NovelToon NovelToon
Tak Seindah Mutiara

Tak Seindah Mutiara

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:860.5k
Nilai: 5
Nama Author: meliani

"Siapa bilang Mutiara selalu indah berkilau?
Tidak, aku menggeleng. Mutiara yang kumiliki menyakitkan. Bahkan dalam keadaan tak tersentuh sekalipun. Apalagi seandainya bila aku menyentuhnya? Pasti kilauannya membuat kedua mataku buta." Jimmy~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

See my eyes

"Kamu sudah cuti selama seminggu," ucap Mutia, tapi takut untuk melanjutkan kalimatnya lagi.

Sudah dari kemarin, dia bertanya-tanya sendiri. Kenapa Jimmy tak kunjung masuk kerja? Kenapa cutinya terlalu lama? Apa tidak takut bila ditegur oleh atasannya? Mutia tidak mau, hanya karena dirinya Jimmy bisa sampai di ... ya, paling buruknya diberhentikan sepihak.

"Kenapa?" tanya jimmy kemudian duduk disebelahnya.

"Nggak pa-pa..."

"Mas nggak mau menyia-nyiakan waktu ini. Karena bisa jadi.. besok kita nggak bisa seperti ini lagi."

Mutia menoleh menatap bola mata Jimmy yang sendu. Jimmy juga tidak tahu kan, rencana ini berhasil membuat Mutia untuk tetap tinggal atau bahkan tetap kekeh untuk pergi.

"Sudah-lah, stop bahas perpisahan. Mas nggak mau. Bahas yang lain saja..." Jimmy merengkuh tubuh istrinya ke dalam pelukannya. "Apa kamu nggak mau melihatku?"

"Nggak. Buat apa dilihat?"

"Coba lihat sini?"

"Sukanya maksa gitu ihh..."

"See my eyes," (lihat mataku.)

"Apa sih?"

"Ya lihat aja,"

Mutia mencoba memberanikan diri mendongak dan menatap mata itu dan terdengar suara jantung yang sangat memburu.

"Kamu deg-degan."

"Enggak!" elak Mutia.

"Yaah, salting."

Mutia memalingkan wajahnya cepat. "Apaan sih sukanya goda-godain orang melulu!"

"Sini nih, lihat foto pernikahan kita..." Jimmy membuka-buka galery untuk ditunjukkan kepada Mutia. Perempuan itu menarik sudut bibirnya saat Jimmy menggeser satu persatu keseluruhan foto.

"Kyaaaa ampun deh dimana-mana ada Emon hahaha..." Mutia baru tahu bahwa ada foto Emon dengan dirinya yang sedang berpose centil disana.

"Happy anniversary, sayang!"

Mutia berdehem untuk menormalkan tenggorokannya yang terasa tercekat. "I-iya, happy anniversary juga Mas Jim..."

"Semoga langgeng sampai maut memisahkan."

Ucapan Jimmy lantas membuat Mutia menatapnya kebingungan. Bagaimana ceritanya kalau sudah begini?

***

"Dek, Mas berangkat dulu ya? Hati-hati dirumah. Kunci pintu depan kalau kamu mau tidur siang." pesan Jimmy.

"Iya," jawab Mutia singkat kemudian bertanya. "Mas Jimmy berangkat sepagi ini? emm maksudku, Mas Jimmy mau kemana?"

"Mau cek gudang."

"Gu-gudang apa?"

"Gudang tua."

"Nggak lucu!" cebik Mutia.

"Nanti kalau sudah selesai, aku langsung pulang. Mas tahu kamu nggak bisa ditinggal terlalu lama 'kan?"

"Nggak! Pedenya kelewatan!"

Jimmy terkekeh, kemudian mengulurkan tangannya. "Salim! Biar dapat pahala." Setelah salim, "cium juga!" Dengan menahan malu Mutia terpaksa mencium pipi kanan Jimmy. "Sekarang tinggal kiri biar adil," Mutia menghentakkan kakinya kesal. "Nah sudah, sekarang tinggal bibirnya!" titah Jimmy yang terakhir membuat Jimmy mendapat jeweran di telinga. "Aaaaaa!"

"Dikasih hati minta ampela!" ujar Mutia memberengut.

"Bay sayang, jangan merindukanku!" Jimmy buru-buru masuk kedalam mobil.

Jimmy memang tidak bohong. Hari ini Jimmy memang akan melakukan pengecekan gudang. Dia akan mengontrol apa saja stock yang telah menipis sehingga dia bisa menghubungi supliernya agar mereka menambah stock yang tersisa disana.

Menurut laporan, bertepatan dengan hari valentine atau hari kasih sayang, mereka menyadur kontan, pesanan buket bunga bisa meningkat drastis sampai dua puluh kali lipat dan membuat semua dekorator, perangkai, gardener, sampai semua orang yang bekerja di sana begitu kelelahan. Dan sepertinya, bonus akan tiba hari ini dari tangan Jimmy langsung.

Berkat bantuan dari Vano yang pernah merekomendasikan 'Jims flowers' kepada relasi-relasi bisnisnya, usaha Jimmy florist berkembang semakin pesat. Dia sudah mulai menjalin kerja sama dengan event organizer, wedding organizer, maupun hotel-hotel besar di kota ini. Tak ayal, beberapa bulan terakhir, jumlah karyawan semakin bertambah.

***

To be continued.

Note : florist adalah pengalaman kerja authornya wkwk.

Susulannya nanti siang ya, Ana ngantuk bgt.

1
Ibelmizzel
dasar pelacur laknat.
Edah J
Ceritanya bagus tidak berbelit Belit karena sdh end jd bacanya cuma 2hari
thank author novelnya kereeeeen 👍👍👍
sukses terus yaa😊
Edah J
Emang sih firasat ibu terkadang lebih tajam
Edah J
ohh begitu yaa
Edah J
nyesel kan Lo😏
Edah J
Apa frans akan dendam
Edah J
So mut mut
Edah J
Istri yang g ada akhlak 😁😁😁
Edah J
Agaknya sedikit rese nie si mut mut🙁
Edah J
like ahh👍
Edah J
Aku engap,sesek nie napas 🙁
Edah J
Hadirr☝️☝️☝️
tp sdh ada yg nyesek didada🙁
ibah
Candu bangaat baca karya othor yg satu ini,😘
sayangya aku baru Nemu novel ini..Sukses terus Kaka othor 😍
Ana_: terima kasih kak❤😙
total 1 replies
Hr sasuwe
suka ceritanya ngena banget tuh
Hr sasuwe
suka critanya
Hr sasuwe
sedih lo dengerin penyesalan mutia nyesek banget bgitu mutia berusaha buat ikhlas
Ekawati Hani
Sosok Jimmy👍👍👍
tidak mau membahas masa lalu.
Ekawati Hani
Ini hukuman buat mutia belum selesai.
Ekawati Hani
Karma buat mutia
Ekawati Hani
Akhirnya Jimmy bersikap tegas👍
nyesek berada diposisi Jimmy😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!