NovelToon NovelToon
The Pretense

The Pretense

Status: tamat
Genre:Bad Boy / Romansa / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Sequel Novel "The End Of Before"

"Satu sayatan mengakhiri Hidupnya, satu dekapan memulai penebusannya."

Satu sayatan dalam di pergelangan tangan menjadi titik terakhir bagi Elowen Valerio. Baginya, kematian adalah satu-satunya jalan keluar dari jeratan cinta terlarangnya. Setelah Setahun pelarian bersama Jeff Feel-Lizzie tak cukup membasuh lukanya.

Namun, takdir berkata lain saat Ezzra Velasquez, seorang pria yang sedang menjalani hukuman sebagai pelayan hotel, menemukannya bersimbah darah.

Ezzra menyadari Elowen adalah labirin berbahaya. Dan Elowen sendiri merasa
menghadapi kenyataan bahwa maut jauh lebih ramah daripada Pria Bernama Ezzra Velasquez.

Selamat Membaca 🌷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#14

Aroma kopi berkafein tinggi dan suara bising diskusi mahasiswa tentang makroekonomi memenuhi udara Kantin Fakultas Bisnis pagi itu. Elowen melangkah dengan bahu yang tegang, tangannya tertaut erat dalam genggaman Jeff.

Seolah belum cukup dengan ketegangan semalam, Jeff kembali membawanya ke wilayah "kekuasaan" teman-temannya. Bagi Elowen, kantin ini bukan lagi tempat makan, melainkan arena di mana ia harus menjaga topengnya agar tidak retak di depan dua pria yang kini memperebutkan jiwanya.

Di meja panjang favorit mereka, Kai, Suarez, dan Mike sudah duduk melingkar. Ezzra ada di sana, namun tidak seperti biasanya yang selalu melempar komentar pedas atau tawa provokatif, pria itu tampak sangat sibuk dengan ponselnya. Wajahnya datar, seolah ada dinding es yang baru saja ia bangun di sekeliling tubuhnya.

"Lihat pasangan romantis abad ini datang lagi!" seru Kai sambil bertepuk tangan konyol. "Kalian ini seperti lem dan perangko, tidak bisa lepas sedikit saja."

Jeff tertawa kecil, menarik kursi untuk Elowen dengan gerakan sangat sopan. "Aku hanya ingin memastikan kekasihku sarapan dengan benar. El sering lupa makan jika sudah sibuk dengan teori-teori psikologinya."

"Ah, Jeff. Kau selalu berlebihan," Suarez menimpali sambil menyesap jus jeruknya. "Tapi jujur saja, sampai sekarang aku masih tidak percaya kalian sudah berhubungan selama satu tahun. Bagaimana bisa kalian menyembunyikan gadis secantik Elowen dari kami selama itu? Kalian benar-benar ahli dalam urusan backstreet."

Elowen hanya tersenyum kaku. Ia ingat betul bagaimana ia memutuskan untuk merahasiakan hubungan mereka dengan alasan "privasi keluarga Valerio yang sensitif".

"Baru beberapa bulan ini saja Jeff berani membawa Elowen ke hadapan kita," Mike menyahut tanpa mengalihkan pandangan dari laptopnya. "Sebelumnya, Jeff selalu punya seribu alasan untuk pulang cepat atau tidak ikut berkumpul jika ada urusan dengan 'kekasih rahasianya'."

Ezzra akhirnya mendongak. Matanya yang tajam sempat bersirobok dengan mata Elowen selama satu detik—dingin dan menusuk—sebelum ia berpaling dengan gerakan malas.

"Pantas saja aku tidak pernah melihatnya," ucap Ezzra singkat. Suaranya terdengar sangat datar, hampir tidak tertarik.

"Ya jelas kau tidak melihatnya, Ezzra! Kau kan sibuk dengan daftar kekasihmu yang berganti tiap minggu di club malam," ledek Suarez yang disambut tawa oleh Kai. "Mana sempat kau memperhatikan Jeff yang sedang kasmaran di pojokkan."

Ezzra tidak membalas. Ia justru kembali fokus pada ponselnya, jarinya bergerak cepat di atas layar. Ia sedang merasa sangat kesal.

Pagi tadi, ia mengirimkan pesan "Selamat Pagi, Baby" pada pukul enam, dan hingga detik ini, pesan itu bahkan tidak dibaca oleh Elowen. Padahal, ia tahu Elowen sudah bangun dan sekarang sedang bersama Jeff.

Jeff menyadari perubahan suasana hati Ezzra, namun ia mengartikannya secara berbeda. Ia merasa ini adalah saat yang tepat untuk menjalankan rencananya semalam: menguji kesetiaan Elowen dan memprovokasi Ezzra secara halus.

"Ez, kenapa diam saja?" tanya Jeff sambil menggeser nampan berisi roti lapis ke tengah meja. "Kau biasanya yang paling berisik soal wanita. Apa kau sedang patah hati karena kekasih rahasiamu itu?"

Ezzra meletakkan ponselnya dengan bunyi brak yang sedikit keras di meja. "Tidak ada yang patah hati, Jeff. Aku hanya sedang bosan."

"Kalau begitu, bantu aku," Jeff tersenyum hangat, namun matanya berkilat penuh rencana. "Lusa El ada tugas observasi di area dekat sasana tinjumu. Aku tidak bisa menemaninya karena ada seminar. Bisakah kau menjaganya sebentar? Aku hanya percaya padamu karena kau satu-satunya yang tahu cara menghadapi orang-orang kasar di sana."

Elowen tersentak. "Jeff! Aku bisa pergi sendiri, tidak perlu merepotkan Ezzra."

"Tidak merepotkan, El. Ezzra kan sahabatku," Jeff mengelus tangan Elowen di depan mata semua orang. "Benarkan, Ez? Kau tidak keberatan menjaga 'milikku' sebentar, kan?"

Ezzra menatap Jeff lama, lalu beralih pada Elowen. Ia melihat ketakutan di mata gadis itu, namun ia juga merasakan ego prianya tertantang. Jeff sedang memberikan umpan, dan Ezzra adalah tipe predator yang tidak takut pada kail.

"Tentu," sahut Ezzra santai, kini senyum miringnya kembali muncul. "Aku akan menjaganya sebaik mungkin. Kau tahu kan, aku sangat ahli dalam menjaga hal-hal yang 'berharga'."

Suarez tertawa. "Hati-hati, Jeff. Menyerahkan domba pada serigala seperti Ezzra itu berisiko tinggi."

"Ezzra tidak akan mengkhianatiku," ucap Jeff dengan nada yang sangat yakin, seolah sedang menanamkan sugesti bahwa pengkhianatan adalah hal yang mustahil. "Lagi pula, Ezzra kan sedang jatuh cinta pada kekasih rahasianya. Benar kan, Ez? Bagaimana kabarnya?"

Ezzra bersandar pada kursinya, menyilangkan tangan di depan dada. Ia menikmati bagaimana Elowen semakin menegang di samping Jeff.

"Dia baik," jawab Ezzra santai. "Meskipun hari ini dia sedikit... nakal. Dia mengabaikan pesanku. Sepertinya dia butuh hukuman malam ini agar ingat siapa yang memilikinya."

"Wah, Ezzra benar-benar sudah gila karena wanita ini!" seru Kai. "Siapa sih dia sebenarnya? Apa dia mahasiswi sini juga?"

"Mungkin," Ezzra mengangkat bahu. "Dia cantik, punya mata yang seolah selalu minta dikasihani, tapi sebenarnya dia punya sisi liar yang hanya aku yang tahu. Dia pandai memakai topeng di depan orang lain, tapi di depanku... dia tidak bisa menyembunyikan apa pun."

Elowen merasa seolah oksigen di kantin itu habis. Setiap kata Ezzra adalah sindiran yang ditujukan tepat ke wajahnya. Ia meraih gelas air mineralnya dengan tangan gemetar, mencoba mendinginkan tenggorokannya yang terasa terbakar.

"Kau harus mengenalkannya pada kami, Ez," Jeff menimpali, suaranya tetap terdengar ramah. "Kita bisa kumpul berpasangan lagi seperti semalam di apartemen Kai. Aku ingin tahu wanita hebat macam apa yang bisa membuat seorang Ezzra Velasquez jadi begitu obsesif."

"Kau akan segera tahu, Jeff," sahut Ezzra, matanya kini menatap lurus ke mata Jeff, namun pesannya ditujukan untuk Elowen. "Mungkin saat waktunya tiba, kalian akan sangat terkejut melihatnya."

Di sela-sela percakapan konyol teman-temannya, Ezzra diam-diam mengirimkan satu pesan lagi.

Drrtt... Ponsel Elowen yang berada di atas meja bergetar.

Jeff melirik ponsel itu. "Dari Mommy?"

"Mungkin," sahut Elowen cepat. Ia meraih ponselnya dan membukanya di bawah meja.

Ezzra: Balas chatku atau aku akan menciummu di depan Jeff sekarang juga. Aku tidak bercanda, El. Pilihannya ada padamu.

Elowen merasa dunianya runtuh. Ia melirik Ezzra yang kini sedang asyik tertawa mendengar lelucon Suarez, seolah ia tidak baru saja mengirimkan ancaman maut. Elowen dengan cepat mengetik balasan di bawah meja.

Elowen: Maaf. Tadi aku sibuk. Jangan gila! Aku akan membalasmu nanti.

Ezzra merasakan ponselnya bergetar di saku celananya. Ia tidak membukanya, namun senyum kemenangan terukir di wajahnya. Rasa cemburunya sedikit mereda, digantikan oleh rasa puas karena ia berhasil membuktikan bahwa meskipun Jeff menggenggam tangan Elowen, ia-lah yang memegang kendali atas emosi gadis itu.

Jeff, yang memperhatikan setiap detail terkecil, menyadari perubahan napas Elowen. Ia menyadari bagaimana mata Elowen terus melirik ke arah Ezzra secara tidak sadar. Di balik senyum "penyelamat"-nya, Jeff merasa amarahnya mendidih, namun ia menyimpannya dengan sangat baik.

"Kalian berdua sepertinya harus lebih sering mengobrol," ucap Jeff tiba-tiba sambil menatap Ezzra dan Elowen bergantian. "Aku ingin kalian akrab. Aku tidak ingin kekasihku merasa asing dengan sahabat terbaikku."

"Kami akan sangat akrab, Jeff. Jangan khawatir," sahut Ezzra dengan nada suara yang mengandung makna ganda yang mengerikan.

Siang itu, di kantin Fakultas Bisnis, sebuah aliansi gelap dan persaingan berdarah sedang terbentuk di bawah tawa riuh para mahasiswa.

Elowen terperangkap di tengah-tengah dua predator: satu yang ingin mengurungnya dalam sangkar emas, dan satu yang ingin membawanya lari ke dalam badai. Dan yang paling menakutkan adalah, Elowen tidak tahu siapa yang akan menghancurkannya terlebih dahulu.

1
Ayusha
tidak boleh memejamkan mata ketika sedang lahiran normal
Ros 🍂: berarti Benar ya kak bahaya 🫶🤩
total 1 replies
Ayusha
kok bisa tau. pembukaan 10 tapi belum naik ranjang. gimana cara nge cek nya 🤭
Ros 🍂: hihihi sorry kak🤭 author kurang teliti 😁🙏🏻
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳
Nh kn, klo jujur, minimal mengurangi salah paham
Ros 🍂: nah iya kak 🫶
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳
Efek saling bo'ong, udh pasti sperti itu 🤦🤦🤦
Ros 🍂: Nah iya benar kak🤭
total 1 replies
Dev..
yg bener namanya Little Blair apa Little Leo thor??
Ros 🍂: Little Blair kak 🥰🫶
typo keyboard kak🤭
total 1 replies
winpar
ksihan mmng yh klau cinta dlm diam kya ket
Ros 🍂: iya kak. benar banget
total 1 replies
Dev..
Alhamdulillah Felix & Kimberly punya anak, kembar lagi😊
Ros 🍂: hihihi iya kak. ma'aciww ua🫶🥰
total 1 replies
Dev..
akhirnya masalah.nya Ellie selesai dg cepat y thor..masing" bisa berpikir dewasa..apalagi reaksi Alpen😊
Ros 🍂: hihi Iya kak,.Aspen dewasa 🤭
total 1 replies
Dev..
waduh..Aspen bakal punya rasa yg salah alamat nih..😩
Ros 🍂: hihi🤭😅🥰
total 1 replies
Dev..
thor,,berarti Felix blm punya anak y?? kok di bab" sebelumnya Logan cuma punya 3 cucu.. 2 dari Alvaro dan 1 dari Ellowen..
Ros 🍂: tapi lupaaa😅🤭
total 5 replies
Dev..
plek ketiplek Florence ini mah..tenang tp diam" badas..😌
Ros 🍂: kek Mommy nya ya kak 🤭🫶
total 1 replies
winpar
kerennnn kk
Ros 🍂: ma'aciww kak
total 1 replies
winpar
lanjut kk 💪💪💪💪💪
Ros 🍂: siap kak🫶🥰
total 1 replies
Forta Wahyuni
koq crita ttg ortu elle harusnya nyambung critanya ttg elle, tpi blh jg sich disatukan critanya. tpi jgn smpi merusak persaudaraan krn berebut cowok y.
Ros 🍂: siap kak🫶
total 1 replies
ren_iren
mateng banget pikirannya ezzra 🤗
Ros 🍂: hihihi Velasquez 🤭🤣
total 1 replies
ren_iren
wajib baca karya2 kak outhor ini, ceritanya bagus sat set gk menye2 dan gk muter2 pokok wajib baca...recommended dech pokoknya🤗🤗
sehat2 selalu buat kak penulisnya 🤗
Ros 🍂: ma'aciww banyak ya kak. sehat selalu kak🥰🫶
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳
Kiwww Kiwww Diamond bikin Pemirsa silau ini 🤣🤣🤣
Ros 🍂: Hahaha iya kak🤭🤣
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳
Definisi Mertua & Menantu hrs 11 12 spy bisa 'jalan bersama' 🤭👍🥳
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳: Hi hi 🤭👍👌
total 6 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳
Akhirx, udh resmi bersama 🥳🥳🥳
Ros 🍂: No!!! didunia Halu Kita, Kita Konglomerat Atas 🤭🤣🤣🤣
total 6 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳
Itu udh pasti, predator gk mungkin 'lahir' dari yg bukan Sang Predator 🔥🤟💪
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🅶🅳🅰🆅🅸🅳: Iya, Ade 🥳🥳🥳
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!