NovelToon NovelToon
System Penambangan Antar Dunia

System Penambangan Antar Dunia

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Fantasi Isekai
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

Di dunia ini, tidak semua orang bekerja demi mengejar mimpi. Sebagian hanya berusaha bertahan hidup.

Ling Qi adalah salah satunya.

Sebagai penambang biasa di China, hidupnya dipenuhi debu tambang, utang yang terus menumpuk, dan hari esok yang tidak pernah menjanjikan harapan. Ketika sebuah kejadian menghancurkan sisa keberuntungannya, ia mengira hidupnya telah mencapai titik terendah.

Namun, jauh di bawah tanah, sebuah portal misterius membuka jalan menuju dunia yang belum pernah dijamah manusia.

Di balik kegelapan gua-gua kuno, tersembunyi mineral berharga, reruntuhan yang menyimpan rahasia, serta monster yang menjaga harta mereka dengan nyawa.

Di sana, Ling Qi memperoleh 《World Mining System》, sebuah sistem yang mengubah setiap ayunan pickaxe menjadi kesempatan untuk mengubah takdir.

Tetapi semakin dalam ia menambang, semakin ia menyadari bahwa dunia itu bukan sekadar tambang.

Ada sesuatu yang jauh lebih besar menunggu di balik setiap portal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"Shi Yao?"

Sosok berambut hitam panjang itu tersentak, tubuhnya kaku seketika mendengar namanya dipanggil. Dia menoleh cepat, matanya membelalak begitu menyadari siapa yang memanggilnya.

"K-kau...!" Shi Yao refleks mundur setengah langkah, tangannya nyaris menjatuhkan nampan kecil berisi dua gelas kertas berisi teh dingin yang dia bawa.

Ling Qi berdiri di depannya, kepala sedikit dimiringkan, memperhatikan penampilan Shi Yao dari atas ke bawah dengan ekspresi penasaran yang tidak disembunyikan.

"Kenapa penampilanmu berubah total dari terakhir kali kita bertemu?" tanyanya, suaranya cukup keras hingga beberapa pengunjung di sekitar menoleh sekilas.

Shi Yao membuka mulut, mencoba mencari kata-kata, tetapi belum sempat dia menjawab, seorang wanita berseragam serupa—rok berenda dan celemek putih—muncul dari balik konter kedai, membawa nampan kosong.

"Yao-Yao, kenapa berhenti di tengah jalan? Pesanan meja sembilan belum diantar," tegur wanita itu, lalu matanya beralih ke Ling Qi. Dia terdiam sesaat, memperhatikan rambut putih dan perban di wajah pemuda asing itu dengan mata membelalak, sebelum buru-buru tersenyum genit. "Oh? Teman kamu, Yao-Yao? Ganteng juga."

"B-bukan siapa-siapa, Kak Mei," Shi Yao menjawab cepat, wajahnya mulai memerah.

Ling Qi, tidak menyadari situasi yang sedang dibangun Shi Yao untuk menghindarinya, Tapi Ling Qi malah melanjutkannya dengan santai.

"Pakaian ini benar-benar berbeda dari waktu itu. Terlihat sangat feminin." Dia mengangguk-angguk sendiri, seperti sedang menilai barang di etalase. "Dan kau jadi terlihat sangat cantik dengan rambut panjang seperti ini."

Ucapan itu meluncur begitu saja, jujur tanpa maksud menggoda, tetapi cukup keras untuk membuat Kak Mei menutup mulut menahan tawa, dan dua wanita muda yang kebetulan lewat di dekat kedai itu menoleh, menatap Shi Yao dengan pandangan tajam bercampur kesal.

"Cih, sok imut," gumam salah satu dari mereka, cukup keras untuk didengar.

"Padahal dari tadi jual mahal terus sama pelanggan lain," timpal yang satunya lagi sambil berlalu.

Wajah Shi Yao memerah seketika, dari telinga hingga leher. Dia melirik Kak Mei yang kini sudah tidak bisa menahan tawa, tangan menutupi mulut sambil bahunya berguncang geli.

"D-diam!" Shi Yao buru-buru menyerahkan nampan itu asal-asalan ke tangan Kak Mei. "Kak Mei, aku izin istirahat sepuluh menit!"

"Sepuluh menit katanya," Kak Mei terkekeh, melambaikan tangan seperti mengusir. "Sana, sana, urus pacarmu itu dulu."

"Dia bukan—ah, sudahlah!" Shi Yao meraih pergelangan tangan Ling Qi, menariknya menjauh dari kerumunan dengan langkah cepat, wajahnya masih merah padam. 'Bodoh! Bodoh! Kenapa dia bicara sekeras itu di tempat seramai ini! Sekarang aku pasti akan diledek Kak Mei selama seminggu penuh!'

Ling Qi hanya membiarkan dirinya diseret, sedikit bingung dengan reaksi berlebihan itu. Dia menoleh ke belakang sebentar, melihat Kak Mei masih melambai jahil sambil tersenyum lebar sebelum akhirnya menghilang di balik rak-rak kedai.

"Ada apa sebenarnya?" tanya Ling Qi, mencoba menyamai langkah Shi Yao yang masih menggenggam tangannya erat-erat.

"Diam dulu!" sahut Shi Yao ketus, tidak menoleh sedikit pun, terus menyeretnya melewati lorong-lorong toko, melewati sepasang kekasih yang sedang berfoto di depan dekorasi musiman, melewati anak kecil yang menangis minta dibelikan balon, hingga akhirnya suara keramaian mulai memudar di belakang mereka.

Ling Qi mengangkat bahu, membiarkan dirinya dibawa tanpa perlawanan, meski sudut bibirnya sedikit terangkat menahan geli melihat reaksi Shi Yao yang jauh berbeda dari kesan tenang dan misterius yang dia tunjukkan saat pertama kali mereka bertemu di tambang.

"Kau bekerja di kedai teh itu?" tanya Ling Qi, mencoba memecah keheningan canggung di antara mereka.

"Itu penyamaran," jawab Shi Yao singkat, masih tidak menoleh.

"Penyamaran yang membuatmu dimarahi soal pesanan meja sembilan?" Tangannya Ling Qi.

"...Diam." Ucap Shi Yao pelan.

Ling Qi menahan tawa kecil. 'Ternyata di balik semua kesan misterius itu, dia bisa semalu ini juga.'

1
Ria Gazali Dapson
beli ktistal lagi li, buat obatin mamak mu , biar sehat , dn ga berobat² lagi
𝚺𝝰𝝶: kristalnya gak dibeli/Scowl/ harus dapat dari monster
total 1 replies
Siti Lubis
Bagus banget tapi maaf ya cuman bisa menyampaikan dari sini tapi bagus😍😍😍😍😍
Hadi Hadi
up up up💪
Hadi Hadi
is good💪💪💪
Hadi Hadi
up up💪
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍👍
black
mantap thor
black
jan sampe berhenti thor seru
𝚺𝝰𝝶: iya kak /Smile/ sampai tamat kok
total 1 replies
black
zuzur, ini seru, system-nya lain daripada yang lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!