NovelToon NovelToon
Cinta Bersemi Diujung Musim

Cinta Bersemi Diujung Musim

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:603.2k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Rahayu

Mengisahkan tentang seorang gadis bernama Fatimah yang biasa di panggil Fatim berasal dari keluarga yang cukup berada namun sangat tomboy dia anak semata wayang yang tak pernah menyukai laki - laki karena menganggap semua lelaki adalah sama seperti ayahnya yang menurutnya berengsek karena tega meninggalkannya dan ibunya sewaktu ia masih kecil.

Akankah semuanya berubah sejak ia mengenal sosok Abas lelaki sederhana murid pindahan yang sekarang sekelas dengannya.

Apakah Fatim akhirnya akan merasakan jatuh cinta dimasa SMA nya???
Siapakah lelaki yang dapat memenangkan hatinya??? ikuti kisah selanjutnya ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TENTANG YATI

Kegiatan MOS hari pertama berakhir dengan selesainya kegiatan baksos hari itu, semua anak sudah naik kedalam bus untuk pulang menuju sekolah SMA Unggulan. Dan ketua rombongan atau Ketua kelompok segera mengecek kelengkapan anggotanya begitu juga dengan Rangga. Semua anggotanya sudah lengkap kecuali Yati dan Fatim.

Aduh anak dua ini kenapa selalu buat masalah sih, apa maunya? Membuat tugasku semakin runyam saja, batin Rangga.

Karena tak menemui Fatim sesudah kejadian yang tadi dilihatnya membuat Rangga sedikit khawatir, ia berjalan menembus kerumunan siswa lainnya. Dan akhirnya setelah capek berkeliling ia menemukan Fatim dan Yati.

"Hei... loe berdua, kenapa belum naik kedalam bus hah? Semua sudah lelah dari pagi hanya nunggu in loe berdua, apa loe nggak capek buat masalah mulu hah?" Rutuk Rangga kesal.

Yang diomeli malah cuek, pura - pura nggak dengar, sedang Yati sudah menyikut lengan Fatim tanda ia takut pada sang Ketos.

"Fatimmm!" panggil Yati sambil berbisik.

"Napa?"

"Ketos nanya tuh!" Menunjuk denga dagu nya.

"Biarin aja tadi juga kita dicuekin saat mau. naik bus."

Merasa tak digubris Rangga meninggikan suaranya sehingga banyak orang yang melihat kearah mereka.

"Fatimmm! Yati! Loe budeg ya hah?"

"Nggak," jawab Fatim santai, sedang Yati sudah ngumpet dibelakang Fatim tak berani menyahut.

"Loe kenapa belum naik bus?"Dengan nada yang masih tinggi.

"Karena tadi kita naik angkot, jadi pulangnya juga naik angkot kak, jangan bilang kakak mau ikut?" ucap Fatim masih bercanda.

Sedang Rangga benar - benar sudah marah.

"Tidak ada yang pulang naik angkot sekarang semuanya naik mobil bus itu, cepatttt! Kalau tidak naik dalam hitungan ke 3 loe langsung gue nyata in nggak lulus MOS," ucap Rangga dengan wajah yang sudah memerah karena menahan marah.

Yati sudah berkeringat dingin menahan takut sedang Fatim masih terlihat santai tak ekspresi takut diwajahnya.

"Yah udah Yati yuk kita naik bus, kasihan nanti kalau loe ama gue nggak lulus MOS hanya karena mobil bus," ucap Fatim santai segera menuju bus 4.

Meski masih terlihat marah tetapi didalam hatinya ia tersenyum karena akhirnya bisa juga satu mobil dengan Fatim.

Mobil bus segera meninggalkan panti, dan Yati tampak berbisik."Fatimmm motor loe bagaimana siapa nanti yang jaga?"Dengan wajahnya yang khawatir.

"Udah loe tenang aja tadi gue udah nitip ke bu panti buat jaga - jaga kalau nanti kita dipasksa naik bus, dan dugaan gue benar ternyata," ucap Fatim tersenyum pada Yati.

"Syukurlah gue punya teman yang genius banget, pintar memprediksi sesuatu," ucap Yati sumerimgah.

Dari jauh Rangga sibuk memperhatikan Fatim yang duduk disebelah Yati.

Ternyata senyum loe itu manis juga ya Fatim, dan loe biarpun suka membangkang tetapi sebenarnya loe bisa selembut wajah loe, cantikkk, batin Rangga.

Sesekali pandangan mata Rangga bertemu dengan mata Fatim, setia bertemu Rangga akan melemparkan senyum sedangkan Fatim akan melotot sambil mengangkat alisnya dan terkadang Fatim memonyongkan bibirnya.

Sepanjang perjalanan mood Rangga sangat baik, dia tersenyum ramah pada semua anggota rombongannya, dan itu membuat semuanya memjadi heran, pasalnya sewaktu pergi semua orang habis dimarahi oleh Rangga.

Sekarang semua bus sudah memasuki halaman sekolah, dan semua penumpang sudah turun dan boleh pulang kerumah masing - masing. Begitu juga dengan Fatim dan Yati. Awalnya Fatim akan segera pulang namun ia melihat Yati masih berdiri didepan jalan sekolah, kemudian ia mendekati Yati.

"Eh Yat loe belum pulang? Masih nunggu angkot atau nunggu jemputan?"

"Emmm gue sebenarnya nunggu angkot Fatim, tapi ...." Yati tak meneruskan ucapannya, ia menunduk dan bahkan sudah menangis.

"Lololoh kok loe malah nangis sih? Emangnya kenapa, loe sakit?!"

Yati menggelengkan kepalanya.

"Trusss kenapa loe nangis? Cerita dong siapa tahu gue bisa bantu loe?"

"Gue nggak punya ongkos untuk pulang Fatim, kayaknya uang yang gue sisa in waktu kita jajan bakso tadi hilang entah dimana." Yati menjawab lesu.

Fatim tersenyum melihat Yati."Udah nggak usah sedih kita pulang bareng yuk."

"Tapi kan motor loe tadi ditinggal di panti?Truss kita naik apa pulangnya?"

"Angkotlah prenn," ucap Fatim sambil tersenyum.

"Tapi ongkosnya?"

"Gue yang bayar tapi kalau nggak cukup kita jalan kaki aja mauu nggak?"Fatim tersenyum melihat ke arah Yati.

"Loe serius nih Fatim mau jalan bareng gue?"

"Ya boleh asal jangan tiap hari bisa gosong kuliy gue yang putih mulus kayak artis ini," ucap Fatim bercanda.

Yati udah tergelak sambil menepuk keningnya.

Mereka berdua mulai menyusuri jalan menuju kerumah Yati yang memang sedikit jauh namun Fatim yang sudah terbiasa olah fisik tak merasa lelah. Dan dari kejauhan Rangga memperhatikan Fatim dan Yati, Rangga semakin yakin Fatim berbeda dari cewek - cewek yang mendekatinya selama ini. Tadinya Rangga ingin mengajak Fatim pulang bareng, ia tidak tahu kalau Fatim membawa motor ke sekolah.

Sepanjang jalan Yati dan Fatim bergandengan tangan, tentu saja Yati sangat senang karena sejak dia di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah tak ada anak yang mau dekat dengannya karena ia hanya anak seorang penjual gorengan. Baru Fatimlah teman yang mau mengandengnya.

"Fatim sepertinya akan segera turun hujan kita cari tempat untuk neduh dulu yuk?" Ajak Yati.

"Biar aja Yat, gue udah lama nggak mandi air hujan," ucap Fatim senang.

Nih anak waras kagak ya, kok seneng kalau hari hujan nggak mau neduh gitu, batin Yati.

Dan benar saja hujan mulai turun namun Fatim tak menghentikan langkahnya ia berjalan dengan tenang sambil menengadahkan tangannya sambil berputar - putar menikmati kucuran air hujan yang semakin deras. Mau tidak mau Yati akhirnya ikut berjalan bersama Fatim menembus hujan yang begitu lebat.

"Yati ... ayo balapan lari biar loe nggak kedinginan," ajak Fatim.

Mereka berdua berlari ditengah hujan sambil berpegangan tangan, tampak gembira sambil tertawa.

Dari kejauhan Rangga yang berada didalam mobil juga ikut tersenyum melihat tingkah lucu kedua gadis yang akan menjadi adik kelasnya.

Ya Tuhan terima kasih telah mengirimi aku sahabat seperti Fatim, semoga saat tahu keadaanku yang sebenarnya ia masih mau menjadi sahabatku.

Alhamdulillah terima kasih atas nikmat hujan yang kau berikan ya Robb, terima kasih juga sudah memberiku sahabat yang tulus seperti Yati.

Tak terasa hampir satu jam Yati dan Fatim. berjalan, namun tak tampak rasa lelah diwajah keduanya.

"Yat masih jauhkah?"

"Nggak kok tuh rumahku udah kelihatan, noh yang berdinding papan itu."

Mereka sampai dirumah Yati, dan Fatim sebenarnya agak terkejut melihat kondisi rumah Yati yang hampir tak layak huni.

"Fatim ... apa loe masih mau bersahabat dengan gue setelah melihat kondisi ekonomi gue?" Yati tertunduk sedih.

"of course prennn, why not?" Ucap Fatim sumeringah.

"Loe beneran nggak jijik gitu?"

"Yap ... ngapa in gue harus jijik, loe bersih, rumah loe juga bersih, kecuali loe jorok baru gue jijik," ucap Fatim tertawa lepas.

Yati menangis sambil memegang tangan Fatim." Makasih ya loe udah mau jadi sahabat gue."

Fatim segera memeluk Yati, dan menepuk pundaknya. Fatim segera menghapus bulir bening yang mengalir disudut matanya. Ia tak akan mau terlihat rapuh didepan orang lain. Kemudian Fatim ikut masuk kedalam rumah Yati dan bekenalan dengan kedua orangtuanya. Fatim juga ikut makan siang dirumah Yati meski hanya dengan nasi putih dengan tempe dan tahu goreng, namun bagi Fatim itu tetap terasa nikmat karena dimakan bersama orang - orang tersayang.

Fatim semakin menyayangi Yati dan salut dengan perjuangan hidup keluarganya, dan ia telah berjanji dalam hatinya untuk membantu kehidupan keluarga Yati terutama rumah mereka yang sudah hampir tak huni. Dari Keluarga Yati lah Fatim dapat belajar menghargai kehidupan.

Yah itulah Fatim dibalik kebadungannya tersimpan berlian yang berharga. Yang akan selalu berusaha membantu sesama dan ikut merasakan penderitaan mereka. Dan semua dilakukannya tanpa ada yang tahu kalau itu dia dan mamanya yang melakukan.

1
Andi Fitri
bagus banget karya kmu Thor..tpi ko udh ga ada up nya
Bu Fit: insyaaAllah ini mau segera dilanjut setelah lama hiatus. maaf membuat kalian menunggu
total 1 replies
Andi Fitri
Yati tiap lht cowok ganteng lgsg jatuh kecentilan..😁
Andi Fitri
pak dokter alasan aja anggap adek padahal lain di bibir lain di hati
Andi Fitri
pak dokter jgn terlalu pede fatim tdk suka sama laki2 yg terlalu pede Krn dia sudah jdi calon istri lelaki Sholeh..
Andi Fitri
pasti putra atau gladis...
Andi Fitri
lah pak Komar pamer anakx hafalan 30 jus tau agama tpi ko maksa..tau agama tdk suka pamer dan memaksakan kehendak..🤭
Andi Fitri
sdh aku duga pelakunya putra sengaja dia rusak motor agar bisa mengajak Fatim di mobilnya..
Andi Fitri
ya Rabb msh ada kh manusia tulus seperti Nadya dan fatim di dunia nyata..
Andi Fitri
gladis baru jdi anak kepsek aja udh belagu blm tau siapa fatim..
Andi Fitri
author bikin air mata meluncur dgn sendirinya..😭😭
Andi Fitri
Yati jgn terlalu pede jual mahal dikit sm cowok dong..
Andi Fitri
karya2 author mmg sllu bikin hati tertampar tpi bikin adem dgn pesan2 agamanya ..👍👍👍
Andi Fitri
karya author memang sllu bikin terharu dan byk pelajaran yg bisa kita ambil..👍👍👍
Nata
thor saya SDH nunggu hampir 2 tahunan lohhh....

semangat Thor,, sehat selalu
Bu Fit: insyaaAllah aku udah kembali, izin melanjutkan kisah yang terlerai
total 1 replies
Ila Lain
kapan dilanjutin Thor???
Qina Zahra
jangan lama thor aq suka banget segera temukan lagi abas ma fatim
Agus Rachmad Riduwan
moga tetap semangat berkarya
Rasni 01
mampir kesini Krn rekomendasi dr KK fit.(cinta untuk dokter nisa)
maura shi
layangan putus nih
Hidayati Rizkia
up tiap hari dong......
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!