Di paksa menikah dengan pilihan ayah nya membuat Vivian kabur dari rumah untuk menemui sang kekasih tetapi bukan tempat perlindungan yang di dapatkan Vivian dia justru melihat pengkhianat sang kekasih dan adik tirinya.
Vivian pergi meninggalkan apartemen Dika sang kekasih tapi karena berlari terlalu cepat Vivian menabrak mobil seseorang dan dia meminta pertolongan agar bisa membawa nya pergi.
Siapa yang sudah menyelamatkan Vivian?
Lalu bagaimana dengan nasib Vivian selanjutnya yuk baca cerita nya di novel terbaru ku Nikah Dadakan hanya di Nt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Karyawan baru
Tercium aroma wangi dari luar membuat Bagas membuka mata nya, terakhir dia bisa mencium aroma di dalam rumah saat mama nya masih ada setelah itu Bagas menyendiri bahkan setelah menikah dengan Anita pun perempuan itu tak pernah memasak untuk nya,Anita cukup manja dia benar-benar memanfaatkan situasi menjadi nyonya setelah menikah dengan Bagas.
Bagas membuka pintu kamar nya dan beranjak ke arah dapur terlihat Vivian yang tengah mengaduk sesuatu di dalam wajan.
"Kamu masak?"tanya Bagas mendekat membuat Vivian terkejut.
"Ma-af sa-ya lapar"jawab Vivian takut-takut.
"Tidak masalah justru aku yang minta maaf telat bangun jadi tidak bisa memesan sarapan untuk mu" sahut Bagas
"Tadi saya cek di kulkas ada telor lalu ada juga pasta jadi saya memasak nya lumayan untuk sarapan pagi ini,Anda mau saya buat cukup banyak" tawar Vivian dan diangguki Bagas yang langsung duduk di meja makan dan menuangkan air putih dan meneguknya,Vivian yang melihat pemandangan itu sedikit terpana karena hanya minum saja Bagas terlihat sangat tampan.
"Kenapa?" tanya Bagas yang tau kalau Vivian memperhatikan nya.
"Tidak" geleng Vivian cepat lalu beralih kembali ke masakan nya.
Bagas tersenyum kecil melihat perempuan yang salah tingkah ini.
Vivian segera mengangkat pasta nya dan meletakkan di atas meja.
"Anda tidak marah saya masak?" tanya Vivian
"Kenapa harus marah aku juga lapar" jawab Bagas lalu segera mencicipi masakan Vivian.
"Terimakasih karena sudah mengizinkan saya tinggal di sini mungkin besok saya akan keluar dan kembali berkerja" ucap Vivian membuat Bagas menghentikan makanan nya.
"Kamu bekerja di mana?"
"Saya bekerja di sebuah restoran"
"Apa kamu yakin akan segera bekerja, bagaimana jika orang jahat yang menyakiti mu datang?" tanya Bagas
"Bagaimana anda tau jika ada orang jahat yang menyakiti saya?" tanya balik Vivian
"Mimpi buruk mu" jawab Bagas membuat Vivian terdiam.
"Siapa nama mu?" tanya Bagas lagi
"Astaga bagaimana mungkin saya sudah menginap di sini tapi kita belum berkenalan, nama ku Vivian" jawab Vivian sambil mengulurkan tangannya.
"Bagas"ucap Bagas dan diangguki Vivian pelan.
"Untuk sementara waktu tidak usah bekerja nanti kita belanja untuk keperluan dapur kamu bisa melakukan apapun di sini"jelas Bagas.
"Aku berangkat ke kantor dulu sebelum magrib aku akan pulang kita belanja" lanjut Bagas dan diangguki Vivian patuh.
*****
"Sudah ada kabar tentang Vivian yah?"tanya Erika dan di jawab gelengan oleh pak Rudi
"Kemana lari nya anak itu yah?"
"Dia tidak akan pergi jauh karena dia tak memiliki uang bahkan ponsel nya saja tertinggal di kamar, minta Olivia awasi tempat kerja Vivian siapa tau dia kembali bekerja"ucap pak Rudi
"Ya nanti aku katakan pada Olivia,Vivian benar-benar pembangkang! Ini semua karena kamu yang tidak tegas pada nya"
"Sudah aku tak ingin berdebat,tadi aku juga sudah minta orang-orang pak Sobirin untuk mencari nya dan jika bertemu langsung nikahkan dia dengan pak Sobirin" ujar pak Rudi lagi dan diangguki Erika setuju.
****
"Pak ini laporan penjualan bulan ini" ucap Sinta sang sekretaris memberikan satu buah map di hadapan Bagas.
"Untuk jadwal meeting bulanan akan di laksanakan besok pak"lapor Sintia lagi
"Kontrak kerja dengan perusahaan Diandra bagaimana,apa sudah selesai?"
"Nanti akan saya tanyakan pada pak Rizal pak, beliau yang bertanggung jawab dalam proyek kali ini"jawab Sinta
"Oh ya apa bapak memang merekrut karyawan baru?"tanya Sinta membuat Bagas terdiam sejenak.
"Di bagian pemasaran ada karyawan baru yang menggantikan posisi Dina pak"
"Bukan nya Dina hanya minta cuti melahirkan?" tanya Bagas
"Ya dan kemarin pekerjaan nya di handle oleh Tim pemasaran yang lain nya pak tapi hari ini posisi Dina di gantikan oleh perempuan bernama Sarah,pak Herman sendiri yang mengumumkan nya pagi tadi" lapor Sinta lagi
"Panggil pak Herman ke ruangan saya" perintah Bagas dan diangguki Sinta patuh lalu segera pergi.
kacau...saling tuduh...
padahal biang keroknya dari Karina
lagian yang menafkahi tugas bapak elo,bukan abg lo😆😆😆
Ngadi Ngadi nih Leo
biar semua orang juga tau klo sekarang kamu sudah punya istri,Vivian istrimu
yang di perebutkan malah sudah jadi suami orang ,suami Vivian
udah jelas itu mantan istri dan Bagas udah dekat ma cewe lain,masa masih make Anita .blom lagi ntar Sarah bakalan marah karena kamu depak ,siap2 kmu bakalan dibelit ular mu sendiri
orang jahat akan selalu mendapatkan balasan nya