NovelToon NovelToon
ISTRI PEMBUAT ONAR SANG MAFIA KEJAM

ISTRI PEMBUAT ONAR SANG MAFIA KEJAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Mafia / Action
Popularitas:1.9M
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Jeremy Aslan, kepala mafia paling ditakuti, mengira menikahi Claire, putri wakil presiden akan memberikan keuntungan besar pada bisnis senjata yang sedang dia jalankan. Ternyata, yang ia dapatkan adalah ... menghadapi perempuan paling bikin sakit kepala sepanjang dia hidup.

Alih-alih fokus dengan bisnis dunia gelapnya, ia malah fokus dengan segala tingkah laku random Claire seperti, diam-diam menciptakan bom dan meledakkan kantor polisi hanya karena ia punya dendam dengan polisi, merusak rumah pribadi politisi yang dia anggap sering merendahkan ayahnya, dan bekerja di perusahaan Farmasi hanya untuk membuktikan mantan pacarnya adalah gay.

Bagi Jeremy, mengendalikan ratusan anak buah bersenjata jauh lebih mudah daripada menghadapi satu istrinya yang nakal dan sama sekali tidak mengenal kata takut. Jeremy hampir menyerah pada semua kenakalan perempuan itu, sampai Claire tiba-tiba di culik, saat itulah dunia Jeremy hancur. Karena akhirnya ia menyadari, Claire adalah dunianya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menusuk sampai di hati

Bunyi ledakan itu menggelegar kuat sekali. bersamaan dengan rusaknya  lantai semen lapangan yang retak berantakan, potongan kecil beterbangan tak jauh-jauh seolah hanya memberi peringatan keras, bukan untuk melukai siapa pun. Asap berwarna oranye pekat mengepul tinggi ke langit malam, membawa serbuk halus yang menempel di tanah membentuk tulisan besar tak terhapus,

"KEADILAN TIDAK BOLEH BUTA!"

Kelimanya melongo tak percaya sambil menahan sorak kegirangan di balik semak-semak.

"Wuih! Ini baru keren banget! Gue kira cuma bikin debu doang, ternyata bisa bikin tulisan rapi begini!" seru Talia berbisik antusias, matanya berbinar kagum melihat karya jenius gadis di sampingnya.

Claire menyeringai bangga sambil menepuk-nepuk debu di tangannya.

"Dibilangin juga gue bisa bikin sesuatu yang berfaedah! Ini cuma efek getaran terarah, nggak ada yang kena bahaya. Cuma rusakin lapangan sekalian ngasih polisi-polisi itu peringatan. Siapa suruh kerja gak becus.

Tapi suara langkah kaki dan teriakan petugas kembali terdengar mendekat, kali ini lebih banyak dan lebih bergegas.

"Cepat pergi sebelum mereka melihat kita!" bisik Lordan memberi isyarat. Mereka segera bergerak mundur perlahan, menjauh dari lokasi sambil terus menunduk, menyusuri jalan sempit yang sudah direncanakan tadi untuk keluar dari area kantor polisi.

Namun belum sampai di jalan sempit tersebut, ada beberapa sosok laki-laki yang kini berdiri tepat di depan mereka dengan tatapan tajam. Awalnya Claire pikir orang-orang itu adalah polisi dan mereka sudah ketahuan. Tapi begitu melihat dengan jelas, ia lebih kaget lagi.

"Mister Jem?!"

Ia menutup mulutnya hendak berbalik kabur, tapi gerakan Jeremy lebih cepat meraih pergelangan tangannya. Di belakangnya berdiri Damian dan Ryan. Damian juga kaget melihat istrinya bersama orang-orang yang tidak dia kenal. Dan seluruh tubuhnya hitam sekali. Semua orang itu, penampakan ke limanya saat ini konyol sekali.

"Hai suamiku, cintaku. Daddy-nya anak-anak." ucap Talia pada Damian dengan senyum lebar merekah. Damian hanya mendengus. Ia tahu sekali sifat Talia kalau sudah begitu.

"TUTUP SEMUA JALAN KELUAR! CARI PELAKUNYA SAMPAI DAPAT!" Teriakan kuat itu menggelegar di seluruh lapangan yang sudah hancur lebur.

"Bos, cari tempat sembunyi dulu. Kita tidak bisa keluar sekarang." kata Ryan maju selangkah.

Jeremy tidak mengatakan apa-apa. Pandangannya masih fokus ke sang istri dengan tatapan yang seolah ingin memakannya hidup-hidup.

"Aku tahu tempat sembunyi yang aman. Ikut aku." kata Damian lalu menarik tangan Talia dan bergerak lebih dulu.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Sayang, sayang. Aku dapat temen baru. Asyik banget mereka bisa bikin bom! Bakat langka itu ya ampun." Bisik Talia dengan wajah sumringah pada Damian.

Sementara Damian belum menggubris ucapan sang istri. Dia terus menarik tangan Talia dan berjalan cepat ke tempat persembunyian yang aman seperti katanya tadi. Di belakang sana, Jeremy berjalan sambil menarik Claire. Tidak bicara sama sekali. Dia masih syok dan tidak percaya dengan apa yang baru saja dilakukan oleh sang istri dan teman-temannya.

Lordan, Kean dan Kiara berjalan di belakang mereka. Ryan, sang bawahan berjalan paling belakang sambil menahan tawa. Ia juga sempat syok melihat kenakalan istri bos-nya itu.

"CARI DI BAGIAN BELAKANG! JANGAN SAMPAI MEREKA LOLOS!"

Suara kencang petugas polisi di luar sana kembali terdengar. Suasana di sekitar mereka semakin tegang. Langkah kaki berat dan teriakan petugas polisi terdengar makin dekat, memecah keheningan malam yang sempat tenang. Damian terus berjalan cepat, menuntun rombongan menyusuri lorong sempit dan berkelok di antara bangunan tua bagian belakang kantor polisi. Napasnya teratur, namun genggamannya pada tangan Talia terasa kuat, campuran antara rasa ingin melindungi dan rasa kesal karena tahu istrinya ikut terlibat dalam kekacauan ini.

Sementara itu, di sampingnya, Jeremy berjalan dengan langkah yang jauh lebih sunyi namun jauh lebih mengintimidasi. Ia tak melepaskan pergelangan tangan Claire sedikit pun. Tatapannya yang tajam dan dingin menusuk punggung gadis itu, membuat Claire yang biasanya berisik dan penuh celotehan kini tiba-tiba menjadi bungkam. Sesekali ia melirik suaminya dari sudut mata, berharap melihat sedikit senyum, namun yang didapat hanya wajah keras tanpa ekspresi, seperti batu yang tak tergoyahkan.

"Mister Jem ... kamu nggak marah kan?" bisik Claire pelan, suaranya bergetar sedikit. Jeremy tetap diam, tak menoleh, tapi tekanan pada pergelangan tangannya sedikit mengeras. Itu sudah cukup sebagai jawaban yang jelas.

Mereka akhirnya tiba di sebuah gudang tua yang tertutup rapat, tersembunyi di balik tumpukan peti dan barang bekas. Damian membuka pintu besi yang berderit pelan, lalu memberi isyarat agar semua masuk dengan cepat dan tertib. Begitu pintu tertutup, kegelapan memenuhi ruangan, hanya diterangi sedikit cahaya bulan yang menyelinap lewat celah kecil di jendela tinggi.

Di dalam sana, suasana menjadi hening sejenak. Hanya terdengar suara napas mereka yang saling bersahutan. Jeremy melepaskan genggamannya pada Claire, lalu berbalik dengan gerakan cepat. Cahaya samar membelai wajahnya yang tampak mengeras.

"Kau ..." akhirnya dia buka suara juga setelah sekian menit bungkam. Claire langsung bernafas lega mendengar suaranya dan tiba-tiba berlutut di lantai gelap sambil menengadahkan wajahnya ke atas. Tingkahnya yang tiba-tiba itu langsung membuat semua orang menatap ke arahnya, meski penampakannya tidak begitu jelas.

"Terimakasih ya Tuhan. Telah melancarkan semua rencana kami hari ini dan suamiku gak jadi bisu. Aku pikir tadi dia tiba-tiba bisu karena terlalu syok. Ternyata masih bisa bicara. Terimakasih Tuhan, terimakasih."

Semua orang yang berada dalam ruangan gelap itu menahan tawa karena kerandoman Claire, terkecuali Jeremy yang makin kesal luar biasa dibuatnya. Jeremy maju dan mengangkat Claire yang masih dalam posisi berlutut.

Pruuut ... Brrrap!

Tiba-tiba bunyi kentut keras terdengar memenuhi ruangan sunyi itu. Claire tidak sengaja kentut saat Jeremy menariknya berdiri. Mana bunyinya kuat dan panjang pula. Dan bau. Semua orang refleks menutup hidung mereka dan menatap Claire dengan pandangan berbeda-beda.

"Ya ampun Claire! Lo makan apa sih? Bau banget bangkee!" Seru Kean pelan. Sesekali ia mengambil nafas panjang lalu kembali menutup hidungnya.

"Gila, bau bangeet!" Talia ikut berseru pelan.

Lordan, Kiara dan Ryan sudah mati-matian menahan tawa sambil menutupi hidung mereka. Jeremy? Malu sekali. Istrinya yang kentut tapi dia yang malu.

"Mister Jem sih! Pake narik-narik gitu. Aku kan kalo lagi gugup bisa gitu. Untung gak sampe berak di celana. Udah, nikmatin aja. Anggap bau parfum mahal. Menusuk dan sampai di hati."

Jeremy menatapnya tak percaya, rahangnya mengeras sementara pipinya memerah menahan rasa malu yang luar biasa.

"Parfum? Itu bau yang bisa bikin lalat pingsan, Claire." ucap Kiara pelan. Claire malah tersenyum lebar.

Mereka masih terus berdebar masalah kentut sampai cahaya senter masuk ke dalam ruangan itu dan semuanya langsung merunduk dengan nafas tertahan.

"Ssstt... Diam, jangan nafas semuanya!" Seru Claire asal.

"Gak nafas mati dong, dodol!" Balas Talia yang mulutnya langsung di tutupi dengan tangan besar Damian.

"Diam, tahan nafas, tidak usah bicara." kata Jeremy, lebih ke istri nakalnya.

1
rheisha
ayo terus berjuang claire,kamu pasti bisa keluar secepat nya....
🍒WINA🍒
Claire sangat cerdas dan jenius, akhirnya bisa membuka tali yg mengikat tangannya berkat usaha kerasnya.
claire berusaha kabur mencari jalan keluar, semoga claire selamat dan bisa keluar tidak tertangkap lagi...

Semangat-semangat claire semoga ada jalan keluarnya jangan panik tetep tenang, mister jem dan papa kamu lagi bedusaha mencari kamu, sang mantan terindah kamu pierre ikut mencari kamu...
pierre jangan salahin suami claire, nanti papa kamu dihabisi ketahuan menculik claire. asmangat-semangat claire jangan menyerah ssmoga kamu berhasil menemukan jalan keluarnya...
Anonim
Lanjutkan lah
Atik Marwati
ayah Pierre ternyata
merry
cari celah cle klo dh dpt tampar bolak balik tu pelayan yg tampar kmu 🤭🤭🤭
jeakawa loving❤️
temui Jeremy Piere selamatkan Claire
Linda Ayu Tong-Tong
claire masih absurd aja kamu🤣🤣🤣 heh kamu tu diculik masa penculik mau bilang dlu kalau mau nyulik..sutris kamu claire🤣🤣
LANY SUSANA
🤣🤣🤣Claire Claire mana ada mo culik bilang 2🤣🤣.
ayok. Claire km hrs kuat dan cerdas suami ku ga akan tinggal diem, bgt jg mantan kekasihmu ke yg culik adalah musuh ayahmu sjk dulu, ayah dr mantan. kekasihmu
Muft Smoker
Claire penculik mana ,, yg mau culik kasih infoo ,,
emnk dy petugas sensus😂😂😂😂😂😂
Anonim
Thor keren banget ceritanya
Di cerita ini gak ada bocah cadel
Tapi ada claire yang polosnya lucunya melebihi bocil
Ceritanya bagus 👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 klo kasih info ya bkn nyulik namanya oneng🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🍒WINA🍒
Claire bukan perempuan yg lemah diculik menangis dan ketakutan, claire sangat pintar dan jenius akan berusaha kabur...

mister jem dan kedua orangtuamu sangat panik dan khawatir claire kamu diculik, mereka lagi berusaha mencari keberadaan kamu... tidak menyangka pelakunya adalah ayahnya pierre mantan terindah claire, ayahnya pierre punya dendam kesumat ayahnya claire...

semoga mister minta bantuan para sahabatnya damian ethan dan matt, mencari keberadaan claire...pierre akan mancari dan membebaskan claire, dari ayahnya jahat walaupun harus menentang ayahnya sendiri.
mister jem dan charles tidak akan melepaskan ayah kamu nanti pierre, telah berani menculik calire karena ingin balas dendam...

semoga mister jem dan anak buah gercap menemukan claire, cari juga lagi berusaha membuka ikatan tali....
rheisha
ya elah claire,di situasi genting gitu,masih aja pikiran mu,se konyol itu,tobaaatt dah....😄
Susma Wati
tebakan benar musuh bebuyutan Charles papanya claire, adalah papanya piere, piere mutusin claire karena tahu kalau papanya punya dendam pada Charles,
rheisha
aduh pierre,jangan pake emosi, ngadepin ayah mu itu,biar claire selamet,kamu nya juga ngak kenapa-napa...
Qiqi Maryam
ko diculik bilang2 seh😂😂😂
Qiqi Maryam
Ooooo ini pelakunya
🍒WINA🍒
ternyata pelaku penculikan ayah sipierre, padahal pierre telah berkorban putus demi keselamatan claire dari ayah yg jahat...

kali ini pierre akan mentang ayahnya yg jahat yg telah menculik claire, pierre gimana caranya akan membebaskan claire, ternyata ayah pierre punya dendam kesumat sama chales...

kasian pierre mengorbankan cintanya putus dengan claire, pantasan claire penasaran pierre gay Bukan dulu putusannya tanpa alasan yg jelas...

senofa claire segera dibebaskan kasian claire..
🍒WINA🍒: semoga pierre hubungan mister jem claire diculik sama ayahnya pierre...
total 2 replies
Cristella Tella
moga claire cepat bebas
Septi Lahat
wajarlh Claire sombong,, dia punya segalanya,, kalian para penculik lah yg banyk kekurangan jdi kerjaannya yaitu culik org yg dianggap lemah,, semangat Claire mister Jem n ortumu menyayangi mu segenap jiwa mereka.. 🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!