NovelToon NovelToon
Kisah Gadis Elf Yang Imut

Kisah Gadis Elf Yang Imut

Status: sedang berlangsung
Genre:Petualangan / Supernatural / Isekai / Fantasi Timur / Pengganti / Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:121.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ahmad Chris Sevin

(Cerita Ini Hanya Fiktif Belaka. Nama Tokoh, Tempat Kejadian Ataupun Cerita, Itu Adalah inspirasi author semata)

******

Elf adalah makhluk mitologi yg dicintai oleh Mana.
Mana adalah bentuk energi yang ada di alam dan di dalam tubuh makhluk hidup. Energi Ini adalah sumber untuk menciptakan semua sihir.

Elf merupakan makhluk pelindung hutan, ras yang di junjung tinggi oleh banyak orang.

******

Elissa satu-satunya putri dari kerajaan elf tersebut harus menerima kenyataan pahit dimana klannya di bantai oleh sekelompok manusia tepat di depan matanya sendiri,dan elf tersisa termasuk dirinya harus di jual di pasar budak.

Dan di tengah keputusasaan ia bertemu duke everon ,seorang manusia yang membelinya sekaligus akan menjadi ayah baru baginya.

Bagaimana kehiduapan elissa selanjutnya?, bisa kah ia hidup bahagia dan melupakan dendamnya pada manusia yg sudah membunuh keluarganya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Chris Sevin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

''papa''

DEG!....pa...papa?....

barusan dia bilang papa?,ah...tidak itu pasti bukan di tujukan padaku.

''tapi ...bagaiman ini. Aku terlalu senang''batinku sambil menutupi mulutku

''jangan pergi...tetaplah bersama eli..''katanya yg hampir menanggis dan mengenggam tanganku lebih kencang

Sudah ku duga.

Ah...dia pasti bermimpi buruk kasihan sekali.

Grep.. ''papa disini sayang, papa tak akan kemana-mana''bisikku lalu mencium keningnya

Setelah itu dia tersenyum, dan saat melihat senyumanya itu aku merasa jantungku berdebar lebih kencang dari biasanya

Ah...kau memang penuh kejutan elissa..

***

Elissa

Ugh.... ''aku tertidur?..mm..sudah lama sekali aku tak tidur selelap ini''gumamku sambil bangit

Mm?...apa ini?, aku memegang tangan sia....

''aaaakh!.....tuan duke!''batinku yg terkejut parah saat melihat aku memegang tangannya dan yg lebih membuatku syok adalah saat melihat dia tertidur dalam posisi duduk di sebelahku

Ke..kenapa dia disini?! apa dia akan memarahiku lagi ?

''pertama-tama aku harus melepas ini dulu''kataku sambil melepaskan tangan duke

mm...apa aku memegangi tangannya semalaman?.

Huwaa~....kalau iya mati aku....berani-beraninya aku menahan tuan duke di tempat ini

''um...kau sudah bangun?''tanya tuan duke yg tiba-tiba terbangun

Kyaaa!...dia bangun!....

''gawat aku akan di pukul!"'batinku saat melihat dia mengangkat tangannya

Puk!... ''selamat pagi''katanya sambil mengelus kepalaku

Eh!?...gak dipukul?....

''apa tidurmu nyenyak?''tanyanya

Eh?...kenapa dia malah bertanya begitu?,apa dia sudah tak marah?,atau....

''kau tidur nyenyak sekali,sampai tak menyadari kalau kau menahan tanganku semalaman''

Kyaaa!...dia pasti akan bilang begitu!....

''a..anu...ma...maaf''kataku sambil terdunduk menyesal

''huh~, jangan dipikirkan. Aku juga minta maaf sudah memarahimu semalam''katanya sambil duduk lebih dekat denganku

''aku sudah dengar semuanya,soal apa yg terjadi dengan keluargamu''katanya yg membuatku tersontak kaget

''pasti sulit ya'' sambungnya yg membuatku hampir menanggis

Grep!... '' tapi elissa..sebagai orang tua juga ,aku tau tak ada satupun orang tua yg ingin anaknya mati''katanya sambil menarikku kepelukannya

''mereka semua mati demi melindungimu bukan?, kalau kau mati juga apa gunanya mereka mempertaruhkan nyawa mereka?''

''elissa...aku tak akan memaksamu untuk menjadi putriku, tapi setidaknya biarkan aku merawatmu hingga kau mencapai usia dewasa''

'' setelah itu kau bebas melakukan apapun yg kau mau''

Usia dewasa?. Apa dia sadar dengan apa yg dia katakan?. Usia elf dengan manusia itu berbeda jauh

''itu terlalu lama''kataku

???...

'' usia dewasa elf sekitar 50 sampai 100 tahun itupun masih dalam massa pubertas''kataku yg membuat duke diam mematung

''a..ah~, begitu ya...''katanya sambil melepaskan pelukannya

''kalau begitu sampai aku tutup usia''

''kapan anda mati?''tanyaku terus terang

........

''pfft...hahahaha..kau ini terus terang sekali ya..''tawanya

''hmm..entahlah, mengingat jangka hidup elf dan manusia yg berbeda jauh aku yakin , aku akan mati lebih dulu sebelum kau memasuki usia dewasa''

Kalau begitu menunggu mu mati jauh lebih cepat ketimbang menunggu usia dewasaku.

'' jadi?. Bagaimana?'' tanyanya

''hanya sampai anda menutup usia saja kan?''

''iya..setelah itu kau bisa melakukan apapun yg kau mau''

''baiklah'' balasku. Toh bagiku waktu itu akan berlalu dengan sangat cepat.

''anak pintar ,kalau begitu , ayo kita sarapan. Kau pasti sudah lapar bukan''katanya sambil bangkit dari tempat tidur

''aku tidak la....'' Kruuk....

Ukh...sial...

''hahaha, perutmu itu tak bisa berbohong ya''tawanya

Memalukan!...bisa-bisanya perutku bunyi di saat seperti ini.

Tuan duke dia orang yg sangat baik, tak kusangka aku bisa bertemu manusia sepertiya di dunia ini.

Um...aku harus memanggilnya apa ya?, tuan duke?,tuan?,majikan?..atau..

''ayah?''gumamku yg ternyata terdengar olehnya , sontak saja tuan duke langsung berhenti dan menoleh ke arahku

Upss...'' apa aku tak seharusnya memanggilnya begitu?''batinku sambil menutup mulutku dengan kedua tanganku

''tadi kau bilang apa?''

Bukan apa-apa!, tak usah di pikirkan!

''bisa kau katakan sekali lagi?''pintanya sambil tersenyum lembut kearahku

Eh!?, dia tak keberatan?.serius!? ...um....kalau begitu..

''a..ayah...''kataku memberanikan diri

''ya putriku''balasnya sambil tersenyum

Ah!...dia menyukainya...

''ayah!, ayah!''seruku

''iya..''

Ahahaha...mungkin.. untuk sementara ini aku akan bermain sandiwara dulu setidaknya sampai dia menutup usia.

''ayah!'' seruku sambil berlari menghampirinya

Hup.. '' ayah di sini putriku''katanya sambil mengendongku

''ahahaa...''

''aku sayang ayah''kataku sambil tersenyum

Deg!.. ''ayah juga''balasnya sambil mencium keningku.

*******

Um...ternyata waktu berjalan lebih cepat ketimbang saat aku di kurung, tanpa ku sadari sudah seminggu aku menjadi putri duke everon, semua orang di sini sangat lah berbeda dengan yg pernah ku temui, mereka sangat baik, dan koki disini sangat hebat , saat aku memuji makanannya untuk pertama kalinya dia jadi sangat terharu lalu setelahnya dia selalu membuatkanku makanan yg begitu banyak dan lezat.

Rasanya tidak adil bagiku, di saat para elf lainnya menderita aku justru merasa sangat gembira seperti ini .apa ini adil?...

''bagaimana kabar elf yg lain ya?''gumamku sambil memandangi taman bunga mawar di depanku

Ku harap mereka baik-baik saja dimanapun mereka berada

'' nona''panggil seseorang di belakangku

Rambut pirang dan mata hijau yg terasa tak asing di bagiku

''apa yg sedang nona lakukan disini?''tanyanya sambil berjalan menghampiriku

''melihat bunga''

''hahaha...benar juga ya''

''hmm...anda orang yg menangkap saya hari itu kan?''tanyaku

''bicara informal saja nona'' ''ya saya yg menangkap nona hari itu''

''bagaimana perasaan nona sekarang?''tanyanya

''sudah lebih baik''

''syukurlah kalau begitu''katanya lalu tersenyum

''a....anu...''

''??..mm?...ada nona?''

'' terima kasih dan maaf karena sudah membentakmu hari itu''kataku

''tolong jangan di pikirkan nona, saya tau nona sangat menderita belakangan ini''

''dan lagi, saya malah senang nona, berteriak seperti itu''katanya yg membuatku binggung

''kenapa?''

''karena terkadang setelah kita mengeluarkan semua keluh kesah kita , kita kan merasa lebih baik, dan itu jauh lebih baik ketimbang memendamnya terus menerus''

''apa nona merasa lebih baik setelah itu?''tanyanya

''ya...kurasa''

Grep... ''nona kalau ada hal lain yg membuat hati nona merasa tak nyaman nona boleh cerita pada saya atau yg lain, tapi tolong jangan di pendam, karena itu hanya akan menjadi bom waktu bagi nona''katanya sambil mengenggam tanganku

'' kalau ku cerita kan semua apa kau tak akan bosan?''tanyaku

''kalau itu bisa membut nona lebih tenang mana mungkin saya bosan''

''dan lagi..saya ingin mengenal nona lebih dalam''sambungnya lalu tersenyum

Setelah itu aku menceritakan semuanya padanya sambil berkeliling taman, dia terlihat mendengarkan semua ceritaku dengan sangat baik,aku jadi tak ragu mencurahkan semuanya padanya.

***

''di kerajaan elf juga ada banyak sekali taman mawar seperti ini, rasanya juga sangat enak''kataku

''e..enak?..apa nona memakannya?''tanyanya

''iya!''seruku senang

''mentah-mentah?''tanyanya yg terlihat syok

''hmm..bisa di olah dulu atau dimakan mentah-mentah juga enak''balasku

''apa tidak pahit?''

''manis kok, kayak madu''balasku

''biar ku tunjukan ya''kataku lalu memetik setangkai mawar

''karena di sini mananya jauh lebih tenang dari pada di tempatku, makanya rasa mawarnya tak semanis di tempatku, tapi kalau di aliri mana sedikit...''kataku lalu sring....memberikan sedikit mana yg ku punya ke bunga tersebut

''maka rasanya akan jauh lebih manis''kataku lalu memotek sehelai dan memberikan itu padanya

''coba lah''

''ba..baiklah..''katanya lalu memakannya

!!? '' anda benar!,rasanya manis seperti permen''katanya

''permen?''tanyaku.

Aku memang pernah dengar ada camilan yg kecil tapi manis. Seperti mawar ini

''apa nona tidak tau?''tanyanya yg ku balas dengan gelengan

''kalau begitu lain kali akan saya bawakan untuk nona''

''Aku menantikannya''

Setelah berkeliling taman kami pun sampai kesuatu tempat disana ada lapangan luas dan banguan besar dari tempatku berdiri aku bisa mendengar suara ricuh dari pedang yg saling beradu, mendengar hal itu tentu saja ingatan akan penyerangan itu langsung menghantuiku

''tempat apa ini?''tanyaku yg sedikit gemetar

''oh .. ini pangkalan militer keluarga everon, di sini banyak sekali,para ksatria berbakat, di tambah lagi ketua pasukan singa putih dia sangat hebat,dan sangat tampan nona pasti menyukainya''

Grep...'' tak suka..''kataku sambil menggenggam bajunya

''eh?..nona?..''

''aku tak suka disini...ayo pergi...''kataku gemetar

***

''apa anda sudah lebih baik nona?''tanyanya saat kami sudah pergi cukup jauh dari pangkalan militer

''iya..sekarang sudah tak apa''

Bodohnya aku, itu kan sudah berlalu...tapi...entah kenapa aku masih takut sekali . tanganku bahkan belum berhenti gemetar.

''apa nona takut dengan ksatria?''tanyanya

''iya...atau lebih tepatnya aku takut pada pedang''

''melihat atau mendengar suaranya membuatku teringat penyerangan hari itu''kataku sambil menggenggam tanganku

''begitu ya...'' katanya dengan wajah muram

Kalau di lihat –lihat dia tak membawa pedang, bearti dia bukan ksatria kan?. Di tambah lagi pakaiannya juga terlihat biasa saja,aku juga bertemu dengannya di taman.bearti dia..

''tapi aku suka kok sama tukang kebun''kataku

''eh?...tukang kebun?...''

''iya...soalnya mereka kan merawat bunga, dan lagi aku merasa lebih tenang saat berada di dekat bunga''

''begitu ya..''

''maka dari itu aku tak membenci mu kok.''kataku sambil tersenyum

''eh?...itu artinya...''

''eh!, nona apa dimata nona saya mirip tukang kebun!?''katanya dengan wajah syok

''eh!?,bukan ya?''

''ugh...bagaimana ini''batinnya

''nona bilang dia tak menyukai ksatria dan lebih menyukai tukang kebun, tapi aku kan...''batinnya

''apa aku salah?''tanyaku

''TIDAK NONA SAYA TUKANG KEBUN!'' teriaknya

''o..oh...''

Apa perlu teriak seperti itu?...

''ah!..aku harus segera kembali, mary dan yg lain pasti sudah menunggu''

''kapan-kapan kita ngobrol lagi ya''kataku lalu berjalan pergi

''oh iya!, aku belum tau namamu''kataku sambil berhenti dan menoleh kebelakang

''panggil saja saya leon ''katanya

''baiklah, sampai jumpa lagi leon''kataku sambi lelambaikan tangan lalu pergi

''sampai jumpa''balasnya sambil melambaikan tangan

***

Leon

Huh...yg benar saja...

''ketua!, sir leon!...''panggil seseorang dari belakangku

''hah..hah...yaampun ketua anda kemana saja?.saya sudah mencari anda kemana-mana''

''meskipun anda ketua pasukan singa putih yg terkenal hebat bukan bearti anda bisa bolos latihan pagi''

''ya saya tau sih...skill anda sudah luar biasa hebat tapi tetap saja, setidaknya awasilah para ksatria baru''

''nicol..''panggilku yg memberhentikan ocehannya

''ya?''

''sepertinya aku baru saja turun pangkat menjadi tukang kebun ''

.....

''APA!!!!!'' teriaknya syok mendengar perkataanku barusan.

...****************...

...Bersambung...

1
'^°>Ñeko-ĶuN<🐾°^'
msih menunggu 🙃
'^°>Ñeko-ĶuN<🐾°^'
lanjut thor🥺
'^°>Ñeko-ĶuN<🐾°^'
jdi nangis 😭🤧
Boy (A)
ayo Thor semangat mpek tamat ini bagus thor
Murniyati
ngakak parah, ya tuhan luz... luz
Murniyati
keren thor, perasaanku kayak diaduk-aduk, sedih, dada sesak endingnya ketawa. ngga kebayang bangsawan/ komandan elit turun pangkat jadi tukang kebun
'^°>Ñeko-ĶuN<🐾°^'
Ganbatte thor 😁
pen komen tpi lgi srius ama crta'nya 😌
tpi skrg dah komen hhhh
smngat yaa kak author 💪
Ahmad Chris Sevin: makasih banyak kk 🙏
total 1 replies
Ayu Ayu
👍
Driver Gojek
ini ceritanya membingungkan tor pantes ga ada yng komen bikin cerita gs masuk akal. 🤦‍♂️
Ahmad Chris Sevin: apakah POV yg bikin bingung nya kk.

kalai Pov itu sudut pandang dari karakter
total 1 replies
Clarissa
lah iya bingung in terus umur duchess itu berapa dong
Clarissa
Asem emosi aku bacanya
🎤༈•⃟ᴋᴠ•`♨♠Echa🐞Jamilah🍄☯🎧
semangat terus yg up yah kk
🎤༈•⃟ᴋᴠ•`♨♠Echa🐞Jamilah🍄☯🎧
nice thor, next..
🎤༈•⃟ᴋᴠ•`♨♠Echa🐞Jamilah🍄☯🎧
jejak ku
Putry Mixi🍒
🥰🥰🥰🥰
Anime_Fans
si Mina di perkaos
(CO) _𝚈𝚞𝚞 ɀꪮꪶᦔꪗᥴ𝘬 🎸: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Cyrus Red🥀Bryan Kennedy🔱🎻
up
Euis Pujasari
waahhhhhh huhu seru kyknya kalo masih ada kelanjutannya,,tumben Thor up nya cmn 1 bab,,??
Euis Pujasari: hehe GK PP Thor lanjutin ajah bikin ceritanya,,,aku suka ceritanya kadang suka bikin senyum sendiri 😂😂
total 2 replies
Euis Pujasari
knp di ulang LG thorr
Ahmad Chris Sevin: waduh maaf kk baru di lihat.


oke udah di revisi ulang iya kk salah itu ke ganda bab yang lama
total 3 replies
Cyrus Red🥀Bryan Kennedy🔱🎻
up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!