●Msi bnyk teypo,tpi males benerinnya wkwk
Dia si gadis remaja yang tidak kenal ampun pada siapapun, dia hidup hanya karna suatu tujuan yaitu balas dendam atas kematin ibu tercintanya
“Aku tidak perduli siapapun kau, meskipun kau adalah ayahku, presiden atau bahkan raja sekalipun, jika kau berani mengusik hidupku maka jangan pernah berpikir untuk kembali meliahat matahari terbit."
~KYON ANA AGATHA~
Dirinya pikir,setelah ia berhasil membalaskan dendam nya,ia bisa mati dan bertemu ibunya,namun sayang seribu sayang,seseorang dengan suara nya yg dingin berkata"Tanpa ijin dari ku,kau tidak boleh mati"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Incess Na Enya Babeh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 6
Ana mendekatkan kepalanya pada Putri dan berbisik tepat di telinganya.
"Karna akuu sering membunuh orang yg berani macam-macam padaku" bisik Ana.
"Lebih tepatnya suka,aku suka membunuh"lanjut Ana diiringi seringaian iblisnya.
Sontak saja kata-kata Ana membuat kaki Putri lemas hingga ia terduduk karna kakinya tidak bisa menopang tubuhnya sendiri.
Semua orang yg ada di sana sontaksaja terkejut,dengan semua yg Ana lakukan di tambah apa yg di ucapkan Ana smpai-sampai membuat Putri lemas tak berdaya.
"Kalian mencari masalah dengan orang yg salah"ucap Ana dengan muka yg selalu nampak datar.
Ana kembali memakai heandsead nya dan berjalan beberapa langkah, lalu ia berhenti dan memalingkan wajahnya meihat Sisil,Mika,Dan Putri.
Lalu ia berjongkok di depan putri lalu neraih tangan putri dan memberikan nya uang pecahan seratus ribu sebanyak 7 lembar.
Sambil berkata
"Ini untuk mengganti minuman mu yg tumpah"
Lalu ia berdiri dan meninggalkan tempat kejadian perkara dengan santainya seolah tidak terjadi apa-apa.
Sedangkan semua orang masih melongo dengan kejadian barusan.
-SEMENTARA ITU DI PERUSAHAAN-
Sa'at datang,Leon langsung di sambut oleh para karyawan,
Sa'at memasuki lobi semua orang menundukna kepala, tapi ada saja orang-orang yg mencari-cari perhatian pada Leon.
Sekarang Leon sudah berada di rangannya ia duduk sambil memeriksa beberapa dokumen...
Drrrttt...Drrttt.....
Leon meraih ponselnya lalu ia mengangkat telpon yg ternyata dari markas.
"Iya..." jawab Leon
"Tuan,masalah kemarin makin buruk,klien itu memaksa ingin bertemu dengan nona" ucap seseorang dari sebrang sana.
"Kamu tahan dia sebentar,aku dan nona akan kesana setelah kelas nona selesai"ucap Leon.
"Baik tuan" jawabnya.
Tuuuttt......
Tok..
Tok..
Tok..
"Masuk... " ucap Leon
"Permisi pak" ucap Miska Adira,
sekertaris wakil ceo, dan salah satu wanita yg menggilai pak Leon [panggil saja dia si ulat bulu😂].
"Ada apa?..."ucap Leon datar.
"Mmmm.... apakah bapak mau di buatkan kopi" ucap Miska dengan nada yg di lembut-lembutkan.
"Tidak perlu..."ucap Leon tanpa melihat Miska dan fokus pada dokumennya.
"Tapi...Pak" ucap Miska.
"Apakah kamu tidak ada kerjaan,jangan ganggu saya" ucap Leon seraya membanting berkas ke meja.
"Ba,,ba,,ik,,pak" ucap Miska gemetar ketakutan.
Lalu ia pergi dari ruangan Leon...
-SEMETRA ITU
DI SEKOLAHAN ANA-
Jam pelajaran berlangsung seperti biasanya.
Hingga bel istirahat pun berbunyii,
Semua siswa belarian untuk menuju ke kantin tempatnya makanan
termasuk Ana.
Ana berjalan santai sambil mendengarkan musik di ponselnya dengan heandseat seperti biasanya.
Kedatangan nya membuat seisi kantin menjadi hening dari yg tadinya sangat berisik seperti pasar.
Ana tidak memperduliakan itu semua ia duduk di kursi yg kosong dan memesan es teh manis.
Setelah Ana duduk dan memesan suasana kantin kembali normal.
Tapi tiba-tiba suasana menjadi sangat ramai oleh teriakan teriakan wanita yg ada di kantin karna kedatangan ke 3 cowo yg menjadi idola sekolah.
Baik lah kita perkenalkan mereka.
-Miko Reynand
-Devian Abrisam
-Farel Ganendra.
Adalah anak-anak seorang pengusahawan,di tambah mereka adalah pemain bola basket handal di sekolah ini,apa lagi Farell Ganendra, Belum pernah ada yg bisa ngalahin dia kalau soal main baskett,
"Gila,,,gendang telinga gw serasa mao pecah bro" ucap Miko.
"Gw,ga bakalan mao kesini kalo ga laper nah" timpal Farell.
"Duduk di nana ni" ucap Devian sambil celangak-celinguk kek maling.
"Eh,,,cuma itu yg kosong"ucan Devian seraya nenunjuk meja yg Ana tempati.
"Yaudah,,,,ayo broo"ucap Miko sambil nyelonong duluan.
Farell dan Devian oun berlari kecil menuyusul miko,
tapi miko berhenti tiba-tiba padahal tinggal 2 langkah lagi ia sampai di meja yg Ana duduki.
Lalu Miko memutar tubuhnya menghadap Farel dan Devian.
Farell dan Devian nenatap mikko seolah berkata 'Ada apa'
Miko menyondongkan wajahnya dan berbisik.
"Dia murid pindahan yg nenghajar Sisil dkk" ucapnya.
"Tidak apa,,kita kan hanya mau makan" ucap Farell yg di angguki Devian.
"Baiklah semoga kita dapat berteman dengannya,soalnya dia dsngat kren dan wow saat berkelahi" ucap Miko sambil tersenyum.
Lalu Miko pun berjalan dan mendekati Ana
NEXTT........