Kisah putri Prince Richard Carrington dan Princess Alisha Léopold
Zayn selalu percaya cerita Putri dan Kacang Polong untuk mencari putri yang tulus tapi tidak percaya gadis-gadis jaman sekarang. Akhirnya dia memakai sayembara mencari pasangannya. Naasnya saat dia sudah mengadakan sayembara, Zayn kecelakaan. Di hari H nya, semua princess yang diundang langsung menatap sinis ke Zayn. Kecuali Anette Carrington. Princess Inggris dan Belgia itu pun menerima lamaran Zayn.
Dari merasa iba, Anette dan Zayn jatuh cinta. Namun hubungan mereka terancam saat rahasia besar Zayn mulai terungkap. Bagaimana sikap Anette ke suaminya?
Generasi 8 klan Pratomo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pernikahan Kilat Khusus
"Richard!"
Richard Carrington tersenyum saat Arsyanendra menghubungi lewat panggilan video.
"Ya Sya?" balas Richard yang sudah bersahabat dengan Arsyanendra dari kecil.
"Apa kamu yakin? Anette dengan Zayn?" tanya Arsyanendra.
"Yakin tidak yakin sih Sya. Cuma Anette agak licik juga. Dia ada rencana morotin Zayn," jawab Richard.
"Apa?"
"Sya, Anette kan punya yayasan untuk daerah konflik yang dulu Akira hampir celaka. Tahu kan? Nah, Anette mau dinikahi Zayn dengan catatan, Zayn menyumbang amal di yayasannya."
Arsyanendra melongo. "Dapat dari mana otak li ... Keluarga Léopold!" ucapnya sambil tepuk jidat.
Richard tersenyum. "Sya, tidak apa-apa. Anette sudah tahu konsekuensinya dan aku juga sudah bilang sama Zayn bahwa ada aturannya."
"Apa reaksi Zayn?" tanya Arsyanendra.
"Dia bilang "Aku paham Daddy Richard." Bayangkan Sya, ini belum resmi lho!" jawab Richard.
Arsyanendra tertawa. "Aku sudah cari tahu track record Zayn dan dia memang baik serta lurus. Tidak ada skandal apapun dan soal masih perjaka atau tidak, aku tidak tahu. Tapi sebelumnya saat kuliah dia memang punya pacar dan putus setelah lulus. Aku tidak tahu kenapa tapi doaku, masa lalu Zayn tidak datang."
"Aamiin."
***
Seminggu kemudian, Anette dan Zayn menikah di Abu Dhabi. Karena mereka menikah dadakan, tentu saja klan Pratomo yang datang hanya seputaran Timur Tengah dan keluarga Belgia dan Inggris. Anette tampil anggun dengan gaun pernikahan yang dulu dipakai Alisha menikah. Sedikit rombak dadakan, membuat gaun itu sedikit berbeda.
Zayn menatap pengantinnya yang cantik, langsung berdesir jantungnya. Anette sangat anggun dan membuat siapapun yang melihat tahu alasan Zayn menikahi Anette.
"Anette yakin bersama Zayn?" bisik Amira ke Amina, kakak iparnya.
"Sepertinya yakin tuh," jawab Amina. "Lagipula dia sudah dewasa kan?"
"Ya seumuran aku waktu menikah dengan Grady sih," gumam Amira sambil menoleh ke Grady yang di sebelahnya.
"Apakah mereka akan bahagia? Zayn kan ... Begitu," tanya Grady.
"Sayang, tidak boleh begitu!" tegur Amira.
"Sorry."
***
Pesta pernikahan dadakan secara kilat khusus itu membuat banyak pihak berghibah. Ada yang bilang Richard Carrington bangkrut jadi menerima perjodohan itu demi menunjang keuangannya. Tentu saja Richard terkejut mendengar gosip yang digosok semakin sip hingga mengkilap. Arsyanendra dan Louis pun bingung dari mana ada cerita seperti itu.
"Aku ... Bangkrut? Apa karena aku lebih suka di belakang layar istana ya? Jadi tidak terlihat kontribusinya?" gumam Richard bingung.
Selama ini Richard lebih suka menjadi penasehat Louis dan kiprahnya di kerajaan dan negara lebih banyak tidak disorot apalagi setelah dia dianggap pengkhianat Inggris karen melepaskan gelar putra mahkota dan pindah keyakinan. Tak heran jika Richard tidak dianggap oleh pers Inggris. Kehidupan Richard dan Alisha memang dikenal humble serta bukan tipe glamor.
"Kamu bangkrut dari mana juga?" gelak Arsyanendra. "Apa karena kamu tampil santai, jadinya dianggap tidak punya uang?"
"Kesannya aku jual anak ya?" kekeh Richard.
"Nggak ngerti aku. Padahal uang kak Richard banyak lho," timpal Louis.
"Tidak apa-apa. Aku juga lebih enak kok buat membangun Inggris." Richard tersenyum menenangkan sahabat dan adiknya.
***
Anette melihat pemandangan Abu Dhabi dari balkon kamar pengantin sambil menunggu kedatangan Zayn yang sedang diplonco Oom dan sepupunya. Gegara dia menikah dadakan, makanya tidak ada penggagalan unboxing. Anette merasa dirinya juga jahat ke Zayn karena memanfaatkan pria itu demi ambisinya. Namun ibunya tadi sudah memperingatkan dirinya bahwa itu konsekuensinya dari jalan yang dia pilih.
Anette tahu dia tidak boleh seenaknya dengan Zayn karena pria itu langsung mengirimkan sepuluh juta dollar ke rekening yayasannya. Akuntannya langsung memberikan alokasi dana untuk proyek Anette. Wanita itu tidak menduga jika Zayn langsung kirim ke yayasan dia.
"Kalau kurang, bilang Anette." Zayn bilang begitu ke Anette sesaat setelah mereka menikah.
Suara pintu dibuka terdengar dan tampak Zayn masuk dengan diantar Farouk. Anette menoleh dan tersenyum ke arah suaminya.
"Tinggalkan kami, Farouk."
"Baik Sheikh. Selamat malam Lady Anette," pamit Farouk yang kemudian keluar dari kamar itu.
Zayn menghampiri Anette yang masih berdiri di depan balkon. Anette sudah mengganti gaun pengantinnya dengan kaftan yang nyaman dipakai.
"Sudah acara ngobrol dengan keluarga aku?" tanya Anette.
"Sudah. Dan mereka benar-benar tipe keluarga yang sangat melindungi anak perempuan ya?" senyum Zayn.
"Memang seperti itulah kenyataannya," jawab Anette. "Aku harus membantu kamu apa?"
"Apakah kamu keberatan jika membantu aku naik ke atas tempat tidur setelah aku membersihkan diri?"
Anette menggeleng. "Tidak. Beritahu saja kamu butuh bantuan apa."
Zayn tersenyum. "Terima kasih Anette." Pria itu menggenggam tangan istrinya. "Semoga kita bisa benar-benar bersama dalam wadah pernikahan."
"Insyaallah," jawab Anette. "Kita tahu menikah karena memang saling membutuhkan dan mencari keuntungan satu sama lain ... Tapi aku tidak akan terus memanfaatkan kamu dengan uangmu."
"Tapi Anette ... Aku sudah berjanji padamu."
"Tidak Zayn. Uang sepuluh juta dollar itu uang yang tidak sedikit Zayn."
Zayn meraih tangan Anette. "Apakah benar ... Daddy Richard menerima lamaran ini karena tidak punya uang?"
Anette melongo. "Daddy ... Bangkrut?"
"Gosipnya yang beredar begitu."
Anette memegang pelipisnya. "Zayn, daddy tidak bangkrut! Daddy dan Mommy bukan tipe suka pamer hidup glamor. Kami liburan di yacht saja tidak ada yang meliput! Daddy itu dianggap pengkhianat Inggris karena melepas gelarnya sebagai putra mahkota. Karena Daddy lebih memilih Mommy. Kenapa aku mau, karena aku tahu tidak bisa terus-menerus meminta pada keluarga aku. Boleh dibilang aku terlalu idealis dan ambisius tapi aku memang lebih suka membuat orang lain lebih produktif."
"Jadi rumor ayahmu bangkrut itu tidak benar?"
"Ya tidak lah!" balas Anette sebal.
***
Anette membantu Zayn mengganti pakaian resminya dengan kaus tidurnya. Anette membantu Zayn naik ke atas tempat tidur meskipun sedikit kesusahan. Gadis itu melihat kaki Zayn dan dia secara inisiatif mengambil obat gosok herbal yang dikirimkan Hana untuk membuat relaks otot saat dirinya mengalami keseleo saat bermain bersama murid-muridnya.
"Apa itu?" tanya Zayn.
"Obat gosok agar otot kamu tidak kaku." Anette turun dari tempat tidur dan berjalan ke walk in closet dan mengambil handuk kecil yang berada di lemari. Anette kembali dan meletakkan handuk dibawah kaki Zayn agar tidak kena seprai. Dengan telaten, Anette memijat kaki Zayn yang memandangi istrinya dengan perasaan campur aduk.
Bagaimana bisa seorang princess dua kerajaan bisa melakukan hal yang mungkin tidak ada di dalam aturan kerajaan masing-masing?
***
Yuhuuu up malam yaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu
Aq sotoy
moga kamu bisa introspeksi diri dan masih bisa bertemu anakmu kelak
Betapa sakitnya hati Zafar
makanya jadi orang jangan seralah😅😅😅