NovelToon NovelToon
Di Balik Dendam Sang Ibu Susu

Di Balik Dendam Sang Ibu Susu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Selingkuh / Cinta Terlarang / Pelakor / Anak Haram Sang Istri / Ibu susu
Popularitas:33.5k
Nilai: 5
Nama Author: Kikan dwi

Kehilangan anak saat melahirkan adalah penderitaan terbesar bagi Azelva Raquel Shawn. Bak jatuh tertimpa tangga, Azelva diceraikan, diusir dari rumahnya, dan semua hartanya dicuri oleh suami dan selingkuhannya.

Namun di tengah-tengah penderitanya, Kellano Gavintara, hadir menawarkan pekerjaan untuk wanita malang itu.

"Jadilah Ibu susu putraku. Sebagai imbalannya, aku akan membantumu mengambil kembali semua milikmu." Kellano Gavintara.

Tekadnya untuk balas dendam semakin kuat, tapi di sisi lain, Azelva tidak ingin berhubungan lagi dengan Kellano, yang tak lain adalah mantan kekasihnya. Apalagi jika Kellano tahu rahasia yang Azelva sembunyikan selama ini.

Namun setelah menatap baby Arlend, perasaan Azelva mulai goyah.

"𝘒𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘥𝘦𝘬𝘢𝘵 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘈𝘳𝘭𝘦𝘯𝘥?"

Seiring berjalannya waktu, tabir rahasia mulai terkuak. Identitas Arlend mulai dipertanyakan.

Apa yang akan Kellano lakukan saat mengetahui fakta mengejutkan tentang putranya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kikan dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 6

"Mas, sakit!"

Dorongan yang Azelva lakukan membuat Venya terus meringis dan merasakan sakit di perutnya semakin perih. Ditambah lagi cairan merah yang keluar dari sela-sela pahanya semakin bertambah deras.

"Kamu tahan ya, Sayang. Sebentar lagi kita sampai."

Saat ini keduanya sedang menuju rumah sakit terdekat. Zidan berusaha tetap fokus menyetir walaupun saat ini pria itu terlihat khawatir dan panik.

Tidak lama kemudian, mereka akhirnya sampai di rumah sakit. Zidan menggendong Venya dan membawa wanita itu ke ruang UGD. Setelah dilakukan penanganan, dokter meminta Venya untuk melakukan tindakan lebih lanjut. Venya disarankan untuk berkonsultasi lebih dulu dengan dokter kandungan.

"Bagaimana keadaan bayi saya, Dokter? Dia baik-baik saja, kan?" Tanya Venya.

Saat ini, Venya sedang berada di ruang pemeriksaan dokter kandungan. Ia baru saja selesai melakukan USG.

Dokter itu terdengar menghembuskan napasnya. Raut wajahnya yang tegang membuat Venya semakin takut.

"Kita tunggu suami Ibu Venya dulu," ucap dokter.

Dokter itu mengira Zidan adalah suami Venya. Karena setiap kali Venya melakukan pemeriksaan, Zidan selalu menemani wanita itu.

"Dokter, tolong katakan sekarang saja, tidak perlu menunggu suami saya." Venya merasakan firasat buruk akan menimpanya. Apalagi saat ini dokter itu menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Sebelumnya saya turut bersedih dengan musibah yang menimpa Anda. Saya juga menyesal harus menyampaikan kabar ini," dokter itu menjeda sejenak ucapannya. "Ibu Venya, Anda mengalami keguguran."

Venya memejamkan matanya. Perlahan tangannya bergerak menyentuh perut datarnya. Venya sempat membayangkan perutnya akan membesar seiring dengan berkembangnya bayi yang ada di dalam perutnya.

Namun sebelum bayangannya itu terjadi, Venya sudah lebih dulu kehilangan calon bayinya. Padahal, Venya sudah berharap banyak pada bayinya itu. Karena bayi itulah yang akan membuat hubungannya dengan Zidan semakin erat.

"Tidak mungkin, Dokter."

Venya menggelengkan kepalanya, air matanya perlahan mengalir membasahi pipinya. Ia sudah menduganya, namun saat mendengar langsung kenyataan itu dari dokter, hati Venya sangat sedih. Ia harus kehilangan calon bayinya, bahkan sebelum ia sempat melahirkannya ke dunia.

"Dan ada satu hal lagi yang harus saya sampaikan," ucap sang dokter. Ia menatap Venya yang terlihat sedang menunggu perkataannya selanjutnya. "Tapi sebelum itu, saya mau bertanya lebih dulu pada Anda."

Venya tidak menjawab pertanyaan sang dokter, tapi wanita itu terlihat menganggukkan kepalanya.

"Apa sebelumnya Anda pernah melakukan aborsi?"

Deg

"𝘒𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘥𝘰𝘬𝘵𝘦𝘳 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘵𝘢𝘩𝘶?" 𝘉𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘝𝘦𝘯𝘺𝘢.

Tangan Venya tiba-tiba bergetar, rasa takut perlahan mulai membelenggu. Untung saja Zidan tidak berada di sana. Pria itu sedang mengangkat telponnya di luar. Namun tetap saja Venya sangat khawatir jika Zidan sampai mengetahui rahasianya ini. Rahasia yang selama bertahun-tahun ini Venya kubur dalam-dalam.

"I-iya, Dokter." Venya terpaksa mengakui perbuatannya itu, namun ia meminta pada dokter itu untuk merahasiakannya dari Zidan. "Dulu saya terpaksa melakukannya. Tolong, jangan sampai suami saya tahu."

Venya takut jika Zidan sampai tahu, pria itu akan kecewa dan tidak akan pernah mau menikahinya. Apalagi sekarang ia juga sudah kehilangan satu-satunya harapan untuk membuat Zidan selalu di sampingnya.

"Saya tidak akan ikut campur masalah Anda, tapi sebaiknya suami Anda tahu apa yang akan saya sampaikan."

Ucapan dokter itu membuat Venya semakin dilanda ketakutan. Apakah masalahnya begitu serius?

Venya menganggukkan kepalanya. Biarlah nanti ia yang akan memutuskannya sendiri.

"Sepertinya Anda akan sulit untuk hamil kembali, Ibu Venya."

Deg

...----------------...

Di tempat lainnya

"Saya akan membawanya ke rumah sakit," ucap Kellano.

Setelah menimbang cukup lama, Kellano akhirnya memutuskan untuk membawa Azelva ke rumah sakit. Walaupun itu artinya ia harus mengurungkan niatnya untuk menemui wanita yang akan ia minta untuk menjadi ibu susu putranya.

"Tidak perlu," ucap Azelva tanpa sedikitpun menatap Kellano.

Sejak menyadari pria itu adalah Kellano, Azelva terus memalingkan wajahnya. Wanita itu tidak sedikitpun menatap pria itu.

"Tapi Nona, Anda harus segera diobati. Kalau tidak, luka Anda bisa infeksi," ucap salah satu orang yang mengkhawatirkan Azelva.

Azelva tampak bingung, ditambah lagi luka di tubuhnya terasa semakin perih.

"𝘉𝘢𝘨𝘢𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘪𝘯𝘪?"

Sebenarnya ia ingin segera pergi ke rumah sakit, hanya saja Azelva tidak ingin pergi bersama Kellano.

Kellano yang sejak tadi memperhatikan Azelva, diam-diam tersenyum tipis. Sangat tipis sampai tidak ada yang menyadarinya.

"𝘒𝘢𝘮𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘣𝘢𝘩, 𝘈𝘻𝘦𝘭. 𝘚𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘤𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘦𝘮𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯."

Kellano menggelengkan kepalanya saat pikirannya mulai tidak kondusif.

Tidak ingin membuang-buang waktu, Kellano berjalan mendekati Azelva. Tanpa diduga, pria itu tiba-tiba menggendong Azelva dan membawanya masuk ke dalam mobilnya.

"Aku mau turun!"

Azelva memberontak saat Kellano memaksanya duduk di dalam mobilnya. Azelva merasa sesak, ia ingin keluar dari mobil pria itu.

"Diam atau aku cium!"

𝘛𝘰 𝘣𝘦 𝘤𝘰𝘯𝘵𝘪𝘯𝘶𝘦𝘥

1
𝕙𝕚𝕜
lanjutan thorrrr💪💪💪
Irma Luthfah
uluu uluuu yg di gantung,, enak gk siiihhhh🤣🤣
Ita rahmawati
hadeuh Zidan Zidan,,bodohnya GK sembuh² 🤦
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐰➢‮: gak akan sembuh😭🤣
total 1 replies
Teh Euis Tea
ga sabar nunggu si zidan sm si venya hancur satu lg si regita hancur jg
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐰➢‮: sabar pemirsahhh😭🤭
total 1 replies
ora
Zidan nih mau sama siapa sebenarnya😒😒. Enggak tanda tangan surat pisah, tapi nahan Venya juga ..
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐰➢‮: kalau bisa 4 kenapa harus datu🤣😭🤭
total 1 replies
ora
Minta di timpuk nih orang😒🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐰➢‮: jangan🤣 Kamu mau kikan kutuk🤣
total 1 replies
Orsonpos IsHer
semangat thor💪
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐰➢‮: terimakasih🤭
total 1 replies
Ayudya
jadi ga sabar pengen tau Regita hancur di buat kallen🤣🤣🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐰➢‮: otw🤭/Joyful/
total 1 replies
astr.id_est 🌻
lanjutt uuup thourr, semakin bagus cerita nya
Aiyuki
hazel? jangan2🧐
Aiyuki
whattt🧐
Aiyuki
nah seru nih🤣
Aiyuki
belalai-belalai apa yg tegak🤣🤣
Aiyuki
bru juga dateng udh ah ah aja😌
Teh Euis Tea
dihhh aiu gemes deh sm si zola dan killano, si zola neranginnya bertele2 di killano ga sabaran main selak aj
bagus pak arjuna gercepdibandingin anaknya
Ita rahmawati
gaje emang si kellano SM Zola 🤦🤣
ayo segera kita sambut si regina 👏
Ita rahmawati
jd begitu,,kellano dibuat TK berkutik oleh pak Shawn,,kalo papanya azel lebih berkuasa dari keluarga gavintara berarti Zidan juga lebih berkuasa dong kan dia yg mewarisinya 🤔
ayo Zola cepet cerita jgn byk mikir 🤣
Irma Luthfah
Bos sm bawahan sm2 sableng, pengen jitak jadinya😭 D satu sisi gk mau kalo s arlend harus d pertemukan dengan regita, krn dia gk berhak buat itu yah. tapi satu sisi lagi pengen tau gmn reaksi s regita bahwa bayi yg dia tukar ternyata di asuh dan di susui oleh ibu kandung nyaaa
Irma Luthfah
daddy arjuna makasih sudah berjuang mengungkap kebenaran😍
Ani Basiati
lanjut gak sabar jd dag dig dug
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!