NovelToon NovelToon
Kesayangan Tuan Muda

Kesayangan Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ima susanti

Takdir membawa seorang gadis yang polos harus mengorbankan masa mudanya demi kesembuhan sang nenek.
Tawaran dari majikan tempat ia bekerja sangat menggoda. Dengan berbagi pertimbangan gadis itu menyetujui tawaran majikanya.

"Lahirkan seorang cucu buat saya."
"Cucu, bagaiman caranya nyonya?" tanya gadis yang bernama Laras.
"Meniakh dengan putra saya."
"Tapi tuan muda bukanya sudah punya istri nyonya, harusnya yang melahirkan seirang anak itu istrinya." sanggah Laras.
"Kalau dia mau saya tidak akan menawari kamu."
Laras yang sangat membutuhkan uang untuk biaya pengobatan neneknya menandatangi kontrak dari majikanya.
Apakah hidup Lars akan bahagia atau sebaliknya.
Di tunggu komentar dari kk² semua😘😘🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Mata yang tertutup perlahan terbuka, udara terasa dingin hingga terasa menusuk ke tulang. Laras mengucek - ngecek matanya yang masih terasa sepat. Saat hendak bangun ada sebuah tangan kekar yang melingkar di pinggangnya dan yang paling mengejutkan Laras adalah tubuh mereka berdua sama - sama polos.

Pergulatan panas antara Dafa dan Laras membuat keduanya kelelahan dan tertidur. Laras merasakan tubuhnya remuk redam di hajar habis - habisan oleh Dafa, entah tenaga dari mana sehingga lelaki berkali - kali mengulangnya sampai Laras kewalahan meladeni nafsu suaminya. Apakah selama ini ia tak luas dengan istri pertamanya sehingga melampiaskan pada dirinya, bathin Laras.

Laras di buat binggung bagaimana caranya dia memindahkan tangan itu dan tidak membuat Dafa terbangun. Ia takut Dafa nantinya akan marah saat tidurnya terganggu. Tapi karna panggilan alam yang mendesak mau tak mau Laras dengan sangat hati - hati memindahkan tangan itu.

Ia baru bisa bernafas lega saat tangan itu sudah terlepas dari tubuhnya dan ia bisa segera kekamar mandi. Tapi bagaimana caranya ia kekamar mandi dengan tubuh polos. Mau pakai selimut lalu bagaimana dengan Dafa. Mau pakai handuk, entah kemana tanduknya Dafa lemparkan.

Tak ada pilihan lain, Laras harus berlari kencang meski tubuhnya polos. Mumpung Dafa tengah tidur secepat kilat Laras berlari kekamar mandi. Terdengar tarikan nafas kasar saat dirinya sudah berada di dalam kamar mandi. Ada rasa lega saat dirinya sudah menuntaskan hajatnya. Laras lantas berendam sebentar di dalam bak mandi dengan air hangat agar otot - ototnya yang tegang menjadi rileks.

Tak mau berlama - lama Laras menyudahi ritual mandinya dan untung di sana ada jubah mandi yang bisa ia pakai. Saat keluar dari kamar mandi ia tak melihat keberadaan suami sirinya. Laras tak peduli kemana lelaki itu pergi yang jelas ia sudah menjalankan tugasnya.

Laras keluar dari kamar setelah rapi, ia berjalan menuju meja makan, karna perutnya terasa sangat lapar. Dari semalam ia tak sempat makan gara - gara ulah Dafa. Rupanya di sana sudah duduk Dafa sambil makan roti dan meminum segelas susu.

"Pagi tuan." sapa Laras.

"Duduk." perintah Dafa tegas dan tanpa menunggu perintah untuk kedua kalinya Laras duduk di kursi tepat di sebrang Dafa.

"Saya mau kamu tidak mengatakan tentang status kita pada orang lain, cukup kita - Kita saja yang tau." ucap Dafa dingin.

"Baik tuan." jawab Laras dengan kepala menunduk. Laras tak berani menatap Dafa karna takut.

"Bagus, saya suka orang penurut."

"Saya juga tau status saya kok, ga perlu diingatkan juga. Kita itu cuma suami istri sesuai perjanjian yang saling menguntungkan." bathin Laras. Mana berani ia mengatakan itu kepada Dafa secara langsung yang ada malah lelaki itu akan murka.

Selesai sarapan Laras mengantar suami ke mobil dan tak lupa ia mencium tangan suaminya dengan takzim sebagai bentuk bakti seorang istri yang baik.

"Ngapain sih." Dafa menyentak tanganya yang sempat di cium Laras. " Ini buat pegangan kamu bulan ini." Dafa melemparkan sebuah kartu ke badan Laras. Laras sama sekali tak tersinggung, tanpa malu ia mengambil kartu itu dan memasukkannya ke dalam saku celananya.

Mobil Dafa melesat meninggalkan rumah baru setelah Laras masuk kembali kedalam rumah untuk melanjutkan sarapannya dengan tenang tanpa ada ganguan.

"Bebas, lebih baik istirahat." ucap Laras setelah mengabaikan sarapannya, senyum Laras mengembang karna bisa istirahat seharian tanpa ada gangguan.

Laras mencium kartu yang baru saja Dafa berikan dan berkata "Aku harus memindahkan semua isi kartu ini ke rekening lain, takutnya tuan muda berubah pikiran dan mengambil kembali uangnya. Lebih baik berjaga - jaga sebelum terjadi." gumam Laras sambil mengibas - kehabisan kartu yang ada di tanganya.

Ia tak akan mensia - siakan apa yang bisa ia ambil. Uang memang bukan segalanya tapi tanpa uang kita juga tidak bisa apa - apa. Dari Nyonya Veronica ia juga sudah mendapat transferan uang dengan jumlah yang tak sedikit, sekarang dari Dafa. Rekening Laras akan terus menggembung.

...****************...

Assalamualaikum kk, selamat datang di karya terbaru thor. di tunggu saran dan masukannya

Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 💪🙏😘

1
ardiana dili
lanjut kak
Ima Susanti: siap kk🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
ardiana dili
maaf kakak Salah tulis dafa kok jadi panca🙏
Ima Susanti: terimaksih koreksinya kk, nanti thor revisi 🙏🙏😘
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: /Ok//Good//Pray/
total 1 replies
ardiana dili
lanjut kak
Ima Susanti: /Ok//Good/
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: /Ok/ kk🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
semangat kak
Ima Susanti: /Determined//Determined/
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
ardiana dili
semangat kak
Ima Susanti: terimakasih kk😘😘🙏🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: udh up kk, silahkan lanjut baca😘🙏🙏
total 1 replies
sunaryati jarum
Dafa jangan lupakan Mila,nanti marah buat i masalah,jaga Laras agar bayi dan ibunya sehat
Ima Susanti: siap kk🙏🙏😘
total 1 replies
sunaryati jarum
Selamat Dafa akhirnya kerja kerasmu membuahkan hasil
Ima Susanti: /Chuckle//Chuckle//Joyful//Joyful/
total 1 replies
sunaryati jarum
Itu konsekuensi kamu Mila , kebanyakan ibu ingin punya lha kok menolak
Ima Susanti: tanggung akibatnya sendiri, nangis deh 😊
total 1 replies
ardiana dili
ceritanya bagus
Ima Susanti: terima kasih kk🙏🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: siap kk😘👍
total 1 replies
sunaryati jarum
Yang bener namanya Laras atau Lidia🤩 Thoor Beberapa kali menyebut Lidia
Ima Susanti: maaf thor salah tulis🙏🙏
total 1 replies
sunaryati jarum
Jangan lemah Laras, lawan saja dengan perkataan dan perilaku sopan dan lembut.Suruh minta ke Dafa langsung
Ima Susanti: /Determined//Determined//Kiss/
total 1 replies
sunaryati jarum
Semoga segera hamil dan Dafa yang ngidam tidak mau jauh dari Laras
Ima Susanti: terimaksih saranya kk, thor skip ya😘🙏🙏
total 1 replies
sunaryati jarum
Ny Veronika seharus belajar dari pengalaman rumah tangganya, pernikahan yang dibangun tanpa kecocokan hanya karena status sosial, yang tidak bertahan lama, kenapa mau diulangi pada Dafa putranya.Ku kira Mila itu artis atau model kok tidak mau melahirkan
Ima Susanti: biasa wanita zaman sekarang ga mau tubuhnya rusak karna melahirkan 🤭🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Karena kau tinggal ya pastinya Mila kesepian, awas Dafa istri pertamamu nanti cari kehangatan lain lho, mungkin sudah terbiasa
Ima Susanti: kebanyakan gitu ga sih, maknya banyak istri yg selingkuh karna kurang dapat perhatian dari suaminya🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!