NovelToon NovelToon
A Little Desire Of Anti-Hero

A Little Desire Of Anti-Hero

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:181k
Nilai: 4.6
Nama Author: SE.7

A Little Desire of Anti-Hero ¦ Alihero

———

Rion, seorang half-elf yang dijauhi kerena dia mempunyai rambut berwarna hitam yang dianggap sebagai bentuk kemalangan.

Namun, dia tidak mengindahkan apa yang dikatakan orang lain, baginya selama ada sosok ibunya itu sudah cukup.

Sampai saat semua itu hilang. Bahkan saat dia mencoba melepaskan semua itu, dia dipaksa kembali.

Melahirkan sosok paling menakutkan.

———

[Slow Updates]

Hai sahabat pembaca di mana pun kalian berada, jangan lupa support author ya! Caranya gampang tinggal tekan tombol like, komen dan rate *5 pada bagian depan!

Dur ¦ @rohimdur00

Salam dari Dur
#hanyapendatang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SE.7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Arc I - Chapter 7 : Kehadiran Bencana - 4

Nine-Tails Ice Demon Fox meronta, dengan mengibaskan ekornya, nyala sihir api yang sempat menyelimutinya segera menghilang.

Namun, Mabondo tak merasa khawatir dengan ini, dia lebih penasaran akan tanggapan Kris tapi orang yang dimaksud tidak menanggapinya dengan perkataan apa pun. Kris hanya merasa bahwa kejadian yang sangat buruk akan datang, walau setelah melihat ini dia menjadi sedikit ragu dan berpikir apa intuisinya kali ini salah.

"Jangan banyak bicara! Sekarang ayo kita habisi makhluk itu!" seru Krinus dengan lantang. Meski dia juga merasa kekhawatiran Kris yang sebelumnya itu percuma.

Krinus menerjang segera, dengan bekal [Grandmagic: Normalize] dari Mabondo yang menormalkan suhu tubuhnya. Pasalnya, menurut Mabondo hal ini perlu diwaspadai hannyalah suhu dingin ekstrem di sekitar makhluk tersebut.

Melihat ini Kris pun ikut maju ke garis depan. Selain merasa akan ditertawakan yang lain jika terus menonton, dia juga merasa bahwa intuisinya mungkin salah.

"Crescent Slashs!" Pedang Krinus berayun, membuat lintasan tebasan dari jarak jauh yang segera membentuk badai energi pedang dihadapinya. Sembari berusaha memperpendek jarak dengan Nine-Tails Ice Demon Fox tapi terhambat badai kristal es yang berada di sekeliling makhluk tersebut.

Kris sendiri mengayunkan tombak panjang ditangan kanannya dengan lincah. Menghancurkan badai kristal-kristal es yang menuju Krinus serta membuat cukup ruang bagi dirinya.

Tombak pendek di tangan kiri Kris bersinar merah saat mana dipasok ke dalamnya. Saat merasa jumlah mana sudah lebih dari cukup, dia mengambil sikap. "Meteor Javelin!"

Tombak dilemparkan dengan kecepatan tinggi hingga membentuk bayangan sebuah ekor cahaya di belakangnya. Saat tombak itu menusuk tubuh lawannya, Kris merasakan sesuatu yang salah.

Akan tetapi, dia tak dapat menemukan apa yang salah. Merasa itu hanya gangguan dari intuisinya, dia segera menyerang kembali dengan sebuah tombak di masing-masing tangannya.

Sebagai pengguna dua tombak, menjaga teman satu tim dan menyerang dari jarak dekat maupun menengah adalah hal yang sepele baginya.

"Roarrr! Manusia ...!" Nine-Tails Ice Demon Fox yang kesal segera membalas serangan para manusia itu.

Mengayunkan kaki depannya, Nine-Tails Ice Demon Fox segera membuat orang-orang ini terpental mundur.

"Guah!" Krinus batuk darah saat dirinya terhempas serangan makhluk di depannya. Mengusap darah yang masih tertinggal di pipinya, dia bergumam, "Kurasa ini tidak akan semudah apa yang Mabondo katakan."

Melihat Kris yang kini berdiri tak jauh darinya, Krinus tersenyum. Mereka berdiri dan segera kembali memperpendek jarak untuk dapat melancarkan serangan secara efektif. Serangan balasan yang dilakukan oleh makhluk di depan mereka sendiri cukup merepotkan.

"Apa mengatasi ini saja kalian tidak bisa?" ucap Mabondo saat mulai melancarkan sihir untuk membantu keduanya. Meski mengatakan itu, kini dia tak lagi meremehkan makhluk di depannya.

Kristal es dan serangan fisik Nine-Tails Ice Demon Fox berhasil ditahan dengan teknik pertempuran dan sihir yang dilakukan ketiganya. Saat jarak telah cukup dekat dengan tubuh Nine-Tails Ice Demon Fox, Krinus dan Kris mulai melancarkan serangan secara membabi buta.

Pedang di tangan Krinus bergerak lincah, sembari mengeluarkan teknik pertempuran yang dikuasainya. Tombak Kris yang berayun cepat layaknya membuat sebuah tarian. Sedangkan Mabondo terus mengeluarkan sihir untuk menjaga keduanya dari kejauhan.

Tebasan, tusukan, serta serangan sihir terus mereka lancarkan pada Nine-Tails Ice Demon Fox.

'Ternyata intuisiku tidak salah,' pikir Kris saat menyadari bahwa serangan mereka lakukan tak banyak melukai lawan.

"Kita sudahi main-mainnya habisi binatang iblis ini secepatnya!" teriak Mabondo.

"Siapa juga yang main-main?!" bentak keduanya pada Mabondo.

Menjaga jarak dengan makhluk yang mereka hadapi. Kris memandangi Mabondo sebelum keduanya mengangguk.

"Crushing Strike!" Krinus terus melancarkan teknik, berusaha melukai kulit Nine-Tails Ice Fox, tapi serangannya masih terlalu lemah.

Akan tetapi, serangan itu segera disambung oleh Kris. "Dual Pierching Thrusts!"

Tusukan demi tusukan dilancarkan oleh Kris dengan kedua tombaknya pada satu titik. Lebih tepatnya pada bagian yang telah diserang Krinus sebelumnya, berusaha membuat luka yang diderita lawan menjadi lebih dalam.

"Hahaha! Dengan ini aku juga akan ambil bagian," Sebuah nyala api tercipta di tangan Mabondo, lagi dan lagi hingga berjumlah ratusan. "Grandmagic: Fireworks of Blazing Flame!"

Saat mantra diucapkan, nyala api bergabung menjadi satu dan dilemparkan oleh Mabondo. Kecepatan serangan bertambah, kemudian mulai membelah diri menjadi delapan bagian besar yang mengarah ke tubuh Nine-Tails Ice Fox, membuat suhu beku sekitarnya naik.

Krinus dan Kris berpandangan sejenak lalu mengangguk. Meski sedikit ragu, Krinus memberi sinyal tangan khusus pada Mabondo sebelum mereka memulai apa yang mereka pikirkan.

Melihat Krinus yang mulai mengambil sikap, Kris pun menjalankan bagiannya.

"Hernia Spearsmanship: Agile Dance ...."

Sembari terus melantunkan rapalan mantra, Kris mengambil sebuah langkah kecil. Kedua tombak di tangannya berayun, secara bertahap menjadi lebih dan lebih cepat dari sebelumnya dengan gerakan indah yang dibawa. Aliran badai energi dari tebasan yang dijalankan Kris menyerang Nine-Tails Ice Demon Fox, sekaligus menjaga konsentrasi Krinus pada persiapan serangannya.

Energi putih bersih mulai terkumpul di sekitar Krinus. "Terima ini! Hernia Swordsmanship: Proud Attitude!"

Bersama dengan itu, serangan energi kuat yang hanya berfokus pada satu titik mengenai tubuh Nine-Tails Ice Fox, membuat luka dalam pada tubuhnya.

"Hernia Specialmagic: Extremely Hardcore ...," Bola cahaya hijau kehitaman mulai terbentuk di tangan Mabondo. "Hancurkan."

Bola energi itu diluncurkan, saat mengenai tubuh Nine-Tails Ice Demon Fox tak ada luka baru yang timbul. Namun, segera efeknya terlihat saat Nine-Tails Ice Demon Fox meronta, serangan Mabondo hanya memiliki efek memperburuk luka yang telah diderita target. Kondisi Nine-Tails Ice Demon Fox sendiri yang sudah penuh dengan luka sebelumnya menyebabkan efek yang timbul mencapai titik tertinggi.

Nine-Tails Ice Demon Fox, Rubah Kecil semakin murka hingga tak dapat berpikir jernih. Selain tidak dapat menemukan keberadaan Rion, dirinya kini terluka cukup parah oleh orang-orang ini.

Padahal dia ingin secepatnya pergi dari kota ini untuk menemukan Rion segera. Dia merasa Rion masih hidup, karena itu dia tidak serius dan hanya ingin kabur, tapi siap sangka akan sampai begini hasilnya.

"Sudah cukup, akan aku hancurkan ... semua ...," Nine-Tails Ice Demon Fox memandang jauh, meski dia tahu apa yang akan dilakukannya itu gila. "... Absolute of Serenity."

Badai es di sekitar tubuh Nine-Tails Ice Demon Fox menyebar ke segala arah, tak tersisa sedikit pun. Membuat ketiga orang yang melawannya berpikir bahwa mereka telah menyebabkan energi kehidupan lawan menurun.

Namun, sebelum mereka ingin melakukan serangan terakhir, mereka menyadari sesuatu yang salah. Tubuh mereka tidak dapat digerakkan, tidak, semua yang makhluk hidup di sekitar kota diam tidak dapat bergerak, orang-orang yang berlarian panik membeku di tempatnya, tidak dapat bergerak sama sekali. Semua dikarenakan bagian dalam tubuh mereka, baik itu otak, otot, organ dalam maupun aliran darah membeku menyebabkan tubuh tak dapat bergerak.

Nine-Tails Ice Demon Fox memejamkan matanya. "... Crystal Flowers ...."

Sebuah es berbentuk bunga lily tumbuh dari tubuh semua makhluk hidup yang telah membeku. Membuat seolah pemandangan surgawi telah turun, tapi itu tak berlangsung lama saat semua orang menjadi patung kristal es bersama bunga tersebut.

Bersama matanya yang kini tertutup rapat. Tahap terakhir diucapkan, "... Interest Bloom."

Bunga lily es tersebut mekar, membawa butiran es yang terbang ke udara yang berasal dari semua kristal es tubuh makhluk hidup yang terkena efek kristalisasi.

Seolah kristal tersebut adalah perwujudan bunga lily yang menutup, kemudian mekar.

Mulai hari ini, Kota Maves telah menjadi tanah kematian.

1
Frando Wijaya
rion adalah half elf?!
Amylea
awal yang bagus
Ananda Harahap
dasar
Ananda Harahap
sedih
Del-lKaiser
Rion : ALL MUST DIE!!!!!!
akbr
up up up....dah terlanjur cinta nih
Akun Gila
😮
~H∆LUsinN∆SI~
huhh apaan ini!!!😟
kenapa ada cairan bening keluar dari mata😢
Gin
up
Elyifa
Dasar gila 🙄
Elyifa
Ceritanya benar-benar tidak cocok untuk anak di bawah umur. Tapi, gw secara pribadi suka sama ceritanya. Menggambarkan kekejaman dunia dari perdagangan budak lah, eksperimen kejam, pembalasan dendam, dll.
RIMURU-SAMA
mc nya cewek apa cowok
ZONNA ANNTER
cerita nya sadis kayak anime re : zero ... mantap thor, salut dah
IrisBlue
Ceritanya keren Thor
ditunggu kelanjutannya 👍

salam dari "Ruler of Night" mampir ya ? heheh, dijamin ceritanya seru
TheMe
kereeen, yang awalnya susah menebak lanjutannya, mulai terlihat... baru kali ini light novel lumayan lama ketebaknya, lanjuttt thor🙌
DAMNSON: PENDAPATNYA MIN PLZ >_<

Bersetting diantara zaman steampunk dunia modern dan pirate golden age mengisahkan tentang seorang pemuda yg berjuang untuk hidup di dunia yg hampir hancur yang akan menyelamatkan dunia dengan caranya sendiri novel ini mengandung kekerasan jadi tidak cocok untuk anak-anak atau mereka yang mentalnya mudah

JUDULNYA
Extinction of revolution
total 1 replies
TheMe
kyubinya berelemen es
『Zalan NinzaKu』
Aku juga punya novel lumayan bagus

Genre : Action,Fantasi,Petualang

Judul : Di panggil ke dunia lain

Jangan lupa mampir ya min
Nirvana
Arc 1 nya panjang juga.
ilham crp
ceritanya bagus kak😊 mampir dong kak ke cerita novel ku yang berjudul KAMU SANGAT LUAR BIASA di jamin seru kok terimakasih 👌🏻
sembiring meilala
Kk cerita nya menarik dan bagus rajin rajin up.

Mampir lagi ke cerita aku.
Reborn Little army.
I am Dragon
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!