NovelToon NovelToon
Who Is My Husband

Who Is My Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Pernikahan Kilat
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: sky tulip

Nella sudah jadi istri, ini ajaib.
Tidak terima dan kecewa adalah kesan pertama tapi, karena ini keputusan keluarganya ia harus terima dengan terpaksa dan siapa suaminya sekarang Nella sama sekali tak kenal.
Kehidupannya berubah drastis saat memilih menerima suaminya menjadi sah untuk dirinya bersamaan dengan rasa kecewa itu.
Selama waktu berjalan Nella akhirnya tahu suami yang menikahi dirinya bahkan seluruh kekurangannya adalah orang yang sama sekali tak pernah Nella bayangkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sky tulip, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lawan yang sebandingkah

Kembali dari pertemuan pertama tidak langsung pulang kerumah Javier membawa Nella ke sebuah butik milik Lanae, salah satu desainer yang paling berpengaruh didunia fashion walaupun tidak terkenal secara media ia terkenal dari mulut ke mulut.

"Siapa yang mau berbelanja baju?" Bisiknya. Javier menarik tangan Nella yang terdiam didepan pintu.

"Panggil Nyonya Lanae, aku sudah membuat janji temu." Resepsionis menelpon seseorang dan menutupnya lalu mempersilakan Javier mengikutinya dengan Nella masih ia gandeng.

"Lepas Jav, aku bisa jalan sendiri." Javier menarik nya dan malah seperti anak kecil yang diajak ke mall oleh ayahnya dan malas jalan.

"Nona silakan masuk kedalam tirai itu saya akan membantunya." Nella menoleh ke Javier.

Anggukan kepala dan isyarat kedipan kedua matanya.

Setelah Nella masuk kedalam tirai besar itu, Lanae wanita seumuran dengan usia ibunya jika masih hidup sampai sekarang.

"Wajahmu sangat mirip dengan pria itu, bagaimana bisa waktu hamil mu ibumu terus membicarakannya."

"Aku tidak sepertinya yang menyalahkan orang lain padahal bukan kesalahannya."

"Yaah kau putra pembangkang yang sangat disayang Kayla kan?" Lanae mengejek Javier kalo ia sudah sah secara hukum sejak usianya lima tahun.

"Yaa aku tau." Terbuka tirai memperlihatkan Nella dengan gaun hitam dan kilauan seperti bintang, lalu gaun polos dengan renda panjang.

Berganti ke gaun sederhana dan bisa membuat gaun itu sempurna adalah bentuk tubuh Nella dengan rambut panjangnya.

"Diam kau menemukan wanita sesempurna ini, aku yakin wanita yang di pilihkan Kayla untukmu tidak memiliki kesempurnaan seperti wanita yang ada di depanku."

"Ini adalah keberuntunganku, yang hidup dalam dunia gelap, ia wanita berharga dan indah, aku harus membuatnya paling cantik dan di segani dimanapun ia berada."

Lanae terpukau dengan ucapan yang Javier katakan.

"Kau yakin dengan ucapanmu, kudengar rumor buruk itu menyebar di acara pertemuan antara wanita atas yang Kayla selenggarakan."

Javier mendekat ke Nella dan Nella meraih tangan Javier yang terulur.

"Aku ambil ini dan beberapa yang ia coba, atau kau mau ya g lain sayang?" Meminta Lanae membungkus semuanya dan Nella yang ditanya sedikit mendekat ke Javier mendorong sedikit dada Javier.

"Nyonya bungkus saja yang ini aku suka dan dia suka yang lainnya nanti saja, aku tak terlalu suka menghadiri pesta besar lebih suka tidur dan bekerja."

Naik lagi Nella dan menutup horden besar. Lanae menatap Javier dengan wajah mengejeknya puas.

"Yaah begitulah..." Lanae terkekeh.

"Kau tau, aku jadi melihat putraku yang di marahi kekasihnya."

"Aku biasa menjadi putramu..." Lanae menghentikan tangannya membuka pintu.

"Yaah kau sudah menempatinya."

Malam yang di katakan Kanaya sudah tiba dan Renata sudah datang dengan segala hal juga rasa percaya diri yang besar.

"Rasa percaya dirimu akan hancur Renata." Suara itu dari Kinan."

Kinan adalah saudari Javier juga adik kandung Kanaya yang dari satu ibu dan ayah.

"Diam kau Kinan, aku akan buktikan kalo aku lebih baik dari perempuan itu."

"Ohya, aku sudah melihatnya secara langsung dan ini adalah hal yang menarik untuk mu, ku harap kau memilih lawan yang sebanding." Kanaya tiba-tiba datang dan menjawab ucapan Renata yang percaya diri bisa bersaing dengan Nella.

Aula pesta sudah ramai dengan tamu undangan, pengumumannya dalam pesta ini adalah akan adanya pertunangan putra putri keluarga besar dan berpengaruh, dan Kayla yang sudah terlihat cantik serta Ethan Edmund Moscheren terlihat serasi dengan pasangannya.

Pesta pertunangan antara putra Kayla dan Ethan lalu putri dari Matthew dan Veronica.

Kalangan tinggi serta para pejabat hadir dalam pesta sederhana dan hanya beberapa jam berlangsung ini.

Tiba saat yang dinanti adalah kedatangan Javier Mascherano yang datang menuruni tangga yang sama dengan Ethan dan Kayla.

Siapa perempuan itu? Semuanya bertanya dengan sorot mata dan ekspresi wajah yang tidak mereka sembunyikan sama sekali. Apa ini kenapa jadi acara yang aneh dan lucu.

Ethan memegang tangan istrinya yang masih memeluk lengannya.

"Si pengacau yang kau pelihara ternyata membuat keributan, Kayla."

Wajah perempuan cantik yang sudah wajib menimang cucu itu tersenyum terpaksa mendengar ucapan pelan suaminya tepat di telinganya.

"Hallo Tuan muda Moscheren, Kalian berdua menjadi bintang malam ini, kudengar kau akan bertunangan dengan keluarga Tuan Matthew lalu siapa wanita dengan aura yang sangat bagus dan bersinar ini, ia lebih terlihat cocok dengan anda."

"Dia..."

"Saya asisten pribadi saya bekerja cukup lama dengan Tuan Javier, saya datang kemari karena mendengar atasan saya akan bertunangan, beliau sangat baik mengundang saya."

Kanaya dan Kinan tak percaya dengan apa yang Nella katakan, lalu Renata menatap jijik dengan sandiwara Nella buat.

Javier menahan emosinya, Nella menepuk bahunya untuk terus terkendali, ini bukan waktunya memperkenalkan Nella sebagai istrinya karena ini pesta besar. Nella bukannya tak tahu siapa saja yang datang ia sedikit paham karena sempat bicara berdua dengan Seam mengenai pesta malam ini.

Kejadian sebelum datang ke pesta.

"Seam kemarilah," panggil Nella. Seam yang berjaga didepan masuk dan duduk di sofa. Nella dan Seam hanya saling berhadapan.

"Kau didepan, dimana Tuanmu?"

"Tuan sedang pergi sebentar." Nella mengangguk dan menoleh kesamping kanan kiri.

"Ceritakan padaku bagaimana pesta nanti."

Seam mendekat mengangguk.

"Pesta nanti sudah pasti di hadiri seluruh keluarga Tuan dan jika memang benar tebakanku kali ini semua saudari Tuan akan datang kepesta itu, lalu orang tua Nona Renata, ada banyak pejabat dan kalangan kelas tinggi datang dalam pesta pertunangan itu."

"Ok cukup, aku akan merencanakan sesuatu Seam, kau siapkan?"

"Nyonya? Anda tidak akan memenggal kepala atau akan membunuh saya di pesta itukan?"

Berkerut kening Nella seketika paham sesuatu ia ingat kalo Javier pernah pulang dengan baju penuh darah dan beberapa lecet di kepala dan robek di tangan dan sayatan di bahu.

Nella tak mau banyak tanya tapi luka yang di kepala lebih parah dari pada luka lainnya.

"Tidak mungkin, akan membuat Tuanmu sedikit murka, kau bantu aku ya Seam, tolong ya?"

Seam sepertinya akan menemui ajalnya sebentar lagi.

"Baik nyonya. Permintaan terakhir saya sebelum saya sungguhan meninggal, lindungi karir saya dari amukan Tuan Nyonya."

Nella mengacungkan dua jempolnya. Wajah Nella sangat bangga dan pergi melangkah menjauh dari Seam yang lemas karena melakukan rencana di belakang Tuannya.

Kembali ke aula pesta dan semuanya satu persatu bergantian menyapa dan sedikit basa basi dengan Javier tapi, yang lelah Nella karena kewalahan bersikap ramah bahkan pelukan di lengannya pun tak boleh di kendurkan Nella.

Nella merasa ia gagal berakting jika Javier terus bersikap tidak terima, dendam dan posesif.

"Nona, malam ini anda sangat menawan anda sudah punya tunangan, apa tidak marah jika anda bekerja dengan atasan seperti Tuan muda Moscheren."

"Ehem.. Yaa Ahahah ini hanya bekerja tidak lebih karena saya teladan dan saya cukup profesional."

Nyonya yang mengajak Nella bicara adalah salah satu teman dekat Kayla dan bertanya di balik pembicaraan yang pura-pura ramah tapi, menjebak.

"Oh yaa tidak kah sisi profesional itu tidak terlalu dekat dengan atasan anda."

Nella tersenyum melirik Javier tajam. Tapi, berakhir mengendur karena Nella menawarkan dirinya malam ini untuk Javier.

"Kita! Di ranjang malam ini." Merapatkan bibir dan gigi bicara pelan sambil mengambil air yang pelan bawa lewat di sampingan Javier.

"Mari." mengangkat sedikit gelasnya dan nyonya juga Tuan lainnya mengangguk mengangkat sedikit gelasnya.

"Selamat datang Javier, lalu siapa ini?" Para tamu menjauh dan pergi membiarkan pasangan itu mendekat dan bicara dengan Javier dan Nella.

Ludah Nella sulit sekali tertelan dan minuman ini beralkohol. Beruntung masih menempel bibir gelas di bibirnya jadi tak meminumnya.

"Saya Nella asisten pribadi Tuan Javier Moscheren."

"Wanita rendahan?"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!