NovelToon NovelToon
Douluo : Legenda Dai Raven

Douluo : Legenda Dai Raven

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Reinkarnasi / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:11.6k
Nilai: 5
Nama Author: RavMoon

Terlahir kembali di Benua Douluo sebagai Dai Raven, Pangeran Keempat dari Kekaisaran Bintang Luo, bukanlah sebuah keberuntungan. Di dunia di mana saudara kandung harus saling membunuh demi tahta, Raven tahu bahwa menjadi "lemah" berarti kematian.
​Tanpa bakat luar biasa di awal dan tanpa perlindungan, Raven hanya memiliki analisis dingin dan kenangan dari kehidupan sebelumnya. Namun, segalanya berubah saat ia membangkitkan sebuah kekuatan yang belum pernah terlihat di sejarah keluarga Dai: Kunci Energi Alien Harimau Putih.
​Bersama dengan Sistem Buku Harian yang misterius, Raven mulai menulis ulang takdirnya sendiri.
​"Jika hukum Bintang Luo menuntut pertumpahan darah antar saudara, maka aku akan menjadi orang yang menghancurkan hukum itu. Jika Dai Mubai melarikan diri, maka akulah yang akan berdiri di depan Zhu Zhuqing."
​Seorang pangeran yang tenang, analitis, dan tak kenal ampun kepada musuh, namun sangat protektif (bucin) kepada gadis yang ia cintai. Raven tidak ingin menjadi dewa,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RavMoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amarah Sang Permaisuri Es; Siapa "Loli" yang Kau Sebut Pendek?

Utara Jauh (Far North).

Bing Di (Permaisuri Es) sedang dalam perjalanan menuju istana Xue Di ketika langkahnya tiba-tiba terhenti. Wajahnya yang cantik seketika memerah padam, bukan karena dingin, melainkan karena rasa malu dan amarah yang meledak setelah membaca baris terakhir di buku harian Raven.

"Loli berambut hijau yang legal?! Apa maksudmu dengan sebutan itu, manusia sombong!" teriak Bing Di dalam hati. Meskipun ia tidak sepenuhnya paham istilah "loli", indra keenamnya sebagai raja binatang buas mengatakan bahwa Raven sedang menilai fisiknya secara visual.

Terlebih lagi, Raven membandingkannya dengan Xue Di (Permaisuri Salju) yang disebut sebagai "Wanita dewasa berambut putih". Bagi Bing Di, perbandingan ini jelas: Raven menganggapnya pendek dan bertubuh rata dibandingkan dengan Xue Di yang tinggi dan anggun!

"Berani-beraninya kau menghinaku! Jika kau berani menginjakkan kaki di padang es ini, aku akan memastikan kau membeku menjadi patung abadi sebelum sempat melihat rambut putih Xue Di!" Bing Di menggertakkan gigi harimaunya yang kecil, tampak sangat menggemaskan namun mematikan. Ia mempercepat langkahnya, ingin memastikan apakah Xue Di juga memiliki buku harian yang "kurang ajar" ini.

Hutan Besar Star Dou – Danau Kehidupan.

Jin Ni (Singa Emas Bermata Tiga) menatap Di Tian dengan mata vertikal ketiganya yang penuh rasa ingin tahu. "Di Tian, apakah ada manusia yang benar-benar bisa menandingi kekuatanmu? Dan mengapa mereka harus memburu kita untuk cincin jiwa?"

Di Tian mendengus dingin. "Manusia adalah makhluk yang rakus, Jin Ni. Mereka tidak bisa tumbuh tanpa menghisap nyawa kita. Itu sebabnya kita harus tetap di sini. Dunia luar terlalu berbahaya untuk keberuntungan sepertimu."

Bi Ji (Emerald Swan) menambahkan dengan lembut sambil mengelus bulu Jin Ni, "Dengar, Jin Ni kecil. Bahkan aku yang memiliki kultivasi 500.000 tahun tidak memiliki kemampuan menyerang. Jika manusia menemukanku, mereka hanya akan melihatku sebagai tumpukan harta karun. Tetaplah di sisiku."

Jin Ni mengangguk, tapi hatinya bergejolak. Ia baru saja membaca di buku harian Raven tentang "Atribut Es Tertinggi" dan "Rencana Penciptaan Dewa". Ia mulai mempertanyakan tatanan dunia: Jika manusia dan binatang roh ditakdirkan bertarung, mengapa buku harian ini bisa menghubungkan kita semua?

Istana Kekaisaran Bintang Luo – Kediaman Dai Raven.

Raven baru saja menutup buku hariannya setelah sesi menulis pagi yang produktif. Ia bersiap untuk melakukan latihan fisik terakhir sebelum keberangkatannya ke akademi ketika seorang pelayan tua—yang masih memiliki garis darah cabang keluarga Dai—memberi hormat di pintu.

"Pangeran Keempat, Nona Zhu Zhuyun dan Nona Zhu Zhuqing telah tiba untuk menemui Anda."

Raven melangkah keluar dan melihat dua saudari keluarga Zhu tersebut. Zhuyun berdiri dengan senyum menggoda yang khas, sementara Zhuqing yang masih kecil tampak bersembunyi di balik gaun kakaknya dengan wajah merona merah.

"Zhuqing, Kakak Zhuyun? Kenapa sepagi ini?" tanya Raven dengan nada datar namun tetap sopan.

"Zhuqing bilang dia akan sangat merindukanmu karena kau akan segera masuk akademi dan mungkin tidak akan bertemu dalam waktu lama," Zhuyun langsung 'menusuk' adiknya dari belakang dengan kejujuran yang mematikan.

"Kak! Bukan begitu!" protes Zhuqing dengan suara mencicit, wajahnya kini semerah buah ceri.

Raven menatap Zhuqing kecil sejenak. Secara analitis, ia tahu bahwa hubungan dengan keluarga Zhu adalah investasi politik dan emosional yang paling stabil di Bintang Luo. Ia berjalan mendekat dan menepuk kepala Zhuqing dengan lembut.

"Aku akan sering kembali, atau kau bisa mengunjungiku di akademi," kata Raven tenang. "Lagipula, aku baru saja mendapatkan 'tanaman hias' baru di kamarku. Mungkin kau ingin melihatnya?"

Zhuqing mendongak, matanya berbinar. Ia tidak tahu bahwa 'tanaman hias' yang dimaksud Raven adalah Ah Yin, Kaisar Perak Biru yang legendaris.

[ Ding! Poin Pengaruh Diperoleh: +1500 Poin (Dari rasa malu Zhu Zhuqing). ]

[ Sinkronisasi Zirah Harimau Putih: 52%. ]

1
Chandra
lanjut
Chandra
lanjut lagi
Rey
mantap
Chandra
lanjut
Chandra
lanjut lagi aku suka ini
KAISAR PRIMORDIAL TERTINGGI
update author
Ryukia
asik novel tentang soul land ini yang aku suka
ag noja
/Scream/ satu lagi novel seru (soul land)
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!