NovelToon NovelToon
Puteri Pengganti Untuk Pangeran Buruk Rupa

Puteri Pengganti Untuk Pangeran Buruk Rupa

Status: tamat
Genre:Fantasi Isekai / Time Travel / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:318.5k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

Shen Kuo Yu, bilioner wanita yang tewas di puncak kejayaannya karena kebocoran jantung, ia terbangun di tubuh Liu Xiao Xiao- gadis malang yang disiksa oleh keluarga angkatnya. Takdir pahit menantinya. Ia dipaksa menggantikan saudari angkat nya untuk menjadi pengantin pengganti dan menikahi Pangeran Keempat yang konon buruk rupa dan berhati kejam.

Shen Kuo Yu akan menaklukan Pangeran itu dan menjadikan nya bidak untuk membalas dendam pada Keluarga Liu yang memperlakukan nya seperti binatang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28 : Perayaan

​Salju mulai turun perlahan menyelimuti istana, namun suasana di aula besar terasa panas oleh intrik yang tersembunyi di balik tawa para bangsawan. Malam ini adalah perjamuan musim dingin. Lilin-lilin besar dinyalakan, dan aroma daging panggang serta arak hangat memenuhi ruangan.

​Xiao Xiao melangkah masuk ke aula dengan anggun, mengenakan hanfu berwarna biru safir dengan sulaman perak yang memukau. Di sampingnya, Pangeran Zhi Chen berjalan dengan gagah, jubah hitamnya berkibar pelan, memberikan kesan misterius yang disegani.

​Di meja utama, Kaisar duduk dengan wajah tenang, didampingi Permaisuri yang sesekali melirik ke arah pintu masuk dengan senyum yang sulit diartikan. Di deretan kursi pejabat, Jenderal Liu duduk dengan dagu terangkat, matanya yang tajam menatap Xiao Xiao sejenak sebelum beralih ke arah lain.

​"Putriku, kau tampak sangat bersinar malam ini," ujar Jenderal Liu saat Xiao Xiao dan Zhi Chen memberi hormat di depan meja utama.

​Xiao Xiao tersenyum tipis, jenis senyum yang hanya mencapai bibir tapi tidak ke mata. "Terima kasih, Ayah. Semua ini berkat bimbingan Anda dan kebaikan Pangeran."

​Perjamuan dimulai dengan tarian dan musik. Namun, ketegangan memuncak saat Permaisuri memberikan isyarat kepada seorang kasim. Tak lama kemudian, beberapa pengawal membawa masuk sebuah peti kayu besar ke tengah aula. Peti nomor sembilan.

​"Baginda," ujar Permaisuri sembari membungkuk pada Kaisar. "Baru saja saya menerima laporan bahwa ada barang hantaran tambahan dari wilayah Barat yang dikirim oleh Jenderal Liu untuk memperingati musim dingin ini. Namun, ada laporan simpang siur bahwa isi peti ini mengandung dokumen penting milik militer yang sempat hilang."

​Kaisar mengerutkan kening. "Dokumen militer di dalam peti hantaran? Jenderal Liu, apa maksud semua ini?"

​Jenderal Liu berdiri dengan wajah yang pura-pura terkejut. "Hamba tidak tahu apa-apa, Baginda. Semua pengiriman diurus oleh anak buah hamba. Jika memang ada dokumen di sana, mungkin itu adalah laporan yang tertinggal."

​Permaisuri menatap Zhi Chen dengan tatapan menghina. "Atau mungkin, dokumen itu sengaja disembunyikan di sana oleh seseorang yang ingin menyalahgunakan dana militer. Benar bukan, Pangeran Keempat?"

​Zhi Chen hanya diam, tangannya menggenggam cangkir arak dengan tenang. Sementara itu, Xiao Xiao tetap duduk dengan posisi tegak, jari-jarinya bermain pelan di pinggiran meja.

​"Buka petinya," titah Kaisar.

​Kasim membuka tutup peti kayu itu. Di dalamnya, selain beberapa gulungan kain sutra, terdapat sebuah kotak hitam kecil. Kasim mengambil kotak itu dan menyerahkannya kepada Kaisar.

​Permaisuri dan Jenderal Liu saling bertukar lirik puas. Mereka yakin bahwa di dalam kotak itu terdapat bukti penggelapan dana yang sudah mereka rekayasa untuk menjerat Zhi Chen.

​Kaisar membuka kotak itu dan mengeluarkan tumpukan kertas. Namun, saat beliau mulai membaca, wajahnya yang tadinya tenang berubah menjadi merah padam. Matanya melotot ke arah Permaisuri, lalu beralih ke Jenderal Liu.

​BRAKK!

​Kaisar menggebrak meja hingga cangkir-cangkir berhamburan.

​"Jenderal Liu! Permaisuri! Jelaskan padaku apa arti semua catatan korupsi dan rencana pemindahan paksa dana gandum rakyat ke gudang pribadi kalian ini?!" teriak Kaisar.

​Permaisuri ternganga. "Apa? Baginda, itu tidak mungkin! Seharusnya di sana ada..." Ia menghentikan kalimatnya, menyadari bahwa ia hampir membongkar rencananya sendiri.

​Xiao Xiao berdiri perlahan, suaranya terdengar jernih di tengah aula yang mendadak sunyi senyap. "Baginda, sepertinya ada kesalahan dalam pengiriman. Atau mungkin, ini adalah cara langit untuk menunjukkan kebenaran yang selama ini terkubur di bawah puing-paviliun saya yang terbakar."

​Jenderal Liu menatap Xiao Xiao dengan tatapan membunuh. Ia sadar sekarang putri angkat yang ia remehkan telah mengkhianatinya. Isi peti itu telah ditukar.

​"Penjaga! Tangkap semua orang yang namanya tercatat di dalam buku ini! Dan segel kediaman Jenderal Liu sampai pemeriksaan selesai!" perintah Kaisar dengan suara menggelegar.

​Di tengah kekacauan itu, Zhi Chen melirik ke arah Xiao Xiao. Ia melihat istrinya itu tetap tenang, bahkan saat ayahnya sendiri diseret keluar oleh pengawal.

​Xiao Xiao menoleh ke arah Zhi Chen dan berbisik pelan, "Langkah pertama untuk membersihkan duri di jalan kita sudah selesai, Pangeran."

​Zhi Chen menggenggam tangan Xiao Xiao di bawah meja. "Kau benar-benar wanita yang berbahaya, Xiao Xiao."

***

Happy Reading❤️

Mohon Dukungan

● Like

● Komen

● Subscribe

● Ikuti Penulis

Terimakasih ^_^ ❤️

1
Manggar Manggar
👍👍👍
ANWi/Berly Re: makasi ulasan nya kak Manggar Manggar~❤️
total 1 replies
Andrea
/Rose//Rose//Rose//Rose/
Andrea: sama2 thor😊
total 2 replies
Agustien Aerrobic
mulai suka
ANWi/Berly Re: makasi dah mampir kak agustien Aerrobic~❤️
total 1 replies
Agustien Aerrobic
mampir ah, muga seru nih
Risna Udi
bagus ceritanya thor, sat-set nggak bertele-tele. tetap semangat thor
ANWi/Berly Re: makasi ulasan nya kak Risna Udi~❤️
total 1 replies
tinie
padahal tak ada yang untk melanjutkan hidup
jika dirimu mencintai wanita lain
li Yue pasti ikut bahagia

kepengen ditabok nih si tabib alun
tinie
tetep semangaat
ANWi/Berly Re: makasi kak tinie ulasan nya~❤️
total 1 replies
Yue Li MZy
halo mampir di karya mu KA uthor, semoga makin seru kedepannya ya _ smngt up
ANWi/Berly Re: makasi sudah mampir kak Yue Li MZy❤️
total 1 replies
tinie
ya lagian kenapa tidak tidur dikamarmu saja
seperti awal
kan lebih aman
tinie
mirip siapa
orang tuanya yaa
yang dipinggiran kota
tinie
huu sangat tegang🤔🤔😌
tinie
jiaaah kalah telak
harusnya mikir gitu mikir
tinie
perlahan TPI pasti
kalian berdua harus tetap hati hati
tinie
dan setelah itu booomm
meledaakk untk jendral Liu Dan permaisuri
tinie
jadi penasaran
pangeran buruk rupa seperti apa,,
meski pake topeng pasti tetep tampan dan gagah🤣🤣🤣
tinie
padahal julukanya selir agung
TPI tetep kalah
lalu pangeran ke empat anak siapa
sampai saat ini masih hidup?
anak selir atau anak permaisuri dahulu yang mati?
tinie
hebaat🤣🤣🤣
5rb koin emas🤔🤔
tinie
dengan kekompakan
semua bisa berjalan lancar🏃🏃
tinie
wah wah permaisuri
sangat kejam
tinie
jual beli prodak untk para wanita
permaisuri dan selir🤔🤔🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!