NovelToon NovelToon
Setelah Putri Kandung Itu Kembali.

Setelah Putri Kandung Itu Kembali.

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Sci-Fi / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Cumi kecil

Selama bertahun-tahun, Bee Catleen hidup sebagai putri kesayangan keluarga Luwis. Meskipun berstatus anak angkat, Bee selalu menerima cinta dan kasih sayang yang membuatnya merasa tidak pernah berbeda dari anggota keluarga lainnya.

Namun semuanya berubah ketika Jelita, putri kandung keluarga Luwis yang hilang selama lima belas tahun, akhirnya kembali.

Perlahan, perhatian yang dulu menjadi miliknya mulai beralih. Bee hanya bisa tersenyum dan berpura-pura bahagia demi melihat keluarganya kembali utuh. Di balik tawa ceria dan sifat humorisnya, Bee menyimpan luka yang tidak pernah ia tunjukkan kepada siapa pun.

Hari demi hari, Bee hidup dengan topeng kebahagiaan, hingga takdir mempertemukannya dengan seorang pria yang mampu melihat kesedihan yang ia sembunyikan rapat-rapat.

Untuk pertama kalinya, ada seseorang yang memilihnya tanpa ragu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6 SEBUAH TAMPARAN

Jelita duduk tepat di depan Bee dan Cristal.

Selama pelajaran berlangsung, dosen menjelaskan berbagai materi yang cukup padat, Bee terlihat fokus mencatat.

Cristal juga sibuk memperhatikan dosen.

Sedangkan Jelita...

Terlihat semakin kebingungan Sesekali ia menoleh ke belakang, Melirik Bee.

Berharap Bee memperhatikan dirinya Namun Bee benar-benar fokus dengan catatannya.

Jelita akhirnya kembali menatap papan tulis dengan wajah bingung.

Beberapa jam kemudian.

Bel berbunyi menandakan jam kuliah telah usai. Mahasiswa mulai membereskan buku masing-masing.

Bee juga sedang memasukkan buku ke dalam tas ketika suara kesal Jelita terdengar.

"Bee."

Bee mengangkat kepala. "Hm?"

"Kok kamu jahat sih?"

Bee berkedip bingung "Hah?"

"Tadi kan aku gak ngerti tugas-tugas itu."

Sebelum Bee sempat menjawab, Cristal sudah lebih dulu menyahut. "Tadi sebelum dosen memberikan tugas, dosen sudah menjelaskan materinya."

Jelita langsung menoleh "Kenapa kamu yang jawab?"

Cristal mengangkat alis. "Karena pertanyaanmu aneh."

"Aku kan bertanya kepada Bee!"

Cristal langsung mendengus "Kalau kamu tidak paham, kamu bisa bertanya saat dosen menjelaskan."

Wajah Jelita langsung cemberut.

Bee buru-buru menengahi "Sudah, nanti aku bantu jelaskan materinya."

Namun Jelita tampak sudah terlanjur kesal. "Huh!" Ia langsung berdiri. "Aku gak mau." Lalu pergi begitu saja meninggalkan mereka.

Cristal memandang punggung Jelita yang menjauh.

"Dasar cewek gila."

Bee tertawa kecil "Cristal."

"Apa?"

"Abaikan saja."

Cristal masih terlihat kesal.

"Kamu terlalu baik, Bee."

Bee menutup tasnya. "Kalau semua orang marah, nanti dunia jadi berisik."

"Itu bukan alasan."

Bee terkekeh Kemudian berdiri sambil merangkul bahu sahabatnya. "Sudahlah."

"Aku masih kesal."

"Kesal sambil makan lebih enak."

Cristal menoleh "Makan?"

Bee mengangguk mantap "Ayok ke kantin."

Mata Cristal langsung berbinar "Kamu yang traktir?"

"Ternyata tujuan hidupmu cuma makanan gratis."

"Betul."

Bee tertawa Mereka berdua akhirnya berjalan keluar kelas sambil bercanda seperti biasa.

Sementara dari kejauhan, Jelita yang berdiri di koridor sempat menoleh ke arah mereka.

Melihat Bee tertawa bersama Cristal Entah kenapa...entah kenapa jelita tidak menyukainya.

KEDIAMAN LUWIS.

Hari semakin sore Bee dan jelita sampai di kediaman lewis.

Bee terlihat biasa saja, bahkan sepanjang perjalanan pulang, ia masih sesekali menjawab pertanyaan jelita dan mendengarkan cerita-cerita gadis itu. Namun begitu masuk kedalam rumah…

Jelita berlari menghampiri mamah lana yang sedang duduk di ruang keluarga. ‘’ Mamah ‘’

Mamah lana tersenyum ‘’ Sudah pulang ‘’

Jelita langsung duduk di samping mamah lana ‘’ Mamah.. ‘’ Wajah Jelita terlihat sedih

Bee yang baru masuk hanya meletakkan tas sambil menghelai napas pelan.

‘’ Bee tidak menjaga aku ‘’ Adu Jelita melirik kearah bee

Bee langsung menoleh seolah ia tak mengerti dengan apa yang di katakana oleh jelita.

‘’ Bee juga gak ajak aku makan, tadi aku makan sendirian di kantin ‘’ Adu Jelita, kepalanya menunduk seolah ia takut dengan jelita

Bee terkekeh kecil karena ia tak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya, namun ia memilih diam.

Belum sempat mendengarkan penjelasan apapun dari bee. Mamah lana langsung menatapnya ‘’ Bee ‘’

‘’ Iya mah ‘’ Jawab Bee menoleh kearah mamah lana.

‘’ Apa benar yang di katakana oleh jelita? ‘’

Pertanyaan itu membuat bee semakin terdiam. Bukan karena ia tak bisa menjawab, tapi kerena nada suara mamah lana terdengar berbeda. Seolah wanita itu percaya dengan apa yang di katakana oleh jelita.

Jelita menundukkan kepalanya lagi ‘’ Bee apa kamu tidak suka satu kampus denganku, dana pa kamu juga tidak suka aku ada di sini? ‘’ Tanya jelita dengan nada lirih

Bee semakin tak percaya kepada jelita ‘’ Hah! ‘’

‘’ Makanya kamu cuek dan mengabaikan aku hiks… ‘’ Tangis jelita mulai terdengar, air mata membasahi pipinya.

Bee masih mencerna situasi yang tiba-tiba seperti ini.

Mamah lana memeluk jelita, mengusap pundak jelita dengan penuh perhatian.

‘’ Jika kamu tidak suka… ‘’ Jeda jelita ‘’ Biar aku kembali ke desa, dan kamu menjadi gadis satu-satunya di keluarga luwis hiks… ‘’

Untuk pertama kalinya bee merasa seperti orang asing  di rumahnya sendiri ‘’ Mah, aku… ‘’

Namun mamah lana memotong ucapan Bee ‘’ Bee cepat minta maaf kepada jelita ‘’ Pinta, mamah lana.

‘’ Apa! ‘’ Bee kembali membeku

‘’ Minta maaf ‘’

‘’ Mah.. ‘’

‘’ Mamah bilang minta maaf ‘’ Sekarang nada mamah lana sedikit meninggi.

Bee mulai merasakan sesuatu yang menyesakkan di dadanya. Bukan marah, bukan juga kecewa. Tapi rasa sakit karena tidak di beri kesempatan untuk menjelaskan.

‘’ Mamah ‘’ Suara Bee bergetar

‘’ Minta maaf!! ‘’

‘’ Mah sudah, aku sudah memaafkan bee ko ‘’ Potong Jelita

‘’ Kamu terlalu baik. ‘’ Ucap Mamah lana kepada jelita, Lalu mamah lana menatap Bee dengan tatapan tajam ‘’ Minta maaf Bee!! ‘’

Ruangan mendadak sunyi. Bee menatap wanita yang selama ini selalu membelanya. Wanita yang mengatakan bee adalah putri kandungnya, namun hari ini…

Mamah lana bahkan tidak mau mendengarkan penjelasannya. ‘’ Kenapa aku harus minta maaf sedangkan aku gak merasa bersalah? ‘’ Suara Bee ikut meninggi. ‘’ Mamah hanya mendengarkan ucapan jelita tanpa mendengarkan penjelasanku terlebih dahulu ‘’’

Mamah lana terlihat terkejut. Namun amarah sudah menguasai dirinya.

PLAK!!

Suara tamparan menggema di ruang keluarga.

Bee terdiam..

Begitu juga orang yang ada di sana.

Pipi kirinya terasa panas, sangat panas. Bee perlahan menyentuh pipinya.. Matanya membesar tak percaya jika mamah lana akan menampar dirinya untuk pertama kali seumur hidup.

Ruangan terasa sunyi. Bee menatap mamah lana beberapa detik, kedua matanya mulai memerah. Namun tidak ada satu katapun yang keluar dari bibirnya.

Bee hanya mengangguk pelan lalu berbalik dan pergi menuju kamarnya.

1
Red Blossom
Satukan Juna sama Bee secepatnya thor biar Bee ada yg melindungi
Daniel Kang
💪semangat bee
Lin-khay💞
Halo kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!