NovelToon NovelToon
Jurus Pembelah Langit

Jurus Pembelah Langit

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Tamat
Popularitas:861.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: kelana syair( BE)

seorang tukang kuda yang menjadi pendekar hebat yang kemudian menggempur seluruh sekte Sekte aliran hitam untuk menegakkan kebenaran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kelana syair( BE), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Misteri hutan sunyi

Melihat makanan yang begitu banyak ,Ratih segera buru buru menghitung uang yang di ada sakunya,ia ingin tahu apakah uangnya cukup atau tidak untuk membayar semua makanan yang Jaka pesan tersebut.

Tapi setelah Ratih menghitung semua uang yang di bawanya itu ternyata jumlah uang nya masih kurang banyak,hilanglah selera makan Ratih saat itu juga.

"Dasar tukang kuda bodoh pesan tidak pakai kira kira"ucap Ratih dalam hati dengan perasaan kesal.

"Mengapa kamu tidak makan Ratih, katanya tadi merasa lapar"ucap Jaka dengan mulut penuh makanan.

"Aku sudah kenyang Jaka kamu habiskan saja sendiri makan itu"ucap Ratih dengan perasaan bingung, bagaimana caranya untuk membayar semua makanan itu.

"ini paha dan dada ayam buat kamu Ratih,ayo cepat makan jangan malu malu"ucap Jaka sambil menyodorkannya kepada Ratih yang duduk di depannya.

Ratih pun menerima paha dan dada ayam itu dari tangan Jaka kemudian meletakkan di atas piring nya,bagi Ratih pemberian ayam dari Jaka adalah bencana yang siap menimpa dirinya.

Tanpa sepengetahuan Jaka dan Ratih ternyata ada sepasang mata yang mengawasi gerak gerik mereka berdua sejak tadi.Tapi mereka berdua tidak menyadari hal itu karena sedang sibuk dengan pikirannya masing-masing.Jaka sibuk dengan makanannya dan Ratih sibuk dengan pikirannya yang sedang bingung karena uangnya kurang.

Jaka makan begitu lahapnya seperti orang yang satu bulan tidak pernah makan, sedangkan Ratih hanya duduk di depannya tanpa menyentuh makanan itu sedikit pun, sepertinya Ratih sangat menyesal tadi dia menyuruh Jaka pesan makanan.Seandainya akan tahu begini pasti tadi Ratih sendirilah yang memesan makanan untuk mereka.

Tidak lama kemudian Jaka pun selesai menyapu semua makanan yang ada di meja itu hingga merasa kekenyangan.

"Aduuuh kenyangnya perut ku "ucap Jaka sambil mengusap usap perutnya .

"Makanannya bener bener enak Ratih,lain kali kita bisa ke sini lagi"ucap Jaka tanpa tahu perasaan Ratih saat ini yang sedang kacau.

Perasaan Ratih bertambah semakin kesal mendengar ucapan Jaka seperti itu, ingin rasanya ia menarik kedua telinga jaka sampai panjang, kalau perlu sampai lepas sekalian.

"Oh tentu saja Jaka, jangan kan lain kali setelah kita pulang dari sekte angin berhembus,kita bisa kok mampir ke sini lagi"ucap Ratih dengan muka semakin kesal.

"Benarkah begitu Ratih"tanya Jaka dengan polosnya.

"Tentu saja benar kenapa tidak Jaka,kamu bisa kok nanti pesan makanan yang lebih banyak lagi dari yang tadi "ucap Ratih seraya memukul jidatnya sendiri.

"Sepertinya kita sudah terlalu lama di sini Ratih,cepat kau bayar makanan tadi,lalu kita pergi dari sini "ucap Jaka, tidak mengerti perasaan Ratih saat ini ,yang sedang panik dan kebingungan.

"Ini adalah mimpi buruk yang pernah aku alami dalam hidup ku gara gara tukang kuda bodoh ini"ucap gerutu Ratih dalam hati dengan sangat kesal.

"Kamu Ratih kan"ucap seorang perempuan yang tiba tiba berada di sampingnya.

"Lestari , sejak kapan kamu ada di sini"Tanya Ratih.

"Sebelum kamu datang aku sudah di sini di samping kamu,aku dari tadi perhatikan kamu dan ingin memanggil kamu tapi takut salah orang ,kamu bukan Ratih teman ku"ucap Lestari.

"Jangan jangan tadi dia melihat ku saat sedang menghitung uang, dasar tukang kuda bodoh kau buat aku malu hari ini ,awas nanti sampai di rumah, saya pasti kan hilang telinga kamu"ucap Ratih dalam hati dengan geram.

"Ratih kenapa diam", tanya Lestari.

"Oh, tidak apa apa lestari ,kebetulan kita bertemu disini,aku disuruh ayah untuk menyampaikan pesan kepada ayah mu"ucap Ratih.

"Kalau begitu nanti kita bisa bersama sama menemui ayah ku Ratih"ucap lestari.

"Begitu lebih baik dari pada aku dan jaka"sahut Ratih.

Lestari memperhatikan Jaka yang ada di depan Ratih,diam diam ia mengagumi ketampanan wajah Jaka .

Itu kekasih kamu Ratih, cukup tampan juga"ucap Lestari dengan berbisik di telinga Ratih.

"Kamu ini ada ada saja Tari, dia itu teman sepermainan ku waktu kecil.Aku dan dia dulu sering main bersama jadi akrab sampai sekarang"jawab Ratih merasa risih.

"Ahem...ada apa kalian bisik bisik, pasti membicarakan aku ya "tanya Jaka.

"Mau tahu saja kamu urusan perempuan "ucap Ratih dengan melotot

Jaka mengangkat bahu mendengar perkataan Ratih itu.

"Ratih cepat bayar, jangan kelamaan nanti kita bisa kena marah ayah mu"ucap Jaka mengingatkan.

"Makanan kalian sudah aku bayar semuanya jadi kita bisa langsung berangkat untuk menemui ayah ku"ucap Lestari.

"Aku jadi merasa tidak enak sama kamu lestari karena sudah merepotkan,lain kali pasti saya ganti uang mu"ucap Ratih.

"Tidak usah begitu Ratih ,anggap saja aku yang mentraktir Kalian berdua "ucap Lestari.

"Kalau begitu tunggu apalagi ayo kita segera berangkat"ucap Ratih.

Lalu ketiga orang itu pun beranjak meninggalkan kedai menuju ke Sekte angin berhembus.

Karena jaraknya sudah dekat sesaat kemudian sampailah mereka bertiga di sekte angin berhembus , Arini dan Jaka langsung di bawa lestari untuk menemui ayahnya yang saat itu sedang melihat keadaan Sinta.

"Ayah ada Ratih putri dari tetua Brawijaya ingin bertemu "ucap lestari memberi tahu.

"Baiklah"ucap ayahnya.

"Apakah ada sesuatu yang penting Ratih"ucap Sanjaya.

"Ayah menitipkan surat ini pada ku untuk mu Paman"ucap Ratih mengambil surat dari tangan Jaka.

Begitu menerima surat itu Sanjaya segera beranjak pergi meninggalkan Ratih dan jaka, kemudian ia membuka surat itu.

Sanjaya mengerutkan keningnya setelah membaca surat itu kemudian mengangguk kan kepalanya.

"Oh ya lestari kemana kak Sinta kenapa tidak kelihatan "ucap Ratih.

Kak Sinta sedang sakit sudah banyak tabib yang mencoba mengobatinya tapi tetap saja tidak kunjung sembuh "ucap Lestari.

Memangnya kak Sinta sakit apa lestari "tanya Ratih.

"Terkena racun ,tapi tabib tidak mengatakan jenis racun apa yang menyerang kak Sinta itu"jawab lestari.

"Apa aku boleh melihatnya Tari"ucap Ratih.

"Kenapa tidak mari ikut aku"ucap lestari.

"Jaka mari kita lihat kak Sinta "ucap Ratih sambil menarik tangan jaka.

"Kasihan sekali keadaan kak Sinta Tari "ucap Ratih begitu melihat keadaan Sinta yang makin kurus.

"Begitu lah keadaan nya Ratih "ucap Lestari.

"Apakah saya boleh bertanya nona Lestari"ucap Jaka.

"Silahkan katakan saja"ucap Lestari.

Apakah nons Sinta sering mengigau pada malam hari "tanya Jaka.

"benar tiap malam dia selalu begitu "ucap Lestari.

"Apakah kalau siang badan terasa dingin dan malam badannya terasa panas "tanya Jaka.

"Benar sekali yang tuan katakan"jawab lestari merasa heran karena jaka bisa tahu semuanya.

"Apakah telapak tangan dan kakinya membiru "ucap Jaka lagi.

"Iya benar seperti itu, persis yang tuan katakan "ucap Lestari

"Gawat kalau begitu "ucap Jaka.

"Gawat kenapa jaka"tanya Ratih.

"Racunnya sudah mulai menyebar, maaf nona lestari apakah boleh saya memeriksa nona Sinta "ucap Jaka.

"Silahkan saja tuan"ucap Lestari dengan khawatir.

Jaka segera meraba pergelangan tangan Sinta dan melihat raut wajahnya ,ia pun sekarang yakin bahwa Sinta terkena racun kalajengking api es.

"Setelah aku periksa nona Sinta rupanya ia terkena sengatan kalajengking api es, hewan itu biasa hidup di pegunungan yang berhawa dingin"ucap Jaka.

"Tidak salah lagi waktu itu kakak pergi berlatih di gunung es dan seminggu kemudian ia jadi begini "ucap Lestari.

"Apakah tuan dapat mengobati kak Sinta "ucap Lestari.

"Ya aku akan mencoba untuk mengobatinya , cepat nona siap kertas dan pena akan aku tuliskan bahan obatnya "ucap Jaka.

"baiklah tunggu sebentar "ucap Lestari bergegas mengambil kertas dan pena.

"Jaka kamu tidak main-main kan benar benar bisa mengobati kak Sinta"ucap Ratih dengan penuh keraguan.

"Kamu ini ,mana aku berani nyawa orang buat mainan"ucap Jaka sambil menepuk jidat Ratih.

"Ini kertasnya tuan"ucap Lestari.

Jaka segera menulis bahan bahan yang di perlukan untuk mengobati Sinta itu.

" carilah bahan bahan ini "ucap Jaka.

"Bahan obat yang tercantum dalam kertas ini banyak terdapat di sini tuan ,cuma satu yang belum ada yaitu tumbuhan api ungu "ucap Lestari.

"Tumbuhan api ungu,jaka bukan kah kau punya tumbuhan itu "ucap Ratih tanpa sadar.

"Kalian punya tumbuhan itu, bukan kah tumbuhan itu hanya ada di hutan sunyi"ucap Lestari terheran heran.

"Masalah tumbuhan api ungu tidak perlu di bahas saya peroleh dari mana ,sebaiknya bahan bahan obat itu cepat bawa ke sini biar aku buatkan obat nya "ucap Jaka.

lalu lestari menyuruh seorang murid sekte untuk mengumpul bahan bahan yang di sebutkan jaka.

sesaat kemudian murid sekte itu sudah kembali dengan membawa semua bahan obat yang di lestari minta .

Tanpa lama lama Jaka langsung memproses semua bahan itu untuk membuat obat penawar racun kalajengking api es.

Ratih dan Lestari memperhatikan jaka dengan penuh perhatian dan rasa kagum.

Ratih benar benar tidak menyangka bahwa tukang kuda yang bodoh dan sering di ejek oleh orang orang di sekte sekarang menjadi orang yang begitu sangat hebat.

Lama di tunggu akhirnya selesai juga Jaka membuat obat itu dan langsung memberikannya pada Sinta yang sedang berbaring lemah.

"Berikan obat ini padanya Pagi dan sore,saya kira dalam waktu seminggu dia sudah pulih"ucap Jaka.

"Terima kasih atas pertolongan mu tuan"ucap Lestari.

"Bukan tuan nona tapi jaka"ucap Jaka tidak suka di panggil tuan.

"Baik Jaka saya ucapkan terima kasih "ucap Lestari.

Karena tugasnya sudah selesai Ratih dan jaka akhirnya pamit pada Lestari dan ayahnya untuk kembali ke Sekte Elang Putih.

...----------------...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Brawijaya hari ini juga aku ingin semua tetua sekte berangkat ke hutan sunyi untuk menyelidikan kematian murid murid ku dan murid dari sekte Awan Hitam dan pedang terbang" ucap Gumeleng tetua sekte Harimau.

"Benar apa kata Gumeleng kita harus cepat bertindak untuk menangkap pembunuh itu "ucap Jaga Dara tetua sekte pedang Terbang.

"Aku setuju dengan kalian berdua kita harus menghukum dua pembunuh itu dengan hukuman yang setimpal atas perbuatan mereka "ucap Santawana tetua Sekte Awan Hitam.

"Jika kalian sudah sudah sepakat begitu mari kita berangkat sekarang juga"ucap Brawijaya.

Lalu keempat tetua sekte itu pun melesat meninggalkan sekte Elang putih menuju ke hutan sunyi.

Di belakang sekte Jaka dan Ratih tampak nya sedang terlibat pembicaraan yang serius.

"Jaka menurut mu ,siapa yang melakukan pembunuhan itu"tanya Ratih.

"Yang pasti orang itu bukanlah orang sembarangan Ratih karena sudah berani membuat urusan dengan Sekte Sekte besar "ucap Jaka dengan serius.

"Kalau dilihat dari sepak terjangnya orang itu bekerja sendiri atau dari sekte tertentu"tanya Ratih.

"Aku yakin pembunuh itu dari suatu sekte untuk tujuan tertentu"ucap Jaka.

"Tentang kecurigaan Kak Arini dan Bagus Dento bagaimana jaka "tanya Ratih.

"Masalah itu jangan kau pikirkan kau pikirkan aku sudah punya cara untuk mengatasinya "ucap Jaka.

"Hari ini Ayah bersama tida tetua Sekte pergi ke hutan sunyi untuk menyelidiki pembunuhan yang kemarin Jaka"ucap Ratih.

"Menurut ku ada yang tidak beres dengan hutan itu Ratih "ucap Jaka tiba tiba.

"Tidak beres bagaimana maksud mu Jaka"Tanya Ratih.

"sepertinya para pembunuh itu juga mengincar para tetua sekte Ratih"ucap Jaka.

"Kenapa kamu bilang begitu, kalau mereka mengincar para tetua Sekte seharusnya dari kemarin mereka melakukan hal itu "ucap Ratih.

"Benar juga perkataan mu, kalau mereka mengincar para tetua sekte seharusnya dari kemarin mereka melakukan hal itu "ucap Jaka.

"Untuk memastikan dugaan ku , sekarang juga aku akan menyusul mereka ke sana Ratih "ucap Jaka.

"Aku ikut dengan mu Jaka "ucap Ratih.

"Jangan Ratih , kemungkinan kali berbahaya "ucap Jaka .

", Baiklah jaga dirimu baik-baik "ucap Ratih.

Jaka lalu melesat pergi menuju ke hutan sunyi untuk mengetahui ada misteri apa di sana.

1
Pajero Asia
cerita yg keren.. semangat lanjut ceritanya dengan tema persilatan Thor.
semoga sehat wal Afiat murah rejeki nya. Aamiin Yaa Robb
Aufaaaaa
koq makin kesana makin Gak ngeh cerita mc nya thor,,malah bebini😄😄😄
Kelana Syair (BE): udah saatnya kali
total 1 replies
Tio Tio
siiplah
RK
ok mantapp
Wahyudi
lanjutkan maraton
Wahyudi
lanjutkan
priyono gueprit
kpn part 2 bisa dibaca
Avryano Vino
lnjutan part 2 koq lom mncul
Degar Garnika
bukan misi balas dendam tapi misi bunuh diri Krn belum tau cara bunuh musuh udah mau nyerang...../Sneer//Joyful/
Degar Garnika
Luar biasa
queeens
tetua agung ya sancaka
WawanJS
ngak sangar ....menyisakan perkara dikemudian hari
Effendy Bahamies
Luar biasa
Le Akasha
mantap
Dimas
Terlalu keren thord mantap
Azril Parmen
Luar biasa
deddy ciebenk
meningkah?????
bukannya menikah?
Jamaluddin Bidi
Luar biasa
Armand Chux82
oh nowww🤣🤣🤣
Ronaldo vs Messi
lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!