertanya.

" drama apa maksud mu Husna. Jelas jelas saya melaporkan Ais karena sudah menganiaya saya waktu itu. " Ucap Juwita lantang. " itu pak tangkap saja orang itu. Dia yang sudah memukuli ku sampai pipi dan juga perutku lebam lebam seperti ini." Tambahnya.

Ais menaikkan kedua alisnya kalau tersenyum mengejek.

.

" ckckckck, Juwita Juwita.  Dasar tidak tau malu" ucapnya sambil tersenyum menyeringai.

Juwita tidak terima dengan ucapan Ais pun berkata lagi.

" ayo pak tunggu apalagi. Tangkap dia pak. " ucapnya tidak sabar.

Polisi segera bertindak.

" Saudara Ais silahkan ikuti kami. Nanti saudara jelaskan saja di kantor polisi. Ini surat penangkapan anda. "

Ais yang sedang memakai gaun itu pun berkata dengan santainya

" apa bapak boleh menunggu sebentar?" Tanya Ais kemudian.

" tidak begitu dong pak. Ayo segera tangkap." Bukan Polisi yang menjawab pertanyaan nya,malah Juwita yang berkomentar.

" maaf saudara Ais. Sesuai dengan prosedur anda harus segera ikut kami. " Ucap polisi itu tegas.

" maaf pak, apa ini tidak keterlaluan?" Kali ini Fuad yang bertanya.

" apa yang keterlaluan Fuad. Memang Ais harus ditangkap perlu di penjara selama nya. ," lagi lagi Juwita yang menjawab.

.

" maaf saudara Juwita. Anda tidak diijinkan berbicara disini. Karena bukan wewenang anda ," akhirnya polisi itu jengah dengan Juwita pun memperingati dengan tegas

Mendengar itu Juwita Langsung ciut. Dan pergi dari sana.

' membusuk kamu di penjara Ais,lalu Alex akan menceraikan kamu. Setelah itu Alex akan jadi milikku ' gumannya sambil menyeringai sinis 

" Maaf pak. Apa kah afdol rasanya jika saya menggunakan gaun seperti ini digiring ke kantor polisi pak?" Tanya Ais kemudian terdengar lembut namun tegas.

" baik, kami beri anda waktu tiga puluh menit untuk mengganti pakaian anda. Silahkan." Ucap polisi itu kemudian.

" terima kasih pak. Saya permisi." Ais bergegas masuk kedalam rumah.

Untung saja waktu kejadian itu para tamu undangan sudah pulang. Walau Pun masih ada beberapa tetangga dan kerabat dekat yang ada disana. Jadi kejadian itu tidak terlalu heboh.

Sementara Ais masuk berganti pakaian, pak Ramli mencoba bernegosiasi dengan pihak polisi.

" maaf pak , apakah masalah ini tidak bisa di bicarakan baik baik?" Tanya nya hati hati.

" maaf pak,, kami hanya menjalankan tugas. Jika saudara Ais tidak terbukti bersalah maka kami akan membebaskan nya . Tapi jika Ais terbukti bersalah maka kami akan segera melakukan proses hukum yang berlaku. " ucap polisi itu tegas.

" baiklah kalau begitu.. " ucap pak Ramli pasrah.

Sedangkan yang lainnya hanya bisa diam melihat itu. .

Sementara Fuad dan Alex   diam diam menemui Juwita dan ibunya.

Tok tok tok tok

Alex mengetuk pintu.

Tanpa sempat mengganti pakaian Alex menemui mereka.

Setelah menunggu beberapa saat. Pintu terbuka dan muncul Juwita.

" ahkk Alex pasti rindu dengan saya to ? Makanya kamu datang kesini. ?" Ucap Juwita dengan nada genit.

Alex hanya diam menahan geram

Sedangkan Fuad muka nya merah padam.

" apa maksudmu kah itu Juwita. Ko laporkan adikku di kantor polisi?" Bentak Fuad ,

" Apa salahnya untuk melaporkan Ais?"  Juwita balik bertanya kepada Fuad dengan nada sinis

Laku Dela keluar menimpali percakapan mereka

" gampang saja sebenarnya Fuad ,Alex " ucapnya sambil melihat Alex dan Fuad bergantian. ,

" maksudnya apa ini Tante,?" Alex kemudian.

" ya tinggal kamu ceraikan Ais dan menikah dengan Juwita lalu kami akan cabut tuntutan utama Ais , Mudah kan??" Ucapnya santai tanpa beban.

"  kamu gila Juwita.. " ucap Alex

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!