Aku Tiara, usiaku baru 23 Tahun...Mereka semua menertawakan ku sebagai Janda di usiaku yang sangat muda.. kehidupanku berubah.. aku sukit menatap masa depanku..
Kak adam.. aku mencintaimuu sebagai Imamkuu . haruskah aku kubur rasa ini bersamaan dengan kepergianmu????
atau aku akan menemukan cinta yang lain?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mynamei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
JHS - SEORANG KARYAWAN
SATU MINGGU BERLALU ..
Tiara hari ini akan memulai harinya dengan berolah raga di sekeliling komplek rumahnya.. menggunakan celana olahraga 7/8 dan kaos hitam ketat, juga rmbut yang di kuncir kuda...
"mau kemana non" kata bi Atun pegawai rumah tangga Tiara yang baru saja datang
"Joging bik, kalo ibu tanya bilangin yaa... tadi ibu lagi mandi soalnya" kata Tiara
"sip deh non, hati hati" kata Bi Atunn....
Tiara berlari kecil mengelilingi area rumahnya, ia menuju Taman dimana banyak warga juga akan berolah raga di akhir pekan....
Tiara memang menyukai banyak cabang olahraga meskipun tidak semua ia tekuni...
setelah merasa cukup lelah Tiara duduk di bangku taman... Tiara meneguk air mineral yang baru saja ia beli...
"eh liat deh itu kan janda muda yang anaknya bu Sulis, kenal ga?" ucap salah satu wanita, terlihat seusia Tiara...
"aku gak kenal, tapi masa si cantik begitu janda"
"yee bukan janda cerai, janda di tinggal mati.. kasian ya"
"astagfirullah, pasti buat dia tegar kaya sekarang butuh proses yang sulit"
"iya sih, kasian yaa"
Tiara merasa sudah terbiasa mendengar gunjingan tentang statusnya itu...
di awal memang itu sangat menyakitkan, tapi kini bagaikan lalapan Tiara di setiap Harinya...
Dirasa nya sudah cukup untuk mengeluarkan keringat Tiara bergegas pulang, Besok adalah hari senin dimana Tiara mendapat undangan interview di perusahaan tempat Syifa bekerja...
Setibanya dirumah, ia mandi lalu sarapan bersama Ibunya...
"buu, ibu tidak lupa kan kalo besok aku ada interview kerja?" tanya Tiara
"ibu gak lupa nak, itu selalu ibu pikirkan" kata bu Sulis
"kenapa ibu pikirkan?"
"ibu takut kamu kelelahan, bekerja dan mengurus cafe..."
"buu... kalo aku bekerja aku ga mau fokus ke cafe, mungkin aku akan datang akhir pekan, disana aku sangat sulit menerima kenyataan pahit, aku selalu menganggap kak Adam ada disana buu" kata Tiara dengan wajah pilu nya
"maafin ibu nak, ibu ga berfikir sejauh itu..." kata ibu Sulis
"gapapa buu, ayo makan, habis ini aku mau belajar interview ya bu, mengingat ini kali pertama aku ..."
"baiklah, ibu yakin kamu bisa sayang" kata Ibu Sulis
"Aamiin..."
*************
Hari pun berganti... Tiara sedang menunggu Syifa datang menjemputnya.. Tiara memutuskan untuk pergi bersama Syifa...
Tin Tinn Tinn...
suara klakson mobil Syifa... hmm mobil orang tua Syifa lebih tepatnya...
"buu ifa udah datang, aku berangkat yaaa" pamit Tiara pada Ibunya
cups!
"iya hati hati sayang... ibu mendoakan mu" kata Ibu sulis mengecup kening anaknya
Ibu sulis mengantar Tiara sampai ke depan gerbang..
"tante maaf ga turun, udah cukup siang tan" kata syifa dari dalam mobil nya
"gak masalah, hati hati yaaa" kata Ibu Sulis....
Merekapun berangkat menembus ramainya Jakarta pagi itu.... jalanan besar pun terasa sangat sempit....
"bentar lagi sampe nih, gimana perasaan kamu?" Tanya Syifa terkekeh
"guguppp... dekdekan, takut ga di terima" kata Tiara
"kalo ga di terima si gak mungkin, pasalnya kamu berprestasi, nilai mu bagus, penampilan oke punya...kurang apa?" kata syifa
"tapi aku dekdekan aja ifaaaaaa" kata Tiara yang semakin gugup...
"udah tenang aja" kata Syifa santai...
Mereka akhirnya tiba.. Syifa menuntun Tiara seraya sang kekasih menuntun kekasihnya...
"syifaa orang pada ngeliatin kita kamu nuntun aku kaya ibu nuntun anaknya" kata Tiara cekikikan
"enak aja setua itu aku? heu" kata Syifa melepas tuntunan itu..
"yaudah aku ke lantai 5 kamu di lantai 3 yaa, suksess!!! kalo udah selesai chat aja" kata Syifa
"bosnya galak ga si"
kata Tiara sambil meremas tangannya
"telat kamu nanyain galak apa enggaknya baru sekarang, tenang aja HRD nya baik, tapi di grup rame ni HRD gamasuk karena sakit, jadi yang turun tangan langsung CEO nya" kata Syifa sambil memainkaan ponselnya...
"haaahhh??? ifa gue mau pingsan aja rasanya... CEO nya galak ga?"
kata Tiara yang jantungnya semakin berdebar
"tenang ihh, aku juga jadi ga tenang deh, pasalnya aku ga pernah ketemu CEO selama kerja disini, cuma lihat fotonya aja... tapi rumornya CEO agak kejam kalo kita buat kesalahan... dia juga suka bawa pacarnya kesini, tapi jujur aku belum pernah liat" kata Syifa..
"jadi aku ga boleh ya buat kesalahan?" kata Tiara polos
"yaa semua orang juga ga boleh buat kesalahan TIARAA ANASTASYA" Kata Syifa kesal..
"udah ayo lift nya sebelah sana" kata Syifa
*********
"Tiara Anastasya... silakan masuk" kata seorang wanita cantikk...
"makasih mbak..." kata Tiara yang memberi senyumnya juga sedikit menundukan kepalanya...
"permisi......" kata Tiara
oh Tuhann.. apa dia CEO nya... aaa kenapa tampan sekali... gagah...
"duduk " Kata seorang pria
Tiara pun duduk persis dihadapan nya..
"Baik cerirakan tentang diri kamu, kuliah mu dan aktivitas muu..."
cantik, luguh kayaknya ....
Tiara Pun Mengangguk
"Nama saya Tiara Anastasya, umur saya 23 tahun, saya baru saja 6 hari lalu lulus sidang... saya lulusan bisnis manajemen dari universitas X, aktivitas saya ya kuliah, kadang part time di cafe"
Kata Tiara tehenti...
"sudah?" kata Pria itu...
"terserah bapak si mau sudah apa belum"
"ehhhh... maksud saya ga gitu pak" kata Tiara yang sangat gugup karena merasa salah berbicara... Tiara pun memutup mulutnya...
"nilai mu bagus, prestasi juga baik,"
"makasih Pak..."
"mau gaji beraapa?" tanya Pria itu sambil menutup berkas Tiara
"saya mengikuti standart yang ada di perusahaan ini pak.." kata Tiara
" baik.. kamu bisa keluar.. jam 11 bertemu dengan Wina di lantai 12..."
"baik pak terimakasih, saya permisi"
Allahamdulillah.... semoga hasilnya memuaskan...
Waktu menujukan pukul 9.30 masih ada satu setengah jam untuk menunggu... Tiara memutuskan untuk duduk di Lobby perusahaan itu.. membaca beberapa hot news di sebuah aplikasi koran online...
disebuah ruangan...
cantikkk.... cerdas....
akh... kenapa aku membayangkan dia, aku sudah memiliki Amel yang jauh lebih cantik, dan sexy...
batin seorang Pria bernama, Barry Wijaya.
Barry adalah seorang CEO perusahaan Wijaya, ia berusia 27 tahun.. ia menjabat sebagai CEO sejak 2 tahun lalu saat ayah nya meninggal karena serangan jantung...
"permisi pak, ada yang bisa saya bantu?" tanya Andin sekertaris Barry
"ini daftar nama karyawan baru yang saya terima, dan beberapa nama karyawan magang yang bisa kita angkat jadi karyawan.. kamu dan Fardan atur semua, Sepuluh menit Lagi saya mau keluar..."
"baik pak, saya permisi" kata Andin...
Barry pun tak lama meninggalkan ruangannya menuju lobby kantor dan akan segera pergi meninggalkan kantornya...
Barry mendapati Tiara yang tengah duduk santai menggunakan headset di telinganya...
sementara Tiara asik membaca Berita di koran online sambil mendengarkan musik...
Pukul 11.10 sekitar 10 orang telah berada di sebuah ruangan yang cukup besar..
disitu juga ada Syifa...
mereka di berikan satu persatu amplop coklat oleh Andin, sebelumnya Andin telah mempeekenalkan dirinya...
merekapun membuka, ternyata sepuluh orng tersebut adalah Mereka yang resmi di terima menjadi karyawan tetap.. tiga di antaranya mengalami penyesuaian, yang semula karyawan magang kini menjadi karyawan tetap, salah satunya yaitu Syifa..
Rona bahagia terpancar di wajah seluruh karyawan itu...
"saya Fardan, saya adalah Asisten Pribadi Barry Wijaya sekalu CEO disini.. saya ucapkan selamat kepada kalian dan selamat bekerja.. bagi kalian yang baru bisa memulai pekerjaan kalian besok...silakan bawa beberapa berkas yang tertera di lampiran amplop itu, guna pendataan karyawan salah satunya asuransi kesehatan... jika ada hal yang ingin kalian tanyakan, bertanya lah pada Andini... saya permisi Terimakasih"
****
**
*
"aku seneng Tii...." Kata Syifaa
"aku juga senneg banget, terlebih kita bisa satu divisi" kata Tiara...
-------
**TERIMAKASIH YANG SUDAH BERSEDIA MELUANGKAN WKTUNYA UNTUK MEMBACA, SEMOGA SUKA...
OH IYAA BANTU VOTE KARYA AKU INI YAA.. TERIMAKASIH.....😘😘😘😘**
kok gimana gitu bacanya
ohh akhirnya...... 🥰🥰