Seorang wanita bernama Audi Townsend menyukai seorang laki- laki bernama Arshel Simpson, Audi semakin jatuh dalam pesona Arshel saat dia berkerja di restoran milik Arshel.
Audi merasa bahagia karena setiap hari bertemu dengan Arshel, tapi rasa itu menjadi menyiksa saat Audi tahu bahwa Arshel menyukai wanita lain yang tak bukan dosen tempat mereka kuliah.
Apalagi dia tahu bahwa wanita itu adalah kekasih kakaknya James Townsend.
"aku rasa Audi menyukaimu"
"aku tahu"
" jadi mengapa kamu meminta dia untuk memberikan bunga itu pada Ms. Laura?"
"Apa kamu sengaja? Itu akan menyakitkan bagi Audi"
"Iya aku memang sengaja melakukan itu, aku ingin Ms.Laura berpisah dengan kekasihnya lalu kenapa? Aku juga tidak cinta Audi jadi untuk apa aku memikirkan perasaannya"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annida Rahman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
6
Audi masih sibuk mengantarkan makanan ke pelanggan dan Arshel juga masih sibuk menghitung penghasilan.
Tiga orang tadi pun masih setia dengan ekspresi mereka, Saat Audi mendekat, Simon dengan cepat mengubah ekspresi wajahnya menjadi ceria.
" apakah semua baik- baik saja?"
" Audi tolong aku, coba lihat mereka berdua, aku di abaikan, kamu duduk disini saja temani aku ya" kata Simon
" Audi banyak pekerjaan lebih baik kamu pergi saja" kata Arshel, Audi melihat ke arah Arshel, mereka saling menatap sebelum Arshel yang lebih dulu memalingkan wajahnya.
" ya, aku masih ada pekerjaan, Sandra apa kamu sudah akan pergi?" Audi bertanya saat dia melihat Sandra mengambil tasnya dan berdiri dari kursi.
" ya...karena kamu sibuk kerja lebih baik aku pergi saja, lagian ada yang membuat tidak nyaman disini" Kata Sandra sambil melirik Sony dengan sinis
Sony yang mendapat lirikkan tersebut hanya tersenyum
" kalau begitu aku juga akan pergi" kata Sony berdiri dari kursinya
" apa kita akan langsung pergi?" tanya Simon setelah melihat Sony berdiri
" perasaan aku bilang tadi aku yang akan pergi bukan kita" kata Sony sambil menatao Simon yang bingung dengan jawabnnya
" jadi aku harus kemana kalau kamu pergi?"
" kamu bisa pergi dulu ke lokasi kerja, aku masih ada urusan"
" kalau begitu aku pergi dulu Audi" Sandra tidak ingin melihat perdebatan kedua pria tersebut dan langsung pergi meninggalkan mereka bertiga.
" Audi apa kamu masih akan di situ" Arshel memanggil Audi yang hanya diam
Saja memperhatikan kedua pria tersebut
" ya , baikalah Sony dan Simon aku kebelakang dulu" Audi tersenyum dan mendapat anggukan dari keduanya, Sony langsung keluar dari restoran matanya mencari- cari sosok Sandra. Saat dia menemukannya dia berlari dan menyusul Sandra sedangkan Sandra hanya memasang wajah malas melihat Sony.
Simon yang melihat Sony berjalan bersama Sandra hanya tersenyum dan berjalan berbalik arah berlawanan dengan Sony, dia harus menyiapkan keperluan pemotretan.
" kenapa kamu mengikutiku?"
" kita perlu bicara" kata Sony sambil menarik tangan Sandra, Sandra langsung menarik tangannya kasar dari genggaman tangan Sony
" jangan sentuh aku"
" baiklah.... tapi kita perlu bicara, disana ada restoran"
" tidak ada yang perlu dibicarakan, kenapa kamu membuatku kesal" jawab Sandra dengan jengkel, Sony hanya tersenyum manis dengan memperlihatkan giginya, Sandra tertegun karena itu, dia dengan cepat menormalkan wajahnya
Sony kembali menarik tangan Sandra membawanya memasuki restoran, Sandra tidak menepis pegangan tangan Sony.
*********
Sekarang mereka telah duduk di meja dekat jendela dengan muka Sandra yang di tekuk.
" kenapa wajahmu seperti itu?"
" memangnya kenapa? cepat katakan, apa yang kamu mau, aku tidak mau lama- lama duduk denganmu"
" tunggu dulu apa kita perlu memesan makanan?"
" tidak, aku kenyang, cepat apa yang kamu mau?"
" jangan terburu- buru sayang "
" jangan pangil aku dengan panggilan itu, itu membuat aku geli"
" baiklah- baiklah aku langsung saja, kenapa kamu memutuskanku saat itu? kemana kamu selama ini? apa kamu ada laki- laki lain selama kita bersama? apa kamu tidak pernah memikirkan aku?" Kata Sony dengan bertanya dengan banyak pertanyaan
" kenapa kamu membicarakan masa lalu?"
" jawab saja pertanyaan ku"
Sandra menghembuskan nafas kasar, laki - laki dihadapannya masih pura- pura tidak tahu dan itu membuatnya kesal.
" kenapa kamu diam saja? Apa kamu memang ada main dibelakang ku saat kita bersama?"
Sandra tambah kesal saat Sony bicara seperti itu.
" kenapa kamu malah menuduh aku yang selingkuh harusnya aku yang bertanya siapa wanita itu?" jawab Sandra ketus.
" wanita? wanita yang mana? kamu jangan mengada- ngada kamu datang padaku bilang mau berpisah dan menamparku saat itu tanpa alasan yang jelas harusnya aku yang marah disini".
" jangan pura - pura tidak tahu aku melihatnya dengan jelas"
" kamu ini bicara apa ? apa tidak bisa bicara dengan jelas, langsung saja apa Yang ingin kamu katakan "
flashback on
Sony dan sandra sedang berkencan, mereka berjalan- jalan bersama.
" hari ini cerah sekali" kata Sandra.
" Sandra kamu kan tidak lama lagi lulus SMA kamu akan kuliah dimana?"
" memangnya kenapa?"
" aku tidak mau kita berjauhan, aku takut rindu kamu, tahu kan aku tidak bisa jauh darimu"
Sandra tertawa mendengar jawaban sony
" apa kamu sekarang sedang menggoda ku?"
"tidak, aku serius sayang" kata Sony sambil menghentikan langkahnya, Sandra yang melihat Sony berhenti juga ikut berhenti .
"Kenapa?" Tanya Sandra
" apa kamu ingin berpisah?"
" apa maksudmu? atau kamu yang ingin berpisah dariku?"
" apa kamu bercanda sayang, aku pasti sudah gila ingin pisah darimu, kamu tahu kan aku sangat mencintaimu" .
" tidak, aku tidak akan pergi, aku akan tetap disini"
Sony yang mendengarnya tersenyum lebar, dan mendekati Sandra, dia lansung memeluk erat Sandra.
" janjian ya jangan pergi dariku"
" iya aku janji"
" baiklah mari kita makan sayang, aku sudah lapar" Kata Sony
Sambil menggandeng tangan Sandra membawanya ke restoran terdekat, Sandra membalas gengaman tangan Sony, dia bahagia merasa bahagia dan makanan yang sudah tersedia di meja,tiba - tiba Sony berdiri dari kursi.
" sayang aku ke toilet dulu ya"
" baiklah"
Sony melangkah untuk pergi tapi sebelum itu dia mencium pipi Sandra cepat, sebelum Sandra marah, Sony cepat- cepat pergi dengan senyum di bibirnya.
Saat Sony masih di toilet handphone Sony yang ada diatas meja berbunyi, Sandra mengambilnya dan melihat kontak yang bertuliskan nama Sovia.
Sandra bingung apa dia angkat saja atau tidak, tapi pada akhirnya dia mengangkatnya, belum sempat Sandra bertanya suara disana duluan bersuara.
" sayang kamu dimana? aku sudah di lokasi, kita sudah janjian ketemu jam 3 tapi kamu belum ada disini."
Karena tidak mendapat jawaban, suara dari telepon kembali bertanya .
" Sony apa kamu mendengar ku?"
Sandra cepat- cepat mematikan handphone tersebuat dia berdiri dari kursi, dia tidak sabar menunggu Sony kembali dari toilet jadi dia menyusul Sony. Sony yang melihat sandra datang menyusul langsung tersenyum.
" ada apa sayang?"
Sony kaget bukan jawaban yang dia terima tapi tamparan yang sangat keras di pipinya, Sandra melihat sony dengan air mata yang mengenangi pelupuk matanya, Sony yang melihatnya jadi khawatir.
" sayang....." Sony melangkah mendekati Sandra tapi sandra melangkah mundur.
" jangan panggil aku sayang, sekarang aku ingin putus, aku tidak mau lagi bertemu dengan mu, dan jangan datang mencari ku lagi aku benci padamu"
Sony yang mendengarnya langsung kaget, hatinya sakit mendengar Sandra bicara seperti itu dia sangat mencintai Sandra.
" apa! aku tidak mau"
Sony kembali lagi mendekat , dia berhasil menarik tangan Sandra dan membawanya ke pelukkan, dia memeluknya erat.
" lepas, aku tidak sudi kamu peluk" Sandra berontak dalam peluk kan sony, tapi sony mengeratkan pelukkanya.
" aku tidak mau pisah, aku cinta sama kamu" kata Sony suaranya terdengar putus asa, Sony melepaskan pelukannya dan menangkup wajah Sandra dengan kedua tanganya, dia mencium bibir sandra dengan paksa, Sandra yang di cium langsung mendorong Sony , Sandra langsung menampar Sony untuk kedua kalinya, setelah itu Sandra berbalik dan berlari meninggalkan Sony dengan tubuh yang lemas.
Sony ingin mengejar Sandra hanya saja dia tidak sanggup untuk mendapatkan penolakan lagi dari Sandra, Hatinya sakit.
" aku akan membiarkanmu kali ini Sandra tapi aku takkan melepaskan mu"
Sandra sudah keluar dari restoran, saat sudah jauh dia tidak bisa lagi menahan air matanya.
.
.
.
Keesokkan harinya Sony datang ke sekolah nya Sandra, dia menunggunya di depan gerbang, dia sudah menunggu lama, anak- anak sudah pulang semua tapi Sony belum mendapati sosok Sandra keluar, seorang siswa perempuan datang mendekati Sony.
" apa kamu mencari Sandra? Dia tidak sekolah hari ini"
" benarkah" Sony tidak percaya kalau Sandra tidak sekolah.
" ya aku rasa dia akan pindah sekolah jadi kamu tidak perlu mencarinya lagi"
" apa!" Sony kaget mendengarnya apa Sandra sungguh meninggalkannya .
Siswa itu langsung pergi setelah mengatakan itu kepada Sony, sebenarnya Sandra tidak pindah sekolah dia sengaja menyuruh temannya menyampaikan pesan itu pada Sony.
setelah itu Sony pergi dari sekolah, dan Sandra keluar dari persembunyian, Setiap hari Sony datang ke sekolah Sandra untuk mencarinya tapi tidak pernah bertemu sampai hari perpisahan sekolah tiba Sony datang lagi kesana tapi masih belum menemukan Sandra. Sebenarnya Sandra tahu Sony sering datang ke sekolah nya hanya saja dia tidak mau menemuinya .
flasback off
" kamu selingkuh dariku, hari itu saat kamu pergi untuk ke toilet, handphone mu berbunyi aku mengangkatnya, kamu tahu apa yang aku dengar, wanita bernama Sovia itu bilang sayang kamu dimana, aku sudah menunggu mu, kita sudah janjian bertemu jam 3 " kata Sandra dengan suara di buat- buat manja untuk menirukan suara Sovia.
" Sovia?"
" kamu pasti sudah bosan pada ku dan mencari wanita lain" kata Sandra dengan suara sinis
" kamu salah faham"
" salah faham? Cih... kamu jangan membual lagi sudah cukup semua ini"
" saat itu kenapa kamu tidak bertanya padaku siapa Sovia?
Kalau kamu bertanya semua pasti baik- baik saja"
" kenapa malah aku yang kamu salahkan? dan kenapa harus bertanya siapa itu Sovia sudah jelas itu selingkuhan mu "
"sudah ku bilang aku tidak selingkuh dan kamu salah paham!" kata Sony dengan suara tinggi sehingga orang- orang yang ada di restoran melihat kearah mereka, sedangkan Sandra kaget mendengar suara Sony yang meninggi
" Sovia itu hanya rekan bisnisku, kami..."
belum selesai Sony bicara Sandra lebih dulu menyela
"Cih.. rekan bisnis apa yang memanggil sayang " kata Sandra dengan ketus
" dengarkan aku dulu, kamu selalu mengambil kesimpulan dari otak kecilmu tanpa mendengar penjelasan terlebih dahulu"
" apa.... Yang kamu katakan?" geram Sandra , Sandra sudah akan berdiri tapi Sony menarik tangan Sandra membuatnya kembali terduduk, kalau seperti ini terus ke salah pahaman ini tidak akan berakhir pikir Sony, dia harus bertindak terlebih dahulu.
Sandra kembali duduk dengan kedua tangan berlipat di depan dada.
" maaf kan aku karena aku tidak memberitahu mu soal pekerjaan ku waktu itu, aku bekerja sebagi fotografer model dan Sovia itu hanya model ku
Hari itu kami memang sudah janjian untuk mengambil pemotretan tapi karena aku terlalu asik dengan mu membuatku lupa pada pekerjaanku"
Sandra hanya diam mendengarkanya , tapi wajahnya sudah melembut, Sony mengambil tangan Sandra dan kembali bicara.
" kamu tahu saat kamu bilang berpisah saat itu hatiku sakit aku ingin mengejar mu tapi aku takut dengan penolakkanmu lagi, itu akan membuatku tambah sakit" kata Sony dengan membawa tangan Sandra ke dadanya.
Sandra masih diam, dia bingung apa yang harus dia katakan, ini tidak seperti yang dia harapkan.
Tapi entah mengapa dia merasa bahagia setelah mengetahui bawa Sony tidak pernah berselingkuh darinya.
" harusnya kamu bilang kalau kamu berkerja di pemotretan "
" maaf kan aku " kata Sony dengan lembut dan itu membuat Sandra menjadi kasihan.
Sandra kembali berdiri meninggalkan Sony, Sony yang ditinggalkan langsung sedih, tapi itu tidak berlangsung sama saat Sandra memanggilnya.
" kenapa kamu masih di situ, cepat kesini antarkan aku pulang"
Sony yang mendengarnya langsung mengejar Sandra, dia menggenggam tangan Sandra dan sandra membalas genggaman tangan Sony, Sony merasa sangat bahagia sekarang, kenapa kesalah paham itu butuh satu 1 tahun untuk selesai dia sudah sangat rindu pada Sandra.
Sony menarik Sandra dalam pelukkanya.
" aku sangat mencintaimu" dengan berbisik didepan telinga Sandra
" aku tahu" kata Sandra
Sony mengangkat kepalanya untuk melihat Sandra dan disana Sandra tersenyum dengan manisnya, Sony mendekatkan wajahnya pada Sandra, dia mencium Sandra dengan lembut menumpahkan segala kerinduannya dan Sandra membalas ciuman Sony.
👍👍👌🌺
Rasanya pingin lanjut trs😍
bagus sekali suka.ceritanya
lanjut cerita yg makin bagus
semangat
💪💪💪💪👍👌👌🌺🌹
Good job
👍
Good job, author nya!!
apa udah di kembalikAn?