NovelToon NovelToon
Adinda

Adinda

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: AzieraHill

COVER FROM PINTEREST
.
.
Dinda tidak mengingat apa yang terjadi pada dirinya, dia hanya mengingat bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan dan tak hanya itu, dia masih mengingat jelas ketika pria yang dia cintai itu merenggut masa depannya. Namun dengan tatapan mata pria itu, Dinda bisa memastikan bahwa ada jutaan rahasia yang tidak dia ingat. Termasuk tentang bayi perempuan yang baru dia lahirkan. Bayi itu..., sangat mirip dengannya dan pria brengsek itu.

"Dia anak kita yang ke dua, Dinda," ucapnya dan mulai dari situ Dinda merasa semakin gila karena tidak bisa mengingat apapun.

Bagaimana dia bisa mempunyai anak ke dua sedangkan anak ke satu pun dia tidak mengingat siapa namanya.


PERHATIAN!
Cerita ini memiliki alur maju-mundur

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AzieraHill, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 4

DINDA POV

Fika sahabatku mencubiti tanganku yang tengah fokus dengan mata pelajaran manajemen yang sedang Mr. Ford

jelaskan di depan. Meski itu pelajaran yang sangat memusingkan, tapi aku tidak pernah mau ketinggalan. Karena itu aku tidak menyahuti cubitan Fika. Namun semakin lama aku bertahan ternyata Fika mencubitiku semakin keras membuatku mau tidak mau menolehkan kepalaku ke arah samping kanan.

"Apa sih!" gumamku menyenggol sahabatku dengan wajah geramnya.

"Mika semalam tidak ada berhentinya menghubungiku. Dia bilang minta nomermu yang baru," awalnya aku tidak tertarik, tapi karena mendengar nama Mika disebut aku pun mengalihkan kefokusanku kepada Fika

"Lalu, apa kau memberinya?" tanyaku. Fika menggelengkan kepalanya, sementara aku menghela

nafasku lega.

"Aku mohon jangan berikan padanya,” mohonku pada Fika. Fika pun terkikik ke arahku sebagai kode

rahasia yang tidak aku mengerti apa maksudnya.

"Enggak akan asal ada uang penutup mulutnya," aku yang mendengarnya mendaratkan tanganku ke atas

kepalanya.

"Okehh nanti aku ajak kau main ke rumah teman Ayahku, bagaimana? Kita buat kue rasa vanila. Aku

sedang ingin membuat kue," Fika menepuk tangannya senang layaknya anak kecil. Dia terlihat semangat sekali dengan kobaran matanya yang masih memperhatikanku.

“Tapi..., kenapa harus ke rumah teman Ayahmu? Bagaimana dengan rumahmu? Jangan bilang kau sudah menjadi

selingkuhan orang itu.” Mendengar itu aku kembali mendaratkan tanganku ke atas kepalanya. Enak saja di bicara seperti itu.

"Rumah teman Ayah maksudku. Ayahku pergi ke London semalam. Sekarang aku tinggal dengan temannya.

Entahlah, aku juga heran kenapa Ayah menitipkanku padanya. Sepertinya memang sedang ada perjanjian atau mungkin dia terlibat hutang dengan Ayah.” Ayah memang pernah bilang kalau beberapa orang yang sangat dekat sering kali meminjam uangnya. Mungkin orang yang tinggal denganku ini salah satunya.

"Oh oke, nanti usai perkuliahan ini tunggu aku ya. Aku ingin perpustakaan dulu," ungkap Fika

dan aku menyahutinya dengan anggukan di kepalaku.

...........................

 Fika nampak sangat senang sekali dengan rumah Daniel. Sudah kukatakan sebelumnya kalau rumah ini sungguh seperti istana. Ada kolam renang yang selalu Daniel rawat airnya dan juga taman yang tidak sedikit pun terlihat usang. Mungkin karena Daniel tak pernah sibuk dengan pekerjaannya jadi, rumahnya bisa dia

rawat sendiri.

“Hei..., hei..., kenapa kau memutuskan untuk berenang?” tanyaku pada Fika yang sudah melepas bajunya dan hanya memakai tanktop dan juga celana ketatnya untuk berenang.

“Hahahaha aku tidak tahan melihat beningnya air ini. Apa lagi tempatnya membuatku semangat untuk segera masuk ke dalam sini.” Fika mulai menyelam ke dalam kolam. Dengan gerakan kepala yang sesekali muncul ke atas permukaan dia berhenti di ujung kolam renang.

“Ini sangat menyenangkan Dinda! Aku akan senang sekali jika kau mau mengajakku ke sini lagi,”aku tersenyum mendengarnya seraya mengambil pakaiannya yang terongok di lantai.

“Biarkan aku izin dengan Daniel. Aku juga akan merasa sepi jika Daniel tidak ada di rumah seperti sekarang dan lagi..., laki-laki itu memang tidak bisa kuketahui kapan dia akan pergi. Tadi pagi saja dia masih ada di sofa. Bersantai dengan TV-nya dan bersiul dengan kembang-kembang yang dia rawat di samping TV. Aku izin pergi ke kampus pun hanya dia katakan untuk berhati-hati di jalan.”

“Hahahahaha,” kudengar Fika tertawa. Dia meletakkan tangannya di pinggir kolam. Wajahnya dia

tumpukan pada ke dua tangannya yang dia lipat. “Memang dia tidak punya istri? Kenapa rumahnya sangat sepi? Sungguh! Jika Ayahku tahu. Mungkin akan dia beli dengan harga mahal. Aku sampai pusing melihat pelayanku di mana-mana.”

“Entahlah, aku juga tidak tahu. Ayah tidak memberitahu latar belakang kehidupannya dan memang Ayah terlihat sedang terburu-buru. Mungkin dia tidak sempat menceritakan bagian hidup pria ini denganku,”

Fika pun nampak mengangguk pelan. Dia kembali masuk ke dalam air dengan gerakan kakinya yang seperti katak berenang. Kemudian kepalanya muncul lagi dengan rambut yang memnutupi wajahnya. “Aku haus. Apa kau bisa mengambilkan minuman untukku, Nona.” Ungkap Fika membuatku jengkel.

“Dan kau kira, ini rumahmu! Kemudian kau berhak menyuruhku yang kau anggap sebagai

pelayan!” dengusku seraya meninggalkannya yang menertawaiku.

 

 

..........................................................

 

1
Praditta
Seruuu
Reni Rachmawati
keren
lee ailee
trauma dan.kesakitan apa yg sudag Daniel torehkan kepada Dinda sampai ingatan 5 tahunnya hiang....kok aku mulai nyesek ya sama nasib Dinda
lee ailee
banyak pertanyaan dibenakku thor baca novel ini tapi aku menikmati alurnya tidak membosankan so enjoy aja
lee ailee
ayahnya kok bisa nitipin anak gadis sama laki.laki singel khan bahaya ini mah
Winda Nurmayani
ya kecewa..ceritanya pendek skl..padahal ceritanya bagus
Heni Ratna
jadi penasaran😊
Wish Me luck
aku baru baca thor, tp menurutku ini memang bagus..alurnya mengalir aja, ngga yg terlalu dipaksakan, pemilihan kata sama bahasanya jg ringan, mudah dipahami. karya yg kayak gini yg aku suka. tata bahasa mu jg bagus thor, jd pembaca jg bisa menyelami jln ceritanya, ngga yg lu gue gt tp ringan. ini kalo dibuat film bagus sih, kita hrs mikir tp ngga yg terlalu berat. dr jalan ceritanya jg nguras emosi, aku dr awal yakin dia bakal happy end..tp cerita happy end nya itu lho, ngalir dan ngga maksain cerita..soft bgt..salut aku thor
Herni Kurnianingsih
kok panggilan nya august,kaya nama cowok🤔.jadi nya kaya manggil nya agus🤭🤭
Seathy Diman
keren lah... butuh kekhusuan untuk mencermati dan memahami isi dan alur ceritanya.. relax tenang santai.. jgn terburu2 untuk mendapatkan feel nya..
TOP epribadeeeeehhhh ...👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Seathy Diman
jadi mantan nya tuh sepupu ya..?... 🤔🤔🤔🤔🤔
Nofriyanti Vivi
novel ini,sungguh mmbuat ku deg2 ser,setiap bait kata sampai akhir cerita ini💕,mmbcnya penuh dg ketelitian sehingga endingnya happy,the best untuk mu thor😘.💕💕.
pink magenta
jujur pas baca sinopsis aku gemes. ini cerita apa coba bikin penasaran. alur yang maju mundur syantiiiiikkk dibuat apik banget karrna penulisan yang rapi juga no typo huhuu aku terharu. ga berasa terus dibuat tertarik buat baca lagi dan lagi buat mecahin rasa penasaran ini yang mana bagian yang mana maju terus mundur terus sekarang. aaahhhh kamu hebat thor..pokonya vote like buat kamu.
Rita Zhu
aduh Thor...jgnlh berendam air panas...seger kagak...melepuh Iya..😀..
Jenni Manullang
👍👍👍👍👍👍👍
Wiko Wiko
🤦🏻‍♀🤦🏻‍♀🤦🏻‍♀🤦🏻‍♀dinda... kirain kamu gadis baik2, ternyata segampang itu jatuh kepelukan pak tua...!!!
Angrani
kpan lnjut lgi thor
Silvana Maria Supit
crita ini apa maju mundur terus sampai tamat khaa,,?
suci lestari
lnjt
suci lestari
mmpir dl
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!