NovelToon NovelToon
MY DEAR SECRETARY

MY DEAR SECRETARY

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Dia hanyalah sekretaris tak menarik dan berkacamata yang selalu terlihat sibuk dengan tugasnya.

Tapi di balik penampilannya yang polos, Cassia Manon diam-diam menyimpan rasa pada bos playboy, Maxence Kingsford.

Sayangnya, Maxence tak pernah menggodanya meskipun dia seorang playboy karena mungkin di matanya—Cassia sama sekali tak menarik.

Sampai suatu malam dalam sebuah pesta bisnis, Max dijebak dengan minuman perangsang oleh seorang wanita yang menginginkan dirinya.

Cassia Manon yang selalu bersamanya—akhirnya menyelamatkannya, tapi konsekuensinya berat, satu malam menjadi pelampiasan hasrat bosnya. Dan Cassia justru menyerahkan tubuhnya dengan sukarela.

Pagi harinya, Cassia mengira semuanya selesai. Tapi ternyata Maxence tak ingin berhenti.

Bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Apakah tetap tanpa ikatan dan hanya sekadar pelampiasan semata? Ataukah akan ada benih-benih cinta di hati Max untuk Cassia yang semakin lama cintanya semakin besar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rasa Penasaran Max

Max mengenal Bryan. Pria itu adalah anak dar salah satu mitra bisnisnya. Bryan masih muda, mungkin dua puluh lima atau dua puluh enam, dan dikenal sebagai pria yang baik—terlalu baik untuk lingkungan pengusaha muda yang cenderung materialistis.

Max tidak pernah menganggap Bryan sebagai ancaman atau bahkan sebagai seseorang yang perlu diperhitungkan. Tapi sekarang, melihat Bryan begitu akrab dengan sekretarisnya sendiri, sesuatu di dalam diri Max terasa ganjil.

‘Kenapa aku tidak tahu?’

Selama satu tahun Cassia bekerja untuknya, Max tidak pernah melihat Cassia bergaul dengan pria mana pun.

Cassia terisolasi secara sosial atau itulah yang Max yakini. Tapi sekarang, tiba-tiba, Cassia muncul dari mobil Bryan. Pagi-pagi. Dengan rambut yang tertiup angin dan wajah yang sedikit merona.

‘Apakah mereka sudah dekat sejak lama? Atau kapan? Apakah … mereka bersama di pesta kemarin?’

Max mengingat malam pesta di mana dia tak datang dan justru berada di yacht bersama Clarissa, Julian, dan yang lainnya. Ia tidak pernah memikirkan Cassia. Tapi ternyata, Cassia tidak sendirian. Cassia pasti bersama Bryan.

Tapi bagaimana bisa? Bryan tertarik pada Cassia? Itu bukan tipe Bryan. ‘Apakah pria itu ingin mempermainkan sekretaris lugu-ku? Tak akan kubiarkan.’

Max menggelengkan kepala. Bukan urusannya. Bukan urusannya sama sekali, tapi jika sampai Bryan mempermainkan Cassia, jelas dia akan turun langsung menghadapi Bryan.

Dari depannya, mobil Bryan mulai bergerak. Tapi mobil pria itu masih menghalangi setengah jalan masuk ke area parkir eksekutif. Max tidak sabar. Dengan gerakan refleks, dia menekan klakson mobilnya keras-keras.

BUNYI NYARING membuat beberapa orang yang ada di sekitar sana kaget.

Bryan yang baru saja akan masuk ke mobilnya tersentak kaget. Ia menoleh ke belakang dan melihat sedan hitam yang menyala dengan mesin. Dia tidak bisa melihat siapa orang di balik kemudi karena kacanya cukup gelap.

Bryan tersenyum sedikit lalu melambaikan tangan seolah menyapa. Setelah itu dia masuk ke dalam mobilnya, memutar setir, dan melaju pergi dari tempat parkir lobi.

Max masih duduk diam selama beberapa detik setelah mobil Bryan menghilang di tikungan. Lalu dia maju dan mematikan mesin, membuka pintu, dan turun.

Langkahnya tegas menuju lobi gedung. Di lift, dia berdiri sendirian, menekan tombol lantai eksekutif, dan membiarkan pikirannya melayang.

Bryan. Cassia. Kenapa mereka berdua?

Bukan cemburu. Bukan. Max Kingsford tidak cemburu pada sekretarisnya. Tapi dia hanya penasaran.

‘Bagaimana bisa Bryan dekat dengan Cassia?’

Pertanyaan itu terus berputar di kepalanya bahkan setelah lift terbuka dan dia melangkah menuju ruang kerjanya. Melewati meja Cassia yang masih kosong—wanita itu mungkin sedang di toilet atau mengambil berkas—Max masuk ke ruang eksekutif dan duduk di kursinya.

Ia menatap layar laptop yang masih gelap. Lalu dia sekat kaca transparan yang menghubungkan ruangannya dengan ruang sekretaris.

Tak lama, Cassia masuk dengan membawa kopi untuk Max dan meletakkannya di meja. “Maaf, Tuan. Sedikit terlambat.”

“Kau bersama Bryan tadi?” tanya Max tanpa basa basi. Dia tak mau mati penasaran.

Cassia sedikit terkejut, tapi kemudian mengangguk ragu.

“Kalian berpacaran? Sejak kapan?”

“T-tidak, Tuan. Tidak seperti itu. Dia … dia menemaniku di pesta malam itu. Kau tidak datang, jadi dia menemaniku agar aku tak canggung dan tersesat sendirian.”

“Lalu?” tanya Max lagi.

“Lalu? Lalu apa maksudnya?” tanya Cassia bingung.

“Lalu setelah pesta itu kalian pergi bersama dan …”

Cassia melebarkan matanya. “T-tidak. Kami tidak seperti itu. Dia hanya mengantarku dan ingin berteman denganku. Hanya itu saja.”

“Itu aneh … aku curiga padanya. Dia tidak sedang merayumu, kan?”

Cassia menggigit bibirnya. “Tuan … ini bukan urusan pekerjaan.”

“Aku hanya penasaran. Jawab aku. Dia merayumu? Kau tak takut dia mempermainkanmu?”

“Dia hanya bilang … dia suka padaku. Aku … aku juga tak percaya begitu saja. Aku cukup bisa menjaga diriku.” Cassia menunduk.

“Baguslah, jangan terlalu percaya pada pria. Semua otak pria itu sama, hanya ranjang. Kembalilah bekerja,” kata Max.

Cassia mengangguk dan berbalik pergi.

1
Adam Markelov izaan
 🌷🌸🌷🌸
🌸🌷🌸🌷🌸
Λ🌷🌸🌷🌸🌷
( ˘ ᵕ ˘🌷🌸🌷
ヽ つ\ /
UU / 🎀 \
⬜🟥⬜⬜⬜🟥⬜
🟥🟥🟥⬜🟥🟥🟥
🟥🟥🟥🟥🟥🟥🟥
⬜🟥🟥🟥🟥🟥⬜
⬜⬜🟥🟥🟥⬜⬜
⬜⬜⬜🟥⬜⬜⬜
Adam Markelov izaan
⬜🟥⬜⬜⬜🟥⬜
🟥🟥🟥⬜🟥🟥🟥
🟥🟥🟥🟥🟥🟥🟥
⬜🟥🟥🟥🟥🟥⬜
⬜⬜🟥🟥🟥⬜⬜
⬜⬜⬜🟥⬜⬜⬜
 🌷🌸🌷🌸
🌸🌷🌸🌷🌸
Λ🌷🌸🌷🌸🌷
( ˘ ᵕ ˘🌷🌸🌷
ヽ つ\ /
UU / 🎀 \
☆€£i$@☆🐈🐱
langsung maraton baca ini 2 hari,,tapi senengnya klau baca udah banyak,,ga di gantung nungguin up,,kemarin baca Cassia sama Max puas banget🥰🥰🥰
☆€£i$@☆🐈🐱
kak saya ketinggalan karya kka yg ini,,,biasanya suka ada notif kalau ada karya Author fav,,eh tumben ga ada,,baru ada notif karya yg satu lagi,,,malah selama ini bolak balik,,nungguin Dash❤️Terra,,sama Jovan❤️Amora,,,pengennya lanjutin juga🤭,,,tapi semua karya kka luar biasa🥰🥰,,,cuma karya kak Zarin yg ga pernah saya skip,,kalau yg lain2 suka skip klau dramanya udah kaya sinetron,,,semangat terus kak,,saya ngikutin terus walau cuma di nt sama Fi×zo,,yg berbayar ga sanggup🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
HR_junior
duh si pengangguran datang tak kirain si herly mmlah si clarissa
☆€£i$@☆🐈🐱
tapi emang lo,,,walau saya ga punya insomnia,,kalau suami ga ada,,jadi susah tidur😔😔karena mungkin kalau ada kita merasa nyaman,,sama kaya Mira
safaana
setelah sekian purnama knpa harus muncul tu nenek sihir ngapain lagi,
Una_awa
untung nya ada Marco, jadi si Clarissa gak bisa mengintimidasi Mira
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
mimief
pantes..bukan ank kandung nya
mknya tega🥹🥹
mimief
😍😍😍😍🫰🫰🫰
Lina Cuang
lanjut
Lina Cuang
pengacau datang
Rudy satria
usir marc perempuan itu tidak baik,dia juga musuh bapakmu,ko aku kangen Ama bapaknya Marco ya😅😅
hadirkan Thor sesekali😄
Melia Gusnetty
aaiiiss...nongol pl mak lampir...😏
tau mira dh sukses pasti dia akan memeras mira..dgn alasan balas budi krn telah membesar kn nya dn mendidik kn nya...😏😏😏
Eli Rahma
obat manjur
Eli Rahma
si perusuh dtg
Sri Nurjannah
nyanyiin lagu kicau mania aja marc wkwk
Nuryani Zidni
novel ka zarin semuanya the best ceritanya seru gk bertele tele ,,,no pelakor,,gk ada tuh cerita kaya ikan terbang ,semua novel dia sudah ku baca dan gak ada yang gak aku suka😍
Nurhartiningsih
mau Meres mirab kali.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!