Perjuangan cinta seorang pria, dalam mengejar cinta seorang wanita, yang sama dengan profesinya. Sulitnya menahlukkan seorang polwan dengan pangkat Iptu .
Yudha Prayoga Kurniawan , seorang jenderal dengan penuh prestasi.
Di dalam kehidupan, ada pertemuan dengan seseorang yang sekedar lewat dan ada pertemuan yang benar - benar terikat seumur hidup.Yudha sosok yang tampan, rapi, bersih dan teratur. Sangat disiplin waktu dan berprestasi.
Renata Aurelia Kusuma, seorang Iptu yang disiplin, tidak mempercayai pernikahan, berperestasi, dan menjadi idola para anggota kepolisian, maupun di berbagai tempat.
Bagaimanakah perjuangan sang Jenderal untuk meyakinkan Sang polwan cantik, arti sebuah komitmen dan berkeluarga? mampukah gadis tomboy, menangani sang jenderal? Dan mampukah sang Jenderal menahlukkan hati sang polwan?
Simak kisah perjuangan sang jenderal, meraih jejak cinta nya .
Jangan lupa ,Vote, Koment, dan like🥰🥰🥰🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lenny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Harun Kusuma
Untuk sebuah penghianatan, harus di bayar mahal, penyesalan itu selalu ada , hanya demi wanita yang tidak ada arti apa - apanya, demi godaan meninggalkan anak dan isteri .Bertahun tahun waktu, jam. bulan dan tahun, tidak dapat melerai penyesalan itu, bahkan hanya bisa melihat dari kejauhan, seorang anak yang teramat di sayangi, bertumbuh menjadi sosok yang sama dengan dirinya . Dia tidak pernah mengeluh tentang hidup , dan selalu hidup dalam kebencian pada sosok papi yang dia benci .
Dia tidak salah, aku layak mendapatkannya . Bahkan tidak pernah membuat mereka bahagia .
Sesosok pria itu meninggalkan tempatnya, beranjak pergi setelah melihat keadaan puteri dan isterinya sehat .
" Mau balik bos ? " ujar sebuah suara .
" Yup....".
" Karakter puterimu sangat kuat, berani, pintar dan jujur di atas mu bos, soal IT".
" Berarti ada peningkatan dong, ujar Harun Kusuma , papi dari Renata Aurelia Kusuma."
" Mantan mu mengajar di universitas Semarang, dia masih sama seperti dulu, mengabdi dalam bidang pendidikan, masih sendiri, padahal pria yang menunggunya dari sejak lama, masih setia berada di sampingnya tanpa ikatan, harusnya dia bisa hidup baru, tidak terhukum karena penghianatan mu bos ".
" Ya, untuk sebuah penghianatan aku gak layak, harusnya dia tidak melewati hari yang sepi. karena dia tidak bersalah, jika aku melewati masa hidup sepi, aku layak, karena aku sumber masalahnya , aku penyebabnya ."
" Kalian menikah usia muda, kamu bertugas melalang buana , dan tidak bisa selalu dia ikuti, kemanapun kamu bertugas, karena dia juga seorang dosen , harusnya kesetiaan itu ada , dan tidak di pertaruhkan ".
" Tata akan di tempa lagi, dalam hal fisik, biar lebih maksimal, dalam 1 tahun ini, dia akan mengikuti pelatihan ".
" Kelemahannya , dia tidak bisa kena hujan. bakalan langsung demam dan flu, sejak dari kecil, itu yang di jaga maminya. Berada di air, dalam waktu lama ,dia tidak bisa . Aku sudah melatihnya dari kecil, 2 hal itu berat buat Tata."
" Kenapa kamu tidak menemuinya ?".
" Dia akan merasa gak nyaman, bakalan mood nya hancur, sudah beberapa kali aku mendekatinya, dia melihat sekilas aja, beberapa hari maminya harus meredakan emosinya ."
" Aku papi yang buruk teman, dia berharap banyak pada sosok sepertiku, ketika dia tahu aku menghianati maminya, dia menjadi rapuh dalam mempercayai pernikahan."
" Banyak yang mengejarnya, banyak yang menyukainya, hatinya mati buat itu semua . Namun masih ada harapan, Yudha Jenderal termuda, berprestasi hebat, sepertinya pesonanya tidak lepas dari Tata, waktu akan mengurai dirinya, dan mudah- mudahan Yudha sosok setia , selamanya."
" Yup, aku berharap , Yudha bisa memulihkan luka yang ku buat".
" Aku balik ya bos, " ujar Harun Kusuma.
" Yup, hati - hati ".
" Makasih sudah memberi info , mereka disini".
" Sama - sama".
Harun pun melangkah pergi, dan hanya suara mobil militer nya yang terdengar .
Tanpa mereka ketahui, mami Renata melihat sosok pria yang sangat dia cintai, satu sosok yang menempati hatinya . Dia hanya bisa menahan cinta dan luka secara bersamaan di dalam hatinya.
" Jika akhirnya kamu harus aku relakan, Lalu mengapa dulu kamu menuntutku untuk setia?"
" Jadi kamu mencoba cara untuk tidak berhubungan sama sekali? Dan sekarang sudah berapa lama? Hitungan hari? Hitungan minggu? Hitungan bulan? Dan tiba tiba kamu punya rasa seperti harus menghubungi dia, dan ingin bertanya mengapa dia tidak menghubungi kamu? Dan kenyataannya adalah diamnya dia adalah jawabannya. Karena kalau memang dia ingin menjadi bagian dari hidup kamu, dia akan berusaha untuk menghubungi kamu. Tetapi dengan diamnya dia, dia menunjukkan bahwa dia tidak ingin menjadi bagian dari hidup mu. Jadi sudah cukup untuk kamu menunggu, mengejar dan membuang waktu."
" Aku mengakhiri bukan berarti aku ada pengganti. Tapi aku hanya sedang mengajari, bahwa yang selalu diam saat kau lukai itu. Juga bisa pergi".
" Jangan terlalu tulus, karena tulus tidak menjamin seseorang tetap tinggal."
" Jika teramat sakit untuk digenggam, lepaskanlah. Mencintai bukanlah seni untuk menyakiti diri sendiri,".
" Sampai kini, kamu adalah luka yang sulit untuk aku sembuhkan."
tenang aja, besar ego dikepalamu, masi kalah dengan rasa yg ada diruang rinduku.
selamat beristirahat jika kamu lelah, bukan malah pergi tinggalkan patah.
" Tetap berproses menikamati perasaan yang ngga tau kapan terbalasnya."
" Apakah mencintaimu sesakit ini? Apakah mencintaimu harus tanpa belas kasihan seperti ini? Aku tau kau datang mengadu tentang rasa sakitmu, mengeluh kesahkan apa yang kau lalui padaku. Aku bisa membantumu untuk melalui semua itu.
Lalu bagaimana denganku? Apa kamu pernah berada di tempatku, apa kamu bisa merasskan kekecewaan dan penghianatanmu ?
Apakah kau pikir selama ini aku baik-baik saja? Bagaimana tentang aku yang mencintaimu sendirian selama ini? Bagaimana tentangku yang selama ini berusaha untuk membuatmu bahagia dengan menyakiti diriku sendiri? Bagaimana luka yang teroreh di dalam hatiku hanya untuk melihat seukir senyuman dibibirmu? Jika memang mencintaimu harus sesakit ini, tolong hentikan aku untuk tidak mencintaimu."
" Aku menemukan diriku yang kembali tersesat tanpa tau kembali dirumah yang tepat.Ingatlah, aku adalah pelukan hangat yg kau ubah menjadi pipi yg basah. "
Mami Tat hanya bisa mengusap air matanya. menggenangi pelupuk matanya .
🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾
Jangan lupa Vote
Koment
Like
Happy reading
tp so far bagus ceritanya
mbak pertama,mbak kedua 🤭
kasihan renata
kalo hidup pun william blm tentu william bisa lembut dan mengertiin renata..
waktu hidup william ja renata udah di atur sm william suruh lepas dri polwan...
jangan naif lah... jgn bandingin dan ingatin org yg sudah mati... cukup do'akan ja