NovelToon NovelToon
Tak Kalah Tampan

Tak Kalah Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Action
Popularitas:84.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Irma Rahmawati

Kenalin,gua Nata Ghifari Ananjar.
Umur 18 tahun dan punya abang namanya
Rafa Ghifari Ananjar.
Abang gua ganteng ,banyak cewe yang nempel bahkan sampai nenek -nenek sekalipun nge- fans sama dia.
Abang gua paling suka tebar pesona didepan umum ,beda banget sama gua yang jengah liat kelakuannya.Walaupun begitu
gua sayang sama abang gua,begitupun sebaliknya.Dan
satu hal yang paling males buat gua,yaitu nganter abang gua yang keinginannya selalu aneh-aneh,kaya orang ngidam.Kalo nganter nya jalan kaki,gua harus ridho dikejar nyampe ngos-ngosan oleh ibu dan bapak kompleks ,yang lihat gua kaya maling.
Apabila gua kena sama kejaran mereka,bakalan abis ni muka gua ,bahkan nama gua juga bakalan tak kalah terkenal sama abang gua.
Dan gua juga diberi gelar" Tak kalah Tampan" oleh cewe-cewe yang bikin gua ilfil sama mereka.
Dah lah yah bang neng,ikutin aja kisahnya, Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Maaf 2

Tasya mengecek caffe nya yang jauh terlihat siap dari hari kemarin saat ia kunjungan, sepertinya hari ini ia bisa memulai penjualan. Ia berjalan ke dapur mengecek berbagai bahan dan peralatan yang juga sudah di siapkan dengan kumplit, bersih dan rapih.

Sedari ia masuk sebenarnya ia tidak melihat siapapun yang ada di dalam Cafe itu, ia hanya merasa aneh karena pintunya sedikit terbuka, karena ia belum merekrut siapapun untuk bekerja di cafe nya. Kemarin aja hanya beberapa tukang yang berkunjung ikut mengecek cafe takutnya ada hal yang tidak sesuai atau tertinggal.

Saat berjalan ke tempat pencucian, ia tertegun melihat sosok pria dengan badan tegap tengah membersihkan beberapa peralatan yang sepertinya agak sedikit berdebu. Pria berbadan tegap itu tersenyum saat menyadari kehadiran Tasya yang sedang termenung di tempatnya. Tasya sendiri merasa familiar dengan wajah laki-laki di depannya, namun ia tidak bergeming dan memilih untuk diam.

"Hi Tasya ,bagaimana kabarmu?" Tanya nya kepada Tasya dengan senyum yang mengembang sehingga terlihat lesung pipit dikedua pipinya.

"Ma..maaf aku tidak mengenalmu, jamu siapa?"Tanya Tasya karena ia belum bisa mengingat orang itu siapa,

"Ah masa kamu lupa, dia itu Deon teman kamu yang dulu sering ke rumah nenek loh," Sela Ibu Tasya yang sudah berada di belakangnya. Tasya cukup kaget melihat kehadiran ibunya yang tiba-tiba, segera dia merubah ekspresi wajahnya dan mulai

mengerenyitkan dahi berusaha berfikir keras mengingat siapa Deon itu.

Ekspresi Tasya penuh tanya seakan mengingat sesuatu yang ia lupakan, beberapa menit berlalu wajahnya pun berubah dan nampak bahagia ketika ia sudah mengingat siapa cowok di depannya,

"Wahh benarkah ini Deonn? bagaimana kabarmu hei?" Tasya cukup senang karena akhirnya ia bisa bertemu kembali sahabat lamanya.

"Ternyata kamu masih ingat tentang aku ya, kabar aku baik Sya, bagaimana dengan dirimu sendiri?" Deon bertanya balik dengan tangannya yang masih sibuk membersihkan kotoran di peralatan yang terkena debu itu,

"Sama baiknya dengan dirimu, bahkan lebih baik," Jawaban Tasya membuat Deon merasa tenang, ia ingat Tasya kecil dulu sering banget sakit-sakitan hingga kesulitan bersosialisasi dengn teman-temannya.

"Syukur deh kalo begitu, senang mendengarnya." Deon menyunggingkan senyumnya kembali dan menganggukan kepalanya kepada ibunya Tasya,

"Kamu beda banget sekarang Yon,"Kagum Tasya yang memanggil Deon dengan Yon seperti panggilan dari teman-teman lainnya bahkan masyarakat sekitar lingkungannya dulu.

"Kamu juga sekarang tambah cantik dan anggun Sya,"Puji Deon yang menatap tampilan Tasya dari ujung kaki sampai ujung kepala.

"Ah kamu bisa aja. Oh iya kenapa kamu sekarang berada disini? bukanya kamu sekolah ke Amerika ya?" Tanya Tasya penuh tanya,

"Hahah...aku berencana akan berangkat setelah bertemu denganmu Tasya. Aku sungguh merindukan sahabatku ini, dari mulai tawa sampai sifat galakmu itu membuatku tak bisa melupakan semuanya, sekarang do'a ku terkabul karena aku telah melihat kamu dan jauh lebih baik nampaknya."Tutur Deon terkikik geli mengingat Tasya yang dulu sangatlah galak walaupun ia sedang dalam kondisi sakit.

"Yaudah deh maaf ya, ngomong-ngomong pakaian kamu keren juga seperti seorang chef," Tasya baru ngeh dan memeperhatikan pakaian yang dipakai Deon cukup unik,

"Ya aku sengaja, untuk tiga hari kedepan sebelum aku ke Amerika, aku akan membantumu memasak di caffe ini, itu juga kalau kamu gak keberatan, "Papar Deon yang tidak mungkin ditolak oleh Tasya,

"Ekhmmm...ibu tinggal dulu yah ada pelanggan mau beli bunga tuh," Pamit Ibu Tasya dengan nada menggoda keduanya sebelum ia pergi dari tempat mereka berinteraksi. Keduanya hanya bisa tersipu malu karena baru menyadari kalau ibunya masih di sana,

"Hehe...maaf bun, yaudah hati-hati ya bun. Kalau ada apa-apa kabari Tasya!" Pinta Tasya memastikan semuanya bejalan dengan baik.

"Iya baiklah...ibu tinggal dulu ya kalian lanjut aja!" Sedikit perbincangan dari Deon untuk ibu Tasya sebelum benar-benar pergi, Deon berterimakasih karena ibu Tasya mau diajak kerja sama untuk membuat suprise kepada Tasya.

......................

Nata baru sampai ditempat latihannya yang sudah cukup ramai, dia sangat terburu-buru karena ia melewatkan beberapa gerakan akibat ia telat datang.

"Halah apes banget sih hidup gua"Umpat Nata membatin

"Ah Nataa...ternyata kamu datang ,tampannya pangeranku"Puji seorang gadis muda yang merupakan siswi satu sekolahnya.

"Minta nomor hp nya dong"

"Semangat ya latihannya sayang"

"Ya ampunnn tak kalah tampannya nih sama abangnya"

begitulah rayuan -rayuan terlontar dari berbagai tipe gadis yang kini berkerumun di kanan,kiri,belakang ,depan Nata.

"Jijik anyeeer gua lihatnya"Ucap hati Nata berusaha menahan kesabarannya yang memang tidak suka atas perlakuan mereka yang agak berlebihan kepadanya.

Namun Nata hanya tersenyum lalu menepis lengan-lengan yang menyentuh tubuhnya agar bis akeluar dari kerumunan.

"Nata"Panggil seorang pria paruh baya yang tak lain adalah pelatihnya yang bernama Pak Suryo,dia segera menarik lengan Rafa dari kerumunan para fansgirlnya dan langsung masuk kedalam lapangan yang memang diberi pagar besi di tiap sisinya.

"Kamu kemana aja?udah telat 15 menit tahu "Tanya Pak Suryo dengan nada tegasnya.

"A..anu pak habis beli sepatu"Ucap Nata berkata jujur

"Alesan aja kamu,sekarang masuk ke tim kamu!kamu tahu kan sebentar lagi ada pertandingan antar daerah?"Pak Suryo kembali bertanya

"Sialan udah gua jawab ,dia malah bilang gue alesan, bener-bener bukan otak pelatih gue ini mah"Batin Nata dengan geram.

"Woii....malah bengong,tunggu apalagi sekarang ayo masuk!"Perintah Pak Suryo dengan nada sedikit membentak yang membuat Nata kelimpungan

"Astagfurullah,eh i...iya pak"Angguk Nata dengan wajah kagetnya

Nata pun memulai permainannya diiringi sorak sorai para wanita yang suaranya memekikan telinga bagi siapa saja yang sapat mendengarnya,sedangkan yang diberi sorakan hanya geleng-geleng kepala melihat sikap mereka yang menurutnya sudah keluar dari batas normal.Upssss maaf!

Menjelang Maghrib permainan pun selesai,Nata merasa amat lelah serta lapar yang tiba -tiba mendera perutnya.

Para gadis yang setia menunggunya mulai berdatangan dan mendekat memberikan Nata berbagai minuman yang memang tidak sama sekali disentuh oleh Nata.

Dia hanya berterima kasih lalu pergi untuk menghadap Pak Suryo yang tak lain adalah pelatihnya.

Para gadis mulai merasa kecewa dan lebih baik memutuskan untuk segera pulang karena langit sebentar lagi akan gelap tertutup awan biru yang merupakan tempat pergantian benda langit antara mentari dan rembulan berada.

"Pak permisi,bolehkah saya pulang terlebih dahuly? Saya merasa lelah sekali hari ini"Ucap Nata memohon ,karena memang begitulah kondisi tubuhnya sekarang.

"Baiklah,maafkan bapak tadi sempat membentak kamu"Ucap pak Suryo yang kini merasa khawatir dan mengizinkan Nata untuk pulang dengan segera.

"Terima kasih pak,kalau begitu saya pulang dahulu"Ucapnya,

Nata pun berlalu dan memberikan salam kepada kawan-kawan satu tim nya yang sedang membereskan peralatan pribadi.

"Bradd gua pulang dulu ya"Pamit Nata

"Baiklah hati -hati ya Nat"Ucap seorang temannya yang bernama Tio.

"Iya makasih"Balas Nata singkat

Nata pun mulai mengayunkan kakinya,tapi selang berberapa langkah tiba-tiba pak Suryo memanggilnya kembali.

"Nata, tunggu sebentar bapak mau bicara!"Titah Pak Suryo

"Iya pak silahkan"Ujar Nata mempersilahkan

Pak suryo pun mendekatkan bibirnya ke telinga Nata dan mulai berbisik,

"Jangan lupa bagi ketampanannya untuk bapak, biar istri bapak tambah nempel sama bapak ya"Ucap pak Suryo memasang wajah amat polos dengan lipatan kulit yang menjadi ciri khasnya.

"Halah nih bapak,gua kira apaan .Gua juga manusia biasa kali gak tampan -tampan amat"Batin Nata yang sedikit aneh melihat kelakuan kocak pelatihnya

" Hahaha bapak ada -ada aja.Yaudah saya pergi dulu,terimakasih telah melatih saya dengan sabar ya pak"Ucap Nata kembali

"Iya sama-sama,makasih juga sudah datang"Balas Pak suryo

Nata pun hanya menganggukan kepala dan mengayunkan langkahnya kembali ke tempat dia memakirkan motor kesayangan abangnya.Sesampainya di parkiran,Nata melihat Riyan yang tak lain kiper dari tim futsalnya sedang menunggangi motor siap untuk meluncurkannya yang tidak Nata ketahui arah tujuannya.

"Lo pulang juga Yan?"Tanya Nata

"Eh Nata,iya gua pulang gasik.Gue ditunggu bunda nih"Ucapnya

"Oh yaudah Titi Dj"Nata

"Apaan tuh?"tanya Riyan

"Hati-hati dijalan"Balas Nata sambil terkekeh

"Oh ... bisa aja lo,yaudah duluan"Izin Riyan

"Ya silahkan bro" Sahut Nata

1
Bang Regar
👍👍👍👍
pembaca dalam hati
kaya anak tiktok laki maen tiktok di pager gigi ny gaya nyeleneh astga narsis gelayy ihhhh 😂
Mara_Lee
jangan lupa !!!!Like nya ya
Mara_Lee
terima kasih Abang ku ,teteh ku
xxxxxx
semangat kk 💪🔥
alexxa leana
lanjuttttt thor
Mara_Lee: insyaallah,betah-betah ya mbakkk ku
total 1 replies
Mara_Lee
ayooo semangat!!!dukung juga karyanya
Mara_Lee
semngat terus bacanya!!!
aku akan membantumu menyelesaikan misterinya
Wina Amara01
aaa lupa alur aku:(
Wina Amara01
otor ayuk up hehe
Daisy bell
THOR INI UDAH HAMPIR 4 BULAN YA TAPI GK UP UP JGA👿👿
KEMANA AJA KAU THOR😭😭
SEMANGAT DONG!!!! 🔛🔥
JANGAN PHP'IN KITA SEMUA DONG THOR LANJUTIN DONG CERITANYA😭
AWAS KALO GK DI UP AKU GENTAYANGIN RUMAH MU👿
Daisy bell: gk akan aku gentayangin kok tenang aja kecuali klo kmu menduakan aku👿
total 3 replies
Pororo 🐻‍❄️
knp g lanjut thor
Mara_Lee: asiyapp semoga berkenan menunggu neng hiksss
total 1 replies
Pororo 🐻‍❄️
knp g lanjut thor
Spring
Thor lanjut
senja...
lanjut thor n semangat ya buat nlisx
Jungkook~sfna~
lanjut Thor
semangat 😊
Mara_Lee: spirit to yang
total 1 replies
Barazam
semangat💪ceritanya bagus👍
senja...
lucu abis..
senja...: Hahahaha masak...😏
total 2 replies
My Harry
itu udah kerren thor..semangat😘😘😘
Priska Anita
Like dari Rona Cinta sudah mendarat disini 💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!