Menampar si muka dua, menginjak si pria berengsek, cara belas dendam yang berbeda dengan biasanya. Mau liat bagimana sang ratu menyiksa pria berengsek dan si muka dua sampai ketakutan tapi tidak bisa kabur?
Namun kenapa kali ini, dia tidak bersembunyi atau menghindar? Kenapa dia malah terus mengikuti ku?
perhatian!!!
"Ratu" tanda kaya gini artinya itu percakapan bisa
'Ratu' tanda ini tanda nya si tokoh lagi berpikir dalam hati atau bicara di dalam hati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurelie Valaska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 6
Helikopter itu terlihat mulai meninggalkan area hutan Amazon di dalam helikopter
"Kau punya adik?"Kaeno berteriak tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar dari mulut cassiopea
"Penguasa Elizabeth ayah mu, Atlas Orion Elizabeth setahu ku hanya punya satu anak perempuan! dan itu kau, benar begitu kan?"Kaeno menjelaskan sambil melirik cassiopea
"Aku juga tidak tahu bahwa aku memiliki kembaran sampai beberapa hari yang lalu! dia tinggal di Indonesia"cassiopea berkata sambil menatap ke arah dengan tanpa emosi
"Ternyata di dunia ini ada adik yang memiliki gen sama persis dengan mu dan juga wajah yang sama! dia seperti aku yang lain, aku merasa sangat kuat bisa"cassiopea berkata tenang sambil menggenggam liontin itu
"Nona cassiopea! apa kau tidak khawatir bahwa kembaran mu mungkin merampas kehormatan, ketenaran, dan semua yang ada di Elizabeth?"Kaeno bertanya dengan gugup
"Dia bisa memiliki semua yang menjadi milik ku jika dia menginginkan nya!"cassiopea berteriak
"Aku lebih suka menebus nya yang telah pergi dari ku selama 20 tahun dengan mengorbankan semua kekayaan Elizabeth" lanjut cassiopea sambil memejamkan mata nya genggaman tangan nya di liontin semakin menguat
"Aku masih tidak percaya bahwa orang yang sangat di takuti, dewa kematian begitu mencintai adik nya sendiri! Apa kau akan memperlakukan nya seperti seorang tuan putri?"Kaeno bertanya dengan tidak percaya
"Tentu saja dia adalah tuan putri kedua Elizabeth dah aku akan menjadi ratu nya untuk melindungi nya"cassiopea dengan dingin sambil menatap kedepan
"Wah! Aku terpana dengan misteri dan tekad mu!"Kaeno berkata dengan senyum canggung
"Tapi apa kau tahu tentang kembaran mu? bagaimana pun juga kan kalian Telah berjauhan satu sama lain selama 20 tahun!"Kaeno bertanya dengan ragu-ragu sambil melirik cassiopea dengan ekor mata nya
"Dia telah menjalani kehidupan yang sulit sejak ibu ku meninggal. Aku tidak tahu apa yang terjadi antara ayah dan ibu ketika aku baru lahir, ayah membawa ku ke Inggris" cassiopea berkata dengan nada pelan sambil merenung
"Tapi dia meninggal ibu dan adikku. Dia telah lama menyembunyikan keberadaan mereka dari ku! Seandainya aku tidak menemukan salah satu foto adik ku, aku tidak akan pernah tahu bahwa ada anggota keluarga lain yang memiliki hubungan darah dengan ku. di suatu tempat di dunia ini"cassiopea berkata sambil menatap ke luar jendela helikopter
Kilas balik beberapa hari yang lalu di sebuah pameran foto dari karya fotografer keliling Zoya Pratama, di dalam gedung pameran terlihat cassiopea berjalan sambil memegangi sebuah brosur dari daftar pameran sampai cassiopea tidak sengaja melihat sebuah foto gadis yang sangat mirip dengan nya, cassiopea terdiam memandangi foto itu
"permisi! Tolong beri tahu aku di mana nah mengambil foto ini?"cassiopea bertanya pada zoya
"Di Indonesia, tapi tempat nya aku sudah lupa!"Zoya menjawab dengan tenang
kilas balik pun berakhir dan kembali ke saat ini di dalam helikopter
"Untung saja di baru saja masuk dunia hiburan di Indonesia hingga aku bisa segera mendapatkan informasi nya, dan aku menghubungi nya melalui email setelah aku mengonfirmasi identitas nya"cassiopea menjelaskan dengan tenang sambil menatap Kaeno
"Apa? Kau seharusnya menghubungi nya dengan pergi langsung ke sana saja, bukan nya malah melalui email"Kaeno berkata dengan kaget
"Aku yakin kau pasti belum memberitahu nya tentang identitas mu yang sebenarnya kan?"lanjut Kaeno berkata tidak habis pikir
"Belum! tapi aku tetap berhubungan dengan nya dan setiap hari aku sela memeriksa email ku dan membaca surat-surat nya"cassiopea berkata dengan gugup
"Sungguh kisah yang sangat mengharukan!" Kaeno berkata sambil menyeka air matanya dengan sapu tangan
"Apa kau tahu bahwa ibu ku meninggal karena sakit, dia terlalu miskin untuk menjalani operasi? Nyonya Elizabeth seharusnya tidak meninggal karena kemiskinan!! Aku benci ayah ku!"cassiopea berkata dengan nada marah dengan tangan yang mengepal
"Apakah ada kesalahpahaman?"Kaeno bertanya dengan heran
"Tidak ada alasan yang bisa digunakan sebagai alasan untuk kebutuhan keberadaan ibu ku dan adik ku dari ku dan mengabaikan mereka. aku tidak akan memaafkan nya, dia berniat untuk belajar kedokteran dan prestasi akademis nya yang baik seharusnya memungkinkan nya untuk di terima di universitas kedokteran terbaik! tapi dia terlilit hutang karena ibu yang sering sakit-sakitan. Sebelum dia meninggal, dua mengatakan kepada bahwa dia memiliki seorang kakak. untuk alasan ini, dia berhenti belajar kedokteran lalu sebagai gantinya dua pergi ne universitas drama untuk menjadi seorang artis, karena dua bilang itu cara tercepat untuk menentukan ku" cassiopea berkata dengan nada sendu sambil menatap liontin nya dengan tatapan sedih