NovelToon NovelToon
Antara Balas Dendam Atau Cinta

Antara Balas Dendam Atau Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Aliya sofya Putri

seorang anak kecil yang baru berusia 5tahun, ia ingin melakukan dendam akibat tantenya meninggal karna menyelamat kan nya. setelah ia beranjak remaja ia memulai melakukan dendam tersebut, dan rencananya ia akan bikin anak dari sang pembunuh jatuh cinta padanya dan meninggalkan nya. tetapi ia malah jatuh cinta pada gadis itu, dan siapa sangka ia tidak bisa melanjutkan balas dendam tersebut. tetapi karna permintaan sang mamah dan tidak akan membuat mamahnya kecewa ia akan melakukan balas dendam itu, walaupun harus merelakan orang yang ia cintai. namun ia tidak bisa untuk menyakiti hati orang yang ia cintai tapi apalah dayanya mamahnya selalu memaksa ia untuk melakukan balas dendam. dan ia semakin di buat bingung oleh keadaan, ia harus memilih salah satu ANTARA CINTA ATAU BALAS DENDAM.

penasaran sama ceritanya? sini dibacaa

jangan lupa follow dan vote di setiap bab nya ya gayss

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliya sofya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18 | SOROT MATA BENCI

Bab18 | sorot mata benci

⓵ 164 ⭐ 18 💬 13

happy reading all

 

keesokan harinya kini kedua gadis sedang merias dirinya di kamar, siapa lagi jika bukan Mala dan Devi? devi semalam menginap di rumahnya Mala. dan devi juga sudah mengabari kedua orangtuanya kalo dia ingin menginap dirumah Mala. hari ini adalah hari kelulusan mereka, mereka kini sedang merias diri dan akan memakai kebaya.

["mal gak nyangka gak sih? kita bakal lulus"

"iya dev"

"dan gak nyangka juga hubungan gue dan afan sampe sini hanya karna sebuah dendam"

mala langsung menghadap ke arah wajah devi, dan disana terlihat wajah devi berubah menjadi lesu.mala langsung memeluk tubuh devi dan devi ia mulai meneteskan air matanya, Mala mengusap usap punggung devi supaya devi tenang.

"dev, udah yah? gausah mikirin tentang Afan"

"gue gatau gimana caranya supaya bisa mov'on dari dia mal"

"Dia cinta pertama gue"

"iya dev tau, tapi Lo gaboleh gini, tuh liat makeup Lo jadi luntur, jangan nangis lagi yah? sekarang kita harus segera makeup dan berangkat"

devi hanya mengangguk

Mala melepaskan pelukannya

"Lo udah bikin sahabat gue jadi kek gini, fan"batin mala, ia diam diam mengepalkan tangannya di belakang punggungnya. apakah Mala marah? ketika mengetahui afan mendekati devi hanya untuk balas dendam? jelas marah, walaupun mereka baru mengenal beberapa bulan kemarin. Mala juga sudah menganggap devi seperti adeknya sendiri, begitu juga devi ia juga sudah menganggap Mala sebagai kakanya.

 

"gayss"panggil vio, yang tengah berlari menuju ke arah mala dan devi.

"gak nyangka gak sih? Kita bakalan lulus, detik ini juga aa"ucap vio heboh

"iyaa vioo, gue juga seneng bangettt"balas devi tak kalah hebohnya

Mala hanya geleng-geleng kepala melihat mereka berdua,

 

sedangkan di keluarga bastara Afan tengah ribut dengan mamahnya, dan papah Afan? ia hanya menghela nafas. disitu juga ada Clarissa, yang tengah berdiri memperhatikan mereka berdua ribut.

"mamah gamau tau, Afan. kamu harus berangkat bareng Clarissa!"ucap sang mamah penuh penekanan

"kan udh Afan bilang, Afan gamau berangkat bareng Clarissa!"tolaknya mentah mentah

"kamu mau jadi anak durhaka Afan? berani bantah ucapan mamah"

Afan hanya menghela nafas gusar

"oke Afan berangkat bareng Clarissa, puas?"

Clarissa tersenyum kemenangan

"oke ayo kita berangkat, fan"ajak Clarissa sambil menggandeng tangan afan

setelah kepergian mereka berdua, papah Afan angkat bicara. "mah, kenapa maksa Afan?"tanya nya

"mamah hanya ingin Afan dan Clarissa dekat"

"mamah bilang ingin? Afan udah kehilangan cinta pertamanya, dan itu gara gara mamah!"

"Afan gak sepantasnya cinta sama anak dari sang pembunuh"

"itu cuman kesalahan pahaman"

"darimana kamu tau itu cuman kesalah pahaman?"

deg

bungkam, Lian bungkam ia tak bisa menjawabnya. dan voke ia hanya tersenyum miring, dan berkata "kamu tidak usah ngarang cerita deh"setelah mengatakan itu ia langsung pergi meninggalkan Lian yang masih bungkam dan berdiri mematung disana.

 

Saat itu, hari kelulusan SMA mereka, dan suasana sekolah dipenuhi dengan kegembiraan dan kebanggaan. Clarissa menggandeng lengan Afan dengan mesra, sementara Vio Mala dan Devi menatap mereka dengan perasaan yang berbeda. Vio terlihat heran dan penasaran, dan Mala ia tidak heran lagi seperti vio karna dirinya sudah tau. sementara Devi menatap Afan dengan sorot mata kebencian yang tajam.

"Apa yang sebenarnya terjadi antara Afan dan Devi?" batin Vio, sementara ia

mencoba untuk memahami situasi yang sedang terjadi. Sementara itu, Devi hanya bisa menatap Afan dengan rasa kebencian dan kecewa.

Mereka semua memakai kebaya dan mode rambut yang cantik, seperti di gerai.

clarissa datang menuju ke arah devi dan teman-teman nya berada, ia menggandeng lengan afan dengan sangat mesra di hadapan devi dan kedua sahabatnya. dan Afan? ia hanya pasrah di gandeng oleh Clarissa. apa rencana Clarissa selanjut nya? batin afan bertanya.

"hai dev gimana?"sapa Clarissa sok akrab

devi hanya berdecih, lalu pandangan devi jatuh ke arah afan. Dan selama beberapa detik mereka saling bertatapan, satu sama lain.

satu detik

dua detik

tiga detik

hingga detik ke lima mereka baru membuang pandangan masing masing ke

arah lain.

"dari sorot mata lo, Lo kek benci sama gue dev"batin afan

"ternyata Lo masih natap gue dengan tatapan cinta itu ya? haha lawak Lo fan, Lo yang ngasih harapan palsu ke gue dan lo ternyata deketin gue cuman buat dendam? miris sekali"batin devi

"apa apaan Lo?"tanya Clarissa yang menyadari Devi dan Afan saling bertatapan tadi

Devi menaikkan satu alisnya, pertanda ia tak tahu apa maksud si clarissa Clarissa ini.

"apa maksud Lo?"tanya nya akhirnya setelah sekian lama hanya diam

"Lo ngapain natap calon suami gue?"tanya Clarissa

"inget Afan itu gak cinta sama Lo dan dia deketin Lo cuman buat dendam"lanjutnya

"sialan"gumam devi

"omong kosong apa yang dia ucapkan? gue deketin devi emang buat dendam tapi gue cinta sama dia, kalo bukan karna

mamah yang nyuruh gue ikutin Clarissa mana mau gue di gandeng sama dia segala"batin afan merasa tak terima

Mala langsung menggandeng tangan devi dan berujar "Udah yuk dev, mending kita masuk aja" Devi hanya mengangguk dan di ikuti vio di belakang nya.

setelah kepergian mereka bertiga, Afan langsung menepis tangan Clarissa yang masih menggandeng lengan nya.

"apa maksud Lo?"tanya afan,dengan tatapan tajamnya

"apa maksud gue?"tanya Clarissa

"Why? bukannya itu beneran apa yang gue ucapin"

"sejak kapan gue bilang gue gak cinta sama Devi?"

"sejak hari ini"

"Lo gila? gue gak pernah bilang kalo sejak hari ini gue gabakal cinta sama devi"

"oh ya? emangnya masih ada harapan buat hubungan Lo dan devi balik setelah semuanya terungkap?"

afan mematung di tempat, memang hubungan mereka sudah tidak ada harapan lagi. terbukti dari cara devi menatap afan dengan sorot mata kebencian, sepertinya devi telah kecewa dengan afan. dan apa mungkin hubungan mereka bakal balik lagi?

"gabisa jawab kan?"tanya clarissa

afan tak menghiraukan pertanyaan Clarissa dan ia memilih untuk menyusul kedua temannya saja, eby dan rakha tentu saja. Clarissa berdecak kesal bisa bisanya Afan mengabaikan nya?tapi ia tersenyum puas karna akhirnya afan bakal jadi miliknya.

"and you lost to me, Devi."batin Clarissa

1
Putu Sri utari
👍👍👍
Putu Sri utari
keren banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!