NovelToon NovelToon
Emily Rose

Emily Rose

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ana kimtae

Hanya tentang seorang perempuan yang menjadi selingkuhan laki-laki yang katanya mencintai nya.. Benarkah ini cinta atau hanya nafsu semata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ana kimtae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Paris,

Adakah yang lebih menjengkelkan selain di ajak ke tempat yang indah tapi tidak bisa menikmati keindahannya. Itulah kini yang dirasakan Emily. Memang dia benar berada di Paris, sebuah negara yang dijuluki kota cinta. Tapi Emily hanya berdiam di hotel megah sendirian tanpa sosok kekasihnya.

Pria itu sibuk dengan pekerjaannya,sibuk dengan beberapa pertemuan dengan klien dan kolega.Sedangkan Emily diharuskan untuk tetap di dalam hotel menunggu Jeon pulang menemui nya.

Padahal Emily ingin sekali mengunjungi beberapa tempat yang terkenal juga beberapa makanan lezat yang ingin sekali di cicipinya di negara ini.

Dia ingin sekali pergi ke menara Eiffel di malam hari. Menikmati pemandangan sambil bergandengan tangan dengan Jeon, bukankah itu sangat romantis. Atau pergi ke museum Louvre,arc de triomphe.Bahkan mungkin pergi ke katedral Notre -dame.

Semua itu hanya angan belaka.. Sudah hari ketiga mereka berada di negara ini tapi Emily belum sekalipun meninggalkan hotel.

Seperti sekarang ini Jeon sedang memeluknya erat sembari menciumi pelipis gadis itu. Emily sudah merasa jengah karena Jeon sudah menghajarnya berkali-kali tanpa ampun. Bercak merah di leher sampai ke dada sudah menyebar tak beraturan. Emily tak ada tenaga lagi untuk sekedar menggerakkan tubuhnya.

"Kapan kita jalan-jalan?"

"Kamu mau kemana memang nya sayangg.."lelaki itu menarik Emily semakin merapatkan tubuh mereka. Emily merasa sesak tapi tak bisa berbuat banyak.

"Menara Eiffel..? bukankah sudah biasa"ujarnya lagi.

"Disini bukan hanya menara Eiffel yang bisa di kunjungi,aku juga ingin ke sungai Seine,pergi ke museum atau tempat lainnya. Sungguh aku sangat bosan.." ucapnya tanpa jeda.

Jeon terbahak mendengar ucapan kekasihnya yang sedikit merajuk. Dia membelai punggung Emily dengan sayang.

"Besok kita belanja, bagaimana.. misalnya ke Champs-Elysees"

"Janji ya..."ucap Emily cepat sembari menatap Jeon dengan mata berbinar.

"Tentu saja sayang...Kapan aku pernah berbohong"

"Sering.."ujar Emily sambil mencebikkan bibirnya.

Jeon tak tahan dengan bibir merah menggoda itu. Dia dengan cepat melahap bibir yang sudah membengkak karena ulahnya itu. Tanpa ampun dia kembali menggauli Emily tanpa mendengarkan rengekan gadis itu.

Keesokan harinya setelah menyegarkan diri dengan mandi bersama juga menikmati sarapan di dalam kamar hotel, mereka akhirnya mengunjungi beberapa toko terkenal di Champs Elysees.

Emily membeli beberapa koleksi baju Louis Vuitton, Dior juga Chanel. Tidak lupa dia juga mengunjungi toko kecantikan terbesar di Paris seperti Sephora,lancome bahkan L'Occitane.

Tak lupa mereka mengisi perut dengan makanan enak setelah berkeliling sampai kehabisan tenaga. Selain makanan berat Emily juga mencicipi berbagai pastry ikonik seperti Croissant,Baguette,macaroon juga hidangan penutup seperti Creme Brulee.

Jeon hanya tersenyum melihat binaran indah di mata kekasihnya. Dia merasa begitu bahagia melihat Emily tersenyum seharian ini padanya. Walaupun kakinya sudah keram dan kesemutan karena mengikuti gadis tercinta nya ini tapi Jeon sangat puas melihat senyum Emily yang merekah.

Beberapa kali panggilan telpon berdering dari Nami tapi Jeon mengabaikannya. Dia lebih mementingkan kekasih cantiknya, menggandeng tangan halus gadis itu dan mengeluarkan begitu banyak uang untuk memenuhi keinginan Emily.

Mereka sampai di kamar hotel saat sudah larut malam. Bibir Emily masih saja tersenyum walaupun badannya terasa sangat lengket dan pegal. Dia membiarkan Jeon untuk membersihkan badannya terlebih dahulu sedangkan gadis itu membereskan belanjaan yang tadi di belinya.

Dia mengeluarkan satu lingerie seksi berwarna merah maroon, berbelahan dada rendah dengan beberapa payet di sekeliling nya. Emily sengaja membeli itu untuk memuaskan hasrat Jeon yang selalu menggebu saat bersama nya.

Bukankah itu salah satu cara supaya pria itu tetap membuatnya menjadi prioritas utama. Emily tau berkali-kali Jeon mengabaikan deringan ponselnya dan Emily yakin itu adalah istrinya.

Haiii yorobun... salam kenal yaa. Ini adalah novel ke tiga atau ke empat aku. Tapi akun lama aku lupa pasword,jadilah nulis di akun yang baru. Tolong di koreksi saat tulisanku tidak sesuai yaa..Juga aku minta like dan komennya. Terimakasih 🙏

1
Ana Dinozzo
yuk baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!