NovelToon NovelToon
Kultivator Iblis

Kultivator Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Ahli Bela Diri Kuno / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yusub Gultom

Kebencian adalah awal dari kehancuran yg akan ku persembahkan kepada langit, dendam yg terpendam akan ku ukir setajam pedang pusaka, terkadang takdir memang sungguh lucu, dengan sebilah pedang di tangan akan ku tunjukkan kepada langit , dengan sebilah pedang di tangan aku akan menentang takdir langit, dengan sebilah pedang akan ku hancurkan para dewa, dengan sebilah pedang akan ku ukir namaku, dengan sebilah pedang di tangan akan ku ukir namaku sebagai legenda kultivator iblis, kultivator yg paling menakutkan dan paling kejam yg pernah ada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yusub Gultom, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. Salah Paham

"Kultivator itu memang hebat Tuan, namun tidak mempunyai keterampilan tentang segel, sehingga dia tidak mampu mencabut batu tersebut."

Patrik Xu Hao mendesah, dia mengenang kejadian setiap munculnya iblis. Setiap tahun dia selalu tertekan dan was-was menantikan munculnya iblis di tempat itu.

"Kemana Leluhur sekte ini Patrik Xu."

Xuan heran seharusnya sekte hutan larangan memiliki leluhur, karena sudah berdiri ratusan tahun.

"Kami memiliki artefak jika keadaan kami tidak memungkinkan melawan iblis yang muncul, namun jika kami membiarkan iblis itu, ribuan penduduk yang tidak berdosa akan menjadi korban. Ketika terdesak, setiap patriark sekte ini selalu mengorbankan nyawa untuk mengusir iblis dari kekaisaran ini, sehingga sekte hutan larangan tidak memiliki Leluhur."

"Patrik Xu, aku mengerti penderitaan sekte ini. Selama ratusan tahun kalian menjadi tumbal dunia yang kejam ini. Bahkan Kaisar dari kekaisaran selatan ini sepertinya tidak tau penderitaan sekte ini. Perbaiki lah sekte ini, berikan sedikit santunan kepada para korban, aku akan pergi," Sambil memberikan cincin Penyimpanan.

"Terimakasih Tuan atas bantuan anda." Ucap Patrik Xu setelah memeriksa cincin pemberian Xuan. Tiba-tiba dia tercengang.

Patrik Xu hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil menghembuskan nafasnya. Dia berpikir kultivator bertopeng emas bisa membantu setidaknya memperkuat segel batu hitam itu.

Ketika Xuan akan pergi, mereka semua menatapnya dengan tatapan sedih dan tak berdaya, mereka merasa dunia ini terlalu kejam khusus untuk sekte mereka.

Xuan menatap mereka semua, dia melihat kesedihan yang mendalam dari wajah- wajahnya saja. Xuan pergi dan akan membawa batu hitam itu bersamanya, agar iblis tidak muncul lagi kedepannya.

Mereka semua menyaksikan Xuan terbang kearah berlawanan dari batu hitam itu. Meraka semakin yakin bahwa kultivator bertopeng emas itu memang benar-benar ingin pergi, namun beberapa saat kemudian mereka melihat Xuan berbelok kearah batu hitam tersebut.

"Apa yang terjadi? Apakah pahlawan kita suka bercanda?"

Patriark Xu langsung menuju batu hitam tersebut dan mengajak puluhan tetua bersamanya. Meraka menyaksikan Xuan menyegel batu hitam itu dengan tatapan kagum.

"Batu sialan, gara-gara kau, puluhan ribu manusia menjadi korban. Aku akan mengambil mu dan akan membawamu bersamaku."

Xuan memperhatikan batu hitam itu mirip seperti lesung dan hanya tergelatak begitu saja, namun dia tau mengambil batu tersebut bukanlah hal mudah. Dia juga merasakan aura iblis yang begitu pekat keluar dari batu tersebut. Dia menyegel batu itu dan akan mengambilnya.

Puluhan rantai-rantai raksasa keluar dari kehampaan melilit batu hitam yang mirip lesung itu. Xuan mengarahkan seluruh energinya, dia berusaha sekuat tenaga dan mencabut paksa batu tersebut namun batu itu tidak bergerak satu inci pun.

"Patrik Xu, panggil semua Tetua sekte ini dan bantu aku mencabutnya."

"Baik Tuan," Patriark sekte hutan larangan memanggil puluhan tetua dan ratusan murid.

Mereka menyalurkan energi ke punggung Xuan untuk mencabut batu hitam itu, namun batu hitam itu tidak bergeming. Xuan memaksakan kekuatannya dan kekuatan darah Dewa dan darah iblis di tubuhnya. Dia memuntahkan darah Beberapa kali dari mulutnya, energinya perlahan-lahan berkurang drastis. Beberapa detik berlalu dan Xuan masih bertahan walaupun dia terluka parah, pada akhirnya batu itu perlahan-lahan bergerak. Melihat itu, patriark Xu memanggil semua penghuni sekte hutan larangan.

Setelah ribuan orang membantu, Akhirnya batu hitam itu terangkat dari tempatnya dan Xuan langsung memasukkan batu hitam itu kedalam cincin segel benua. Dia mengirim suara telepati kepada Elang Merah agar mengurusnya.

Setelah selesai mengambil batu hitam itu sorak-sorai memenuhi sekte hutan larangan, mereka merasakan kegembiraan yang luar biasa. Namun tidak dengan Xuan, karena memaksakan kekuatannya, penglihatannya seketika menjadi kabur dan dia terjatuh dan pingsan.

"Apa yang terjadi?"

"Tuan ...!"

"Patriark, pahlawan kita sepertinya kehabisan energi."

Semua penghuni sekte hutan larangan seketika menjadi panik dan langsung memberikan pertolongan. Mereka membawa Xuan ketempat yang aman dan memeriksanya.

"Tetua Xu, Tetua Hu, Tetua Song, Tetua Wu. Cari tabib di seluruh kekaisaran ini, cepat. Aku tidak mau pahlawan kita terluka dan kita harus mengetahui apa yang terjadi." Perintah patriark Xu panik.

Baik Patriark, para tetua itu memberi perintah kepada murid-murid yang masih strong dan menyuruh mereka berpencar untuk mencari tabib di seluruh kekaisaran selatan jika tidak ketemu yang lebih dekat.

Setelah puluhan orang pergi, beberapa jam kemudian tiba-tiba ratusan kultivator datang dari berbagai arah dan akan menghancurkan sekte hutan larangan. Namun mereka menyaksikan hutan larangan telah porak poranda. Hanya menyisakan beberapa bangunan yang berdiri.

"Apa yang terjadi?"

"Kenapa sekte ini malah hancur terlebih dahulu sebelum kita menghancurkannya?"

"Siapa yang menghancurkan sekte ini?"

Beberapa Leluhur bertanya-tanya, mereka malah tercengang setelah tiba di sekte hutan larangan. Namun mereka ingin meminta penjelasan, kemarahan mereka sepertinya belum mereda.

Puluhan leluhur, patriark sekte, ketua klan dan bahkan Kaisar Kun dan beberapa Jendral datang mendekat.

"Xu Hao, keluar!"

Matrik sekte salju berteriak dengan penuh kemarahan, Bahkan badai salju hampir saja membekukan pemukiman yang telah porak-poranda tersebut.

"Eh, apa yang terjadi, kenapa semua orang datang ketempat ini?"

Tubuh Patrik Xu bergetar, dia merasakan tengkuk lehernya menjadi dingin. Dia memberi salam kepada semua orang.

"Jangan pura-pura bodoh Patriark jahanam! Beberapa jam yang lalu, seorang pemuda yang mengaku dari sekte hutan larangan mengatakan sekte ini mendapat serangan dari iblis. Pemuda itu meminta tolong pada kultivator bertopeng emas. setelah itu, pemuda itu malah menculik putriku yaitu Qin Zhi, katakan alasan yang tepat."

Matrik sekte tebing salju sangat marah begitu juga dengan para Leluhur lainnya. Meraka sangat marah karena merasa di permainkan.

"Leluhur, kami memang mendapat serangan dari iblis beberapa jam yang lalu dan kultivator bertopeng emas datang membantu. Namun, kami tidak pernah menculik putri sekte tebing salju, bahkan kami tidak meminta pertolongan kepada siapapun." jawab Patrik Xu panik.

"Jangan membual Patrik Xu, apakah kamu ingin melihat kemarahan semua orang?"

"Aku tidak membual Leluhur, kalian semua tau bukan, bahwa sekte kami di dirikan oleh kultivetor hebat sekitar 500 tahun yang lalu. Tugas sekte kami hanya memastikan iblis tidak membuat kekacauan di kekaisaran selatan ini. Bahkan beberapa jam yang lalu ratusan murid-murid sekte ini tewas mengenaskan karena ikut menghadang iblis yang muncul, namun kalian kemana? setiap tahun sekte ini selalu berkorban, apakah kalian tidak tau atau pura-pura tidak tau?"

"Sekarang kalian muncul dan ingin menghancurkan sekte hutan larangan. Bahkan kultivator bertopeng emas datang membantu dan beliau masih pingsan di sana. Soal Qin Zhi, putri Matrik sekte salju, kami tidak ada hubungannya dengan itu. Saya pastikan bahwa sekte kami tidak meminta pertolongan pada siapapun."

Patriark Xu tidak berniat meladeni mereka semua karena hanya mengatakan omong kosong. Dia pergi dari tempat tersebut namun dia berhenti di tempatnya ketika Xuan datang kearahnya.

"Patrik Xu, apa yang terjadi? Kenapa semua berkumpul di tempat ini? Tanya Xuan.

"Tuan, syukurlah anda telah bangun, begini Tuan, mohon maaf sebelumnya, kami tidak pernah meminta tolong kepada anda. Sekte kami selalu menghadapi musibah ini walaupun kami semua harus mengorbankan nyawa. Ketika ada yang meminta tolong kepada anda sebelumnya itu bukan perwakilan dari sekte hutan larangan. Saat anda menuju wilayah ini yang meminta pertolongan kepada anda malah menculik Nona Qin Zhi dan membawa gadis itu."

" Apa...?"

" Darimana para sampah itu bersalah?"

Matrik sekte salju memberikan sebuah lencana kepada Xuan." An'er, ini adalah lencana klan Mo dari kekaisaran timur. Aku mendengar kalian membunuh dua pria tua di kota pelabuhan beberapa waktu lalu. Pria tua bernama Tai Chi adalah leluhur klan Mo. Pria bernama Da Li adalah Leluhur Klan Mu di kekaisaran Utara. Selamatkan Zhi'er, aku mohon. Aku merestui hubungan kalian." Ucap matrik sekte tebing salju dengan sedih.

"Baik Bu, aku akan membawa Zhi'er pulang. Terimakasih atas restunya. Aku akan melamar Zhi'er setelah aku membawanya pulang."

1
Ronggo Lasem
Mampir nih
Yusub Gultom
ok kita saling support
Laksmi Harsa
hi kak... aku mampir nih, yuk saling support. Bantu baca karya aku, siapa tau kakak suka. Dan jangan lupa tinggalkan sarannya yaa kak... jika ada part yang kurang pas ☺️🙏
CNNTAYY: akuu juga tolong mampir yaa kenovel ku💗💗
total 2 replies
Yusub Gultom
Ayo teman-teman bantu dong penulis serampangan ini, ini kontrak pertamaku, aku ingin masukan dari teman teman, 🙏🙏🙏, bantu like, komen, subscribe, agar aku lebih semangat update tiap malam, tanpa di like pun aku semangat apa lagi ada support dari kalian
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!