Alina Grace tumbuh sebagai putri keluarga Kalingga. Hidup dalam kemewahan, pendidikan terbaik, dan masa depan yang tampak sempurna.
Namun semua itu runtuh seketika begitu kebenaran terungkap.
Ia bukanlah anak kandung keluarga Kalingga
Tanpa belas kasihan, Alina dikembalikan ke desa asalnya, sebuah tempat yang seharusnya menjadi rumah, tetapi justru menyisakan kehampaan karena kedua orang tua kandungnya telah lama meninggal dunia.
Dari istana menuju ladang, dari kemewahan menuju kesunyian, Alina dipaksa memulai hidup dari nol.
Di tengah keterpurukan, sebuah Sistem Perdagangan Dunia Pararel terbangun dalam dirinya.
Sistem misterius yang menghubungkan berbagai dunia, membuka peluang dagang yang tak pernah dibayangkan manusia biasa.
Dengan kecerdasan, kerja keras, dan tekad yang ditempa penderitaan, Alina perlahan bangkit, mengubah hasil bumi desa menjadi komoditas bernilai luar biasa.
Dari gadis yang dibuang, ia menjelma menjadi pemain kunci dalam perdagangan lintas dunia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perlindungan Yang Tak Terlihat
Malam ini, desa tenggelam dalam keheningan yang tenang.
Lampu-lampu rumah sederhana menyala temaram, sementara suara jangkrik dan serangga lain bersahutan mengiringi angin malam yang berembus lembut.
Di ujung ladang, rumah kayu tua milik Alina berdiri dengan satu jendela terbuka, membiarkan udara malam yang dingin masuk secara perlahan.
Alina duduk di kursi kayu rapuh, menatap layar hologram yang merupakan layar antarmuka Sistem, dimana ia bisa berkomunikasi langsung dengan Sistem melalui layar itu.
Ia belum menyentuh apa pun sejak notifikasi misi utama selesai beberapa waktu lalu.
Bukan karena bingung ingin menyentuh apa, melainkan karena ia ingin benar-benar memahami apa yang baru saja ia peroleh dari Sistem.
[Perlindungan Sistem – Aktif]
Status: Pasif
Cakupan: Pengguna Dan Aset Milik Pengguna
Efek Perlindungan:
~ Perlindungan dari mata-mata
~ Perlindungan dari risiko kecelakaan fatal
~ Mengurangi resiko fatal dari sebuah kecelakaan yang terlanjur terjadi
“Mengurangi resiko fatal dari sebuah kecelakaan?” gumam Alina pelan.
Ia sepenuhnya memahami maksud dari infromasi yang baru diterima.
“Berarti perlindungan Sistem tidak sepenuhnya membuatku kebal terhadap bahaya, hanya saja jika terjadi hal buruk padaku, semuanya tidak akan menjadi begitu buruk bagiku?!”
[Ding!]
[Penjelasan: Sistem tidak bisa, mencegah takdir besar yang sudah seharusnya terjadi, jadi Sistem hanya akan mengurangi resiko berbahaya yang akan diterima Pemilik Sistem.]
Alina mengangguk tanda ia mengerti.
“Apapun itu, ini adalah keberuntungan lain yang aku dapat setelah menjadi pemilik Sistem.”
Ia tidak merasa kecewa walau perlindungan yang didapatkannya bukan perlindungan mutlak.
Justru itu merasa itu sangat masuk akal, tidak membuatnya menjadi sosok tak terkalahkan dalam waktu singkat.
Jika sistem terlalu kuat, ke depannya ia terus-terusan bergantung padanya.
Namun sistem ini seolah mendorongnya untuk tetap hidup sebagai manusia biasa, hanya saja ia memiliki Sistem yang membuat hidupnya terasa jauh lebih mudah.
Setelahnya pandangan Alina berpindah ke menu lain yang sejak tadi membuatnya penasaran.
[Toko Sistem: Tingkat Dasar]
Begitu selesai membaca tulisan itu, ia menarik napas dalam-dalam, lalu menyentuh menu Toko Sistem.
[Ding!]
[Toko Sistem: Akses Terbuka.]
Cahaya biru lembut menyebar, dan daftar barang muncul satu per satu tepat di hadapan Alina.
[Toko Sistem: Tingkat Dasar]
Muncul beberapa pilihan yang bisa, di pilih Alina untuk dilihat.
~ Kebutuhan Harian
~ Pertanian
~ Penyimpanan
~ Informasi
Alina cepat memilih Pertanian terlebih dahulu.
• Pupuk Nutrisi Dasar [50 Kilogram; 5 Poin Sistem]
• Bibit Tanaman Unggul [Acak : 8 Poin Sistem]
• Alat Pertanian Super [12 Poin Sistem]
“Harga cuku murah, tapi aku yakin semuanya akan sangat berguna, bagiku!” gumam Alina.
Ia melanjutkan dengan membuka detail tentang pupuk nutrisi.
Pupuk Nutrisi Dasar
Efek:
• Meningkatkan kesuburan tanah +15%
• Aman bagi ekosistem lokal
• Efek bertahan satu kali musim tanam
Alina tersenyum kecil melihat efek dari pupuk nutrisi.
“Pupuk ini cocok digunakan di ladang milikku.”
Ia menimbang-nimbang sebentar antara membeli, atau tidak, tetapi sesaat kemudian ia membeli dua karung pupuk.
[Ding!] [Pembelian berhasil.]
[Sisa Saldo Poin Sistem: 80]
[Barang yang dibeli langsung masuk ke dalam ruang penyimpanan Sistem]
“Ternyata ini fungsi penyimpanan Sistem. Baguslah kalau begitu, dengan adanya ruang penyimpanan, aku tidak perlu mengeluarkan apa saja yang nantinya kubeli dari Toko Sistem.”
Lagipula ia juga tidak ingin langsung menggunakan pupuk nutrisi, melainkan ia akan menggunakannya nanti begitu tiba awal musim tanam.
Selanjutnya, Alina membuka kategori Kebutuhan Harian:
• Rice Cooker [3 Poin Sistem]
• Filter Air [6 Poin Sistem]
• Satu Set Alat Perkebunan [5 Poin Sistem]
“Filter air ini~” Alina langsung terpikirkan tentang sumur di samping rumah.
Airnya memang bersih, tapi dengan filter adanya filter air, kualitas airnya akan lebih baik, semakin aman untuk langsung dikonsumsi, dan meningkatkan kualitas air jika suatu saat nanti ia kembali menjual air ke dunia pararel.
Tanpa ragu, ia langsung saja membeli satu unit alat filter air.
[Ding!] [Pembelian berhasil.]
[Alat yang dibeli akan terpasang secara otomatis: Waktu lima jam diperlukan proses pemasangan.]
“Sangat praktis, dan besok pagi aku, bisa melihat hasilnya.”
Sesaat kemudian ia ingin menutup Toko Sistem, tapi tiba-tiba muncul sebuah notifikasi.
[Ding!]
[Sistem mendeteksi penggunaan toko pertama.]
[Pengalaman Sistem meningkat.]
[Level Up!]
Level Sistem: 3
Efek Sistem Level 3:
• Perlindungan Sistem diperluas
• Batas konversi poin meningkat
• Ruang Penyimpanan Sistem diperluas, cukup untuk menyimpan barang sebesar rumah Pemilik.
Alina sejenak terdiam, efek dari rasa, terkejut oleh peningkatan Level yang begitu tiba-tiba, tapi tak lama kemudian ia tersenyum.
“Tiba-tiba naik level padahal aku tidak melakukan apa-apa?!”
Ia sangat menyukai kejutan di tengah malam yang diberikan Sistem, dan malam ini ia pasti tertidur nyenyak.
***
Keesokan paginya, Alina bangun dengan perasaan ringan.
Selesai masak dan sarapan, dengan penuh semangat ia membawa pupuk nutrisi ke ladang miliknya, dan mulai mengaplikasikannya ke sebagian ladang.
Tidak banyak, hanya area yang baru dibuka dan belum ditanami. Sengaja ia mempercepat pemupukan karena sudah tidak sabar memulai menanam bibir baru.
Tanah tampak begitu cepat menyerap nutrisi dari pupuk yang baru ditaburkan.
Tidak ada perubahan yang drastis ataupun mencolok pada tanah yang dipupuk, tapi Alina bisa merasakan perbedaannya saat menyentuh tanah.
“Tanah ini terasa lebih baik,” gumamnya.
Saat ia sedang bekerja di ladang, Raka kembali lewat.
“Pagi! Wah~, entah kenapa aku merasa ada yang berbeda dengan tanah yang baru kamu bersihkan!” ucapnya sambil berjongkok dan meraba tanah. “Apa, yang kamu lakukan pada tanah ini?”
“Aku cuma menggunakan pupuk,” jawab Alina jujur. “Aku dapat pupuk ini dari kenalan lama di kota, dimana baru pagi-pagi tadi ia mengantarkannya langsung ke sini.”
Raka tidak bertanya lebih jauh. Ia hanya mengangguk kagum pada kualitas tanah yang menurutnya sangat subur.
“Kalau hasilnya bagus, aku juga ingin mendapatkan pupuk yang sama, dan mungkin penduduk Desa juga menginginkannya. Temanmu itu bisa menjual banyak pupuk di Desa ini!”
Alina tersenyum kecil, mencoba menyembunyikan kebingungannya.
Ia tidak menjanjikan pupuk itu bakalan tersedia untuk semua orang.
Tetapi dia memiliki sebuah ide, tapi itu bukan untuk dilakukan sekarang.
Raka pun pergi melanjutkan langkah kakinya, dan Alina tak begitu peduli kemana perginya pemuda itu.
***
Siang hari, saat Alina seorang diri sedang mencoba memperbaiki bagian atap rumah yang bocor, sesuatu yang tak ia harapkan terjadi.
Salah satu papan kayu tua yang ia pijak retak.
Dalam kondisi normal, ia pasti akan terpeleset dan jatuh cukup keras.
Namun entah bagaimana, kakinya tergelincir hanya sedikit, cukup untuk membuatnya terkejut, tapi yang terpenting ia tidak sampai jatuh, dan tentunya tidak terluka.
Alina terdiam, jantungnya berdetak kencang.
“Hampir saja aku celaka!”
Ia menatap kakinya yang tidak kenapa-napa.
[Ding!]
[Perlindungan Sistem aktif: Bantuan kecil untuk membuat Pemilik tidak mengalami luka fatal.]
Seketika itu juga Alina menelan ludah.
“Jadi ini yang di maksud perlindungan Sistem?!”
Tidak ada perisai cahaya seperti yang semalam ia bayangkan.
Tidak ada juga suara aneh saat ia mendapat perlindungan Sistem.
Hanya saja ia benar-benar merasakan adanya perlindungan, membuatnya selamat dari sesuatu yang buruk.
Perlahan ia turun dari ketinggian, duduk sejenak untuk menenangkan diri.
“Kalau tadi aku jatuh,” gumamnya, “aku bisa cedera, dan itu hanya akan mempersulit diri sendiri!”
Ia menarik napas panjang. “Terimakasih Sistem karena telah, menyelamatkan hidupku!”
Tulus ia berterimakasih, dan begitu kembali tenang, ia melanjutkan perbaikan atap rumah, dan semuanya selesai sebelum makan siang.
***
Sore hari, Alina menerima pesan baru dari dunia Sylva-03.
[Pesan Dunia Sylva-03]
“Pedagang Dunia Biru, kami melihat konsistensimu dalam menyediakan benih.
Jika kamu bersedia, kami ingin melakukan kontrak kerjasama jangka panjang.
Kami menuntut adanya peningkatan Jumlah, tapi kami ingin kamu terus konsisten!”
Alina membaca pesan itu dengan tenang.
Kontrak jangka panjang berarti tanggung jawab yang ia pikul akan lebih besar.
Namun ada harga dari kerja kerasnya memikul tanggungjawab.
Kemudian cepat ia membalas pesan~
[Balasan]
“Aku setuju, asalkan pembelian tidak melewati batasan yang aku tentukan!”
Beberapa detik kemudian, balasan datang.
“Kamu bebas, menentukan berapa jumlah pembelian yang bisa kami lakukan.”
Alina tersenyum puas mendengar itu, dan saat sore berganti malam, ia kembali membuka layar hologram sistem.
[Status Pengguna]
Level Sistem: 3
Poin Sistem: 74
Reputasi Pasar Dunia: Stabil (+28)
Perlindungan Sistem: Aktif
Ia menatap layar itu cukup lama.
Dulu, status yang dimilikinya adalah sesuatu yang diberikan oleh keluarga Kalingga.
Tetapi sekarang, status itu ia bangun sendiri, dengan keringat juga air mata yang sesekali menetes jatuh ke tanah.