NovelToon NovelToon
Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Crazy Rich/Konglomerat / Teen School/College
Popularitas:59.2k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Lanjutan dari "Pesona Si Kembar (Ada Cerita Di Balik Gerbang Sekolah)"

Rachel dan Ronand menapaki jenjang pendidikan kuliah. Jurusan yang mereka ambil pun berbeda. Ronand dengan sifat serius dan sikap misteriusnya membuat banyak orang penasaran. Sedangkan Rachel, dengan gaya selengekannya namun selalu mencengangkan tentang prestasinya.

Di balik gerbang kampus, mereka mengukir cerita yang baru. Dimulai dari kekeluargaan, persahabatan, dan percintaan yang rumit. Semua akan menjadi satu padu dalam cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sok Ganteng

Belum juga Radit berbicara mengenai apa yang harus dilakukan oleh Rachel, namun gadis itu sudah mengomelinya tanpa takut. Ketua BEM kampus dimarahi oleh seorang mahasiswa baru di depan semua orang. Baik itu panitia maupun ribuan mahasiswa baru di kampusnya. Radit tetap menampilkan raut wajah datarnya, walaupun ia sudah malu setengah mati.

"Sudah selesai bicara dan ngomelnya? Yang sopan sama panitia OSPEK," tanya Radit dengan tatapan tajamnya.

"Belum. Aku disuruh bicara satu jam lagi juga masih sanggup. Mau apa? Ngelarang orang bicara? Ini mulut-mulutku, nggak usah sok ngatur. Achel bakalan sopan sama orang yang juga baik sama aku. Sepedaku rusak gara-gara panitia di sini, terus aku harus sopan begitu?" ucap Rachel yang semakin pedas berbicara. Bahkan Ronand dan Susan yang mendengarnya hanya bisa geleng-geleng kepala.

"Kembali ke tempatmu," usir Radit membuat Rachel membulatkan matanya. Sepertinya Radit sudah terkena mental karena ocehan Rachel sehingga memilih mengusirnya daripada menambah malu dirinya.

"Apa? Kamu itu sudah menyuruh aku ke sini, sekarang diminta balik lagi? Astaga..."

Rachel kesal sendiri pada Radit. Dia merasa tengah dikerjai oleh ketua BEM itu. Apalagi kini dia sudah menjadi pusat perhatian semua mahasiswa baru. Pasti setelah ini, nama dan wajahnya sangat dikenal oleh mahasiswa lain. Oleh kakak tingkat atau panitia, ia akan menjadi bahan incaran selama OSPEK ini berlangsung.

Dasar cowok sok ganteng,

Masih gantengan juga Babang Lucky,

Muka kaya ketek kebo aja sok-sokan manggil Achel ke depan sini,

Berani banget itu mahasiswa baru bilang kaya begitu sama Radit. Belum tahu aja si Radit itu siapa,

***

"Kita akan melakukan kunjungan ke museum depan. Catat semua informasi penting di sana dan kalian diminta untuk membuat laporan. Dokumentasikan juga dalam bentuk gambar. Satu kelompok, satu laporan. Dikumpulkan besok pagi, berupa laporan cetak. Bukan soft file," seru Karin memberikan tugas pada peserta OSPEK.

Apa?

Hampir semua peserta OSPEK terkejut mendengar tugas yang diberikan oleh panitia. Hari ini saja mereka akan pulang sore menjelang malam. Jika dilanjutkan membuat laporan dalam semalam, bisa-bisa mereka tidak tidur dan menginap. Namun panitia seakan tidak peduli dengan protes dari peserta OSPEK. Ini soal strategi mereka untuk menyelesaikan tugas.

"Suka seenaknya aja itu panitia. Achel kerjain balik aja kayanya biar pada kapok menyuruh orang tanpa berpikir dulu," Rachel sepertinya sedang memikirikan rencana untuk menjahili panitia yang seenaknya itu. Tak lupa dengan Susan dan Restu yang akan dirinya ajak.

"Ke museumnya pakai sepeda," seru Radit membuat Rachel mendengus sebal.

"Ayo berangkat dan kita diskusikan bagaimana caranya biar tugas ini selesai tanpa harus lembur," ajak Ronand pada semuanya. Ronand dipilih menjadi ketua kelompok mereka.

"Malas, Abang. Mending jajan aja yok," ajak Rachel yang malas untuk berpikir.

Hap...

Aaaaa...

Tanpa pikir panjang, Ronand langsung menggendong Rachel tiba-tiba. Seperti saat di SMA dulu, kejadian itu membuat suasana kampus heboh. Terutama bagi mereka yang tidak tahu tentang hubungan keduanya. Sedangkan Nicho, Restu, dan Susan tampak biasa saja. Anggota kelompok mereka yang lain, tampak diam dengan raut wajah bingungnya.

Ayo buruan ke museum, guys.

Itu gimana nanti Ronand bawa sepedanya kalau gendong Rachel?

Udah, biarkan saja mereka.

Mereka pacaran ya? Yah... Kalah cepat,

***

"Kelompok kita ada dua puluh orang. Sepuluh orang, cari informasi dan bahan. Dibagi dua, lima cari informasi di gedung sebelah kanan dan sisanya kiri. Terus yang sepuluh orang lagi, buat laporan. Lima orang buat laporan dari bahan gedung kanan, sisanya olah informasi sebelah kiri. Nanti kita gabungkan jadi satu," ucap Ronand memberikan instruksi.

Mereka sudah berada di sebuah museum peninggalan jaman penjajahan dulu, saat pahlawan melawan penjajah. Ronand segera membagi beberapa orang dalam kelompoknya. Mencari informasi dan pembuat laporan. Jika tidak dibagi seperti itu, mereka akan kuwalahan.

"Ini waktunya sampai jam berapa?" tanya Susan yang akan ikut menjadi tim pencari informasi.

"Setiap 15 menit, lapor ke tim yang buat laporan. Biar dicicil. Kita hanya diberi waktu sampai jam makan siang nanti untuk berada di museum. Setelahnya, ada jadwal pengenalan UKM kampus." jawab Ronand membuat Susan menganggukkan kepalanya.

"Achel ikut Ucan aja," ucap Rachel yang memang tak mau jauh-jauh dari Susan.

"Gabung sama yang lainnya juga, biar kenal." suruh Ronand yang ingin kembarannya itu mengenal semua temannya. Walaupun berbeda jurusan, mereka satu kelompok jadi harus mengenal satu sama lain.

"Baik lah. Aku sama dia aja deh," tunjuk Rachel pada tim perempuan berkacamata semua.

Mereka yang ditunjuk oleh Rachel sudah merasa ngeri sendiri. Entah apa yang akan terjadi nanti saat mencari bahan atau informasi untuk laporan jika bersama Rachel. Dengan panitia OSPEK saja, dia berani. Apalagi hanya dengan sesama mahasiswa baru.

Mending kamu aja yang ajak ngobrol itu si Rachel,

Takut diomelin gue. Udah kaya emak gue di rumah dia itu,

Udah kaya emak-emak lagi ngrebutin sayuran,

Huss...

Fokus sama laporan dan tim,

***

"Aku ke toilet dulu," ucap Rachel saat istirahat berlangsung. Semua sudah kembali ke kampus untuk istirahat. Hal itu digunakan sebagian peserta OSPEK untuk istirahat dan mengerjakan laporan.

"Aku..."

"Nggak usah. Aku bisa cebok sendiri," sela Rachel saat Susan ingin menemaninya ke toilet.

Dih... Siapa juga yang mau cebokin dia kaya bantu Mika aja?

Sebelum menunggu respons Susan, Rachel sudah pergi lebih dulu. Sedangkan Ronand, diam-diam mengawasi pergerakan Rachel lewat jam tangan yang digunakan oleh kembarannya. Ada rasa khawatir karena tahu bahwa Rachel saat ini tengah menjadi incaran di kampusnya.

"Sedari tadi si Radit itu ngelihatin Rachel mulu. Kok aku curiga sama dia ya?" bisik Nicho pada Ronand yang duduk memangku laptop di sampingnya.

"Jangan dilihatin. Nanti malah dia merasa dicurigai," tegur Ronand tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop.

"Apa aku susul aja itu si Achel?" tanya Susan yang juga khawatir dengan Rachel.

"Biarkan saja. Dia sudah besar, kita lihat bagaimana dia menyelesaikan masalah jika ada sesuatu yang mencoba mengusiknya. Jika nanti dia terancam, baru kita bertindak." ucap Ronand melarang Susan untuk terus mengikuti Rachel.

Bagaimana pun juga, Rachel sudah dewasa. Jika hanya melawan orang dengan ocehannya, pasti akan menang. Hanya saja jika lawannya pakai kekuatan fisik, Rachel pasti kalah. Dia adalah orang mageran kalau disuruh latihan dasar bela diri. Jika ada orang jahat pun, dia tidak bisa menggunakan fisik melainkan mengandalkan otaknya.

Sialan...

Siapa yang kunciin Achel di kamar mandi?

Buka pintunya dong,

Masa iya Achel tidur sama kloset dan isinya,

Kalau ketahuan, Achel jadiin geprek ya nanti.

Hahahaha...

Rasakan, makanya jangan macam-macam.

1
ririen handayani
goodddd 👍👍👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 cerdas👍👍👍
ririen handayani
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 dasar si julian
ririen handayani
😄😄😄😄😄
Atik Kiswati
jaman skrg jangan polos2 bgt....kesannya mlh jadi blo on bin oon entar......
muhammad ibnuarfan
gak suka nya di sini tu...Chiara terlalu bodoh jadi emak...insting keibuan nya gak tajam sama sekali...boleh positif thinking...tapi juga harus waspada dong...😤
Sani Srimulyani
wow pasti kali ini ronand yang bergerak.
Atik Kiswati
next....
Sani Srimulyani
lucu juga kalo denger ronand debat sama papa Julian, pasti ujung2nya papa Julian yang kena.....
Atik Kiswati
lnjt.....
Ita Xiaomi
Auto sawan😁
Keinara Leticia
baca ulang karena akun hilang🫣🫠
Ayudya
mang kalau keturunan papa dullian ga kaleng kaleng 🤣🤣🤣🤣kalau suruh jail🤣🤣🤣🤣
black secret
next
Atik Kiswati
mangkanya jadi dosen jangan songong....
tia
lanjut thor
Sani Srimulyani
waaahhh ada yang cari perkara nih orang.....
Healer
Lucky dtg ke kampus k utk berjumpa dgn Achel??
Atik Kiswati
nah...lho.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!