NovelToon NovelToon
Sang Mafia, Anak-anaknya, dan Sang Guru

Sang Mafia, Anak-anaknya, dan Sang Guru

Status: tamat
Genre:Mafia / Duda / Penikahan Kontrak / Pengasuh / Enemy to Lovers / Tamat
Popularitas:80
Nilai: 5
Nama Author: Claudia Reveca Díaz

Carter Bruce pernah kehilangan segalanya dalam satu malam—istri yang ia cintai pergi demi pria kaya, meninggalkannya sendirian bersama tiga anak kecil dan hati yang hancur. Kini ia bangkit sebagai pengacara paling ditakuti di dunia hitam, tangan kanan seorang bos mafia, seorang pria berdarah dingin yang dijuluki "Sang Algojo". Kekayaan, kuasa, dan ketakutan tunduk di kakinya. Hanya satu hal yang tak bisa ia beli: sebuah keluarga yang utuh.

Meghan Pirs hanyalah seorang guru TK muda, yatim, dan berhati lembut—sampai takdir mempertemukannya dengan si sulung Carter yang manis, lalu dengan sang ayah yang dingin dan berbahaya. Ketika hidup Meghan runtuh dan ia terdesak tanpa pilihan, Carter menawarkan sebuah kesepakatan yang mustahil ditolak: menikah dengannya, berpura-pura menjadi pasangan penuh cinta selama satu tahun. Tak lebih.

Tapi tak ada yang memberi tahu mereka betapa berbahayanya berpura-pura mencintai seseorang—karena kadang, kepura-puraan itu berubah menjadi sungguhan.

Di antara pelukan hangat anak-anak yang memanggilnya "Mami", ancaman dari musuh-musuh yang mengintai dari kegelapan, dan rahasia masa lalu yang tak sanggup mereka lupakan, Meghan dan Carter mulai menemukan sesuatu yang tak pernah mereka duga. Namun dunia mafia tak pernah tidur, dan setiap orang yang berani menyentuh keluarga Sang Algojo akan belajar satu hal dengan cara yang paling mengerikan: tak ada yang boleh menyentuh apa yang menjadi miliknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Claudia Reveca Díaz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keputusan Meghan

Di ruang gawat darurat rumah sakit, Carter murka. Beraninya mereka menyentuh istrinya yang lembut dan pemalu.

Dimitri dan Jelena tiba di rumah sakit. Carter menceritakan apa yang terjadi.

Dimitri tahu bahwa para wanita yang melecehkan Meghan itu tak akan lolos begitu saja.

"Keluarga Meghan Pirs," panggil dokter.

"Saya suaminya," sahut Carter.

"Nyonya sudah baik-baik saja. Dia pingsan karena trauma. Dia perlu istirahat dan memeriksakan diri ke spesialis," kata dokter.

"Terima kasih, Dokter," ujar Carter.

Carter membawa Meghan pulang, meminta anak-anak agar membiarkannya tidur, lalu melaju menuju kantor kepala kepolisian.

Carter menunjukkan rekaman dari mobil dan kamera keamanan di lampu lalu lintas. Seluruh prosedurnya jelas salah.

"Apa mau kalian dari istriku, seorang guru TK biasa?" tanya Carter.

"Tuan Bruce, saya mohon maaf," kata kepala polisi.

"Ini tidak akan semudah itu. Aku ingin kepala para polisi yang menghentikan mobil itu dan menjebloskan istriku ke sel," tegas Carter.

Kepala polisi tak punya cara untuk melindungi para petugasnya, apalagi setelah melihat berkas Meghan, seorang guru TK yatim piatu tanpa catatan kriminal. Ditambah lagi ia istri pengacara terbaik di kota ini. Ia mengumpat para petugas itu atas kebodohan mereka, terlebih para detektif, ketika melihat rekaman sel dan ruang interogasi yang dengan jelas memperlihatkan ketakutan yang dialami Meghan.

"Tuan Bruce, saya akan mengambil tindakan," kata kepala polisi.

"Ini belum selesai. Aku akan menuntut ganti atas setiap tetes air mata istriku. Bersiaplah untuk gugatan," ujar Carter.

Di kantor sang komisaris.

"Apa mau kalian dari wanita itu?" tanya komisaris.

"Menakut-nakutinya supaya dia mau bicara," jawab detektif pertama.

"Dia simpanan Carter. Dia pasti tahu hal-hal yang bisa membantu kita menjebloskan para penjahat itu," tambah detektif kedua.

"Kalian ini idiot," bentak komisaris. "Meghan Pirs adalah istri Carter Bruce. Dia guru TK biasa, tak punya catatan kriminal maupun hubungan dengan penjahat. Dia bersih seratus persen, dan kalian sudah melakukan semuanya dengan salah. Wanita itu tak tahu apa pekerjaan suaminya. Sialan, dengan ini kalian sudah membuatnya waspada. Carter Bruce bukan orang bodoh; dia sengaja mencari wanita tanpa kaitan apa pun dengan dunia kriminal. Kalian bahkan tak menyelidikinya dulu sebelum melakukan kebodohan itu."

"Tidak, Pak. Kami hanya pernah melihatnya bersama Carter di beberapa pertemuan dan bersama anak-anaknya," dalih para detektif.

"Idiot," desis komisaris. "Bos menuntut satu kepala, dan itu tidak akan jadi kepalaku."

Sementara itu, Meghan berada di kamar, memandang keluar jendela. Ribuan hal berkecamuk di kepalanya.

Aku lelah menjadi lemah dan dimanfaatkan semua orang. Cukup sudah!

Ia menuruni tangga dan melihat pengawalnya.

"Nyonya, Anda baik-baik saja?" tanya sang pengawal.

"Bisakah aku memintamu sesuatu?" kata Meghan.

"Tentu, Nyonya."

"Aku ingin kau mengajariku membela diri dan menggunakan senjata."

"Nyonya?" pengawal itu terkejut.

"Kumohon," pinta Meghan.

Sang pengawal memahami situasinya.

"Baik, saya akan lapor pada Tuan Nestor, dan saya tunggu Anda di ruang latihan," ujarnya.

"Terima kasih," kata Meghan.

Meghan naik kembali ke kamar, sementara sang pengawal mengabari Nestor tentang permintaan Meghan.

Nestor langsung mengabari Carter tentang permintaan Meghan.

"Bagus dia berlatih. Ruang latihan ada kameranya, jadi aku bisa melihat kemajuannya," kata Carter.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!