mantan tim keamanan negara yang bernama Darren mengundurkan diri tinggal ditengah hutan, dirinya dikabarkan oleh sahabatnya bahwa presiden hilang. akhirnya Darren dan tim khusus dibawah naungan Samuel menyusun rencana untuk membebaskan presiden Roland dari jeratan musuh. masalah cinta, konspirasi, serta manipulasi diungkapnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
the return of Mr Darren
...Sebuah drone yang terbang ke arah tengah hutan, terpantau drone tersebut membawa sebuah surat yang terbungkus plastik diikat di pengait drone. Ditengah hutan yang lebat bahkan matahari tak dapat menembus cahaya nya di dalam hutan, ada seorang mantan Paspampres mengabdikan sisa hidupnya untuk dirinya sendiri yang bernama Darren Hayes. Disana dia membangun rumah kayu yang cukup kokoh yang didalamnya terdapat bahan makanan serta perabotan rumah tangga yang terbatas. Drone yang mendekati rumah itu mengeluarkan bunyi yang membuat penghuni yang berada di dalam keluar, “pesan apa lagi ini?” Gumamnya....
...Pesan itupun dia buka, “selamatkan presiden kita, hanya kamu yang saya percaya. Terimakasih”. ...
...(Flashback) Beberapa hari yang lalu presiden Roland mengunjungi kota Hakam, dirinya tiba tiba dihadang oleh komunitas bersenjata, dengan cepat komunitas tersebut menumbangkan semua tim keamanan presiden kecuali Samuel yang pada saat itu keluar terakhir karena izin ke toilet, dibalik tembok dia menembaki anggota komunitas yang lengah namun aksinya diketahui oleh anggota komunitas yang lain sampai akhirnya dirinya ditembak membabi buta oleh anggota komunitas itu hingga dia kehilangan presiden yang sudah dibawa pergi dengan menggunakan mobil. Presiden dibungkam dan di todong senjata tajam, dirinya diancam agar masuk ke mobil komunitas itu....
...Samuel akhirnya melacak keberadaan presiden di GPS yang terdeteksi pada jam tangan nya hingga akhirnya Samuel menemukan lokasi terakhir presiden berada di villa tua yang berada di pinggiran kota....
...Samuel sendiri adalah orang kepercayaan presiden setelah Darren....
...Belum sempat Darren berpikir terdengar dari kejauhan ada beberapa mobil yang melaju, semakin didengar mobil tersebut semakin mendekat. Dengan langkah terburu-buru Darren keruangan cctv dan kontrol untuk melihat situasi sekitar hutan. Walaupun dia hidup di tengah hutan, dia tetap memasang sistem keamanan untuk rumahnya mengingat dirinya mantan Paspampres yang pastinya sistem keamanan dibuat dua kali lipat lebih aman....
...“Sialllll kenapa dia bisa tahu rumahku?” Darren mengepalkan tangannya lalu digebraknya meja yang terdapat komputer diatas nya....
...Darren dengan seksama melihat setiap orang yang berada di atas mobil Jeep, “dia bukan anak buah Jordan” ucapnya dengan rasa panik dia mengambil remot kecil, berjalan cepat ke arah kamarnya memasukkan pakaian serta membuka laci yang terdapat dompet dan ponselnya....
...Di dalam mobil Jeep yang melaju ke arah rumah Darren ada sebuah instruksi khusus yang tersambung di radio mobil tersebut, “segera temukan dia, ingat segera bunuh dia” tegasnya orang yang memberikan instruksi tersebut. Orang yang memberikan instruksi tersebut bernama Alexo seorang menteri....
...Darren berjalan menuju ruang makan dengan menggendong tas, meja kayu digesernya lalu dia buka pintu lantai yang dibawahnya terdapat terowongan. Dia menuruni tangga sebelum berjalan lebih jauh dia menggembok pintu ruang bawah tersebut agar aman. Dinyalakannya senter yang dia bawa untuk menerangi jalan bawah tanah yang akan ditempuhnya, semua ini dibuatnya dan disiapkannya secara detail dan matang. Jalan bawah tanah tersebut terhubung ke jalan utama, semakin jauh dari rumah semakin kecil lubang yang dibuatnya....
...Patrick (anak buah Alexo / kepala komunitas serigala) keluar dari mobil bersama anak buahnya, tangan kanannya melambai pelan “kepung semua sudut hutan ini” ucapnya tegas sambil melepas kacamatanya....
...Semua anak buah Patrick berpencar untuk mencari Darren, “anjing kecil yang lemah” ucapnya dalam hati sambil tersenyum sinis....
...Langkahnya pelan memasuki rumah Darren sambil matanya melihat sekitar....
...Saat Darren merangkak ada seekor tikus yang tiba-tiba muncul dari lubang yang membuatnya terkejut lalu mengeluarkan suara teriakan yang membuat anak buah Patrick dari atas permukaan tanah kaget, “kamu dengar suara teriakan?” Tanya salah satu anak buah Patrick yang mendengar suara teriak Darren....
...“Gak lah, gak ada orang disini juga” jawab temannya....
...“Apa jangan-jangan ada hantu di hutan ini?” Sedikit ketakutan sambil matanya melihat sekitar dengan tatapan was was....
...“Ngaco kamu, udah kita fokus nyari dia jangan sampai bos Patrick ngamuk karena kita gak menemukan nya” ucap temannya sambil mengarahkan jari telunjuknya untuk menelusuri ke arah timur....
...Darren dengan perasaan was was menghela nafas karena tidak ketahuan oleh anak buah Patrick, “Patrick, bosnya??” Gumamnya dalam hati sambil mengingat-ingat nama itu dipikirannya....