NovelToon NovelToon
Secon Chance

Secon Chance

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Austrea

Bagaimana jadinya jika kamu mengakhiri sebuah hubungan tanpa sebab lalu meninggalkan kekasihmu begitu saja karena suatu alasan?

Begitu pula dengan Serena, ia meninggalkan kekasih nya begitu saja hanya karena suatu alasan yang kurang jelas. Hingga suatu saat ia melamar pekerjaan disebuah perusahaan ternama milik mantannya dan bahkan saat ini seorang president.

apakah yang akan terjadi pada kehidupan Serena selanjutnya?

guyss mampir yuk, istirahat sebentar dinovel aku❤️❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Austrea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

My Ex¹⁹

Keesokan harinya.

Seperti biasa, Serena kembali menjalankan pekerjaannya.

Hari demi hari berlalu, dan ia semakin menyibukkan diri dengan berbagai tugas yang diberikan kepadanya.

Sementara itu, di ruang Oval White House, Dirga tengah meninjau sejumlah dokumen kenegaraan yang harus diselesaikan sebelum siang.

"Tuan."

Zayn melangkah masuk sambil membawa sebuah map berisi dokumen diplomatik.

"Siang ini anda dijadwalkan menghadiri pertemuan bilateral dengan Presiden China."

Dirga tetap fokus membaca laporan yang berada di tangannya.

"Apa agenda utamanya?"

"Pembahasan mengenai kebijakan imigrasi, mobilitas warga negara, serta kerja sama ekonomi antara Amerika Serikat dan China."

Zayn membuka salah satu berkas.

"Selain itu, kedua negara juga akan membahas peningkatan investasi dan pertukaran tenaga kerja profesional."

Dirga mengangguk kecil.

Pertemuan tersebut merupakan salah satu agenda diplomatik terbesar bulan ini.

"Tuan, delegasi China diperkirakan tiba pukul satu siang."

Untuk beberapa saat, ruangan itu dipenuhi keheningan.

Kemudian Dirga menutup dokumen yang sedang dibacanya.

"Minta Wakil Presiden yang mewakili saya."

Zayn terdiam.

Meskipun wajahnya tetap tenang, keputusan itu jelas tidak biasa.

"Tuan?"

"Kirim seluruh hasil kajian, data ekonomi, dan posisi resmi pemerintah kepada Wakil Presiden."

Nada suara Dirga terdengar tegas.

"Dia hanya perlu menyampaikan keputusan yang telah kita tetapkan."

"Baik, Tuan"

Zayn mengangguk hormat.

Namun sebelum berbalik pergi, ia sempat melirik atasannya sekilas.

Pertemuan dengan Presiden China bukanlah agenda yang dapat dibatalkan begitu saja.

Biasanya, Dirga akan menjadi orang pertama yang hadir dalam perundingan sepenting itu.

Karena itulah, keputusan hari ini terasa sedikit aneh.

Meski demikian, Zayn memilih untuk tidak bertanya lebih jauh.

Sebagai Presiden Amerika Serikat, Dirga selalu memiliki alasan di balik setiap keputusan yang diambilnya.

Ting!

Tuan, mohon maaf mengganggu waktu anda.

Tadi saya sempat datang ke ruangan anda, namun tidak menemukan anda di sana.

Saya ingin menginformasikan bahwa rapat mengenai proyek pembangunan cabang baru bersama para kolega bisnis akan dilaksanakan pada pukul 13.00.

Mohon konfirmasinya apabila terdapat perubahan jadwal.

**— Sekretaris**

Dirga mengembuskan napas panjang.

Pandangannya kembali tertuju pada layar ponsel yang dipenuhi berbagai jadwal dan pesan yang belum sempat ia balas.

Hari ini jadwalnya benar-benar padat.

Mulai dari urusan negara, pertemuan diplomatik, hingga rapat bisnis yang tidak bisa ditunda begitu saja.

Belum lagi berbagai dokumen yang masih menumpuk di atas mejanya dan menunggu untuk ditinjau.

Dirga memijat pelipisnya pelan.

Terkadang bahkan ia sendiri tidak mengerti bagaimana dirinya bisa bertahan dengan jadwal seperti ini setiap hari.

Setelah beberapa jam berlalu, akhirnya Dirga berhasil menyelesaikan seluruh pekerjaannya.

Pria itu berdiri dari kursinya lalu meraih jas yang sejak tadi tersampir di sandaran kursi kebesarannya.

Tatapannya sekilas menyapu tumpukan dokumen di atas meja.

Salah satu berkas yang baru saja ia selesaikan masih terbuka.

Dirga memastikan tidak ada pekerjaan penting yang tertinggal sebelum mengenakan jasnya.

"Zayn."

Asisten pribadinya yang sejak tadi menunggu di luar segera masuk ke dalam ruangan.

"Ya, Tuan Presiden?"

"Aku harus ke kantor sekarang."

Zayn tampak sedikit terkejut.

"Kantor perusahaan, Tuan?"

Dirga mengangguk singkat.

"Ada beberapa hal yang harus aku urus secara langsung."

"Baik, Tuan. Mobil akan segera saya siapkan."

Dirga mengambil ponsel dan beberapa dokumen penting sebelum melangkah keluar dari Ruang Oval.

Mobil mewah berwarna hitam itu berhenti tepat di depan gedung perusahaan.

Begitu pintu mobil terbuka, puluhan paparazi yang telah menunggu sejak tadi langsung mengarahkan kamera mereka.

Kilat lampu kamera menyala bertubi-tubi.

"Presiden Dirga!"

"Tuan Presiden, lihat ke sini!"

"Bagaimana tanggapan anda mengenai proyek terbaru perusahaan?"

Berbagai pertanyaan dilontarkan dari segala arah.

Namun seperti biasa, Dirga hanya berjalan lurus tanpa memberikan komentar apa pun.

Tak butuh waktu lama, foto-fotonya mulai tersebar di berbagai media dan media sosial.

Dalam hitungan menit, namanya kembali menjadi topik yang paling banyak diperbincangkan.

Di salah satu ruangan kantor, seorang wanita yang sedang menunggu kedatangan Dirga ikut melihat berita tersebut melalui ponselnya.

Ia menggeleng pelan sambil memperhatikan foto pria itu.

"Aku benar-benar tidak mengerti."

Wanita itu menopang dagunya.

"Dia cuma berjalan dari mobil menuju gedung."

Matanya kembali menatap foto Dirga yang memenuhi layar.

"Tapi kenapa banyak wanita begitu tergila-gila padanya?"

Ia terdiam sesaat.

Kemudian terkekeh kecil.

"...meskipun harus kuakui, dia memang tampan."

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...----------------...

Bersambung.....

Hai para readers kesayangan Author, terimakasih sudah menjadi para pembaca yang setia dan selalu menemani hari² author💞🌹 Love You buat kalian semua yang selalu tinggalkan jejak sehat dan bahagia selalu ya🍃

1
Lenny Utami
semangat Thor...
Lenny Utami
preeeettt masih ada rasa itu..
Lenny Utami
tahan tahan tahan
Lenny Utami
terkejut kan itu Serena..
Lenny Utami
ikut deh degan ini
Lenny Utami
semangat serena🔥
falea sezi
ini presiden direktur apa presiden negara
Lenny Utami
kannnnn kannnnn kannn bener....🤭 sok galak
Lenny Utami
ahhh masih cinta itu mah.😌
Lenny Utami
ohhh karena patah hati rupanya...
Lenny Utami
dirga...😬
Lenny Utami
sabar Serena. galaknya Abang satu nii...
Lenny Utami
balas dendam tidak akan menyelesaikan masalah 🤭
Lenny Utami
Serena mau kerja di kebon sawit, dr pada GK dapet² kan..
Lenny Utami
serena😭
Lenny Utami
semangat kaka
Lenny Utami
cantiknya serena
Lenny Utami
dih Dirga emosian🤭
Lenny Utami
sabar dirga sabar, Serena punya alasan tersendiri...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!