NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Status: tamat
Genre:Obsesi / Dijodohkan Orang Tua / Cintapertama / Tamat
Popularitas:6.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anindita Ningtias

PROSES REVISI KARENA BANYAK KATA YANG SALAH KETIK DAN SPASI YANG BERLEBIHAN!

Steve Fabian dan Aletta Quenby Elvina terjebak dalam pernikahan yang tak mereka inginkan. Pernikahan Steve gagal karena Clara tunangannya pergi meninggalkannya tiga hari sebelum pernikahan. Kedua orang tua Steve memilih Aletta sebagai pengantin pengganti untuk Steve.

Aletta Quenby Elvina walaupun tidak ada rasa sedikit pun terhadap Steve bagaimana pun mereka kini terikat dalam ikatan yang sakral Aletta tetap menjalankan tugasnya layak seorang istri walaupun Steve Fabian tidak seperti itu terhadapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anindita Ningtias, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 7

"Ada satu cara yang bisa kamu lakukan jika kamu benar-benar membutuhkan uang itu" ucap Steve

"A-apa itu pak? Saya akan berusaha keras untuk itu pak" ucap Aletta

"Jadilah pengantin pengganti saya di pernikahan saya nanti" ucap Steve

"Ma-maksud bapak apa?" tanya Aletta

"Saya tidak bisa menjelaskan detailnya tapi jika kamu bersedia saya akan menjelaskan semuanya dan saya akan memberikan kamu delapan belas juta itu" ucap Steve.

"Tidak, jika kamu bersedia saya akan membantu pengobatan Ibu kamu sampai selesai" sambung Steve

Aletta sangat senang mendengar bahwa Steve akan membantu pengobatan Ibunya sampai selesai tapi disisi lain ia harus menjadi pengantin pengganti apa itu tidak akan menjadi masalah besar nantinya terlebih lagi Ceonya adalah adik ipar Mbak Resty.

"S-saya butuh waktu untuk memikirkannya pak" jawab Aletta menunduk dan memainkan jarinya gelisah

"Saya butuh jawaban kamu secepatnya saya tidak punya banyak waktu jika harus menunggu lama, malam ini tolong segera kabari saya apa keputusanmu" ucap Steve

"Baik saya permisi pak" ucap Aletta meninggalkan ruangannya.

Aletta duduk termenung di kursinya ia perkataan Steve tadi sangat berpengaruh untuknya karena Ibunya benar-benar harus segera di operasi sebelum kondisinya semakin memburuk.

Aletta tidak ingin gegabah menghadapi ini ia harus memikirkannya baik-baik karena walaupun hanya sekedar pengantin pengganti itu tetap menjadi pengaruh besar untuk kehidupannya kedepannya, ia punya waktu sampai malam ini ia harus memutuskan baik-baik.

Kini jam kantor telah selesai Steve meminta Aletta untuk ke ruangannya sebelum pulang saat Viona pamit terlebih dulu Aletta pun bersiap-siap merapikan mejanya lalu masuk ke ruangan bosnya itu.

'toktoktok' Aletta mengetuk pintu ruangan Steve

"Masuk saja" ucap Steve

"Permisi pak" ucap Aletta

"Ini hubungi saya kesini, malam ini juga beri saya jawaban jika kamu tidak bersedia maka aku akan mencari pengganti lainnya" ucap Steve tanpa basa-basi sembari memberi Rachel kartu nama yang berisikan kontak pribadi Steve

"Ah baik pak" ucap Aletta mengambil kartu nama itu "Kalau begitu saya permisi pak" ucapnya lagi.

"Perlu tumpangan?" tawar Steve

"T-tidak pak, saya baik-baik saja" ucap Aletta

"Ah baiklah" ucap Steve memakai jasnya

Aletta meninggalkan ruangan Steve pergi berjalan menuju lift saat ingin menutup lift Aletta dibuat kaget di karenakan Steve yang ikut naik di lift yang sama dengannya.

Selama di dalam lift tidak ada percakapan, entah kenapa Aletta merasa sangat canggung berada di dekatnya hanya keheningan dan deheman dari Steve saja yang sesekali terdengar bukan hanya Aletta Steve pun juga dapat merasakan kecanggungan tersebut.

Saat berada di luar kantor Aletta yang berniat berjalan lebih ke depan sedikit diberhentikan oleh seseorang yang memanggil namanya.

"Alea" panggil seseorang di depan sana yang sudah menunggunya daritadi

"Kak Rey" ucapnya pelan sambil melambaikan tangan ke arah Reyhan Aletta berjalan menuju arahnya.

"Kak Rey kok ngga ngabarin dulu mau jemput, tau gitu aku kan keluar lebih cepat" ucap Aletta terkekeh

"Sengaja pengen buat kejutan" ucap Reyhan tertawa

"Kakak ada-ada aja" ucap Aletta memukul pelan tangan Reyhan

"Ayo naik mau di traktir ngga?" tanya Reyhan

"Kalo gratisan sih aku mau-mau aja" ucap Aletta kembali terkekeh

"Kamu ini bener-bener yaa" ucap Reyhan

Di sisi lain Steve yang kini berada di dalam mobilnya menjalankan mobilnya untuk pulang tiba-tiba memberhentikan mobilnya saat melihat Aletta yang tengah tertawa bersama seorang pria.

Steve tidak mengetahui siapa pria itu karena Steve berada di belakang mereka.

"Sepertinya dia tidak akan menyetujuinya" ucap Steve menghela nafas kasar "Dimana lagi aku harus mencari penggantinya?" gumamnya lirih.

Steve memutuskan untuk meminta bantuan kakaknya untuk mencarikannya pengantin pengganti. Ia menghubungi kakaknya untuk bertemu dan sangat kebetulan kakaknya dan kakak iparnya berada di sebuah toko kue yang tidak jauh dari kantornya Steve pun meminta kakaknya untuk menunggunya.

Tidak butuh waktu lama untuknya sampai di toko kue tersebut Steve langsung masuk dan duduk di tempat kakak dan kakak iparnya berada.

"Kamu kenapa lagi dek?" tanya Andrew

"Aku benar-benar tidak tau bagaimana mencari pengantin pengganti itu kak" ucap Steve menghela nafas kasar "Aku pikir daripada harus mencari pengganti membatalkannya jauh lebih mudah" sambungnya.

"Tapi aku bahkan tidak bisa membantah Mama" ucap Steve lagi

"Clara tidak ingin kembali?" tanya Andrew

"Dia tidak bisa dihubungi kak, aku benar-benar lost contact dengannya" jelas Steve

"Kakak tau siapa orangnya tapi kakak ngga yakin kamu bakal setuju" ucap Resty yang membuat keduanya memandang kearahnya.

"Siapa yang kamu maksud?" tanya Andrew yang merasa tak nyaman dengan gelagat sang istri

"Sekretaris kamu, Alea" ucap Resty "Aletta maksud kakak" sambungnya kembali saat melihat wajah Steve yang nampak kebingungan.

"Yang, kamu jangan ngaco deh" ucap Andrew yang mengingat bagaimana mertuanya sangat menyayangi Aletta.

"Tapi kan ngga ada salahnya kalo kita coba dulu mas" ucap Resty pada Andrew

"Ya sudah kamu gimana?" tanya Andrew pada Steve

"Aku ngga tau kak terserah aja, aku benar-benar ngga habis pikir dengan mama" ucap Steve kembali menghela nafas.

Di malam harinya Resty melajukan mobilnya menuju ke rumah Aletta untuk membahas hal yang tadi sore sempat ia suami dan iparnya bahas. Setelah dua puluh lima menit berkendara kini Resty sudah berada di depan rumah Aletta ia pun turun dari mobilnya dan melangkahkan kakinya menuju pintu rumah Aletta

'toktoktok' Resty mengetuk pintu rumah Aletta

"Iyaa sebentar" ucap Aletta dari dalam "Siapa ya?" ucap Aletta sambil membuka pintu rumahnya

"Mbak Resty" ucap Aletta girang langsung memeluk kakak angkatnya itu.

"Mbak sehat?" tanya Aletta

"Sehat kok, kamu gimana? Ibu dimana Ibu sehatkan?" tanya Resty

"Alhamdulillah Mbak, Ibu juga sehat-sehat aja kok Mbak" jawab Aletta menyembunyikan tentang penyakit Ibunya

"Ibu mana kok ngga keliatan" tanya Resty

"Ibu? Ibu pulang telat Mbak" ucap Aletta

Resty hanya menganggukkan kepalanya ia tidak menaruh kecurigaan pada adik angkatnya itu dan tak ingin berbasa-basi lagi Resty pun mengatakan maksud tujuannya menemui Aletta malam ini.

"Hmm Mbak pengen minta tolong sama kamu, Mbak hanya bisa mikirin kamu" ucap Resty

"Tolong apa Mbak, kalo bisa pasti di bantu kok Mbak" ucap Aletta

"Kamu tau kan Steve atasan kamu bakal nikah tiga hari lagi tapi pernikahannya harus batal karena mempelai wanitanya pergi ke Paris untuk jadi model" ucap Resty

Aletta yang mengetahui kemana arah cerita ini pada akhirnya ia pun memutuskan untuk menenangkan Resty yang terlihat ikut kusut karena masalah ini.

"Pelan-pelan aja Mbak aku bakal dengerin kok" ucap Aletta

"Mertua Mbak ngga pengen pernikahan ini dibatalin karena seribu undangan udah disebar ke kerabat dan rekan kerja mertua Mbak, kalo batal itu udah pasti akan malu banget karena itu" ucap Resty terpotong lalu menatap sendu Aletta

Aletta memutuskan untuk pura-pura tidak tau mengenai masalah ini ia pun menatap Resty dengan raut wajah penuh kebingungan.

"Mbak pengen kamu jadi pengantin pengganti buat Steve" ucap Resty lagi

"Mbak ngga bakal maksa kamu, kalo kamu ngga mau juga ngga apa tapi Mbak harap Alea mau mempertimbangkannya dulu" sambung Resty

Ketika melihat raut wajah Aletta yang tidak nyaman Resty pun sadar dengan apa yang barusan dia lakukan.

"Ah maafkan Mbak, seharusnya Mbak ngga boleh gini ke Alea" ucapnya tiba-tiba merasa bersalah "Maaf ya dek ngga usah di pikirin omongan Mbak yang tadi" sambungnya

Aletta tak menanggapi perkataan Resty kini pikirannya di penuhi dengan keputusannya untuk menerima tawaran itu atau tidak.

"Kamu mau pergi? Ayo Mbak anter sekalian Mbak pengen pulang" ucap Resty mengalihkan pembicaraan ia merasa sangat tidak enak hati terhadap Aletta setelah mengatakan hal itu.

"Mbak aku" ucap Aletta menahan tangan Resty yang sudah berdiri dari duduknya.

"Aku mau kok mbak" ucap Aletta menundukkan kepalanya

"Enggak dek, kamu gak harus ngelakuin itu kok. Udah ya gak usah dipikirin Mbak cuma ngasal aja"

Aletta menggelengkan kepalanya "Ngga mbak, aku mau kok mbak" ucapnya.

1
Kasmawati S. Smaroni
sok2an jg si aletta sdh tau istri pengganti
Dewi Yanti
gemes ich knp g bs tegas sich jd cowo greget jd nya
Dewi Yanti
harus nya emag gt pergi ja, biasanya klo udh kehilagan baru akan menyesal. klo aletta ttp diam sj mlh ngelunjak g kan sadar" kesalahan nya
Yundari Gayosa
keren
Leew
same mind mbak, kirain bakal nyuruh ngambil sendiri wkwkw
Dewi Fuzi
aletta harus tegas itu bagus bukan nya istrinya egois klu terlalu lemah suaminya gak bakal mikir setiap ketemu mantan d rayu sedikit udah meleleh kedip"dikit kayak orang cacingan iya hayo aja lah makan ati jd istri nya mending pisah dari pada tersiksa batin tiap waktu
Dewi Fuzi
jadi lelaki harus tegas steve klu memang udah jd mantan ya simpan di tempat mantan bukan nya terus d gandeng " siapa yg mau percaya berteman dgn mantan
nana supriyatna
Luar biasa
Ririn Nursisminingsih
mkanya dari awal jujur steve klau udah ketauan gini...bisa salah paham dong
Ririn Nursisminingsih
steve ini cowok kok plin plan kasian aleta
Shifa Burhan
wanita munafik itu melaknat wanita lain yang baik dan suka pada suaminya tapi kebaperan dan memuja pria lain yang baik dan suka padanya

ini salah ciri2 wanita munafik dan kita bisa lihat dari karya nya
Shifa Burhan
pemikiran menjijikan dan munafik dari seorang wanita yang dibawa kedalam novel

*intrkasi suaminya dengan wanita lain dipandang menjijikan tapi intraksi nya dia (istri) dengan lelaki lain dibenarkan dengan berbagai alasan (menjijikan) anggap adalah, saudara lah (muak)
dan ini buktinya intraksi steve dan clara kalian laknat tapi intraksi aletta dengan reyhan kalian bela dan benarkan

*steve baik pada clara kalian laknat tapi aletta kegatelan pada reyhan kalian bela dan benarkan

*steve baik pada clara kaian laknat tapi reyhan yang menjijikan mencari perhatian pada istri orang kalian benarkan

*pelakor kalian laknat tapi pebinor kalian puja2 (ini adalah pemikiran wanita munafik), reyhan kalian spesialkam, bisa kontak fisik dengan istri orang, selalu dibela, kelakuan selalu dibenarkan, bisa memprovokasi suami orang, bebas memukul suami orang dan tidak dianggap salah,

pokoknya novel ini adalah novel wanita munafik
Siti Malika
Alhamdulillah Thor puas ceritanya bagus gak lebay sukses terus dengan karya"
Siti Malika
maaf Thor aku tidak cuma mamfir tp aku baca dengan serius maaf bukannya gak mau komen tp sedang serius
selir jansen༻
aku jg gemezz sm Steve, gk pny peny pendirian
selir jansen༻
mankanya kalo suka tu ngomong boss, sekarang jd penyesalan kan
selir jansen༻
dasar odoh
selir jansen༻
Steve kaukan CEO, kau pny it handal, pany orng2 terbaik, kenapa kau dk make mereka utk mencarinya, dasar payah
Reza Gumelang Gumelang
istrinya egois,,,ada masalah bknya ngomong mlh tinggal pergi,
Dwi Werdani Solo
nah lho ketauan bini....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!