NovelToon NovelToon
Between Kook & V

Between Kook & V

Status: sedang berlangsung
Genre:BTS / BXB / Teen School/College / Diam-Diam Cinta
Popularitas:946
Nilai: 5
Nama Author: Axeira

Berisi kumpulan cerita KookV dari berbagai semesta. Romantis, komedi, gelap, hangat, sampai kisah yang tak pernah berjalan sesuai rencana.

Karena di antara Kook dan V,
selalu ada cerita yang layak diceritakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Axeira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5 CALM MEET CHAOS

Kalau Taehyung jujur sama dirinya sendiri, ada satu hal yang mulai bikin dia gak nyaman akhir-akhir ini.

Bukan Geng Chaos.

Bukan prank mereka.

Bukan Jungkook yang ribut.

Tapi…

Perhatiannya sendiri.

Pagi itu, Taehyung duduk di bangku taman kampus, baca catatan tugas.

Tenang.

Seperti biasa.

Sampai suara yang gak pernah pelan itu datang.

“TAEHYUNG~”

Taehyung gak nengok.

Dia udah hafal suara itu.

Park Jimin.

“Lagi ngapain?” Jimin duduk seenaknya di sebelahnya, terlalu dekat.

“Belajar,” jawab Taehyung singkat.

“Sendirian?” Jimin senyum lebar.

“Sepi banget hidup lo.”

Taehyung nutup buku.

“Ada perlu?”

Jimin ngelengkapin drama.

“Enggak sih. Gue cuma mau nemenin. Kasian lo sendirian.”

Taehyung ngelirik.

“Jungkook yang nyuruh?”

Jimin ketawa.

“Enggak.”

Terus nambah pelan,

“Gue sendiri yang pengen.”

Dan itu… kebohongan setengah.

Di kejauhan, Jungkook berdiri bareng Namjoon dan Hoseok.

Matanya ke arah taman.

Ke arah bangku.

Ke arah—

Taehyung.

Dan Jimin.

Duduk berdua.

Ngobrol.

Ketawa kecil.

“…kok panas ya,” gumam Jungkook.

Namjoon nengok.

“Lo kenapa?”

“Gak apa-apa,” Jungkook jawab cepat.

“Cuma… cuaca hari ini panas banget.”

“Dari pagi langit mendung, kocak” Hoseok datar.

Jungkook diem.

Di bangku taman, Jimin makin rese.

“Lo tau gak,” katanya santai,

“Jungkook tuh kalo suka sesuatu, ribut.”

Taehyung mengernyit.

“Maksud lo?”

“Dia bakal ganggu terus,” Jimin nyengir.

“Sampai orang itu bereaksi.”

Taehyung nengok.

“Dan?”

“Dan lo satu-satunya yang bikin dia mikir dua kali.”

Taehyung terdiam.

Jimin liat reaksi itu, senyum makin lebar.

“Kok diem?”

“Enggak,” Taehyung jawab pelan.

“Cuma gak penting.”

“Bohong,” Jimin cepat.

“Penting.”

Taehyung berdiri.

“Gue harus pergi.”

“Ke mana?” Jimin ikut berdiri.

“Gue ada urusan.”

Dan tepat saat itu…

“Urusan apaan?”

suara Jungkook muncul dari belakang.

Taehyung berhenti.

Jimin senyum paling puas.

Jungkook berdiri di sana.

Tangan di saku.

Tatapan ke Jimin dulu, baru ke Taehyung.

“Kalian lagi ngapain?” Jungkook tanya, nadanya terlalu santai.

“Ngobrol,” Jimin jawab cepat.

“Santai.”

Taehyung nengok ke Jungkook.

“Kita mau ke perpustakaan.”

“Kita?” Jungkook ngulang.

“Iya,” Taehyung jawab datar.

Jimin ketawa kecil.

“Wah, gue ganggu ya?”

“Sedikit,” jawab Jungkook tanpa mikir.

Sunyi.

Jimin ngelirik Jungkook.

“Wih.”

Taehyung mengernyit.

“Kenapa lo?”

“Apa? Gue Kenapa?” Jungkook balik nanya.

“Kenapa lo… kelihatan kesel?”

Jungkook reflek nyaut,

“Gue gak kesel.”

“Lo cemburu?”

Jimin nyeletuk, terlalu polos.

Jungkook langsung nengok.

“APA?”

Taehyung terdiam.

Jimin senyum puas.

“Gue pergi dulu,” katanya santai.

“Kayaknya gue terlalu berisik.”

Dan dia pergi, ninggalin dua orang itu dalam keheningan canggung.

“Lo beneran cemburu?”

Taehyung nanya pelan.

Jungkook menelan ludah.

“Enggak.”

Taehyung ngeliat lurus.

“Lo jawabnya lama.”

Jungkook ketawa kecil.

“Lo kepikiran?”

Taehyung geleng.

“Gue… terganggu.”

“Karena?”

“Karena biasanya gue gak peduli.”

Jungkook diem.

Angin lewat pelan.

Burung-burung ribut.

Ironis.

“Gue bukan orang tenang,” Jungkook bilang akhirnya. “Dan gue tau gue ganggu.”

Taehyung mengangguk.

“Iya.”

“Tapi lo juga bukan orang yang gampang terganggu.”

Taehyung ngeliat Jungkook lama.

“Dan lo sekarang terganggu,” Jungkook nambah.

Taehyung menghela napas.

“…Iya.”

Itu pengakuan kecil.

Tapi cukup bikin jantung Jungkook berisik.

Dari kejauhan, Seokjin ngeliat mereka.

Di sampingnya, Yoongi.

“Lo liat itu?” Seokjin tanya.

Yoongi ngangguk.

“Chaos masuk wilayah Calm.”

“Bahaya?”

“Bisa aja"

Seokjin senyum tipis.

“Atau menarik.”

Taehyung jalan duluan.

Jungkook ngikutin.

Jarak mereka dekat.

Terlalu dekat buat dua orang yang awalnya saling ganggu.

Dan hari itu berakhir dengan satu kesimpulan baru:

Ketenangan ternyata bisa cemburu.

Dan Chaos mulai peduli lebih dari sekadar usil.

1
elleaa_
kapan lanjut lagi kakkk? aku menunguuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!