NovelToon NovelToon
Istri Pengganti Tuan Presdir

Istri Pengganti Tuan Presdir

Status: tamat
Genre:Pengganti / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: picisan imut

Arumi tercenung, bimbang antara harus mengikuti permintaan seorang sekretaris pribadi dari Andara Group. Atau tetap menjadi budak seumur hidup, untuk tinggal bersama ibu dan saudara tirinya.

Memiliki kemiripan wajah dengan mendiang wanita yang amat di cintai sang pewaris tunggal Andara Group mungkin bisa menjadi sebuah keberuntungan atau mungkin petaka di kemudian hari. Sebab Pria bernama Arga Sanjaya itu menganggapnya sebagai Alicia bukanlah Arumi. Pria arogan yang belum bisa menerima kematian sang kekasih memang tidak pernah kasar padanya. Namun, ia bisa melakukan apapun demi menyingkirkan orang-orang yang berkemungkinan akan melukainya. Lantas, sampai kapan Arum akan berperan sebagai Alicia, melayani sang suami sepenuhnya. Lalu, apakah ia akan tetap selamat saat Arga mulai tersadar bahwa Arumi bukanlah Alicia-nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon picisan imut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

keinginan yang sulit di cerna

Sudah lewat pukul sebelas malam, Arum baru saja tiba. Ia memang sengaja meminta di turunkan di depan gang saja. Tidak berani sampai ke depan rumah.

Setelahnya melangkah pelan sembari membawa dua kantong besar berisi makanan mewah tadi.

"Seharusnya aku bawa beberapa saja. Huft... beraaaat!" Keluhnya sembari membenahi yang di bawa itu. "Oh, iya... omong-omong aku harus mengatakan apa pada Mama Linda sesampainya di rumah nanti." Kembali Arum merasa bimbang. Ia memang lolos dari ketakutannya tadi, namun kembali ia mengingat bahwa neraka sesungguhnya yaitu di rumah.

Arum berbelok, dan baru beberapa langkah. Ia sudah melihat tiga orang tengah menunggunya di depan pagar. Yang pasti bukan dengan tatapan hangat melainkan dengan kesinisannya.

"Haiiisshh..." mendengus sembari terus maju mendekati mereka. Tidak peduli apapun yang akan mereka lakukan. Kulitnya sudah kebal menerima pukulan. Atau mungkin lemparan benda-benda padat.

"Lihat itu, si pencuri uang toko! Dia sudah kembali, sembari membawa belanjaan. ckckck..." cibir Maura, ketika gadis itu semakin mendekat ke arah mereka.

"Dari mana saja, Kau?" Hunusnya. "Apakah kau berusaha kabur dengan membawa uang hasil penjualan terakhir?"

"Aku hanya bertemu seseorang, tidak bermaksud kabur, apa lagi menggelapkan uang toko," jawab Arum.

Sonny yang fokus pada dua kantong plastik di tangan Arum lantas merebut salah satunya.

"Woaaah... apa ini? Kau membawa makanan?" tanya Sonny mengendus aromanya.

"Coba kulihat?" Maura tak mau kalah ia merebut bungkusan satunya lagi. "Wah, gila! Makanan hotel ini..."

Mama Linda mendelik tajam kearah Arum. Sesaat setelah Arum menyerahkan uang toko pada wanita itu. Mama Linda menghitung sejenak lalu kembali melototinya.

"Kau dapat dari mana makanan ini?"

"Seseorang mengajakku makan, setelah itu ku bawa pulang sisanya," jawab Arum. Buru-buru Maura menyela.

"Seseorang siapa yang mengajak mu makan makanan western seperti ini? Hei– apa akhirnya kau beneran jual diri?"

"Kau pikir aku serendah itu?"

"Lantas dari mana ini semua, jika bukan hasil dari jual diri?" Sonny menimpali. Arum pun menghela nafas.

"Entahlah hanya orang yang tak ku kenal, intinya aku tidak jual diri seperti apa yang kalian bayangkan." Arum yang lelah tidak mau lagi berlama-lama menanggapi. Buru-buru ia melenggang masuk.

"Hei– jawab dulu siapa!! Lagi pula jika kau bisa menghasilkan uang dari tubuhmu itu kan lumayan! Kau jadi tak perlu lagi capek-capek mengerjakan pekerjaan rumah. Bayar saja semuanya dengan tubuhmu itu, hahahaha..." Seru Maura yang di susul tawa Sonny juga.

Dan cibiran itu tak di gubris Arum yang terus melangkah masuk. Dua orang yang di sana sudah tidak memperdulikan lagi, mereka fokus pada makanan tersebut. Sementara Mama Linda mengarahkan pandangan pada Arum dengan pikiran yang entah apa.

Sesampainya di dalam, gadis itu hanya menghela nafas. Dan tanpa mengeluh ia langsung melanjutkan pekerjaannya menyetrika baju. Tanpa peduli mereka yang diluar tengah menikmati makanan gratis yang ia bawa tadi.

Di sela-sela maju-mundurnya sebuah alat setrikaan yang di pegangnya. Arum tercenung. Memikirkan tawaran menikah tadi. Mungkinkah ini hanya gurauan atau apa?

Prank kah? Namun jika iya sangat keterlaluan sekali pelakunya. Bagaimana jika gadis yang di perlakukan seperti itu menganggap ini sungguhan, sudah berharap namun terpatahkan.

Arum menggeleng cepat. Ia tidak peduli dengan itu. Anggap saja tadi itu mimpi, tidak perlu di pikiran serius.

–––

Bergeser ke yang lain ...

Ketika Arga masih dalam perjalanan pulang. Pria itu menyandarkan kepalanya menatap ke samping. Mengamati setiap warna-warni lampu yang menghiasi jalan.

Termenung seperti tengah memikirkan sesuatu. Pemikiran Arga memang sulit di tebak. Bahkan Sekretaris Tomi yang tengah mengawasi dari kaca spion pun kerap kali di buat terheran-heran.

Seperti pagi tadi. Sesungguhnya saat Arga tiba-tiba menghubunginya hanya untuk meminta agar ia mencari gadis dalam angkot merah. Ia sempat berpikir bahwa ini konyol.

Yang paling sulit yaitu ketika petunjuk yang di berikan Arga hanya sebatas paras wajah yang mirip dengan Nona Alicia. Dengan ancar-ancar daerah yang di lalui angkot merah tadi, juga dua nomer plat terakhir. Bukankah sangat mustahil dan gila untuk mengikutinya?

Walaupun sempat ragu. Tomi tetap menuruti. Dan hanya dalam kurun waktu kurang dari lima jam gadis itu di temukan. Yang merupakan kasir sebuah Toserba kecil.

"Apakah Kau tengah memikirkan sesuatu? Apa Kau mungkin paham dengan apa yang tengah ku pikirkan?" Tanya Arga tanpa menggeser sedikitpun pandangannya. Lamunan Tomi seketika cerai berai.

"Maaf, Tuan?"

"Dia gadis yang kebetulan memiliki rupa yang sama seperti Aliee... kau melihatnya sendiri, kan? Jadi Aku tidak asal, karena Dia itu benar-benar mirip Alicia-ku."

"Iya Tuan. Nona tadi memang sedikit memiliki kemiripan. Terutama di bagian mata dan juga suaranya."

Walaupun dari postur lebih tinggi Nona Alicia, kulit gadis itu pun lebih gelap di banding Nona Alicia. (Tomi)

"Rambutnya berbeda," Arga menambahkan.

Ah... iya, rambut Gadis itu lurus dan hitam, sementara Nona Alicia memiliki bentuk rambut menggelombang serta berwarna sedikit pirang. Sebab, Nona Muda memiliki darah Jerman. (Tomi)

"Jika Tuan berkehendak. Saya akan merubah penampilan Nona tadi. Terutama di bagian rambut."

Arga tersenyum tipis, matanya seketika mengembun. "Lakukan itu..."

"Baik Tuan." Tomi menjawab dengan sigap. Biji matanya bergeser kearah spion tengah. Merasa prihatin dengan Tuannya di belakang. Sebab, saking terobsesinya Dia dengan Alicia sampai menginginkan Gadis lain yang memiliki wajah serupa untuk menjadikannya sebagai pengganti.

Mungkinkah ini hanya untuk sementara waktu? namun sudah lah, biarkan ini menjadi urusan Tuannya yang kini tengah memejamkan mata setelah lelah akibat kesedihan yang di pendam selama ini.

1
RIMAWATI
keren alur ceritanya
RIMAWATI
/Sob//Sob//Sob//Sob/.. yaallah kasiannyelh.. akhirnya bisa menyatu cinta mereka????
Lin
Luar biasa
Zulaihah Abidin
ternyata Alicia di bunuh adiknya sendiri
Dhika Ahmad
karya author satu nih tak pernah gagal,rekomendasi banget
Dhika Ahmad
wadawww. jadi curhat nih author satu
Dhika Ahmad
serasa disindir aku tuh
Sastri Dalila
👍👍👍
Runik Runma
jngn mau pulang
Runik Runma
enteng bnget ngomong nya y
Runik Runma
KLO aku ogah balik LGI .udh di usir dn di permalukan
Runik Runma
/Sob/
Runik Runma
jahat egois jde suami
afifah aefa 🇲🇾💜🇵🇸
Luar biasa
Shifa Burhan
kebodohan wanita dalam berpikir
*semua pria lain yang menyukai akan dianggap lelaki baik2 dan cinta nya dinggap tulus dan harus diperlakukan sangat lembut dan baik2
*sedangkan semua wanita lain yang menyukai sang suami akan dianggap wanita pelakor murahan, menjijikan harus diperlakukan kasar, kejam dan dibinasakan

fakta novel mu cerminan pola pikirmu bagaimana pola pikir mu akan bisa dilihat dari novel mu

sampai disini paham akan

polah pikir bodoh kayak gini akan menunjukkan betapa egoisnya nya kalian
Shifa Burhan
pola pikir bodoh wanita
jika ada pria lain yang menyukainya maka dia akan anggap cinta pria itu tulus, dan akan memperlakukan pria itu secara lembut dana akan menolak dan menjelaskan secara lembut
tapi saat ada wanita lain yang menyukai suami otomatis wanita itu adalah wanita murahan, menjijikan pelakor, harus diperlakukan kasar dan harus dibinasakan

dengan pola pikir ini kalian berkarya novel maka jadi novel kayak gini yang begitu lembut memperlakukan pebinor

miris
Sunarti Sunarti
🤭🤣🤣🤣😂😂😂😂
Mami Pihri An Nur
Huuu, klw aku g mau lg, biarin dia tu merenung dn menyesali, tp si arumi malah ky murahan
inda kurniati
gimana tidak gugup

klu di hati tuan muda cuma Alicia 🥺
solihin 78
cerita yang sangat menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!