NovelToon NovelToon
Singa Jantanku

Singa Jantanku

Status: tamat
Genre:Time Travel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:66.7k
Nilai: 5
Nama Author: cucu@suliani

Meyra merasa sangat aneh karena kini dia berada di sebuah pulau yang dia tidak tahu entah di mana, sejauh mata memandang hanya ada lautan saja.

Setelah dia mencari tahu, ternyata Meyra terdampar di dunia lain. Demi bisa kembali ke bumi, dia rela menerima tawaran untuk menikah dengan siluman singa jantan yang dia temui di sana.

"Apakah aku bisa pulang ke bumi jika menikah denganmu?"

"Tentu saja, aku juga bisa membantumu untuk mengungkapkan kejahatan yang menimpa ayahmu."

Bagaimana kisah selanjutnya?

Langsung kita kepoin yuk.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sah

Malam ini Meyra terlihat sangat cantik dengan gaun pengantin yang sudah dia pakai, dia tidak pernah menyangka jika dia akan terlihat secantik ini setelah memakai baju pengantin.

Dia juga merasa tidak menyangka jika malam ini dia akan menikah dengan sosok pria yang tidak dia kenal, walaupun seperti itu dia merasa percaya dengan lelaki yang bernama Lion itu.

Walaupun dia merupakan siluman Singa jantan, entah kenapa Meyra merasa tidak keberatan sama sekali untuk menikah dengannya.

Saat Meyra sedang memandang kagum ke arah pantulan dirinya di depan cermin, Lucas datang dan masuk ke dalam kamar yang Meyra tempati, untuk sesaat dia terdiam.

Lucas terlihat memandang dengan kagum ke arah Meyra, dia merasa bangga karena putranya bisa menikahi wanita yang sangat cantik.

Walaupun menurutnya tetap istrinya yang paling cantik, wanita yang sampai saat ini selalu ada di dalam hatinya.

Setelah dia dipulangkan kembali ke tempat asalnya, Lucas selalu setia kepada istrinya. Bahkan, dia belum bercerai dengan istrinya sampai saat ini.

Walaupun dia tahu jika istrinya sudah kembali menikah, entah dengan cara apa yang diperbuat oleh kedua orang dari istrinya itu. Karena sampai saat ini mereka belum bercerai.

Dia juga sangat tahu jika pernikahan yang dilalui oleh istrinya sangatlah buruk, dia tidak bahagia. Semua itu dia lakukan karena sebatas pernikahan bisnis.

Bahkan, Lucas juga sangat tahu jika suami dari wanita yang dia cintai itu kerap kali berselingkuh dan menyakiti hati wanitanya.

Sayangnya, dia tidak bisa kembali ke sana walaupun hanya sekedar untuk memeluknya. Karena dulu kedua orang tua dari istrinya memasang benteng penghalang yang tidak bisa ditembus.

Beruntung sang putra, Lion masih bisa turun ke bumi. Tentunya setelah dia menikah dengan wanita pilihan, wanita yang mampu membuat Lion berubah menjadi manusia seutuhnya.

"Kamu sangat cantik," puji Lucas kepada Meyra.

"Terima kasih, Ayah," ucap Meyra malu-malu.

"Ayo kita turun, karena pernikahan kamu dan juga Lion akan segera dilaksanakan," kata Lucas.

"Ya, Ayah," kata Meyra menurut.

Lucas terlihat mengulurkan tangannya, dengan senang hati Meyra langsung memeluk lengan ayah dari calon suaminya itu.

Setelah itu dia langsung mengajak Meyra untuk turun ke daratan. Tepatnya di dekat lautan lepas, di mana di sana sudah banyak Singa yang berkumpul untuk menyaksikan perkawinan antara Lion dan juga Meyra.

Awalnya Meyra terlihat kaget, bahkan dia terlihat takut saat melihat banyaknya Singa yang terlihat begitu ganas dan siap untuk menerkam mangsanya.

Namun, dia bisa terlihat tenang setelah Lion menggenggam tangannya dengan erat. Lion juga membisikkan kata-kata yang membuat dirinya seakan tidak takut untuk bertatapan dengan para Singa yang ada di sana.

"Meyra, apakah kamu sudah siap untuk menjadi istriku?" tanya Lion.

"He'em, aku siap," kata Meyra.

Meyra merasa jika Lion terlihat sangat tampan, ditambah lagi dengan sorot sinar rembulan yang begitu terang dan juga pantulan sinar rembulan dari lautan.

Hal itu membuat suasana pernikahan mereka menjadi terasa sangat romantis, rasanya Meyra tidak menyesal walaupun dia menikah dengan siluman Singa jantan.

Ternyata ritual perkawinan yang dilaksanakan tidak memakan waktu yang lama, karena setengah jam kemudian Meyra sudah dibawa kembali ke sebuah kamar yang berbeda dengan kamar yang sebelumnya dia tempati.

Kamar itu terlihat seperti kamar pengantin, di atas tempat tidurnya bahkan terlihat penuh dengan taburan bunga-bunga yang entah bunga apa Meyra tidak tahu.

Satu hal yang dia tahu, aroma wangi terasa semerbak memenuhi indera penciumannya. Meyra bahkan sampai memejamkan matanya seraya menghirup aroma wangi bunga tersebut.

"Duduklah dulu di sini, biar aku bantu membukakan gaun pengantin milikmu itu," kata Lion.

Lion terlihat mendudukan Meyra di atas bangku yang berada di depan meja rias, lalu dia tersenyum seraya menatap Meyra dengan penuh damba.

Mendapatkan tatapan seperti itu dari Lion, Meyra terlihat salah tingkah. Dia bahkan terlihat memalingkan wajahnya ke sembarang arah, dia juga terlihat meremat kedua tangannya secara bergantian.

Gugup?

Tentu saja Meyra merasa sangat gugup, karena ini pertama kalinya dirinya berada di dalam suatu ruangan bersama dengan seorang pria.

"Aku, aku bisa sendiri. Gaunnya akan aku buka sendiri, kalau mau buka, buka saja baju kamu sendiri," kata Meyra asal.

Mendengar apa yang dikatakan oleh Meyra, Lion langsung tertawa. Dia merasa lucu dengan apa yang dikatakan oleh istrinya tersebut.

"Wahh kamu sudah berbicara seperti itu saja, memangnya kamu mau melakukan itu sekarang juga?" tanya Lion.

Meyra terlihat mengernyitkan dahinya kala mendengar apa yang dikatakan oleh Lion, dia merasa tidak paham dengan melakukan itu sekarang.

"Maksudnya apa sih? Aku ngga paham!" kata Meyra.

Lion sangat tahu jika Meyra memang belum tersentuh, jadi wajar saja jika wanita yang sudah menjadi istrinya tersebut tidak paham dengan apa yang dia maksud.

Namun, setidaknya dia pernah bersekolah dan pasti di sekolahnya pernah diajarkan tentang apa itu perkawinan dan bagaimana prosesnya seorang perempuan bisa hamil sampai melahirkan.

Jika mengingat akan hal itu, seharusnya Meyra sudah paham. Namun, ternyata istrinya sangatlah polos, pikirnya.

"Ya ampun Meyra, umur saja sudah dua puluh empat tahun, tapi pada kenyataannya kamu belum tahu apa-apa. Dengar Meyra, malam ini adalah malam pengantin kita. Itu artinya--"

Lion terdiam, dia tidak meneruskan ucapannya. Dia seolah sengaja ingin menggoda istrinya tersebut, Meyra terlihat diam saja karena belum paham.

Melihat respon dari istrinya, Lion nampak tertawa dengan terbahak-bahak. Dia benar-benar merasa lucu saat melihat respon dari istrinya tersebut.

Meyra terlihat mengerucutkan bibirnya kala suaminya tertawa dengan terbahak-bahak, dia merasa menjadi wanita yang sangat bodoh di mata suaminya tersebut.

"Artinya apa?" tanya Meyra seraya memukul dada suaminya yang terasa sangat keras.

Tubuh Lion benar-benar terlihat sangat sempurna, dia terlihat seperti seorang binaragawan. Tampan, gagah dan memiliki otot-otot tubuh yang terlihat begitu seksi.

"Artinya, malam ini kita akan melakukan penyatuan." Lion terlihat mengerling nakal.

"Hah?" Meyra terlihat begitu kaget kala mendengar ucapan dari suaminya.

"Hei! jangan kaget seperti itu, itu adalah hal yang sudah biasa dilakukan oleh suami-istri," kata Lion.

"Tunggu dulu, kita memang sudah menikah. Tapi kita belum saling mengenal, bagaimana kalau nanti saja kita ngelakuin itunya?" kata mencoba untuk bernegosiasi. Rasanya dia belum siap.

Dia banar-benar merasa takut, resah, gelisah, kalut dan semua rasa bercampur aduk menjadi satu.

Apalagi setelah dia mendengar kata penyatuan, Meyra terlihat bergidig ngeri. Membayangkannya saja rasanya dia tidak sanggup.

Selamat masa hidupnya dia belum pernah berpacaran, dia bahkan belum pernah berciuman. Bahkan dia masih mengangggap jika bibirnya masih perawan, dia belum tahu jika Lion sudah mencicipi bibirnya itu.

Meyra memang jarang bergaul dengan teman sebayanya, apalagi setelah ibunya menghilang.

"Hei! Jangan takut seperti itu, aku tidak akan menerkam kamu, kita hanya akan bersenang-senang," kata Lion mencoba menenangkan istrinya.

Ini adalah malam pertama mereka, Lion ingin segera melepas segel keperjakaannya. Dia sudah tidak sabar untuk segera mengajak Meyra untuk bercinta.

"Tapi, aku belum siap," kata Meyra dengan sangat pelan.

"Kalau kamu belum siap, berarti kamu tidak akan segera pulang ke bumi," kata Lion.

Meyra terlihat menatap bola mata Lion dengan lekat, dia merasa tidak paham dengan apalagi yang dikatakan oleh Lion.

"Maksudnya apa sih? Aku ngga paham?" tanya Lion.

"Maksudnya aku akan menjadi manusia seutuhnya setelah kita melakukan penyatuan," kata Lion lagi.

"Oh ya Tuhan, harus malam ini juga?" tanya

Meyra.

"Ya, harus sekarang juga. Kalau kamu memang ingin segera turun ke bumi, kecuali memang kamu mau berlama-lama di sini kita ngelakuin itunya kapan-kapan saja," jawab Lion.

Meyra terdiam, dia bingung harus berkata apa. Karena jujur saja dia merasa takut, dia benar-benar takut untuk menghadapi malam pertamanya.

Tentu saja dia takut karena setiap orang yang bercerita, malam pertama itu sangat menyakitkan. Walaupun memang rasa sakitnya hanya sebentar saja.

'Oh ya Tuhan Meyra, elu itu udah tua. Umur elu saja sudah dua puluh empat tahun, please deh jangan parno. Jangan lebay, elu bisa Meyra!'

Meyra terlihat menguatkan hatinya sendiri, dia berusaha mempersiapkan mentalnya. Lion tersenyum, kemudian dia mengusap pipi Meyra dengan lembut.

Bahkan, tatapan mata Lion terus saja tertuju pada bibir ranum milik Meyra, bibir yang pernah dia cicipi.

Meyra memang tidak tahu dan tidak merasakan ciuman dari bibir Lion, tapi Lion masih bisa merasakan rasa manis dari bibir tersebut.

"Kenapa menatapku seperti itu?" tanya Meyra.

"Aku mau ini," jawab Lion dengan ibu jarinya yang terus saja mengusap bibir Meyra.

"Ma--maksudnya?" tanya Meyra.

"Ck! Lama," keluh Lion.

Tanpa banyak bicara Lion langsung menunduk dan menakutkan bibirnya ke bibir Meyra, dia memberikan ciuman yang begitu lembut dan hangat di bibir ranum milik Meyra.

Meyra yang awalnya ingin memberontak hanya bisa pasrah seraya menikmati ciuman dari suaminya tersebut, ciuman yang terasa lembut dan juga memabukkan.

Awalnya memang ciuman itu terasa begitu lembut, tapi tidak lama kemudian bibir Lion terlihat merambat turun ke leher jenjang Meyra.

Bahkan dengan tidak sabarnya Lion langsung merobek gaun pengantin milik Meyra. Meyra sampai tersentak kaget dengan apa yang dilakukan oleh Lion.

"Hey! Apa yang kamu lakukan?" tanya Meyra dengan mata yang membulat.

"Haish! Aku pengen kamu, kamu ngga liat punya aku udah bangun?" tanya Lion dengan kesal.

Mendengar apa dikatakan oleh Lion, Meyra terlihat menatap milik Lion yang masih terbungkus rapi dengan kain pelindungmnya itu.

Mata Meyra terlihat membulat dengan sempurna kala melihat gundukan yang terlihat begitu besar di antara kedua pangkal paha suaminya itu.

Meyra langsung bangun dan berlari untuk segera masuk ke dalam kamar mandi, Lion hanya bisa menatap kepergian istrinya dengan tidak percaya.

"Meyra!" teriak Lion dengan kesal.

***

Selamat Siang kesayangan, selamat beristirahat. Jangan lupa tinggalkan komentarnya dan juga like, semoga kalian sehat selalu dan murah rezeky.

1
panjul man09
kenapa up nya lama padahal ceritanya bagus 👍
panjul man09
alur ceritanya sangat menarik , membacanya , seolah olah menonton filmnya walaupun kadang ada salah tulis nama , tapi itu tertutupi dengan kemampuan penulis yg berfantasi dan saya suka dgn novel yg berlatar belakang luar negeri .
panjul man09
tante lolita mamanya roy , oh iya apa kabarnya tante liliana apa belum pulang ?
kalea rizuky
kok g lanjut Thor
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
mampir dan baru bisa komen sekarang
🌹🪴eiv🪴🌹
ternyata bem kelar ini cerita
far~Hidayu❤️😘🇵🇸
mujurlah pinter setelah tahu kejahatan roy
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
merya bener tuh jadi istri yg bisa membuat emosi suami turun tapi ya GK pas di jalan juga mainnya
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
tuh di kasih saran sama anak nya harus turutin lepaskan saja cowok yg kasar itu
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
Alhamdulillah akhirnya ketemu sama ibu yg selalu dirindukan dan ingin di peluk dari kecil
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
wah ternyata perbedaan umur singa dan manusia sangat berbeda jauh sekali
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
Liliana jadi penasaran saat lihat lion apa mungkin dia ibunya🤔
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
ternyata setelah jadi manusia Leon bisa makan apa saja
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
haha kedengarannya pas LG berhubungan untuk cuma sama bibi jika sama orang lain mungkin yg blm tau jika mereka menikah akan langsung di grebek
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
bener sih mungut di hutan ya GK merya nanti kalau jawab jujur mungkin kaget bibi
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
semoga GK salah alamat ya jika ditinggalkan merya tidur
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
kasian merya di gempur terus sama Leon dan ayah Leon juga sedih karena sebentar lagi Leon akan ikut ke dunia
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
lakukan saja lah kan sudah sah juga tuh
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
kalau sudah sah mah bebas merya kan juga kamu setuju menikah dengan Leon setelah itu baru kamu bisa balik ke dunia mu dan bisa bantu orang tuamu balik lagi
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
semoga setelah menikah nantinya tumbuh rasa saling mencintai dan tidak adanya perpisahan keduanya karena ini merupakan pernikahan dadakan yang menguntungkan kedua belah pihak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!