Mc op + villan juga op
Tag : fantasy action, perperangan, multiverse.
Novel ini sedang di tulis ulang oleh author.
Guardians adalah ras penjaga multiverse dari bahaya yang ditumbulkan oleh para negativitas dan para dewa.
negativitas adalah makhluk yang tercipta dari emosi negatif dari semua makhluk hidup di multiverse.
Akankah ray, rika dan para guardians mampu menghadapi bahaya-bahaya yang akan datang?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Story, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Arc arena. Bab 6 pemenang
[ pov max ]
Void mencoba untuk menyerang tapi pada saat dia akan menyerang tubuhnya tidak bisa bergerak, itu karna aku mengunakan teknik prison 2D sebuah teknik yang akan merubah bentuk tubuh maksud 3 dimensi menjadi 2 dimensi dan tak hanya itu saja, tubuh dari makhluk yang terkena teknik ini akan menjadi frame.
Aku mengambil frame void, aku memperhatikan frame tersebut dan entah kenapa aku merasa bahwa void belum menunjukkan kekuatan aslinya, tapi saat aku merasa pertarungan ini sudah berakhir, aku merasakan aura power void yang terus meningkat dan sebuah tangan keluar dari frame dan memukul tepat ke arah wajah ku yang membuat aku terhempas sejauh 10 meter.
Lumayan kau dapat melepaskan diri dari teknik penjara dimensiku.
Aku melakukan tebasan diagonal ke arah void tapi dia tiba menahan tebasanku dengan tangan kosong, tangan kiri void dilapisi aura ungu dan melancarkan pukulan ke arah wajahku tapi aku berhasil menghindar dari pukulannya.
Aku mencoba menjaga jarak dari void dan melakukan tebasan horizontal ke arah void tapi dia bisa menghindari tebasanku dengan cara memiringkan badannya ke samping kanan.
Saat jarak aku dan void sudah dekat aku dengan cepat melakukan tebasan diagonal yang berhasil melukai void dari perut sampai dada, tak berhenti sampai disitu saja aku menendang void di bagian uluh hati yang membuat dia terhempas cukup jauh.
Du wirst zu einem Gefäß der Zerstörung.
Aku mendengar suara di pikiran ku bahwa void baru saja mengatakan sesuatu tapi alat penerjemah yang ada di telingaku tidak bisa menerjemahkan bahasa void.
Saat aku sedang berpikir kata yang baru void katakan, sebuah pukulan kuat dengan telak mengenal wajahku dan tidak berhenti disitu saja void melancarkan pukulan bertubi-tubi ke kepadaku.
BAKK BAKK BAKK
Pukulan void mengenai perut, uluh hati, tenggorokan, dan wajah yang membuat aku terhempas sangat jauh.
Aku menyerang void dengan serangan energi yang sangat kecil dan membuat the void tidak bisa bergerak, pada akhirnya the void terkena serangan dari ku.
Aku mengelap darah yang ada dibibir ku dan memegang perutku, satu detik kemudian rasa sakit yang aku alami hilang seketika. Aku menghela nafas dan mengeluarkan aura power yang jauh lebih besar dan kuat.
"Ini semakin menarik ... mari aku liat seberapa kuat dirimu," gumamku dalam hati.
***
Sementara itu akademi pertempuran dengan para penyusup tidak dapat dihindari.
Beberapa dari para penyusup bahkan tingkat kekuatannya bisa di bilang setera dengan tingkat special yang ada diguardians.
Para siswa juga terlihat kesal kepada para penyusup karna mereka hampir saja menang melawan bayangan mereka sendiri jika saja tidak diganggu oleh para penyusup.
Tiba-tiba sebagian dari para penyusup dibuat jatuh ke tanah. "Apa kalian suka dengan teknik gravity ballast," kata melisa dengan santainya.
Para guru yang sedang mengawasi ujian pun ikut membantu tapi mereka di hadang dengan para penyusup yang memiliki tingkat special.
Tiba-tiba sebuah serangan tebasan horizontal hampir saja mengenai melisa, untung saja melisa sempat menghindar. "Sepertinya ini akan lebih sulit dari apa yang aku duga," gumam melisa dalam hati.
Di sisi lain ray terlihat sedang melawan salah satu penyusup yang memiliki kemampuan untuk meniru teknik lawannya hanya dengan sekali lihat.
Ray dan penyusup yang ia hadapi saling adu kekuatan.
"Kau tahu ... aku bisa saja menghapus kau eksistensi jika saja aku mau," kata ray dengan nada yang serius.
Para siswa yang gagal diujian sebelumnya juga membantu, aisyah menggunakan teknik tebasan tak terlihat yang membuat banyak dari penyusup tumbang.
"Ini penyusupan atau penyerangan sih, author yang bener aja," protes nolan kepada author.
author membalas. "Inikan cerita saya jadi suka suka saya."👍
"Nolan kamu bicara dengan siapa?" tanya zass.
"Tidak aku tidak sedang berbica kepada siapapun," bohong nolan.
Rika menggunakan teknik penghenti gerakan yang membuat para penyerang tidak bisa bergerak dan hanya dengan satu ucapan yaitu "Pingsan lah." semua penyerang pingsan.
"Hei rika, aku baru saja akan menggunakan teknik ku kenapa ku buat mereka pingsan semuanya sisakan lah sedikit," protes ray dengan nada yang sedikit kesal.
"Ya maaf," balas rika. "Salahnya banyak main-main ya jangan salahin lah," gumam rika dalam hati.
para guru mulai menyadari bahwa penyerangan ini hanyalah sebuah pengalihan belakang, ditempat penyimpanan pengetahuan milik guardians terdapat beberapa penyusup yang akan menghancurkan semua penyimpanan pengetahuan dari generasi-generasi sebelumnya.
"Cepat pasang cip addy," perintah salah satu penyusup.
"Susah, komputer-komputer ini tidak aku mengerti, su—"
Sebelum addy menyelesaikan kata-kata tiba-tiba para penyusup itu diteleportasikan tepat dihadapan para siswa dan para guru.
"Mati kita," ucap salah satu penyusup. "memang sudah nasib jadi npc," kata salah addyw.
***
Di markas guardians dari negatif dimensional merasakan bahwa ini adalah aura max tapi yang membuat mereka bingung adalah max berada dimarkas guardians tapi auranya terasa ditempat lain.
Dewa kehancuran yang sedang menyaksikan pertarungan antara void dengan max sudah menduga bahwa void akan kalah dan di juga
tidak menyangka bahwa tingkat superior spesial yang dulu ia kalahkan dengan mudah kini sudah berkembang sangat jauh.
***
[ pov max ]
Waktunya aku mengakhiri pertarungan.
Aku akan membuat void menyadari bahwa perbedaan kekuatan kita yang sangat jauh, void berada ditelapak tanganku, dan aku mengubah void menjadi mainan.
"Aku pikir kau dapat membuatku sedikit kesulitan dengan wujud true from ternyata tidak," kataku dengan nada yang sedikit kecewa kepada the void yang sudah di jadikan mainan.
/Facepalm/
Meski dengan kekuatan mata ini, namun aku masih belum bisa mengalahkan Guru Max.