NovelToon NovelToon
Untuk Satu Hati.

Untuk Satu Hati.

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Playboy / Kehidupan Tentara / Tamat
Popularitas:540.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: NaraY

Apa yang terjadi jika ada seseorang yang masuk dalam hidupmu adalah orang yang usianya jauh di atasmu dan bukan type yang sefrekuensi denganmu. Di saat kamu mengharapkan bebas, namun dia adalah pria yang protective dan penuh aturan.

Ini adalah kisah cinta ringan sepasang manusia.. tentang seorang gadis usil dan riang namun bertemu dengan pria jebolan pesantren tapi mesumnya setengah mati.

Tampilannya mungkin urakan dan begajulan bak preman pasar memang begitu meresahkan tapi siapa sangka pria tersebut sangat menghargai wanita terlebih saat sudah jatuh cinta, garang tersebut lenyap dan berubah lembut.. selembut kapas.

note : TINGGALKAN JIKA TIDAK TAHAN KONFLIK DI DALAMNYA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NaraY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Dekat dengan cara lain.

"Dek..!! Kenapa diam saja?"

"Apa Irene boleh ikut Om saja? Irene takut tinggal di sini." Kata Irene.

"Bisa tidak jangan panggil Om terus. Apa nanti saat pengajuan kamu mau terus panggil saya Om???" Tegur Bang Noven.

Irene berkedip-kedip menatap Bang Noven dengan wajah polosnya. Saat ini dirinya sangat takut berhadapan dengan makhluk berjenis pria. "Irene boleh ikut Abang?" Tanya Irene dengan suara lembut dan manja khas seorang wanita.

Aliran darah Bang Noven berdesir naik turun. Naluri prianya terasah, jantung berdegup kencang bak genderang bertalu. "Boleh.. tapi Irene harus nurut sama Abang..!!"

Irene melepaskan pelukannya karena kembali merasa takut tapi Bang Noven tak mengijinkan Irene melepas pelukannya. "Bukankah kita akan menikah? Apa masih tidak percaya dengan pria yang akan menikahimu?"

Irene gemetar tapi dirinya mencoba percaya pada Bang Noven.

...

Rambut Bang Jay masih acak-acakan saat datang ke kontrakan sambil membawa mobil karena permintaan Bang Noven. Ia menguap kemudian masuk ke dalam rumah, style nya saja masih memakai kaos oblong dan sarung.

"Apa tidak bisa lebih tengah malam lagi kau menggangguku?? Tadi kau mengusir ku. Sekarang buru-buru minta aku datang." Oceh Bang Jay masih kesal.

"Huusstt.. pelankan suaramu Jay, Irene baru saja tidur. Tadi ada tiga preman kampung menyergap rumah ini dan........... Pokoknya dia nyaris mencelakai Irene." Bisik Bang Noven.

"Aahh.. serius lu Nov? Terus Irene bagaimana?" Mata Bang Jay seketika terbuka mendengar kabar tersebut.

"Dia ketakutan sekali. Makanya aku mau membawanya ke mess."

"Gila lu. Irene mau tidur dimana??? Mess bujangan penuh. Mess transit sedang di renovasi. Masa iya mau tidur di kamarmu??" Tanya Bang Jay. "Atau jangan-jangan aku harus tidur di barak Taja????" Selidik Bang Jay.

"Ya itu dah. Lu ngalah pot. Nggak mungkin aku harus Irene di barak Taja. Bisa jadi tumpeng donk." Kata Bang Noven.

"Waahh.. kira-kira dah lu Nov. Masa iya aku pulang naik motormu itu pakai sarung??" Protes gemas Bang Jay.

"Di lepas saja sarungnya..!!"

"Ape lu kate?? Lu jangan nggak ingat bagaimana outfit kebanggaan kita kalau pakai sarung ya..!!!"

Bang Noven menepuk dahinya. "Pakai celana yang ada disini pot..!!!!"

"Masa lu nggak lihat semua pakaian ku bawa ke loundry." Jawab Bang Noven.

Bang Noven semakin meradang karena tak tau sejak kapan Bang Jay mencucikan pakaian seperti dirinya. Sekarang di lemarinya pun tak ada lagi pakaian kecuali seragam PDL.

"Nggak mau tau, lu naik motor..!!"

:

Tak berapa lama Bang Noven sudah sampai di lingkungan asrama Batalyon. Bang Noven sejenak menghentikan laju mobilnya.

"Saya bawa istri. Nanti siang mau pengajuan nikah. Tolong di teruskan pada pihak atas dan segera berikan laporan kedatangan saya..!!" Perintah Bang Noven.

"Siap laksanakan.. silakan Dan." Kata anggota yang sedang bertugas menjaga Satri kemudian membuka palang.

Bang Noven kembali melajukan mobilnya dan membawa Irene ke mess perwira. Di susul di belakangnya ada Bang Jay mengendarai motor menggunakan sarung.

"Buka palang, saya lagi malas turun..!!!!" Perintahnya kesal.

Tak ada yang berani menertawai perwira satu itu meskipun gayanya sering slengekan.

~

Tangan Bang Noven ingin menyentuh pipi Irene tapi ia mengurungkan niatnya lalu mengatur nafasnya sejenak.

"Bangun Non, sudah sampai..!!" Kata Bang Noven.

Irene menggeliat, kesadarannya masih belum sepenuhnya genap terkumpul. Ia melihat ke arah sekitar dan melihat tulisan pada sebuah papan di depan mobil. MESS PERWIRA. Kemudian melihat bangunan yang berada tidak jauh dari tempatnya sedang mengalami perombakan.

Irene membuang nafas kemudian kembali bersandar. "Kenapa harus ke tempat ini?"

"Memangnya ada masalah?" Tanya Bang Noven.

"Ini pasti lingkungan asrama tentara, tidak sembarang warga bisa masuk dan bagi yang bisa masuk rata-rata harus meninggalkan tanda pengenal. Abang pekerja luar, kenapa main masuk dan bawa Irene kesini???" Kata Irene yang pastinya sudah banyak merasakan pahit manis hidup di asrama militer.

Bang Noven menyimpan senyum geli, ia memasang wajah panik. "Tapi tadi Abang di ijinkan masuk. Apa mereka tau kalau kamu anak perwira tinggi???"

"Nggak mungkin Bang, Papa itu tidak pernah mengekspose anak-anaknya. Belum tentu juga banyak orang tau kalau Bang Novra anaknya Papa." Jawab Irene.

"Yaaa.. terus bagaimana nih. Abang tadi main serobot masuk saja. Abang nggak mau di tangkap."

Masih dalam perdebatan, ada seseorang menghampiri Bang Noven. Pria itu pun membuka kaca jendela mobilnya. Baru akan menjawab, Irene sudah panik di buatnya.

"Ma_af Om. Kami hanya numpang lewat. Kami nyasar." Kata Irene gugup meskipun sebenarnya yang mendatanginya adalah anggota dari Bang Noven.

Melihat Bang Noven tidak ada usaha untuk meminta maaf, Irene pun mencubit lengan pria tersebut.

"Ayo minta maaf Bang..!! Apa Abang mau di minta push up di bawah tiang???" Bisik Irene mengingatkan Bang Noven.

Bang Irene tak menggubris dan tetap sibuk dengan urusannya. "Siapa yang bawa kunci gudang mess?? Saya pinjam donk..!!" Tanya Bang Noven pada anggota piket jaga.

"Baaang.. jangan lancang..!!" Irene semakin panik di buatnya. Gadis itu sampai keringat dingin. "Irene nggak mau di hukum bareng Abang." Bisiknya lagi.

"Kamu berisik sekali. Belaga lah seperti istri prajurit..!! Tunjukan wibawa mu..!!" Ucap tegas Bang Noven.

Irene juga melihat Bang Noven begitu berwibawa berbicara dengan anggota piket. Mungkin karena itulah anggota piket tersebut tidak melawan saat Bang Noven meminta kunci gudang.

"Sebenarnya Abang mau nge-maling apa? Di gudang itu ada banyak isinya, salah satunya peluru. Abang mau apa??"

Tau Irene yang luar biasa bertingkah dan cerewet itu mulai ketakutan, Bang Noven memasang wajah lebih serius lagi.

Kini Bang Noven mendekat, ia pun berbisik di telinga Irene. "Abang mau ledakkan Batalyon ini."

"Baaang, tobat Bang. Istighfar.. katanya kita mau nikah dulu." Jawab Irene.

Senyum Bang Noven mengembang nakal, senyum khas seorang pria hidung belang. "Nikah ya, bener nih mau nikah sama Om??"

"Iya.. tapi jangan ngeledakin Batalyon ya Bang. Irene nggak mau di penjara."

"Hahaha.. sayangnya kamu sudah Abang tahan..!!" Kata Bang Noven.

.

.

.

.

1
ren_iren
keren
Sari Ana
Thor,,,kisah putrinya Kapten Seno ada ngga ya???
Kirana Putri
karya karya kak naray keren semua
Kirana Putri
Luar biasa
Si Memeh
menarik jalan cerita nya thor..komplit
fhittriya nurunaja
Luar biasa
Imaz Ajjah
jd ikutan nangis bacanya Thor...
Surabaya Honda
next Thor 😊👍
Surabaya Honda
next Thor, interesting
Surabaya Honda
awesome,, interesting Thor 😊👍
Julia sweet
tumben niy Thor biasanyà cerita ttg militer, army ganti anak santri..
Nor Mala
Luar biasa
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
Nama irene nya diambil dr sebelah mana nya ya slnya namanya Diandra Sasikirana 🤔
Rahmah Rahmah
gk jelas
Surabaya Honda
Interesting Thor 👍
aurel chantika
aku mampir mak
aurel chantika
sabar bang🤣🤣🤣
salamah@dede
hhee.. 😂
salamah@dede
kayak nya seru ni..

saya mampir.... thor
🙏
Rahmah Rahmah
blm apa² udh lucu,tpi agak sedikit susah memahami bahasa nya,tpi gpp lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!