NovelToon NovelToon
Sekte Puncak Keabadian

Sekte Puncak Keabadian

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Epik Petualangan
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Lin Xuan, seorang pemuda modern penyuka novel web, tiba-tiba bertransmigrasi ke Benua Langit Surgawi. Sialnya, ia terbangun dalam tubuh Ketua Sekte termuda dari "Sekte Bintang Jatuh"—sebuah sekte yang dulunya merupakan penguasa benua, namun kini hanya menyisakan dirinya dan sebuah gunung usang karena diserang oleh aliansi musuh. Di saat musuh datang untuk mengambil alih tanah sektenya, Lin Xuan membangkitkan "Sistem Pembangunan Sekte Abadi".
​Mulai dari merekrut murid jenius yang dibuang klan, membangun paviliun ajaib, hingga memanggil naga penjaga, Lin Xuan memulai perjalanannya untuk mengubah sekte bobroknya menjadi kekuatan nomor satu di seluruh alam semesta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26: Murka Penguasa Wilayah dan Hukuman bagi Lautan

​Kata-kata Lin Xuan bergema tidak hanya di udara, tetapi langsung menembus gendang telinga dan menggetarkan lautan kesadaran setiap makhluk yang berada di atas kereta cangkang kura-kura raksasa tersebut.

​"Debu?!"

​Wajah Utusan Ao Hai seketika memerah karena amarah yang mendidih. Sejak ia lahir di Kuil Naga Laut dan mencapai ranah Transformasi Dewa, tidak ada satu pun makhluk yang berani menyamakan dirinya dengan debu kotoran di tanah!

​"Bocah fana yang tidak tahu berterima kasih pada langit! Beraninya kau berbicara besar di hadapan Utusan Ilahi!" raung Ao Hai.

​Ia tidak peduli bagaimana pemuda berjubah putih ini bisa berpindah tempat dalam sekejap mata. Di matanya, kultivator daratan hanyalah sekumpulan katak di dasar sumur yang menggunakan trik ilusi murahan.

​Ao Hai merentangkan kedua tangannya. Udara di sekitarnya seketika berubah menjadi pusaran badai air yang memancarkan cahaya biru pekat. Hawa murni dari tingkat keenam Transformasi Dewa meletus sepenuhnya, menciptakan bayangan trisula raksasa bertahtakan permata laut di atas kepalanya.

​"Terimalah murka lautan! Trisula Penghukum Dewa Laut!"

​Trisula raksasa yang membawa tekanan air seberat jutaan ton itu melesat ke arah Lin Xuan. Ruang di jalur lintasan trisula itu retak dan hancur, meninggalkan jejak hitam pekat dari kehampaan dimensi. Kaisar Suci yang berada di belakang Ao Hai bahkan harus mundur beberapa langkah agar tidak terhempas oleh sisa tekanan serangan itu.

​"Serangan ini... bahkan jika aku menggunakan pusaka pelindung kekaisaran, aku pasti akan hancur menjadi debu!" batin Kaisar Suci dengan penuh teror. Ia menatap Lin Xuan, mengantisipasi pemuda itu akan menggunakan senjata sakti untuk menangkis.

​Namun, Lin Xuan sama sekali tidak bergerak. Tangan kanannya masih tertaut santai di belakang punggung.

​Saat trisula air raksasa itu berjarak kurang dari satu jengkal dari dahi Lin Xuan, pemuda itu hanya membuang napas pelan melalui hidungnya.

​"Tunduk."

​Satu kata yang diucapkan dengan sangat pelan, nyaris seperti bisikan.

​Namun, di dalam batas wilayah mutlak radius seratus lima puluh kilometer ini, suara Lin Xuan adalah hukum tertinggi dari alam semesta.

​WUUUSSHH!

​Seketika itu juga, trisula raksasa yang membawa kekuatan penghancur dewa itu membeku di udara. Bukan karena sihir es, melainkan karena hukum alam yang menggerakkan air tersebut baru saja diputus secara paksa.

​Dalam sekedipan mata, trisula itu kehilangan seluruh cahayanya, hancur menjadi tetesan air biasa, dan jatuh ke bawah seperti hujan gerimis yang tak berarti.

​Keheningan yang mencekik seketika menyelimuti langit.

​Mata Ao Hai terbelalak lebar hingga urat-urat merah muncul di bola matanya. "B-bagaimana... Mustahil! Trisula itu memuat hukum elemen air tingkat mutlak! Jimat apa yang kau gunakan?!"

​Lin Xuan menatap Ao Hai dengan pandangan kasihan. "Hukum elemen air? Di tempat ini, api bisa membekukan lautan, dan air bisa membakar langit... selama aku menginginkannya."

​Lin Xuan mengangkat tangan kirinya dan membalikkan telapak tangannya ke bawah.

​"Kalian menyukai air? Kalau begitu, jadilah air."

​BLAASH!

​Seketika itu juga, seribu prajurit Pasukan Naga Laut yang berdiri gagah di atas kereta kura-kura menjerit dalam teror yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Tubuh mereka—daging, darah, tulang, dan zirah mereka—tiba-tiba meleleh!

​Mereka tidak terbakar, melainkan struktur keberadaan mereka diubah secara paksa oleh hukum wilayah mutlak. Dalam waktu kurang dari tiga tarikan napas, seribu prajurit elit itu berubah menjadi genangan air laut biasa yang membasahi lantai kereta kura-kura.

​Tidak ada darah. Tidak ada mayat. Hanya genangan air asin.

​Melihat seribu pasukannya dihapus dari keberadaan dengan cara yang paling tidak masuk akal, jiwa Ao Hai akhirnya retak. Kesombongannya hancur lebur.

​"O-Otoritas Penciptaan... Pengubah Hukum Alam..." Kaisar Suci yang berdiri di belakang jatuh terduduk, lututnya menghantam cangkang kura-kura. Wajah penguasa daratan itu pucat pasi seolah mayat hidup. "K-Kaisar Abadi... Anda adalah Kaisar Abadi yang turun ke dunia fana!"

​Hanya eksistensi tertinggi di alam atas, sosok mitos yang menciptakan dunia mereka sendiri, yang bisa mengubah benda hidup menjadi benda mati sesuka hati!

​"Lari!" Ao Hai menjerit histeris, kehilangan seluruh akal sehatnya. Ia membakar seratus tahun umur esensinya, berubah menjadi garis cahaya biru untuk merobek ruang dan melarikan diri kembali ke laut timur.

​"Aku sudah bilang, kalian tidak diizinkan pergi," ucap Lin Xuan dingin.

​Lin Xuan tidak mengejar. Ia hanya memusatkan pikirannya.

​BAM!

​Ao Hai yang sedang melesat dengan kecepatan kilat tiba-tiba menabrak dinding tak kasat mata di udara. Tubuhnya terpental keras, memuntahkan darah biru pekat. Ruang di sekelilingnya tiba-tiba menyusut dan memadat, membentuk sebuah sangkar tak kasat mata yang menjepit tubuhnya dari segala arah.

​"AARRGHHH! Lepaskan aku!" Ao Hai meronta-ronta seperti tikus yang tertangkap perangkap. Tulang-tulangnya mulai berderak patah akibat tekanan ruang yang terus menyusut. "Jika kau membunuhku, Leluhur Kuil Naga Laut tidak akan mengampunimu! Beliau akan segera menembus batas dunia fana!"

​"Leluhur? Biarkan kadal air tua itu datang. Kebetulan gunungku sedang butuh banyak pupuk," balas Lin Xuan santai.

​Lin Xuan mengepalkan tangannya.

​CRAAAK!

​Sangkar ruang itu menyusut menjadi seukuran kepalan tangan. Utusan Ao Hai, seorang ahli Transformasi Dewa Tingkat 6 yang sangat ditakuti, diremukkan hingga hancur lebur tanpa sisa. Hanya sebuah cincin penyimpanan dan segumpal energi jiwa murni yang melayang turun, yang dengan cepat disedot ke dalam tangan Lin Xuan.

​Tiga ekor Naga Air Jiao yang menarik kereta itu gemetar ketakutan hingga sisik mereka rontok. Mereka menundukkan kepala naga mereka dalam-dalam, merengek seperti anak anjing yang ketakutan. Kura-kura raksasa yang menjadi landasan kereta pun segera menarik kepala dan kakinya ke dalam cangkang, tidak berani bernapas.

​Kini, di atas kereta raksasa itu, hanya tersisa satu makhluk hidup.

​Kaisar Suci.

​Penguasa mutlak Benua Langit Surgawi itu kini bersujud dengan dahi menempel pada genangan air bekas prajurit laut. Ia gemetar begitu hebat hingga giginya bergemeretak.

​Lin Xuan melayang turun dan mendarat tepat di depan Kaisar Suci. Ujung jubah putihnya bahkan tidak tersentuh oleh air kotor di lantai kereta.

​"Kaisar Suci dari Benua Langit Surgawi," sapa Lin Xuan dengan nada pelan yang membuat bulu kuduk berdiri. "Kau membawa anjing-anjing laut ini ke pekaranganku. Menurutmu, hukuman apa yang pantas kuberikan padamu?"

​"Ampuni hamba! Yang Mulia yang Agung, ampuni nyawa anjing hamba!" Kaisar Suci menangis histeris, membuang seluruh martabatnya. Di hadapan kekuatan mutlak, gelar kekaisaran hanyalah lelucon. "Hamba buta! Hamba ditipu oleh Utusan Laut itu! Hamba bersedia menyerahkan separuh benua ini kepada Sekte Bintang Jatuh! Hamba bersedia menjadi pelayan Anda!"

​Lin Xuan menatap pria paruh baya yang meratap di bawah kakinya itu. Di dalam hatinya, Lin Xuan sedang menimbang-nimbang.

​Membunuhnya di sini sama mudahnya dengan membalik telapak tangan. Namun, jika Kaisar Suci mati, seluruh benua akan jatuh ke dalam kekacauan dan perang saudara yang tak berujung. Itu akan merusak sumber daya manusia dan tambang yang kelak bisa ia panen perlahan.

​Selain itu, jika ia menghapus semua rintangan kuat, murid-muridnya tidak akan memiliki tantangan untuk berkembang. Mereka butuh batu loncatan.

​"Menjadi pelayanku? Kau belum memiliki kualifikasi itu," ucap Lin Xuan dingin.

​Lin Xuan mengangkat telunjuknya dan menepukkannya dengan pelan ke ubun-ubun Kaisar Suci.

​ZRRRTT!

​"AARGHHH!" Kaisar Suci menjerit kesakitan. Ia merasakan lautan Dantian-nya seolah ditusuk oleh ribuan jarum panas.

​Lin Xuan tidak membunuhnya, melainkan menghancurkan fondasi Transformasi Dewa milik Kaisar Suci secara paksa. Tingkat kultivasi sang Kaisar anjlok drastis dengan kecepatan mengerikan!

​Transformasi Dewa Tingkat 5... Tingkat 3... Tingkat 1... Jatuh!

Jiwa Baru Lahir Tingkat Puncak!

​Kultivasi penguasa benua itu akhirnya berhenti di Jiwa Baru Lahir Tingkat Puncak. Selain itu, Lin Xuan menanamkan sebuah segel kutukan tak kasat mata di dalam inti jiwanya.

​"Aku telah menghancurkan sebagian kultivasimu dan menanamkan Segel Hukuman Surgawi di jiwamu," ucap Lin Xuan seraya menarik jarinya. "Jika kau bahkan memikirkan niat buruk sekecil debu pun terhadap Sekte Bintang Jatuh, segel itu akan membakar jiwamu dari dalam selama seratus hari sebelum membiarkanmu mati."

​Kaisar Suci terengah-engah, wajahnya pucat pasi, namun ia segera bersujud kembali berulang kali. "Terima kasih atas kemurahan hati Yang Mulia! Terima kasih karena tidak membunuh hamba!"

​Meskipun kultivasinya anjlok, ia masih hidup. Dan di benua ini, ia masih cukup kuat untuk mempertahankan sisa kekaisarannya dari ancaman faksi kecil lainnya.

​"Kembalilah ke istanamu," perintah Lin Xuan, memalingkan wajah. "Tugasmu sekarang adalah menjaga kestabilan benua ini. Jangan biarkan perang besar terjadi, kumpulkan sumber daya, dan tunggu kedatangan murid-muridku. Ketika mereka turun gunung untuk menantang kekaisaranmu di masa depan, kau akan menjadi batu loncatan mereka. Jika kau berani menggunakan cara kotor... kau tahu akibatnya."

​"Hamba mengerti! Hamba akan menjaga benua ini untuk menyambut para jenius dari Sekte Anda kelak!" jawab Kaisar Suci dengan patuh.

​Lin Xuan mengibaskan tangannya, menciptakan sebuah robekan ruang kecil. Sebuah pusaran angin yang lembut menelan tubuh Kaisar Suci dan membuangnya ratusan mil jauhnya kembali ke daratan perbatasannya, menyisakan kereta kura-kura raksasa dan tiga naga air yang masih gemetar ketakutan.

​Lin Xuan menatap tiga naga air raksasa itu. "Mulai sekarang, kalian akan menjadi penarik kapal udara Sekte Bintang Jatuh. Mengerti?"

​Tiga naga buas itu segera menganggukkan kepala besar mereka berulang kali, tidak berani mengeluarkan suara geraman sedikit pun.

​Lin Xuan tersenyum tipis. Ia melambaikan tangannya, dan seluruh kereta beserta naga itu diselimuti cahaya emas, mengecil seukuran mainan, dan masuk ke dalam cincin penyimpanannya.

​"Sistem," panggil Lin Xuan dalam benaknya saat ia melangkah kembali menembus awan menuju Gunung Bintang Jatuh. "Berapa banyak poin yang kudapat dari mengolah ikan asin tadi?"

​[Ding! Hukuman Wilayah Mutlak Berhasil Ditegakkan!]

[Tuan Rumah telah melumpuhkan invasi Kuil Naga Laut dan menundukkan Penguasa Benua.]

[Hadiah Diberikan: 15.000 Poin Sekte!]

[Hadiah Tambahan: Cetak Biru Bangunan - Paviliun Binatang Buas Surgawi!]

​Lin Xuan bersiul pelan. "Lima belas ribu poin. Semakin kuat musuhnya, semakin nikmat hadiahnya."

​Ia melirik ke arah ufuk lautan timur. Kuil Naga Laut pasti telah menyadari kematian Utusan Ao Hai melalui giok kehidupan. Mereka pasti akan sangat murka. Namun, Laut Timur terlalu jauh dari jangkauan wilayah mutlaknya saat ini.

​"Biarkan saja mereka marah. Semakin lama mereka mengumpulkan pasukan baru, semakin banyak waktu bagi murid-muridku untuk tumbuh. Aku harus segera membangun Paviliun Binatang Buas dan membiarkan Xiao Hei berlatih di sana," pikir Lin Xuan seraya mempercepat langkah pulangnya.

1
Hadi Hadi
up up🤭
Hadi Hadi
is good💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
sikat💪💪
Hadi Hadi
bantai💪
Romansah Langgu
Novel yang mantap
Hadi Hadi
is good😄😄💪💪
Hadi Hadi
up up💪💪
Hadi Hadi
is good😍😍😍
Hadi Hadi
up up😍💪
Hadi Hadi
sikat😍😍💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
up up💪
Hadi Hadi
semangat😍💪💪
Hadi Hadi
is top
Hadi Hadi
is y😍😍💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!