Yang Chen berjalan di jalan yang penuh dengan bahaya dan lautan darah. meski jalan yang ia lalui penuh dengan bahaya yang bisa sewaktu-waktu merenggut nyawanya namun ia tetap teguh menghadapinya. hal ini dilakukan untuk menjadi kuat demi melindungi apa yang berharga baginya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon B.O.B, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 5. Guo Feng
Yang Chen menatap mereka bertiga beberapa saat sebelum akhirnya ia berkata, " maaf saja aku tidak akan pergi dari sini tanpa membawa bunga anggrek darah ini."
Kedua pria di belakang pemuda itu langsung mendengus dingin.
" Aku rasa kita harus memberinya pelajaran terlebih dahulu."
" Aku rasa begitu bocah, sudah terlambat untuk pergi dari sini. Kami akan mengubur mu disini."
Keduanya langsung menyerbu dan melepaskan serangan pedang pada Yang Chen.
Namun Yang Chen bisa menghindar dengan mudah, bahkan beberapa kali melancarkan pukulan ke arah wajah mereka sehingga wajah mereka mulai bengkak.
Keduanya hanya berada di tahap spirit tingkat 3 sehingga Yang Chen yang sudah ditahap spirit tingkat 4 dengan mudah melawannya.
Tidak butuh waktu lama Yang Chen langsung mengalahkan dan melempar keduanya di depan pemuda itu.
Melihat bawahannya yang dikalahkan begitu mudah membuat pemuda itu tidak lagi meremehkan Yang Chen.
" Siapa kamu?" Tanya pemuda itu dengan wajah serius.
" Aku Yang Chen dari akademi pedang terbang." Jawabannya tanpa menyembunyikan identitasnya.
" Jadi kamu berasal dari akademi pedang terbang, kebetulan sekali aku dari akademi gagak langit. Kedua akademi kita sering bersaing dalam berbagai hal, sepertinya kali ini juga akan demikian." Ucap pemuda itu.
" Tapi persaingan kita akan dimenangkan olehku, karena aku Guo Feng akan mengalahkanmu." Ucap pemuda bernama Guo Feng dengan percaya diri.
Yang Chen tahu, selain akademi pedang terbang, ada juga dua akademi yang bersaing dengan akademi mereka. Keduanya adalah akademi bunga Phoenix dan akademi gagak langit.
Para murid akademi gagak langit dan akademi pedang terbang sering terlibat konflik sehingga mereka sering bermusuhan jika keduanya bertemu.
Dan seperti akademi pedang terbang yang dikuasai oleh tiga keluarga besar, akademi hanya dikuasai oleh satu keluarga saja yaitu keluarga Guo.
Dan sepertinya Guo Feng berasal dari keluarga itu.
Meski Guo Feng memiliki latar belakang hebat tidak membuat Yang Chen mengalah padanya.
" Sepertinya kamu sangat yakin akan menang." Ucap Yang Chen.
" Tentu saja, karena kamu bukan apa-apa bagiku." Ucap Guo Feng.
Setelah ia langsung menghunuskan pedangnya dan menyerang Yang Chen dengan cepat.
Kecepatannya dua kali lipat dari dua bawahan yang dikalahkan Yang Chen.
Yang Chen langsung menyilangkan pedangnya dan menahan serangan Guo Feng.
Klang!
Dua benturan pedang menimbulkan bunyi yang nyaring di udara.
Setelah merasakan kekuatan Guo Feng membuat Yang Chen juga mulai lebih serius.
Ia merasakan kalau Guo Feng juga berada di tahap spirit tingkat 4 sama seperti dirinya, membuat ia tidak bisa meremehkan Guo Feng.
Keduanya kembali saling beradu pedang, mereka berdua bergerak dengan cepat dan gesit dan bunyi pedang yang terus saling berbenturan dengan terdengar terus di udara.
Mereka nampak seri tapi tapi itu tidak akan bertahan lama.
Merasakan ia tidak bisa menekan Yang Chen membuat Guo Feng mulai mengeluarkan teknik bela dirinya.
" Gagak mencengkram langit!" Aura pedang yang luar biasa segera menuju Yang Chen dengan cepat.
Yang Chen tidak mau kalah dan segera juga menggunakan teknik pedang miliknya. " Seni pedang air bergelombang." Udara tiba-tiba berubah layaknya lautan yang bergelombang dan melesat dengan cepat.
Ledakan!!
Kedua serangan mereka bertemu dan memicu ledakan besar di udara.
" Kamu lumayan juga bocah." Ucap Guo Feng mengakui kehebatan Yang Chen.
" Kamu juga tidak buruk." Yang Chen juga mengakui kehebatan Guo Feng.
Yang Chen memperkirakan kalau teknik pedang Guo Feng berada di tahap spirit tingkat tinggi sehingga tidak mengherankan itu bisa menahan serangan dari teknik tahap spirit tingkat tinggi milik Yang Chen.
" Bocah bagaimana jika kita bernegosiasi saja, serahkan bunga anggrek itu dan aku akan memberikan kamu 500 batu roh tingkat rendah." Karena tahu kalau ia tidak bisa mengalahkan dengan mudah membuat ia beralih kecara negosiasi untuk mendapatkan bunga anggrek darah.
" Maaf saja aku tidak tertarik dengan penawaran tidak tulusmu, aku tahu kalau bunga itu bisa bernilai lebih dari 5000 batu roh tingkat rendah." Ucap Yang Chen sambil mendengus dingin.
" Kalau begitu aku akan menaikkannya menjadi 1000 batu roh, bagaimana? Cukup bagus bukan?" Guo Feng kembali menawarkan penawaran.
Ia melakukan itu karena Guo Feng merasa kalau Yang Chen belum serius bertarung dengannya.
" Aku akan mengatakannya dengan jelas, aku tidak akan menyerahkan bunga anggrek darah itu apapun alasannya." Ucap Yang Chen dengan wajah serius.
Yang Chen merasa bunga anggrek darah itu akan sangat membantu kultivasinya sehingga ia tidak ingin menyerah mendapatkan bunga anggrek darah itu.
" Baiklah, aku akan buat kamu menyesal menolak tawaranku Yang Chen." Di tolak dua kali membuat Guo Feng merasa dipermalukan, hal ini membuat ia sangat marah dan berniat membunuh Yang Chen segera.
Keduanya kembali saling beradu pedang dan seperti yang telah diprediksi tidak ada satupun dari mereka yang bisa mendominasi satu sama lain.
Tapi tiba-tiba Guo Feng mundur untuk mengambil jarak pada Yang Chen.
" Yang Chen, kamu telah memaksa aku untuk bertindak sejauh ini." Guo Feng tersenyum jahat dan segera mengeluarkan sebuah pil yang entah muncul saja di telapak tangannya.
" Jadi kamu akan segera mati " ucap Guo Feng.
Pil itu berwarna merah darah dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Yang Chen segera mengenali pil apa itu.
Itu adalah pil darah iblis, pil itu memiliki khasiat yang luar biasa. Itu bisa membuat kultivasi seseorang naik satu atau bahkan dua tingkat.
Hal ini sangat membantu dalam pertarungan, walaupun itu hanya satu tingkat tapi itu tetap luar biasa.
Walaupun khasiatnya hanya sementara saja tapi itu tetap sebuah pil yang luar biasa.
Segera Guo Feng memakan pil darah iblis, segera aura miliknya mulai memerah dan bertambah kuat. Kultivasinya segera meningkat dari yang awalnya tahap spirit tingkat 4 menjadi tingkat 5, tapi auranya belum berhenti melambung dan terus naik sampai akhirnya berhenti di tingkat 6 tahap spirit.
" Hehe Yang Chen, ayo segera kita mulai ronde kedua " ucap. Guo Feng sambil tersenyum jahat layaknya iblis.
Yang Chen menatap Guo Feng dengan wajah penuh waspada.
Tiba-tiba Guo Feng melesat dengan sangat cepat dan tiba tepat dihadapan Yang Chen, ia langsung menebas Yang Chen dengan teknik pedang tahap spirit tingkat tinggi miliknya.
Dengan wajah panik Yang Chen langsung menyilangkan pedangnya untuk menghalau serangan Guo Feng.
Tapi begitu pedangnya bertemu dengan pedang Guo Feng, ia merasa seperti berbenturan dengan logam baja dengan berton-ton beratnya.
Yang Chen langsung terlempar jauh dan membentur salah atu pohon besar disana.
Ia kemudian jatuh ketanah dengan wajah kesakitan.
Terlihat Yang Chen sedikit dibuat muntah darah, dan tangan kanannya yang memegang pedang terasa sangat sakit. Tangannya tidak berhenti gemetar dan ia tidak bisa lagi menggenggam pedangnya dengan baik.
Yang Chen dibuat sangat terkejut dengan peningkatan kekuatan Guo Feng, ia dengan mudah menghempaskan dirinya bahkan membuat tangan kanannya untuk sementara tidak bisa memegang pedang dengan baik.
" Pil darah iblis memang luar biasa." Ucap Yang Chen dalam hati.
" Hahaha, bagaimana Yang Chen dengan kekuatan baruku? Luar biasa bukan. Kamu harus bersiap-siap, karena serangan berikutnya akan mengambil kepalamu." Ucap Guo Feng sambil tertawa bahagia.
Benahi dulu susunan kata dalam kalimat dan penggunaan kata. Pakailah bahasa Indonesia jangan pakai bahasa Inggris. Semoga karya novel ini meraih kesuksesan. Amiin 🤲