NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Pewaris Amazon

Reinkarnasi Pewaris Amazon

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: To Raja

Jingga membuka mata, kembali ke masa sebelum tragedi besar menimpa keluarga Amazon.

Kali ini, tidak ada lagi gadis lugu yang mudah dimanfaatkan, matanya penuh dendam dan kebencian.

Hanya ada satu hal, Balas Dendam!

Mari kila mulai permainannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Tak mau minta maaf

Jingga meninggalkan rumah sakit dengan penuh semangat, ia kembali ke kediaman keluarga Amazon dan bertemu dengan tiga orang yang hendak keluar.

Arga, Bryan dan Tasya berpenampilan begitu rapi, tampaknya hari ini ada hal penting yang akan diurus ketiga orang itu.

Saat melihat Jingga sudah pulang, wajah Tasya langsung dipenuhi senyuman, berlari penuh semangat menghampiri Jingga, "akhirnya kakak pulang juga, aku sangat merindukanmu," kata Tasya.

"Tentu saja kau merindukanku sampai tak ada waktu sedikitpun untuk menjengukku ke rumah sakit," kata Jingga dengan dingin membuat wajah Tasya langsung berubah muram.

Arga tak tahan melihat kesedihan Tasya, dia menatap tajam Jingga, "kau menampar Tasya di rumah sakit dan memaksanya berlutut, bahkan sebelumnya hendak membunuhnya di sungai. Kami mengurung mu di kamar agar kau bisa mengintropeksi diri, tapi apa hasilnya? Sepertinya hukumanmu perlu di tambah! Mulai hari ini kau dilarang keluar kamar, ponselmu juga di sita! Selain itu, minta maaf pada Tasya sampai dia memaafkanmu!"

"Benar! Kau harus berlutut!" Kata Bryan.

Jingga memejamkan matanya, terdiam.

Dulu di panti asuhan, Bryan dan Arga berlutut di hadapan ayah dan ibunya untuk diselamatkan. Dan tiga tahun lalu keduanya juga berlutut di hadapannya meminta dia menerima Tasya menjadi adik angkatnya, sekarang posisinya terbalik?

Dialah yang kemudian harus berlutut pada Tasya, atas dasar apa?

 "Oh, kalian menyuruhku berlutut padanya?" Ucap Jingga dengan suara dingin.

"Tentu saja kau harus berlutut!" Tegas Bryan.

"Itu juga masih termasuk hukuman yang ringan," kata Arga dingin.

"Tunggu, apakah aku berlutut untuk memohon dijadikan anak angkat atau saudara angkat seperti yang kalian berdua pernah lakukan?" Tanya Jingga.

Bryan terkejut Jingga akan berkata demikian, "kau!"

"Kak Jingga, Kak Bryan dan Arga tak bermaksud begitu, Kau tidak perlu berlutut meminta maaf padaku, cukup meminta maaf dengan tulus saja aku pasti akan memaafkanmu," ucap Tasya.

"Tidak!" Arga menatap Jingga dengan tegas, "harus berlutut!"

"Hm..." Jingga tersenyum, "apa kalian punya bukti aku menamparnya? Atau aku mendorongnya ke sungai? Biar ku perjelas, aku tidak akan pernah minta maaf untuk sesuatu yang tak pernah ku lakukan!"

"Dasar kau!" Arga mengangkat tangannya dan dengan segera mendaratkan tamparan di pipi Jingga.

Plak!

"Tidak tahu diri! Apa kau begini untuk mengancamku agar mau menikahimu? Baiklah! Aku akan menikahimu, tapi sekarang, cepat berlutut minta maaf pada Tasya!" Bentak Arga.

Jingga memegangi pipinya yang terasa panas, 'jika bukan karena aku butuh bukti untuk menghancurkan kalian, aku tak akan diam saja di tampar,' geram Jingga dalam hati.

"Jadi kau pikir aku masih ingin menikahimu setelah apa yang kau lakukan padaku? Jangan harap!" Bentak Jingga.

"Kau! Memangnya kalau bukan dengan aku dan Arga, dengan siapa lagi kau akan menikah? Kau pikir akan ada pria yang berani menikahimu selain kami berdua? Jangan harap!" Kata Bryan.

"Kak Jingga, cepat minta maaf sekarang, bahkan dengan satu kata maaf saja, aku pasti akan memaafkan mu agar Kak Arga dan Kak Bryan tidak perlu memarahi mu lagi," ucap Tasya.

"Tidak perlu membujuknya lagi! Kami berdua tidak akan menikahinya! Lagi pula tanpa kami, memangnya dia mampu mengelola perusahan besar? Kami juga masih bisa hidup tanpa keluarga Amazon!" Tegas Bryan.

Tasya menahan amarahnya, 'memang kalian masih bisa hidup, tapi tidak akan hidup kaya raya sepeti sekarang,' gerutu Tasya dalam hati.

"Oh, jadi kalian bisa hidup tanpa keluargaku? Ok, sekarang juga tinggalkan keluarga Amazon, kita lihat bagaiman cara kalian hidup tanpa keluarga Amazon, apakah akan lebih baik atau justru malah semakin hancur!" Kata Jingga penuh ejekan.

Bryan maju ke depan, "Kau!"

"Hentikan!" Arga menatap Bryan, memberi peringatan agar tidak berbicara lagi.

Jangan sampai Jingga benar-benar bertindak bodoh kalau terus diprovokasi.

"Baiklah, kali ini jika bukan karena ada pembahasan kerja sama besar dengan grup Pratama, kau tidak akan lolos!" Kata Arga lalu merangkul Tasya pergi.

"Tapi, dia belum minta maaf," kata Bryan protes.

"Jangan khawatir kak Bryan, meski Kak Jingga tak minta maaf, aku sudah memaafkannya kok," ucap Tasya sambil tersenyum polos.

Bryan menggertakkan giginya, menatap Jingga kesal, "awas kau! Kita bahas nanti saat kami kembali!" Ancam Bryan.

"Hoo... Aku takut sekali," ejek Jingga membuat Bryan semakin kesal.

1
Allea
ahhh berarti si jingga ini awalnya bodoh y thor 😁
Soraya
hadir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!