Sebuah kecelakaan yang terjadi enam bulan lalu membuat Baby Corn harus kehilangan sebelah kakinya. Ia juga sempat mengalami koma selama tiga bulan. Sementara kekasihnya Lucky meregang nyawa di lokasi kecelakaan.
Seorang dokter bernama Maxime, memantau perkembangan kesehatan Baby dari mulai terapi sampai ia dinyatakan sembuh. Perlahan timbul rasa suka pada Baby. Karena berstatus duda, ia tak pernah mengakui jika dirinya jatuh cinta pada Baby.
Setelah siuman, Baby tinggal di Paris, Perancis, sebuah kota yang penuh keromantisan. Ia berharap bisa melupakan kenangan pahit setelah kehilangan sebelah kaki dan juga kekasihnya.
Cita-citanya terhenti karena fisik yang cacat, membuat Baby harus membuat kaki palsu. Di saat yang sama, perjuangan cinta dokter Maxime diuji ketika Baby memutuskan untuk masuk dunia modeling.
Bagaimana perjuangan dokter Maxime dalam meraih cintanya, apa Baby bisa menjadi supermodel?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7. MENJADI BINTANG
"Kamu yang bernama Baby Cornelia?"
"Iya, Pak. Biasanya dipanggil Baby Corn."
"Ha ha ha, jagung muda?"
Tampak sekali kedua lelaki di depannya ini sedikit meremehkan bakat Baby. Terlebih mereka juga menertawakan namanya.
Baby yang kesal tak bisa mengerem mulutnya. "Belum pernah di santet, ya, Om?"
"Santet? Apa itu?" tanya kedua lelaki di depannya ini sambil saling berpandangan.
Salah seorang lelaki menyudahi lelucon itu, "Sudah-sudah, kita mau lihat seberapa skill yang kamu miliki, sekarang!"
Setelah mendapatkan lampu hijau, Baby segera menunjukkan aksinya seolah sedang berjalan di atas panggung catwalk, berlenggak-lenggok bagai seorang model profesional. Ekspresi, pose dan gaya berjalan Baby mendekati nilai sempurna.
Melihat skill yang Baby miliki sebagai orang cacat, membuat kedua lelaki di depannya ini terpukau. Bahkan saking menyukai pertunjukan Baby barusan, mereka memberikan standing applaus pada Baby.
"Good job, girls. Nggak nyangka banget seorang disable kayak kamu, punya skill diatas rata-rata," puji mereka.
Baby tersenyum.
"Oke, mulai hari ini kamu resmi diterima di agency model ini. Bersiaplah untuk melakukan masa percobaan selama tiga hari ke depan."
Baby yang bahagia sontak berjingkrak-jingkrak. Membuat siapa saja yang melihatnya merasa ngilu. Tetapi lain lagi dengan Baby yang sudah terbiasa dengan kaki palsunya. Ia sangat tenang dan enjoy.
Setelah mendapat sedikit arahan dari pelatih dan mentornya, Baby permisi pulang. Baru saja keluar dari pintu utama, Baby berhambur memeluk Michael.
"Yes, gue diterima bang."
"Congratulation, itu baru adik abang, semangat ya, Sayang."
"Wajib kalau itu mah, yang penting abang nggak lupa sama janjinya," ucap Baby berkedip-kedip manja.
"Busyet, Lu kelilipan sedotan, dek?"
"Hais, orang cantik mana bisa kelilipan sedotan, kalau kelilipan cogan sih, iya."
"Dasar bengek! Dah, ah, pulang, kuy!"
"Kuy."
Setelahnya, kakak beradik itu masuk mobil dan meninggalkan area agency model tersebut.
🍂Tiga hari kemudian.
Akhirnya ketekunan Baby membuahkan hasil. Di hari ketiga perkembangan Baby sangat meningkat. Baby di kejutkan dengan keputusan dari pelatih dan mentor. Mereka mengajak Baby dalam mini pagelaran fashion show yang diadakan dua hari lagi. Satu panggung dengan para model senior mereka.
Tapi omongan miring pada Baby tak pernah hilang. Cemoohan dari model-model senior selalu menggelitik telinga Baby. Beruntung mental Baby sudah terlatih. Sehingga apapun, celotehan mereka tak membuat Baby berkecil hati.
...⚜⚜⚜...
..."I can’t change the direction of the wind, but I can adjust my sails to always reach my destination."...
...(Aku tidak bisa mengubah arah angin, tapi aku bisa mengatur layarku untuk selalu mencapai tujuanku)...
...⚜⚜⚜...
Baby bukanlah gadis manja. Kekayaan yang dimiliki kedua orang tuanya tak pernah sekalipun membuatnya buta akan attitude. Dulu mungkin dia di atas angin, dipuja karena kesempurnaan fisik dan jalan takdir yang menurut mereka sangat sempurna. Hingga Allah menyadarkan dirinya, jika manusia tidak ada yang sempurna karena kesempurnaan sejatinya hanya dimiliki oleh Allah.
Tapi, Baby tak pernah menyalahkan takdirnya. Ia sudah cukup terpuruk beberapa saat yang lalu. Secara mental dan fisik yang begitu drop bahkan membuatnya hampir gila. Untungnya support keluarga membuatnya bangkit.
"Terima kasih untuk semua cinta yang kalian berikan untukku," ucap Baby sambil memandang hamparan gedung pencakar langit yang berlarian di kaca mobil.
Saat ini, Michael masih menjadi sopir pribadi untuk Baby. Tapi setelah pertunjukan Baby selesai, ia akan kembali ke Indonesia.
"Dek, abang boleh pesan sesuatu nggak sama kamu?"
"Hm," ucapnya tanpa beralih dari kaca.
"Setelah abang balik ke Indo, kamu nggak usah deket-deket lagi sama dr. Maxime, ya."
Spontan Baby menoleh,"Kenapa?"
"Aku nggak mau adik abang terluka lagi, atau kenapa-napa lagi."
"Selama di Indo, abang nggak bisa lagi jagain kamu secara intens kaya gini. Jadi abang nggak mau kehilangan kamu lagi, cukup waktu itu aja."
Baby melihat jelas ketakutan wajah Michael. Ia paham jika, abangnya mengkhawatirkan dirinya. Sedari kecil, Michael memang over protektif padanya.
Saat ia sudah percaya dengan seorang lelaki untuk menggantikan posisinya, lelaki itu malah mengantarkan Baby pada luka fisik yang ia alami saat ini. Abang mana yang tega melihat adiknya menjadi seorang disable. Bahkan Michael pun tak ingin kecolongan untuk kedua kalinya.
"Abang percaya sama aku. Aku janji, semua akan baik-baik saja."
...~🍃~🍃~🍃~🍃~...
Mini Fashion of the Week in Paris.
Tema fashion kali ini adalah Haute Couture. Sebuah tema yang mengusung design eksklusif yang diciptakan untuk memenuhi permintaan spesifik dari seorang pelanggan.
Hari ini Baby sudah memakai sebuah gaun yang cukup memperlihatkan kakinya yang jenjang.
Tapi sayang, gaun yang dipakai Baby, bagian kirinya terbuka. Secara otomatis, kaki palsunya ter-ekspose sempurna.
Malu, tentu tidak. Ia bahkan bertekad tak akan menutupi kekurangan yang ia punya. Biarkan dunia tahu jika dirinya memang seorang disable.
Sementara Cherry yang tak tau malu masih berpura-pura menyemangati Baby.
"Good Luck, Baby, ini adalah pertunjukkan pertamamu di panggung fashion."
"Terima kasih, Kak Cherry. Semoga pertunjukan perdanaku sukses, Aamiin."
"Aamiin."
Akhirnya waktu fashion show telah tiba. Satu persatu model telah naik ke panggung catwalk. Menunjukkan talenta dan karakteristik dari setiap model.
Dari pertunjukan kali ini, ada beberapa designer datang untuk mencari model unik dan bertalenta. Selanjutnya mereka akan diajak ikut serta dalam sebuah proyek besar yaitu Paris Fashion Week yang diselenggarakan oleh Fédération de la Haute Couture et de la Mode (FHCM).
Semua mata terpukau ketika Baby mulai naik panggung. Begitu pula saat ia sangat profesional ketika berada di atas panggung catwalk. Salah seorang designer dari awal kemunculan Baby sudah menjatuhkan hati padanya, tak segan memberikan nilai terbaik untuk Baby.
Baby terlihat lihai menggunakan kaki palsunya untuk berlenggak lenggok di catwalk. Penampilannya yang memukau di fashion show kali ini, membuatnya terpilih sebagai salah satu super model di agency-nya.
Sebuah keberuntungan juga di dapatkan olehnya. Baby resmi mendapatkan undangan untuk ikut serta dalam pagelaran paling fantastis di negeri paling romantis itu. Seorang desainer secara ekslusif meminta Baby untuk memakai baju rancangannya dalam pagelaran Paris Fashion Week.
Tentu saja Baby tak serta merta setuju, ia meminta ijin dari pelatih dan mentornya. Beruntung, keduanya memberikan lampu hijau. Hal itu sekaligus membuka pintu Baby untuk menjadi seorang model internasional.
Tak henti-hentinya Baby bersyukur. Sehingga tanpa ia sadari, Cherry yang tidak terpilih semakin tidak menyukai kehadiran Baby.
"Sial, kenapa gadis cacat itu yang beruntung, bahkan aku sudah mempersiapkan semuanya jauh-jauh hari. Tapi ini, apa ...."
Cherry mengacak semua peralatan make up di meja riasnya. Baby benar-benar membuat ia frustasi. Akibatnya rasa tidak suka Cherry semakin menjadi.
Cherry menatap nanar cermin di depannya itu, "Kamu boleh tertawa saat ini Baby, tapi kau akan menangis setelahnya!"
.
.
...🌹Bersambung🌹...
Wah sudah hari SENIN nih, buat para pembaca Love in Paris boleh dong kasih selamat buat Baby untuk pencapaiaannya kali ini dengan VOTE nya, terima kasih.