NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Alana 2

Takdir Cinta Alana 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Anisah Cute

******
Mencintai seseorang tanpa bertemu dengan nya, adalah bukti bahwa cinta itu bukan di depan mata, tapi di dalam hati. Itu yang terjadi dengan Alana, putri dari Aditya dan Davina.
Pertemuan tak sengaja Alana dengan sosok di media sosial membuat nya nyaman walau perbedaan usia mereka cukup jauh. Status tak menghalangi hubungan kedua nya.
Apa yang membuat Alana memilih pria yang tak pernah dia lihat? Konflik pun terjadi di antara Alana dan pria yang ada di sosial media tersebut. Hingga membuat Alana sering kali memblokir aplikasi hijau nya terkadang aplikasi hitam pun kena sasaran blokir Alana tapi selalu saja di buka kembali karena kedua saling Cinta.
Akan kah mereka bertemu dan bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisah Cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5. TCA 2

"Assalamualaikum, mbak Vina!" salam tetangga Vina yang motor mini anak nya di pinjam oleh Alana putri kesayangan Aditya.

Berulang kali dia mengucapkan salam tapi tak ada sautan dari dalam rumah, hanya bisa menarik nafas dan pergi meninggalkan rumah kediaman Aditya Mahardika.

Sedangkan di sekolah Alana saat jam istirahat dia seorang diri berlari untuk menemui Helen yang sedang bersama dengan teman - teman nya. Tanpa sengaja kaki Alan tersandung batu dan dia tergelincir ke kolam ikan yang ada di sekolah.

"Helen...!" panggil Alan dengan berteriak tanpa melihat jalan.

Helen yang mendengar suara Alana langsung berbalik dan melihat Alan melambaikan tangan, hingga mata nya membulat saat melihat Alana tersandung dan tercebur ke kolam ikan.

"Kak Alan... Awassss!" Teriak Helen dengan menutup matanya saat tau Alan kecebur.

Byuur....!

"Haha...Ha.... " semua orang tertawa saat melihat Alana tercebur seorang diri ke dalam kolam ikan.

Teman Saga yang ada di dekat jendela kelas lantai dua terkejut saat melihat Alan adik Saga tercebur ke kolam di pun langsung berteriak memanggil Saga yang sedang asik dengan bukunya.

"Saga.., Alana kecebur." ucap nya menunjuk kearah luar.

Saga yang mendengar jika Alan tercebur langsung berdiri dari duduk dan melihat kearah jendela dia langsung mengambil jaket nya saat melihat Alan basah kuyup.

Sedangkan Ken yang berada di lapangan langsung berlari saat ada yang memberi tahu diri nya jika Alana tercebur di kolam ikan, sedangkan Alana dia di bantu oleh Helen untuk naik keatas.

"Kakak gak papa?" tanya Helen.

Alan hanya menggaruk kepala saat Helen bertanya, Ken yang berada di luar kelas langsung berlari dan membuka kaos olah raga nya yang bau keringat untuk mengelap wajah dan tubuh Alan yang basah.

"Kamu gak papa, kok bisa kecebur sih Lan siapa yang dorong kamu?" tanya Ken.

"Abang Ken... Ihhhh habis olah raga malah di kasi'in ke Alan baik tau." kesal Alan.

Tak lama Saga sampai dan melihat Ken ada di dekat Alan dengan kaos olah raga nya. Saga memberikan jaket ke Alan dan memukul kepala Ken pelan.

Plak.

"Adik nya bukan di kasih jaket malah di kasih kaos kamu yang bau keringat Ken." ucap Saga.

"Gak sempat ambil jaket bang orang lagi di lapangan dengar ini anak kecebur langsung panik lari kesini." jawab Ken.

"Siapa yang dorong kamu? tanya Saga ke Alana sambil mata nya menatap kearah semua orang yang ada di sekitar kolam.

Semua yang tertawa melihat Alan langsung berhenti saat mendengar ucapan Saga, mereka tak ingin di salahkan atas jatuh nya Alan.

"Bukan kita kok yang dorong Alan dia jatuh sendiri." ucap Tiwi yang biasa suka berantem dengan Alan.

"Alan jatuh sendiri bang, kesandung batu." jawab Alan.

Saga melihat telapak tangan Alan terluka langsung mengajak nya ke kantin untuk di obati.

"Ayo.kekantin abang obatin luka kamu, kamu selalu saja bikin ulah, ada saja yang bikin kita semua cemas." ucap Saga.

Helen yang melihat serangam Alana basah langsung ke ruang guru untuk membeli baju dan rok yang baru untuk Alana dengan kartu yang di berikan oleh ayahnya.

"Baju Alan basah bang." ucap Alan.

"Nanti abang beli kan baju buat, setelah luka kamu di obatin, sini tangan nya." ucap Saga

Bima dan Arga serta Riski yang mendengar Alana jatuh langsung mencari Alan dan saat tau Alana ada di kantin mereka bertiga langsung menemui Alana.

"Apa yang terjadi Lan, siapa yang dorong kamu sampai jatuh?" tanya Arga.

"Gak ada yang Ar, dia jatuh sendiri." jawab Ken.

"Dasar ceroboh. Bisa gak sih Lan 1 hari saja gak bikin orang cemas." jawab Bima.

Helen yang sudah mendapatkan seragam ganti untuk Alana, langsung menuju kearah kantin dan tak lama Helen datang dengan seragam baru buat Alan.

"Ini kak ganti seragam nya." ucap Helen dengan memberikan seragam yang dia beli tadi.

"Kamu beli, makasih ya nanti uang nya Alan minta sama bunda." ucap Alana.

"Gak usah di ganti kak, kalau sudah di obatin luka kakak sana ganti baju nanti masuk angin." ucap Helen.

"Alan gak akan masuk angin Len, tapi masuk 4nj1n9." ucap Ken.

Saga melirik ke arah Ken saat mendengar perkataan Ken yang kesal saat melihat tingkah Alana yang selalu ceroboh.

"Abang ini mulut nya, ayo Len temenin kakak ke toilet serem tau kalau sepi." pinta Alan.

"Maaf kak ini sudah jam masuk Helen ada guru matematika yang galak, Helen takut kakak sendiri saja ya." ucap Helen.

"Ya sudah." jawab Alana.

Setelah melihat Alana pergi ke toilet untuk mengganti seragam yang baru Ken, Saga, Bima, dan Arga mereka memilih kembali kekelas masing-masing kerena memang jam istirahat sudan habis.

"Kembali lah ke kelas Len." ucap Saga.

Helen hanya mengangguk dan langsung berlari kecil menuju kelas nya. Sedangkan Riski juga mengikuti Helen dari belakang memastikan Helen kembali kekelas dengan aman. Riski satu kelas dengan Alana makanya dia akrab dengan Alana sejak dulu.

Sedangkan Alana saat dia sedang mengganti seragam di toilet yang sepi karena sudah tak ada lagi siswa - siswi yang berkeliaran di luar, tiba - tiba tanpa dia sadari pintu terkunci dari luar saat dia sedang mengganti seragam.

Di kelas Riski menatap kearah pintu saat melihat guru mata pelajaran bahasa Indonesia masuk dan Alana belum juga kembali kekelas nya.

"Kemana Alan, kenapa ganti seragam saja lama banget." batin Riski.

Sedangkan di kamar mandi saat Alan selesai mengganti seragam dia mencoba membuka pintu kamar mandi tapi tak bisa.

"Loh kok gak kebuka, hellooo apa ada orang di luar, Alan terkunci di sini." teriak Alana saat dia tak bisa membuka pintu.

Berulang kali Alana mencoba menggedor - gedor pintu dengan keras hingga tangan nya merah, tapi tak ada yang mendengar karena semua orang berada di kelas masing - masing.

"Bunda.... Alan takut." ucap Alana saat dia lelah karena berteriak dan mengetuk pintu tapi tak ada yang mendengar nya.

******

Di rumah Vina yang ada di rumah kakak ipar nya Aisyah mulai gelisah hingga Jesika istri dari saudara kembar Vina merasa heran saat melihat adik iparnya gelisah.

"Ada apa Vin?" tanya Jesika istri Vino.

"Gak tau Jes, perasaan aku gak enak takut terjadi sesuatu dengan Alan." ucap Vina.

Aisyah yang keluar dari dapur mengerutkan dahi saat mendengar perkataan Vina bunda dari Alana.

"Jangan cemas Vin, Alan banyak yang jaga, ada Saga, Ken, Bima dan Arga, yang pasti ada Azril juga di sana, walau Azril terlihat cuek ke Alan dia juga sayang sama Alana. Alan pasti baik - baik saja semua abang nya satu sekolah sama dia." ucap Aisyah.

"Apa yang di bilang Aisyah benar Vin, apalagi dia sekelas dengan Riski dia akan baik - baik saja." ucap Jesika.

"Iya semoga hanya perasaan ku saja." jawab Vina yang berusaha tenang tapi tetap saja dia kepikiran dengan putri semata wayang nya yang mendapat kan Alana butuh perjuangan saat itu.

Di sekolah saat jam sekolah usai Alan pun tak kunjung kembali ke dalam kelas, membuat Riski yang sadar saat bel berbunyi merasa heran karena Alan tak kunjung kembali kekelas.

"Kemana anak itu apa dia pulang gara - gara kecebur tadi." batin Riski sambil dia memasukan semua buku dan perlengkapan tulisnya kedalam tas.

Semua siswa berhambur keluar kelas karena jam pulang sekolah telah tiba. Di kamar mandi suasana yang pengap dan panas membuat Alana berkeringat karena semakin lama udara semakin tak dia dapat kan.

"Abang.... Alan belum mau mati." batin Alana.

Alana mencoba mengetuk pintu kamar mandi sekali lagi, tapi tak ada yang mendengar nya hingga dia benar - bener kehabisan tenaga dan merasa sesak perlahan mata Alan tertutup karena merasa tak mendapatkan udara segar.

✩.・*:。≻───── ⋆♡⋆ ─────.•*:。✩

1
kalea rizuky
cepetan pergi kan moga dpet yg lebih tajir. lebih kaya dr Riski itu dan buat si Helen sepupu durjana makan itu Riski cwok kere
Anan Sah
Pintar banget Alan menyimpan semua rasa sakit nya sampai ga ada yang tau apa yang di rasakan sama Alan sehingga Alan memutuskan untuk pergi jauh dari keluarga...Semangat ya Alan...😍😍😍
Ani Rohayani
Alana terlalu pintar menyimpan rahasia alasan sebenarnya tentang kepergiannya ke Malaysia
Ani Rohayani
ya ampun Mahar kamu terlalu membesar besarkan masalah sampai akhirnya kamu sendiri terluka
Ani Rohayani
cinta pada pandangan pertama tuh saga😄
Ani Rohayani
ya ampun saga apa yang terjadi,kamu nabrak orang ya
Sahidah Sari
wih mantap nih Alana menang balapan sepeda,emng keren Alana!.
Riski kek nya suka sama Helen deh klu Alana tau orang yg dia suka justru ga suka sama dia gmn ya ,moga sikap Alana ga berubah ya klu tau
Sahidah Sari
Ken dan saga selalu menjadi pelindung bagi Alana dr siapa pun termasuk dr ayah nya sendiri,, mereka ga mau Alana knp2 padahal Adit hanya ingin Alana belajar bertanggung jawab atas apa yg dia perbuat.
Sahidah Sari
ya ampun Alana kelakuan nya bikin orang ngakak juga geleng geleng kepala tau, ada aja kelakuan nya buat pusing om nya ..
kalea rizuky
ambil aja Riski cwok miskin aja dihh Alana bisa dpet yg lebih
kalea rizuky
pergilah Alana yg jauh cari bahagia mu
Anan Sah
😍😍😍
SusiVikers
Ken kamu gak perlu khawatir ya, aku yakin Alana pasti baik² aja kok dia bisa jaga diri
doakan saja agar semuanya lancar ya
SusiVikers
sakit bgt ya pasti jadi Alana
apalagi Bagas emg langsung menjauh setelah pacaran sama Helen, lagian Helen juga apa-apaan sih kok kamu sampe segitunya sama Alana
toh Alana gak akan pernah rebut Bagas dari kamu ishhh ngeselin 😤😤
SusiVikers: lah iya haha
Bagas siapa coba ampun dah🤣🤣
total 2 replies
SusiVikers
aduh untung aja ya langsung banting stir kalo enggak bisa nabrak org tuh
tapi sayangnya kepala Alana malah jadi memar gitu ya
SusiVikers
alana kamu bner² pandai menutupi semua rasa sakit yg kamu rasakan
tapi mungkin ini pilihan kamu ya lan, semoga di Malaysia nanti kamu bisa jauh lebih bahagia ya Alana
Ratih Tyas
Alan pasti bisa jaga diri
Ratih Tyas
Mungkin Humaira jodoh Saga🤭
Ratih Tyas
Kok Helen jadi ngeselin ya
gak bisa jaga perasaan Alan malah pamer🙄
Estri Gunyani
Ken jangan kwatirkan Alan dia gadis yg pintar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!