NovelToon NovelToon
Istri Buta Presdir Dingin

Istri Buta Presdir Dingin

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Masokisme / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 5
Nama Author: oniya

Menikah bukan karena terpaksa, bukan karena keinginan orangtua, bukan karena adanya hutang, juga bukan karena keuntungan bisnis semata. Tetapi karena ....

Kaili adalah seorang gadis yang memiliki keterbatasan, yaitu tidak bisa melihat. Kaili terpaksa menikah dengan Presdir Lee yang terkenal akan kekejamannya.

Tak ingin membantah Sang Daddy, Presdir Lee terpksa menikahi Kaili yang sama sekali tidak dia cintai. Ketika menikahi Kaili, ternyata Presdir Lee telah menikah lebih dulu dengan kekasihnya yaitu, Yuki. Pernikahan keduanya diketahui oleh semua anggota keluarga dari pihak Presdir Lee. Bahkan, Tuan Shilin merestui keduanya.

Lantas, kenapa Tuan Shilin menikahkan kembali Putranya dengan seorang gadis buta seperti Kalii? Misteri apa yang sebenarnya dia sembunyikan?
Lalu bagaimana sulit kehidupan Kaili selanjutnya? Akankah Presdir Lee mau menerima Kaili sebagai istri? Akankah tumbuh benih-benih cinta antara keduanya?

Sekuel : My Boss Is My Husband

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IBPD BAB 05

Tiga hari berlalu, itu artinya—hari ini adalah hari pernikahan antara Kaili dan Presdir Lee.

Kini, semua mata hanya tertuju pada Kaiili yang berjalan pelan menuju Presdir Lee yang sudah menunggunya didepan sana.

Gaun tanpa lengan berwarna putih, terlihat begitu indah melekat ditubuh ideal Kaili. Berlian putih yang berjejer di gaun, memancarkan kelap-kelip ketika berpantulan dengan cahaya lampu. Batu mulia yang tersebar disetiap sudutnya semakin menambah kemewahan serta keanggunan seorang Kaili.

Bak Putri dari negeri dongeng, Kaili berhasil membuat seorang Presdir Lee terdiam tanpa mengedipkan matanya—karena kagum. Lihatlah bagimana matanya tak berpaling dari Kaili yang benar-benar tampil begitu anggun. Kecantikkannya benar-benar terpancar, padahal MUA hanya menaburkan make-up natural diwajah Kaili. Bahkan, MUA tidak mengaplikasikan foundation di kulit wajah Kaili—karena kulit Kaili begitu putih bersih, tidak ada sedikitpun noda atau jerawat yang harus disamarkan.

Rambutnya di capol—dengan tetap membiarkan sedikit anak rambut terurai indah disisi kiri dan kanan, agar tetap memperlihatkan sisi naturalnya.

"Bagaimana bisa tubuhnya seindah itu. Benar-benar membutakan iman," batin Presdir Lee sambil terus menatap kagum Kaili yang kini telah berada tepat dihadapnnya.

"Lee, berhenti melihat itu. Segera bawa istrimu menuju altar," bisik Nyonya Aeri yang menuntun Kaili.

"Ah, iya Mommy." Jawab Presdir Lee, akhirnya tersadar dari lamunannya.

Nyonya Aeri mengulurkan jemari Kaili ke tangan Putra tercintanya. Lalu segera berlalu sambil menyeka air mata harunya.

Perlahan, Presdir Lee menggandeng jemari Kaili menuju Altar.

Setelah pengucapan janji suci. Kini, kedua sejoli yang baru saja saling mengenal itu, telah sah menjadi pasangan Suami dan Istri.

"Cium, cium, cium." Begitu tentunya teriakan para tamu—yang telah di provokasi oleh sang Mommy yaitu Nyonya Aeri.

Kaili tampak begitu terkejut kala Presdir Lee menarik pinggang rampingnya, dan memeluknya erat. Perlahan, Presdir Lee mendekatkan wajahnya ke wajah cantik Kaili. Kaili hanya pasrah, dan membiarkan apa yang dilakukan oleh Predir Lee terhadap bibir ranumnya.

Karena ini pertama kalinya bagi Kaili. Dia tampak tidak nyaman kala merasai hangat serta kenyalnya bibir sensual Presdir Lee yang menempel sempurna di bibirnya. Kaili tak membalas dan tampak sangat kaku.

"Jangan harap aku akan menjadi Suami yang baik untukmu. Jangan harapkan rumah tangga yang sempurna denganku, karena aku—tidak akan pernah mencintaimu. Dasar gadis buta." Bisik Presdir Lee membuat Kaili merinding. Kala napas Presdir Lee menyentuh lembut kulitnya membuat telinganya memereh.

Hancur sudah hatinya, hancur sudah harapannya, hancur sudah seluruh tatanan hidup yang telah dia susun. Bukan seperti ini yang Kaili inginkan. Dia sungguh tidak menginginkan semua ini terjadi. Dia hanya ingin menikah dengan seorang lelaki baik, tidak perlu kaya dan tampan. Hanya lelaki sederhana yang mau menerima dia apa adanya.

Namun, apa yang terjadi saat ini. Bukanlah yang dia inginkan. Tidak pernah terpikirkan sekalipun—bahwa dia akan menikah dengan seorang lelaki yang tidak menerima Kekurangannya apalagi mencintainya. Kesalahan apa yang dia lakukan di masa lalu, hingga takdirnya kini begitu menyedihkan. Dengan gerakan cepat, Kaili menyeka kasar setetes air mata yang tiba-tiba meluncur.

Kini, Kaili berusaha menyebarkan senyuman manisnya—ketika menyalami satu persatu tamu yang memberikan ucapan selamat.

"Selamat, Lee. Berbahagialah bersama Istrimu." Ucap Dokter Ling tulus.

"Terima kasih, Ling. Kau juga cepatlah menyusul." Goda Presdir Lee.

"Seorang Dokter sepertiku—terus sibuk menyembuhkan orang sakit. Cukup susah untuk mencari pasangan." Jawab Dokter Ling.

"Semoga kelak kau akan dipilihkan Istri yang sempurna oleh Daddy Shimming. Jangan sepertiku, menikahi gadis buta." Sindir Presdir Lee membuat Kaili menghembuskan napasnya, berusaha menahan air matanya.

"Aku suka perempuan yang sempurna dari dalam. Aku tidak akan mempermasalahkan fisiknya." Jawab Dokter Ling tenang.

"Sok bijak sekali dirimu, Boy," saut Chin yang juga sahabat dekat Presdir Lee. Sama seperti Daddy-nya yang dulunya mantan Cassanova. Maka, tak salah bila anaknya yaitu Chin—juga seorang Cassanova.

"Cari perempuan itu, yang penting cantik, hatinya itu bonus. Kalau hatinya jelek, yasudah campakkan dia. Masih banyak perempuan lainya." Seru Chin membuat Dokter Ling menggelengkan kepalanya. Tak habis pikir dengan jalan pikir sahabat satunya itu. "Btw, Istrimu cantik, Boy. Tidak bisa melihat bukan masalah, yang terpenting itu body-nya goal." Sambung Chin sambil menatap Kaili dari atas sampai bawah.

"Bangsat kau!" Umpat Presdir Lee.

"Selamat atas pernikahanmu Nona Kaili yang cantik dan mempesona." Ucap Yuki lengkap dengan ekspresi manja-nya.

"Terima kasih." Jawab Kaili pelan—hampir tak terdengar.

"Sayang, walau kau sudah menikah lagi. Jangan lupakan aku Istrimu juga." Bisik Yuki lembut di telinga Presdir Lee yang tak lain adalah Suaminya sendiri.

Yuki adalah seorang model dari Paris. Namun, dia asli asal China. Dua tahun belakangan, Yuki dan Presdir Lee sudah melakukan pernikahan secara diam-diam. Hanya diam-diam dari publik. Sedangkan seluruh keluarga dari pihak Presdir Lee mengetahui semua itu. Tuan Shilin tidak menentang pernikahan antara Putrannya dan Yuki. Yuki sendirilah yang tidak ingin mempublikasikan pernikahannya, karena tidak ingin kehilangan karir cemerlangnya. Hanya Nyonya Aeri dan adik angkat Presdir Lee yaitu Yeji yang menentang pernikahan—karena keduanya tidak menyukai Yuki.

Yuki adalah model yang hidup seorang diri. Tidak ada satupun keluarga disisinya. Baginya, karir dan uang adalah nomor satu.

Jika semua keluarga sudah mengetahui bahwa Presdir Lee sudah mempunyai Istri. Lalu, mengapa mereka Menikahkan lagi Putranya dengan seorang gadis buta. Apakah sebenarnya yang mereka sembunyikan.

"Jangan mencintai wanita lain selain aku," pinta Yuki lembut.

"Tenang saja, Sayang. Aku hanya akan mencintaimu, jangan mengatakan hal menjijikan dengan mengatakan kalau aku akan mencintai gadis buta itu." Ucap Presdir Lee, lagi dan lagi membuat Kaili begitu terluka.

"I-istri. Ya Tuhan, apakah aku sudah menikahi lelaki beristri. Sungguh kejam takdir ini Ya Tuhan." Batin Kaili Frustasi. Meski hatinya sakit, namun sekuat tenaga Kaili menahan tangisnya, dan terus tersenyum paksa kala menyambut uluran tangan para tamu undangan.

Sudah larut malam, para tamu undangan berangsur pulang kekediaman masing-masing. Kini, Kaili telah berada di dalam kamar Presdir Lee yang berada di lantai 4.

"Kamu harus ingat ya, Sayang. Adikmu Jia tidak mungkin lagi membuatkan susu vitamin ini untukmu. Maka dari itu, kau harus menyiapkannya sendiri mulai sekarang. Dua kali sehari, kau harus ingat itu—agar matamu semakin membaik. Kalau habis, jangan lupa hubungi Ibu. Ibu akan mengirimnyakanya lagi untukmu. Oke, ingat pesan ibu, Ya. Sayang." Jelas Nyonya Howin.

"Iya, Ibu. Aku ingat. Terima kasih untuk semuanya." Ucap Kaili tulus.

"Apapun untukmu, Sayang. Kalau begitu Ibu dan Jia akan pulang sekarang juga." Pamitnya sok akrab.

"Iya, Kak. Selamat menempuh hidup baru kakak Sayang. Berbahagialah." Saut Jia ingin muntah dengan ucapannya sendiri.

"Terima kasih, Jia." Jawab Kaili tulus.

"Selamat tinggal, Kak." Pamit keduanya. Dibalas lambaian tangan oleh Kaili. Padahal jelas kedua Ibu dan Anak itu tengah mencebikkan bibirnya ke arah Kaili.

***

"Jangan mencintainya, jangan menyentuhnya, apalagi membuatnya hamil. Kau mengerti maksud Daddy bukan? Cukup hargai dia, rawat, dan jaga dia baik-baik. Daddy harap kau bisa menjaga napsu-mu." Ucap Tuan Shilin mengingatkan keras Putrannya.

"Tentu saja aku tidak akan mencintainya, Menyentuhnya, apalagi sampai menghamilinya. Daddy tenang saja, aku masih waras. Dan aku masih sangat mencintai Yuki. Aku tidak akan menyentuh gadis buta itu." Jawab Presdir Lee yakin.

1
Rut Lamrorejeki
bisa ga sih, pemain utama ceweknya jangan terlalu lemah
greget ihkkkk😡
Whi Tut
mundurrrrr
Dewi Herlinda
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
ini mah happy-sad ending ya kak..
happy ending buat pasangan Lee - Kaili..
tapi sad ending buat Shilin - Aeri.. 😭😭😭
ya walopun emang Aeri udah cukup berumur dan memang mungkin sudah waktunya pulang, tapi tetep aja nyesek bacanya kak..,😭😭😭

sehat2 terus ya kak..
tetap semangat untuk berkarya.. 😘🥰🤩😍
Dyah Oktina
kayaknya lee sakit jantung ya... dan rencananya kaili yg cocok jd donor nya.. makanya d nikahin.. u jd tumbal
Dyah Oktina
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Dyah Oktina
Luar biasa
💠||ʀɪɴ
jujur gue nggk rela klo si Aeri yg meninggoy tapi ya mau gimna ... kan takdirnya si Aeri di tangan author nya
💠||ʀɪɴ
setelah tau kebenarannya baru nyesel kan!? Huh! rasanya ingin gue depak smpe keluar angkasa Lo tuan lele/Angry/
Minthil She Judhezt
Daddy mertua minta d timpuk biar sadar Thor
Minthil She Judhezt
ngilu2 sedap
Mbak Ciput
fr
Aeleen Wibu
cakep
Engelin Karundeng
Luar biasa
Nur Lizza
semangat athor karya mu bagus bagus😊
Nur Lizza
ya uda tamat aja.
mslh yuki aja blm selesai kok dh tamat
Nur Lizza
rasakn km shilin.kehilngn yg sngt kau cintai sakit bukan begitu jg ank mu dn cucu mu jk kau korbankn kai
Nur Lizza
lanjut
Nur Lizza
smg bkn kai yg donor jantungny.
krn pd kejadian itu kai pergi sm tuan garod
Nur Lizza
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!