NovelToon NovelToon
LOTUS YANG TERASING

LOTUS YANG TERASING

Status: sedang berlangsung
Genre:Ruang Ajaib / Wanita perkasa / Reinkarnasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Aurora79

Seorang Dokter Jenius dari masa depan bereinkarnasi kembali ke dalam raga seorang putri bangsawan, yang menikah dengan pria yang sangat membenci dirinya. Hingga pada suatu hari yang nahas, dia pun diasingkan ke sebuah wilayah terkutuk bersama pelayannya, karena tuduhan.yang keji.

*
"Aku tidak akan menyerah! Sudah diberi kehidupan dan kesempatan kedua, masa harus aku sia-siakan?"

*
Jadilah saksinya, wahai langit! Jika aku, akan mengguncang dunia kuno ini dengan semua keahlianku!"

*
"Nona, tapi Anda tidak bisa apa-apa, loh!"

*
"Tenang saja ... Dewa memberkatiku dalam komaku kemarin, dan aku akan menunjukkan keahlianku!"

*
Bagaimana kisah si Dokter Jenius ini di dunia kuno yang tidak terdapat di dalam sejarah Kekaisaran?

*
Apakah dia mampu membangun kekuatannya sendiri di sana?

*
Ikuti kisah si Dokter Bar-bar hanya di sini ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora79, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 07: Persiapan Menuju Ibukota Kekaisaran!

***

Setelah selesai membentuk pasukan dan pemberian nama kepada setiap anggota dengan nama "PP 01-20", Anlian duduk bersila di atas sebuah batu besar.

Malam itu, Lembah Bangkai terasa lebih sunyi dari biasanya.

Dua puluh pasang mata memandang gadis berusia 18 tahun dengan wajah secantik pahatan giok es, yang terlihat dingin dan tidak dapat disentuh itu dengan tatapan tanpa ekspresi.

Wajah itu terlihat tenang ... bahkan terlalu tenang untuk seseorang yang baru saja menciptakan sebuah 'pasukan iblis'.

"Kita punya waktu satu minggu," ujar Anlian pelan, namun suaranya menembus kabut.

"Satu minggu ... untuk bersiap masuk ke dalam Ibukota Kekaisaran!"

Shen Luo melangkah maju setengah langkah ke hadapan Anlian.

"Apa perintah pertama, Nona Duxin?" tanya Shen Luo.

"Pergilah ke tempat asal kalian sebelumnya. Jangan pernah memancing perhatian! Aku tidak akan menoleransi kesalahan!" perintah Anlian dengan nada tegas.

Salah satu anggota dengan nama 'PP-05" terlihat menyeringai, saat mendengar perintah itu.

"Bagaimana jika ada yang sengaja mencari masalah dengan kami, Nona?" tanyanya dengan nada main-main.

"Bunuh tanpa meninggalkan jejak apapun!" jawab Anlian.

"Aku tidak ingin kalian terlalu mencolok sebelum waktunya tiba, karena aku akan mempersiapkan semua yang akan menjadi identitas resmi kita nanti ..." lanjut Anlian.

"Kami paham, Nona Duxin!" jawab mereka serempak.

Yaoyao berdiri di sisi Anlian, wajahnya datar dan tatapan matanya sangat dingin.

"Apakah kita akan kembali ke gubuk sekarang, Nona?" tanya Yaoyao.

Anlian meliriknya sekilas, dia merasa sangat puas dengan perubahan drastis pelayannya itu.

"Ya, kita kembali sekarang!" jawab Anlian.

"Karena aku punya banyak pekerjaan yang harus diselesaikan ..."

Sesampainya mereka di gubuk pengasingan, Yaoyao langsung menutup pintu rapat-rapat, dan bersiap membantu majikannya di dalam ruang ajaib.

Yaoyao sudah diberitahu sebelumnya, akan keberadaan ruang ajaib Anlian.

Dia merasa sangat bersyukur, ternyata jiwa dari masa depan ini ternyata seorang dokter jenius berusia sama dengan majikannya dulu.

Dia tidak mempermasalahkan tentang jiwa siapa yang berada di dalam raga majikannya, toh dia hanyalah seorang pelayan kecil, yang hidupnya bergantung kepada majikannya ini.

Begitu semua aman, Anlian langsung membawa Yaoyao masuk ke dalam ruang ajaibnya.

"T2!" panggil Anlian.

[Siap Tuan]

"Buka seluruh fungsi yang ada di dalam ruang ajaib ini!" perintah Anlian.

[Perintah di konfirmasi!]

Dalam sekejap, seluruh ruang ajaib itu tertutup kabut berwarna putih. Tidak berapa lama kemudian, kabut itu berangsur-angsur menghilang, menampakkan sebuah pemandangan yang luar biasa indah.

Yaoyao tercengang ...

Terakhir dia ke dalam ruang ajaib majikannya itu, hanya ada sebuah bangunan luas, danau susu ajaib, dan ladang tanaman herbal langka.

Namun sekarang, ruang ajaib itu meluas drastis!

"Nona ..." panggil Yaoyao dengan suara tercekat.

"Hmm ..."

"Ruang ajaib ini semakin bertambah luas ..." ujar Yaoyao dengan nada takjub.

Anlian dan Yaoyao berjalan melewati bangunan laboratorium, ladang herbal, dan danau susu ajaib. Akhirnya mereka tiba di depan sebuah gerbang raksasa yang terbuat dari batu giok murni.

Diatas gerbang itu, terukir sebuah ukiran nama yang terbuat dari emas murni.

RUANG HARTA UNIVERSAL

"Hm, T2 ... Apa lagi ini? Sepertinya ruang ini berkembang dengan sendirinya, dan semakin ... menarik!" tanya Anlian kepada Sistem Asistennya.

[Tuan telah memenuhi syarat akumulasi kekuatan dunia baru dan mendapat dukungan pengaruh manusia.]

[Wilayah ruang harta pun terbuka dengan sendirinya.]

Gerbang Giok itu terbuka dengan perlahan.

Di dalamnya terlihat jejeran rak berlapis emas, yang memenuhi ruangan itu.

Isinya berbagai senjata yang ada di zaman modern, botol-botol berisi racun langka buatannya dulu beserta penawarnya, gulungan kain dan bahan kulit terbaik dari masa depan, sebuah alat tempa untuk membuat senjata, dan ribuan bahan-bahan yang tidak Yaoyao kenal.

"N—nona ... ini semua apa?" tanya Yaoyao.

"Modal untuk kita menorehkan nama di dunia ini ..." jawab Anlian seadanya.

Anlian melangkahkan kakinya lebih jauh, sambil berkomunikasi dengan Sistemnya.

"T2, segera catat apa yang akan aku katakan. Dan jadikan itu prioritas utama sampai satu minggu kedepan!" perintah Anlian.

[Catatan Prioritas ditetapkan.]

"Pertama adalah membuat serum penguat tubuh lanjutan yang stabil, tanpa membuat tubuh manusia meledak," ujar Anlian.

"Kedua adalah membuat racun senyap yang tidak berbau dan bereaksi cepat, untuk membunuh dalam jarak dekat," lanjut Anlian.

"Ketiga, membuat serum kepatuhan level tinggi,"

"Dan yang terakhir adalah, membuat senjata, identitas anggota, dan seragam untuk semua pengikutku yang setia ..." ujar Anlian mengakhiri catatan rencananya.

Yaoyao membeliakkan matanya, saat mendengar semua rencana majikannya itu dalam satu minggu ke depan.

"Nona, apakah itu bisa kita lakukan dalam satu minggu kedepan?" tanya Yaoyao dengan nada skeptis.

"Apakah kamu masih meragukan kemampuanku, Yaoyao?" tanya Anlian balik.

Yaoyao langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat.

"Aku tidak meragukannya ..." jawab Yaoyao.

"Bagus! Karena 'Keraguan' hanya akan membuat kita mati dengan perlahan ..."

Tiga hari pun berlalu dengan cepat, namun kegiatan di dalam ruang ajaib itu tidak pernah sepi.

Suara dentingan alat, mesin proses ramuan dan racun, dan perintah singkat Anlian terus terdengar disana.

"T2, stabilkan suhu!"

[Suhu distabilkan.]

"Kurangi dosis neuro-blokade 0,3%!"

[Penyesuaian dilakukan.]

Yaoyao terlihat sibuk membawa tabung-tabung kecil berisi racun yang telah disiapkan ke depan Anlian.

"Nona, batch ke-17 sudah siap!" ujar Yaoyao.

"Letakkan di atas rak berwarna hitam dengan label merah. Hati-hati, jangan sampai tertukar!" ujar Anlian dengan nada memperingatkan.

"Siap, Nona!"

Sebelum berjalan lebih jauh, Yaoyao berhenti di dekat Anlian.

"Kenapa aku tidak lagi merasa mual saat melihat dan memegang racun ini, Nona?" tanya Yaoyao.

"Itu artinya perkembangan kamu sangat pesat, Yaoyao ..." jawab Anlian.

"Atau, bisa jadi ... Hatimu sudah mati ..." lanjut Anlian sambil terus membentuk senjata rahasia pasukan baru miliknya.

Yaoyao terdiam sesaat, lalu dia berkata:

"Aku tidak peduli nuraniku mati, asalkan aku bisa terus berdiri disisi Nona ..."

Anlian tersenyum, saat dia mendengar ucapan Yaoyao.

"Itu adalah sebuah jawaban yang sangat benar!"

"Aku tidak butuh hati nurani dalam bertugas, yang aku butuhkan adalah 'Kesetiaan dan Kepatuhan'."

Hari keempat di dalam ruang ajaib, Anlian berdiri di depan sebuah meja untuk membuat seragam pasukan miliknya.

Di atas meja itu, terlihat tumpukan kain berwarna hitam pekat, dan tumpukan bahan kulit berwarna sama.

"T2, aktifkan desain seragam, yang dipakai oleh bintang film 'X-Men' dari masa depan beserta desain sepatu dan sarung tangannya. Sertakan pula desain jaket kulit dengan panjang sepinggang yang modern dan efisien!" perintah Anlian.

[Perintah diterima. Semua permintaan desain diaktifkan!]

Cahaya hologram muncul pun muncul dihadapan Anlian dan Yaoyao.

Sebuah design seragam ala pasukan X-Men pun muncul dengan detail lengkap.

Dimodifikasi dengan fungsi yang sempurna, guna dapat menyelamatkan nyawa pasukannya.

Jaket kulitnya juga dibuat ringan, tahan udara dingin dan tahan senjata, dengan lapisan anti racun di dalamnya.

Yaoyao terperangah, saat melihat desain unik dan aneh dihadapannya.

"Nona ... apakah desain ini tidak terlalu mencolok di zaman ini?" tanya Yaoyao dengan nada hati-hati.

"Tidak mencolok, justru sangat bagus!" sahut Anlian dengan mata berbinar.

"Aku ingin seluruh dunia di zaman ini tahu, jika ada sebuah pasukan baru yang akan mengguncang dunia persilatan! Kekuatan diluar nalar, tanpa harus repot-repot berkultivasi! Hahahahaha!"

"Dan pasukan itu hanya satu, yaitu 'Pasukan Psikopat' milikku!

"Pakaian ini akan menjadi ciri khas kita, dan akan sangat sulit ditiru oleh orang-orang zaman ini tanpa pola yang pas. Karena dari atas sampai bawah, pakaian ini akan melindungi si pemakai dari bahaya."

Setelah berkata panjang kali lebar, Anlian mengambil sebuah topeng hitam bercorak emas dan perak, yang terbuat dari bahan titanium super ringan.

"Corak emas untukku, dan perak untuk kalian. Karena rambut kita panjang semua, maka harus diikat tinggi agar seragam. Topeng ini akan langsung merekat erat pada wajah kita, tanpa harus menggunakan tali. Jadi tidak akan mudah terlepas begitu saja," ujar Anlian pada Yaoyao.

"Yang memiliki nama di atas pakaian hanya aku dan kamu, selebihnya mereka hanya bisa dipanggil sesuai dengan nama yang aku berikan. Paham?" ujar Anlian.

"Aku paham, Nona ..."

"Nanti kamu jelaskan semua ucapan yang aku ucapkan ini kepada mereka. Wajah tidak boleh diungkap keluar, kita bisa melepas topeng ini hanya pada saat di markas kita saja," ujar Anlian menambahkan.

"Baik, Nona!"

Hari kelima, Anlian berdiri di depan sebuah meja giok berukir naga, dengan bongkahan batu giok hitam dengan serat merah.

"T2, buka desain bentuk tanda pengenal giok yang unik dan tidak bisa ditiru oleh siapapun di zaman kuno ini," perintah Anlian.

[Perintah diterima!]

Di sebuah layar proyektor besar, terpampang sebuah desain rumit penuh rajah dari zaman Jawa Kuno di Indonesia, dengan gambar tetesan darah ditengah desain tersebut.

Berbentuk lonjong dengan warna gradasi yang rumit antara hitam dan merah.

"Walah! Kenapa desainnya rajah zaman Jawa Kuno, T2?" tanya Anlian dengan wajah terkejut.

[Desain unik dan tidak bisa ditiru oleh orang asing adalah rajah ini, Tuan. Tinggal dimodifikasi dengan nano peledak di dalamnya, agar tidak ada yang bisa berkhianat.]

"Ide brilian, T2! Jika mereka berkhianat, maka tubuh mereka akan langsung meledak tanpa kita repot-repot menghilangkan nyawanya! Hahahaha!" ujar Anlian sambil tertawa.

Yaoyao melihat majikannya dengan wajah terkejut, ternyata majikan barunya ini benar-benar ... Kejam!

"Baiklah, T2. Buat sebanyak 100 buah sekarang, dengan inisial nama yang aku berikan dilambang da-rahnya. Untuk Yaoyao, berikan dia lambang 'Y' dan milikku berikan lambang bunga lotus hitam!"

"Dan untuk tanda setelah melakukan 'pekerjaan'di TKP, buatkan 1000 buah lotus hitam dengan lambang 'PP' di dalam ukirannya!" perintah Anlian kepada sistem asistennya.

[Perintah diterima!]

Pada hari keenam, mereka keluar dari dalam ruang ajaib, dan menemui bawahannya di Lembah Bangkai, guna mendiskusikan semua rencananya.

"Shen Luo, bagaimana dengan persiapan kalian? Apakah kalian sudah siap untuk masuk ke dalam Ibukota Kekaisaran?"

Shen Luo langsung bangkit dari duduknya, dan berlutut dengan satu kaki di depan Anlian.

"Menjawab, Nona Duxin! Kami siap berangkat kapan saja!" ujar Shen Luo dengan nada tegas.

"Bagus! Penjelasan panjang akan disampaikan oleh Yaoyao nanti. Untuk saat ini, aku hanya ingin mengingatkan kalian semua, jika identitas baru kalian adalah nama yang aku berikan, yaitu 'PP01-20'. Untuk Yaoyao dan Shen Luo, panggil mereka 'Nona Y dan Tuan S' jika sedang bertugas. Dan untukku, panggil aku 'Ketua D', apakah kalian semua paham?!" ujar Anlian dengan nada tegas.

"Kami paham, dan kami patuh!" jawab mereka serempak sambil berlutut dengan satu kaki.

"Bagus!"

Setelah itu, Yaoyao menjelaskan semua yang diucapkan oleh majikannya kemarin di dalam ruang ajaib.

Dijelaskan secara gamblang, agar tidak ada kesalah-pahaman diantara mereka.

Setelah mereka paham, Shen Luo kembali bertanya kepada Anlian.

"Nona, bagaimana dengan tempat tinggal kita di Ibukota?" tanya Shen Luo.

"Untuk awalnya, aku sudah berencana untuk membeli sebuah rumah besar di daerah bagian timur. Daerah terpencil dan sedikit kumuh, namun bisa menyamarkan keberadaan kita di Ibukota. Sebelum menjalankan rencana, kita akan buat sebuah ruang rahasia dibawahnya, agar tidak terdeteksi para pejabat an-jing itu," jawab Anlian.

"Kita akan masuk secara bertahap sebagai pedagang dari negara lain, dan topeng penyamaran akan aku berikan nanti."

"Setelah masuk, siapapun yang berangkat duluan, pesan sebuah penginapan di daerah bagian timur itu untuk kita semua, selama rumah tersebut direnovasi nanti."

"Biaya semua aku tanggung, dan aku sarankan agar Shen Luo masuk pertama kali, agar bisa mengatur semuanya disana dengan rapi. Bagaimana dengan usulku itu?" ujar Anlian mengakhiri penjelasannya.

"Kami menerimanya, Nona Duxin!"

"Bagus! Shen Luo, bersiaplah. Bawa empat orang bersamamu untuk mengatur semua disana. Buat identitas palsu untuk kita semua, agar aman tinggal di Ibukota. Selama kita mempunyai gunung emas, maka semua rencana akan lancar ..." ujar Anlian sambil menyeringai.

"Shen Luo menerima perintah!"

"Semua keperluan akan diatur dan diberikan oleh Yaoyao nanti, berangkatlah malam ini dan bereskan semua urusan itu dalam satu hari!" ujar Anlian dengan nada tegas.

"Baik, Nona Duxin!"

Malam itu, Yaoyao memberikan semua barang-barang yang sudah dipersiapkan oleh majikannya kepada Shen Luo.

Mereka semua masing-masing diberikan sebuah cincin ruang, untuk membawa barang-barang rahasia dan keperluan mereka masing-masing agar tidak repot.

Setelah keberangkatan lima orang pertama, Anlian masuk ke dalam ruang ajaibnya seorang diri.

Anlian berdiri di depan danau susu ajaib, sambil melihat pantulan wajahnya di sana.

[Tuan sudah menunjukkan potensi kehancuran dunia tingkat tinggi.]

"Aku mengerti ..." sahut Anlian.

[Apakah Tuan menyesal?]

"Sama sekali ... Tidak!" sahut Anlian.

"Dunia ini akan berada di dalam genggaman tanganku, T2 ... Tidak ada yang perlu aku sesali. Aku hanya perduli dengan 21 orang bawahanku saja!" ujar Anlian dengan nada tekad bulat.

Di luar ruang ajaib, angin malam berhembus sangat dingin.

Seakan membawa kabar, jika bencana akan segera mengguncang Ibukota Kekaisaran.

"Tidurlah dengan nyenyak dalam beberapa bulan kedepan, wahai musuhku! Karena saat 'Duxin' datang, maka nyawa kalian akan ... hilang!"

♨♨♨

1
Lala Kusumah
wow kereeeeeennn ternyata si twins juga tranmigrator ya 🙏🙏👍👍👍
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Iya, Kak ... Prajurit elit dari masa depan ...😂
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Oke 🤗💖💖💖
total 3 replies
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄
Hai pembaca setia cerita ini ...🤗

Terima kasih atas dukungan kalian dengan membaca cerita ini. Jika kalian suka tolong bantu Author d4ngan komen, like, Subscribe, dan ratingnya oke? 😊🙏🏻

Terima kasih ...💖💖💖
Lala Kusumah
bukan triplets ya Mak kok twins, tapi tak apa-apa sama aja kok sing penting kembar 😍😍😍👍👍👍
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Ya allah, dia ngakak ...🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
Murni Dewita
💪💪💪
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: 😊🤗💕💕💕💕
total 1 replies
Murni Dewita
👣
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Hallo, Kak Dewita ... Selamat membaca dan semoga suka dengan ceritanya ...😊🙏🏻🤗💕💕💕💕💕
total 1 replies
Lala Kusumah
good job Anlian 👍👍👍
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: 😁😁😁😘😘😘💖💖💖
total 1 replies
Lala Kusumah
wah Anlian dapat rezeki nomplok tuh, mantaaap 👍👍👍
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: sok atuh main ke bandung, Kak Lala ... kita ngaliwet bareng ....🤣🤣🤣
total 3 replies
Lala Kusumah
rasain Lo....
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: 😁😁😁 ....
total 1 replies
Lala Kusumah
wow
Lala Kusumah: hai....
total 2 replies
aku
mawar thor biar semangat update, sp tau doble up 🙈🙈😁😁
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Alhamdulillah ... Semangat kok, Kak ... hanya lagi berduka hari ini, saudara aku meninggal. Kalau double up, aku nyerah kak ... otaknya gak kuat mikir ...🤣🤣🤣🤣🤣🤣. Terima kasih dukungannya, Kak ...🙏🏻😘🤗💖💖💖💖
total 1 replies
aku
red rose untukmu thorrr ❤️❤️❤️
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Thank you kak ...🙏🏻😊🤗💖💖💖💖💖💖
total 1 replies
aku
lope sakeboooonnnn ❤️❤️❤️
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Lope yuh sekebooon tooo kak ...🤗💖💖💖🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Hallo, Kak Dewi ... Terima kasih hadirnya dan happy reading ....😊🙏🏻🤗🫰🏻💖💖💖💖
total 1 replies
Lala Kusumah
gustiiiiii eta Upin dan Ipin 😂😂😂
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: 🤣🤣🤣🤣🤣 ....
total 1 replies
Lala Kusumah
jangan terlalu kasar ya 🙏🙏🙏
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 5 replies
Lala Kusumah
semangat Anlian 💪💪💪
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih, Kak Lala ...🙏🏻😊🫰🏻💖💖💖
total 1 replies
Ana Jus
seandainya ruangan itu ada di dunia nyata
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Alhamdulillah ... Aku juga baru nulis lagi di sini, setelah lama vakum 🤭.
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!